Reel Overhead Leverwinder Penn Fathom 20LWLH vs Kenzi Marine KZ300, Bisakah Reel Pahe mengalahkan Reel Tenar?

left :kenzi marine, right :Penn Fathom

Penn punya reputasi bagus dikalangan angler, produk ini terkenal daya tahannya. di kelas overhead Peen Fathom masuk jajaran medium. kebetulan kali ini SF berkesempatan menikmati reel ini. Sebagai pembanding ada Kenzi Marine seri KZ300. Reel ini menggebrak pasar Indonesia dengan harga super miringnya. Oke mari bikin perbandingan serta review kedua reel ini.

Penn Fathom FTH20LWLH

penn fathom fth20lwlh

Penn Fathom FTH20LWLH dijual ditoko online kisaran Rp. 2.000.000. reel ini sudah full metal bodi. jadi jangan ditanya ketahanannya… rasio berada di angka 4.3:1 artinya sekali putaran handle menghasilkan putaran spool sebanyak 4,3 kali . line retrieve sekitar 65cm sekali gulung. feel saat pegang reel ini adalah… berat! jauh dibanding kenzi. maklum full logam beratnya 553gr. bodynya terasa bulky… Gambot. perlu upaya bagi jempol untuk menggapitnya. mekanisme release spoolnya menggunakan sistem tuas. ini kelemahannya : dia ga otomatis balik saat handle diputar. jadi tuas release spool kudu dibalikin manual. Drag reel tergolong sangat besar untuk ukuran reel overhead leverwinder (ada pengatur benang masuk kedalam spool) yakni 13,6 kg. artinya Reel ini memang dibuat untuk menaklukkan ikan monster… kalau setelan drag biasanya distel 1/3 kekuatan senar. maka Reel ini sanggup mengoptimalkan kemampuan senar PE/braid sampai PE6. Desain leverwindernya terlihat sangat kokoh ada 2 rel yang memegang leverwindernya yakni dibagian bawah dan atas. ga kuatir leverwindernya buyar saat umpan disambar predator. eh lah leverwindernya ikut bergerak kanan kiri saat spool released… sangat membantu saat casting, jadi benang ga membentuk sudut dengan leverwinder.

leverwinder penn fathom lebih kokoh

knob Handle model elips, lebih nyaman dan keset digenggam. tombol bite alarm ada disamping reel mudah dioperasikannya cukup digeser saja. bunyinya cukup nyaring, lebih nyaring dibanding kenzi.

handle enak digenggam

Pemakaian reel ini bisa untuk vertikal jigging, bottom fishing bahkan karena kekokohan bodinya masih berani untuk trolling . SF jajal menggulung lure rapala saat kapal melaju masih fine-fine saja tuh.Kapasitas senarnya sekitar 300meter PE5. kesimpulannya :

Kelebihan :

-Bodi Full metal bodi yang kokoh dan terasa solid

-Drag power sangat besar, ditunjang bodi yang rigid/kokoh dan sistem leverwinder yang kuat

-Kapasitas senar besar, benar-benar reel serius untuk hajar ikan babon

-Kualitas mantap

– Putaran sangat smooth, genggaman pada handle terasa nyaman.

Kelemahan

-Tuas spool release nya ga otomatis balik saat handle diputar.

-Dimensinya Besar dan bobot sangat berat. kurang sebanding dengan kapasitas senarnya

Kenzi Marine KZ300L

Kenzi dihargai kisaran Rp. 500.000 harga ini cuma seperempatnya PEEN fathom Fth20lwlh. harganya kebanting banget, apa bisa kenzi bersanding dengan Penn?

kapasitas senar Saat SF isi PE4 genesis muat 200meter dan masih ada space buat leader beberapa meter, sebenernya kegedhean PE4 ini mungkin lebih cocok PE3 atau 2,5 biar muat 300meter. bobotnya cuma 280gr termasuk ringan untuk reel yang diperuntukkan untuk fight ikan ukuran medium hingga besar cuma 280gr. separuhnya Penn fathom fth20. rasionya memang lebih besar 4.7:1 tapi bukan berarti Line retrievenya melebihi Peen. tarikan kenzi ini lebih pendek sekitar 5cman. karena itu kudu sabar saat mau ganti umpan, terasa lama naiknya rangkaian pancing. untung bobot reel ringan dan putaran enteng. mancing berlama-lama jadi ga pegel. eh ya putarannya tergolong smooth loh. mekanisme spool releasenya bisa balik otomatis saat handle diputar, modelnya bukan tuas tapi tombol dibelakang spool. cukup membantu menaik turunkan umpan. Penn terlihat pelit soal ini. dragnya kenzi cuma 6kgan ga sampai separuhnya Penn fathom. karena itu mending senar PEnya dikecilin. desainnya leverwind terlihat ringkih . ini karena rel yang memegangi tuas leverwinder ada di bawah dan tengah, ujung atas ga ada yang megangin. ngeri juga klo pas drag tinggi tiba-tiba umpan disamber ikan besar. takut rompal… saran SF jangan sampai distel drag maksimal 5kg aja cukup, itupun dah optimal buat senar PE3. karena itu SF kurang merekomendasikan jika reel ini buat trolling. feel saat fight dengan ikan bagaimana? Reel ini jadi reel yang cukup beruntung saat trip dibinuangeun. ikan baracuda sekitar 6 kgan tanpa bersusah payah dapat dinaikkan ke kapal.

