Pengalaman offroad bersama Land Rover

Kapan lagi jajal medan Offroad gratisan… 😊 pengalaman ini berlangsung tepat seminggu lalu, sehabis upacara bendera 17 Agustus di bogor sekalian acara outbond bersama teman-teman kantor. Agenda utamanya setelah Upacara dilanjutkan team building dan offroad. Ada sekitar 15 mobil yang di sewa kantor semuanya tipe land rover. 1 mobil diisi 6-7 penumpang.

Kesan awal pertama kali naik mobil ini sedikit ragu. Kondisi mobil terkesan tak terawat, warna mobil saja tak jelas, baret-baret dan cat ngelupas disana sini, Panel spedometer ga jalan, jok belakang asal tempel. Tapi herannya saat mesin dihidupkan, suaranya terdengar halus banget. Ini mobil diesel loh. Jangan bayangkan kaya panther yak… getarannya hampir tak dirasakan penumpang di belakang. Begitu dibleyer vrooommmm… terdengar gahar. Weh suaranya ga lazim ini… dalam benak SF

Keraguan makin sirna saat mobil melaju dijalan raya. Jambakannya ternyata maut ga kalah sama mobil muda. Iseng bertanya dengan pengemudinya, meski tua mobil ini dibekali mesin 6 silinder 2800cc , 1 tuas perseneling rwd 4 percepatan (atau 5 ya maap lupa) , 1 tuas 4WD low gear, 1 tuas 3 percepatan 4wd super low gear (crawling) … ya ga salah ada 3 tuas perseneling !!! Soal mesinnya SF lupa nanya ori bawaan atau sudah swap engine.

3 tuas transmisi!!! Hitam (2wd), kuning(4wd low), merah (4wd crawling)

Perjalanan ke spot dari tempat upacara sejam lebih menuju kaki Gunung Mas berbatasan dengan Taman Safari. Awal masuk area offroad belum terasa serunya cuma jalur tanah biasa, bahkan suzuki carry pickup aja bisa lewat jalur yang membelah kebun teh tersebut. Semakin masuk kedalam semakin rusak jalannya. Bahkan dibeberapa titik masuk kategori ekstreem (paling tidak bagi yang awam kaya SF ini). Ban depan mobil saja sampai terangkat sebelah.

Untungnya kondisi ga hujan, kalau kondisi hujan jalur bakal sulit dilewati. Tapi karena jalan kering itu jadi full debu. Kasihan penumpang mobil yang dibelakang. sampai batuk-batuk kena debu. Bayangin saja rambut saja sampai kusut kena debu. Penumpang Wajib pake masker ini…

Jalur lumayan sempit hampir ga muat untuk 1 mobil karena tanaman liar dikanan kiri jalur. Pantang mundur…. ! jalur itu diterabas saja oleh kawanan land rover tersebut. Berkali-kali sang pengemudi memberi aba-aba untuk pegangan erat karena ada lubang besar atau ada ranting yang menjorok kejalan. Beberapa rekan kerja mengalami baret dilengannya kena ranting yang masuk ke kabin mobil yang hanya beratap terpal. Pantes saja cat mobil pada baret dan ngelotok.. lah jalurnya kaya gini.

Pas betul kondisinya , jalur sempit , berdebu, kontur jalan ancur… gini ternyata rasanya offroad itu. Sayang saja cuma sebagai penumpang. Sebenernya pengen ngrasain jadi pengemudinya.

Selepas offroad, iringan mobil kembali ke basecamp lewat tol. Kebetulan mobil yang SF tumpangi mesinnya yang 6 silinder . Ditol sanggup melaju 103 kpj versi GPS!!!

Sesampai di camp, drivernya ketawa saja… dirombongan ini cuma ada 2 mobil yang sudah 6 silinder. Mobil ini dan mobil dibelakang. Lainnya 4 silinder, ga bakal mampu kejar mobil ini pas ditoll… gokil… mobil tahun 70an bisa lari segitu ditoll kuatir ada yang rontok. Lagian baknya setengah terbuka, penumpang awut-awutan dibelakang. 😅

Monggo video diintip.

Rekan2 SF sampai heran kok bisa kondisi offroad ngrekam pakai HP padahal penumpang lain sampai kelempar-lempar ga karuan, ada yang jatuh kelantai, ada yang kejeduk rangka atas. Eh SF malah sibuk ngrekam. Kuncinya ada pada kedua kaki SF yang tegak lurus kedepan mendorong tubuh SF menekan sandaran jok.. jadinya nancep… sayang saat rekaman videonya salah setting. Video Stabilizer dalam kondisi On, jadinya hasil rekam kurang terlihat ekstreem. Goyangan diredam oleh kamera.

One thought on “Pengalaman offroad bersama Land Rover”

Leave a Reply

Your email address will not be published.