Review Xiaomi Mi Max 3, Monster yang bermata jahat

Seperti sebelum sebelumnya, prioritas SF dalam membeli HP adalah baterai monsternya. Pilihan ada pada Asus Max Pro, atau Xiaomi Mi Max 3. Setelah baca review sana sini SF putuskan ambil Xiaomi Mi Max 3. Simak saja alasannya

Keraguan awal adalah soal layarnya yang 6,9″ apakah nyaman buat browsing, ngegame, dan nemenin aktivitas mancing?

Begitu barang datang, keraguan jika HP terlalu besar sirna. Hp atau yang lebih cocok di katakan Phablet berbaterai monster sebesar 5500 mAh ini ga seberapa besar kok. Paling tidak untuk SF yang jumbo ini, buat selfie tangan satu masih kepegang. Tapi tidak untuk mengetik ya…. kudu pakai 2 tangan, meski ada pengaturan untuk satu tangan, tapi ga recomended. Kesan besarnya mungkin terkamuflase dengan layarnya yang memanjang.

Berbeda bagi sebagian orang, Phablet ini terlalu besar. Kurang mobile jadinya. Bundafaiz yang menjajalnya merasa kagok, buat selfie tangan satu hampir bikin HP jatuh.

Eh ya lupa Mi Max 3 yang saya beli varian RAM 4Gb , dengan internal memory 64Gb. Garansi bukan dari vendor resmi karena saat itu SF browsing di toko online tidak ada yang jual bergaransi resmi. SF beli bergaransi distributor namun sudah dibekali Rom Global.

Baterai

Hari pertama memakainya langsung takjub. Baterai masih bertahan hingga 60 % hingga malam. Ini pemakaian normal ya. Jajal jeprat jepret, medsos terutama WA yang punya belasan grup, belanja online, dan ga lupa main game saat jam istirahat. Kemampuan seperti ini pernah SF dapatkan pada asus Max Z010D kepunyaan SF dulu. Sayang prosesor dan layar resolusi kecil bikin SF memensiunkannya. 2 Hari nemenin SF kerja lantas melaut sepulang kerja, dengan kondisi sinyal kembang kempis dilaut bikin HP kerja keras mencari sinyal seluler. Hari kedua nyampai darat, HP masih belum koit. Masih ada sekitar 30 %. Empat jempol untuk kekuatan baterainya….

Layar

Meski resolusi lumayan, Tampilan layar Mi Max 3 ini sedikit kurang memanjakan mata SF… defaultnya terasa agak kekuningan. Setelah SF setting kontras dan warnanya, jadi agak lumayan meski kurang terasa “fresh”. untung pencahayaan layar HP ini tergolong super. Ga ada masalah untuk aktifitas outdoor siang hari.

Slot SIM + SD card Hybrid

Slot SIM card dan SDcard memakai model hybrid, Ada 2 slot dimana salah satu slot di suruh milih antara SIM card atau SD card. Sangat disayangkan. Untung saja sekarang ada yang jual assesori slot tambahan sehingga Mi Max tetap bisa pakai 2 SIM dan sebuah SD Card. Yang bikin SF heran kenapa posisi slot SIM utama kudu kudu rela beralih tugas dengan slot SD card. Artinya? Saat memakai 1 SIM card, dan 1 SD card. Sim card kudu rela memakai slot nomor 2. Nah, mandiri mobile banking yang biasa SF pakai cuma bisa dipakai saat SIM card yang terdaftar ada di slot 1. :Evil:

Posisi kamera belakang menonjol. Ada penampakan assesori tambahan untuk mensiasati kelemahan slot hybrid

Kamera

Ada 3 kamera yang disematkan pada Mi Max 3 satu didepan, 2 dibelakang. SF merasa aneh dengan kamera belakang yang ga terlindung. Posisinya menonjol sehingga rentan baret saat HP di taruh atau bahkan di masukkan saku. Cover tambahan jadi wajib dipakai untuk melindungi kamera belakang.

Kualitas kamera bagaimana ?

“Jahatttt….! Jahat banget!!!”Itu komentar BundaSF. “Kamera ini bikin hasil fotonya lebih bagus dari aslinya”

Memang ga salah. Phablet Android ini mungkin bisa SF katakan HP/phablet dengan hasil kamera terbaik yang pernah SF punya. Kamera belakangnya ada 2 biji. Yang satu menangkap objek, yang satu tugasnya bikin efek bokeh seperti kamera DSLR yang dibekali lensa mahal. Untuk mode potret bisa SF katakan sangat bagus hasilnya.

Foto Indoor di lorong hotel marbella

Mungkin kalah tajam jika dibanding dengan iphone seri terbaru ataupun samsung S9. Tapi software pengolah gambarnya itu loh , jahat….! Kamera depan meski sebiji tapi dah lumayan kok. Bisa juga bikinn efek bokeh

Foto outdoor samping kolam renang Marbella-Anyer

Performa

SF bukan reviewer Gadget profesional. Yang jelas kemampuan Mi max 3 ini dah lebih dari cukup untuk kebutuhan SF. Game HD Marvel contest of champions, dan beberapa game balap yang biasa SF mainkan lancar tanpa kendala. Begitu pula browsing, youtubing.Makin Puas dengan layar segedhe ini.

Speaker

Soal ini Mi Max juga jagoan dua speaker yang letaknya dibawah sangat nyaring bunyinya. Sayangnya seringkali saat memainkan game atau nonton film speaker ini tertutup oleh telapak tangan

Infrared

Fitur sepele tapi sangat berguna. Contohnya kmaren saat sewa apartemen di marbella remote ac dan tv ga ada. Sehingga AC hanya bisa dihidupkan dan dimatikan doank, TV juga kudu riwa riwi kalau mau ganti channel. IR Remote di Mi Max3 ini cukup membantu. Kemaren juga saat makan di rest area, yang punya warung nyetel TV politik yang ga jelas beritanya, orangnya sliweran ga nonton TV. SF matiin aja dah TVnya. ?

Overall SF puas banget dengan performa Mi Max 3 ini. Ada memang beberapa kelemahan, tapi menurut SF bisa diatasi. Berikut hasil rangkuman SF :

Kelebihan :

– Layar Besar dengan tingkat kecerahan tinggi

– Baterai Awet

– konektor pengisian daya dan transfer data Type C 3.0 artinya pengisian daya dan kecepatan transfer data makin cepat.

– Hasil foto bagus, settingannya juga simple. Cocok dengan selera nyonya yang kemana-mana pengen difoto.

– IR remote

Kekurangan :

– dimensi besar , menyulitkan untuk beraktifitas dengan tangan 1

– slot kartu hybrid

– kamera belakang tak terlindung rawan baret

– posisi speaker sering terhalang saat digunakan bermain game

– Layar terlalu warm, kekuningan. Kalau diterangin bikin mata lelah.

5 thoughts on “Review Xiaomi Mi Max 3, Monster yang bermata jahat”

  1. wajib pake pelindung tambahan itu handphone nya..
    pengalaman saya sendiri jaman pakai asus zenfone 2 yang 5,5 inchi (lupa no seri berapa pokoknya keluaran 2015/2016), model casing belakang melengkung dengan kamera yang menonjol, 2 tahun make tanpa sadar cover lensa belakang kamera baret-baret sehingga mempengaruhi hasil fotonya

Leave a Reply

Your email address will not be published.