cukup nyaman fight memakai reel ini, dimensi pas digenggaman jadi mudah dibekap dengan jari. cuma entah kenapa SF merasa kurang PD saat Fight.. karena bodi terasa kurang rigid kali ya. bisa juga karena knop handle model bolet. kurang mantab genggamnya.

tombol bite alarm tersembunyi di balik reel, agak susah mengoperasikannya. kudi ditekan dan digeser. bunyinya cukup nyaring. ada fitur yang mengagetkan… ada casting brake control yang tersembunyi di sisi kanan reel. sangat berguna saat casting agar tali ga birdnest (kusut). Pernah sekali SF ga langsung bersihkan saat abis mancing. akibatnya seminggu kemudian, reel terasa agak seret. lancar kembali sih setelah SF lumasi dibeberapa bagian. Kesimpulannya,

kelebihan :

– value for money terbaik. 500 ribu dapet reel OH lumayan

– ringan dan dimensinya kecil , cukup nyaman dalam genggaman.

– tombol spool releasenya dapat balik otomatis saat handle diputar.

– punya cast control

kekurangan

– build quality kurang mantab

– bodi belum full logam

– ketahanan masih diragukan. disarankan kudu bersihkan tiap selesai mancing

– desain leverwinder terasa ringkih

overall kedua reel diatas punya kelebihan dan kekurangan masing masing. kurang Fair sebetulnya membandingkan 2 reel 2 kasta tersebut (punyanya cuman itu). Melalui artikel ini SF ingin menunjukkan ga selamanya reel murahan itu jelek dan kalah telak dibanding reel mahal. Kenzi boleh murah tapi justru fitur lebih lengkap dibanding Penn. Kenzi bahannya ga sebagus Penn tapi justru itu yang bikin ringan dan nyaman. tapi bukan berarti suatu hal yang berlebihan untuk meminang Penn Fathom. reel ini tergolong sapu jagad, buat bottom fishing OK, buat jigging hayuk saja, trolling juga masih berani, bahan dan kualitas bagus… jelas ga bisa dibandingkan dengan reel yang harganya 1/4nya. daya fight fathom juga diatas kenzi Marine.

Spot dan kegunaan yang membedakan 2 reel tersebut. untuk spot sekitaran Jakarta sepertinya sedikit overkilled untuk membawa Penn Fathom, kecuali ada niat untuk trolling. bolehlah saat trip ke Indonesia Timur dengan spot laut dalam bawa Reel ini dibanding Kenzi Marine, minimal ke binuangeun dan SMR/GP lah. dibawah itu ya mending Kenzi marine… ringan, kecil dan masih bisa meladeni ikan besar.

1 kata untuk 2 reel tsb

Kenzi Marine Kz300L : Worthed!

Penn Fathom FTH20LWLH : Killer!

7 thoughts on “Reel Overhead Leverwinder Penn Fathom 20LWLH vs Kenzi Marine KZ300, Bisakah Reel Pahe mengalahkan Reel Tenar?”

  1. kalo sama banax backdrop gimana gan?
    bodinya sama2 alu juga gan, kemaren beli diluar agak lumayan miring harganya, cuma belum datang. hehehe
    btw saya juga punya kenzi, cuma belum pernah turun, sekilas emang enak banget n solid reelnya. cuma udah jebol duluan baut yang buat megang handlenya gara2 pernah bongkar, penasaran sama dalamannya. mana dratnya terbalik jadi susah nyari gantinya… kalo ada info yang jual kabarin ya gan…

    1. marine low gear banget… enteng tapi lamaaa naikin ikannya/umpan…. kwkqwqqq. pesen ke tukang bubut bisa harusnya

  2. Mohon info masukannya Om SF
    saya ada minat buat upgrade power Nmax saya utk kecepatan 60km/h ke atas, atau bisa di bilang range tenaga mid end ke top end
    *spek skrg 100% standar + accent wire + ferrox
    terasa responsif 0-60 nya, tapi di atas itu agak drop powernya.

    kira2 yg perlu di tambah/diganti apa ya? tanpa mengorbankan RPM bawah nya.

    sorry OOT di artikel nya krn kebetulan artikel trakhir ga bahas nmax.

    1. ganti rumah roller yang menjepit belt bagian depan. biasanya produk racing jarak buka tutupnya lebih panjang dibanding ori. jadi bawah atas dapet semua. atau orinya dibubut kemiringannya

Leave a Reply

Your email address will not be published.