Kapten Kapal Kudu Jago Parkir Demi Hasil Melimpah

jigger angler 

kapten adalah sebutan bagi nahkoda yang mengemudikan kapal didunia mancing offshore. kapten yang baik pelanggannya pasti melimpah. tak hayal dalam 2 bulan kedepan jadwal kapten ini penuh alias telah terbooking oleh pemancing.

Selain berpengalaman membaca keadaan dan kondisi air laut. Kapten kapal juga kudu pandai jadi tukang parkir yang baik agar hasil pancingan berlimpah.

Sekedar share saja. beberapa waktu lalu SF mancing dilaut dalam… dibeberapa spot rombongan SF sangat susah mendapatkan ikan. Padahal terlihat di Fish Finder ikan sangat ramai dibawah sana. yang sering dapat malah kapten yang posisinya di depan kapal.

anehnya saat fish finder sepi malah SF yang kebetulan berada dibelakang kapal sering strike kerapu dan kakap.

setelah berdiskusi dengan senior-senior mancing baru SF dapat pencerahan. Fish Finder melacak keberadaan ikan dibawah sensor yang biasanya terletak di bagian kapal. Bayangkan saja saja jika kapal selalu parkir diatas gerombolan ikan, umpan akan tergeser oleh arus sehingga jatuhnya akan meleset dari sasaran. pantesan kapten yang berada di depan kapal masih bisa strike sedangkan pemancing dibelakang boncos. lah umpan kapten jatuhnya masih dapet di spot sedangkan umpan angler jauh dibelakang spot.

Kapten yang baik harus bisa membaca arus saat memarkir/ menambatkan kapal. dia akan parkir menjauh didepan ikan tergantung derasnya arus. biasanya saat kapal dihentikan karena Fish finder mendeteksi ikan. kapten ngetes arus dengan koordinasi dengan ABK atau pemancing atau coba sendiri dengan mencelupkan rangkaian pancing. pemberat J berapa yang di pakai, seberapa kemiringan tali hingga pemberat sampai dasar, hal itu akan dijadikan dasar mengkoreksi posisi kapal . kadang kala kapten akan menggeser kapal jika dipertengahan mancing arus berubah. angler  newbie biasanya bertanya-tanya… kenapa sih kapal digeser geser ga ditancepin saja jangkarnya.

kapten yang baik selalu berusaha agar jatuhnya umpan pas di spot ikan. tapi kalau arus super kencang ya tetep aja susah… lah umpannya melayang kemana-mana. ini apesnya mancing dilaut. kapten yang bagus pun kudu takluk oleh alam.

SF pernah mengalami Pemberat sekilo (J16x 2biji)  ga nyentuh dasar alias melayang, sampai SF ulur tali sekitar 200meter masih juga Pemberat ga sampai dasar, padahal kedalaman laut saat itu hanya 80 meteran. ga logis bagi beberapa orang…arus air sangat kencang dapat menghanyutkan  tali pancing. semakin diulur semakin luas penampang tali yang terbawa arus. pemberatpun makin sulit menuju dasar. kalau sudah gini bisa pakai teknik drifting alias menghanyutkan kapal mengikuti arus. pemberat akan bouncing juga didasar.

Makin baik kapten berarti makin berpengalaman, bisa tau titik yang tepat sekali nembak 🙂 jadi waktu ga terbuang percuma gesar geser kapal kesana kemari.

klo dapet kapten yang jago, jangan pelit kasih tips lebih yaa….

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.