10 Kesalahan yang biasa dilakukan pemula saat memulai aquarium laut

SF ini masih pemula loh… banyak gagalnya bermain aquarium laut.

Sekarang sudah sekitar 2 tahunan mainan aquarium laut dannnn… masih ada aja biota yang tewas dengan berbagai macam sebab. Berikut SF share apa saja kesalahan pemula saat bermain aquarium laut

1. Budget nanggung, pengetahuan belum memadai, tapi maksa mainan air laut. Memang bermain aquarium laut tak harus mahal. Namun memaksakan bermain air laut dengan alat tempur tak memadai juga tak disarankan. Ketahui dulu peralatan minimal yang dibutuhkan lalu baru bisa  berburu peralatan yang murah namun hasilnya bagus. Filtrasi mekanik, biologis, kimiawi, cahaya, arus, alat ukur kandungan air, semua dibutuhkan untuk menunjang kehidupan biota dalam aquarium yang kondisinya diusahakan mendekati habitatnya.

2. Ga sabaran. Begitu setup aquarium langsung cemplung-cemplungin ikan. Alhasil langsung tewas. Dalam aquarium laut maupun tawar diperlukan siklus pembentukan bakteri pengurai, bakteri ini yang mengurai kotoran yang dihasilkan biota agar tidak kembali meracuni biota. Expert bilang ini namanya siklus nitrogen… nyalakan filter, lampu, arus air, jangan masukkan biota apapun samai bakteri terbentuk.

Untuk aquarium laut proses ini agak lama minimal sebulan lah. Jangan samakan seperti acara TV “tanked” ya mereka memakai pasir atau media yang sudah mengandung bakteri pengurai . 

3. Tak tahan godaan. Namanya saja hobi baru, budget kurang bermasalah, budget lebih juga gawat. Maen ke penjual ikan, ada yang bagus langsung samber-samber saja. Alhasil ketambahan biota dalam jumlah banyak dalam waktu singkat. Padahal bakteri pengurai masih progress pertumbuhan. Setelah proses siklus pada no.2 diatas selesai. Jangan langsung cemplungin banyak ikan. 1-3 ekorlah. Dan itupun yang tergolong ikan tahan banting misalnya, clown fish dan ikan betok

4. Kesalahan pemilihan ikan. Ada ikan agresive, ada yang peacefull, ada yang reef safe, ada yang reef safe with coution, ada yang totally not reef safe, ada yang ga tahan arus kencang, ada yang khusus  aquarium tua, (yg sudah banyak copeopod) , ada yang pure carnivora. Pelajari dulu ikan yang akan dibeli. Jangan sampai nyesel beli ikan karena warnanya keren eh suka notolin ikan lain, atau nyamil koral. Susah nangkep ikan kalau sudah nyemplung di aquarium utama.

5. New hobbist syndrom…. ! Tak bisa berhenti obok-obok kolam. Tentukan dulu landscapenya, usahakan jangan terlalu sering merubah penataan dalam aquarium. Ikan dan biota lainnya bisa stress, penyakitan dan mati.

6. Top up air aquarium laut yang menguap menggunakan air laut…. ! Ini terjadi dan SF dengar sendiri dari pelakunya yang sempat ngobrol di sentra ikan hias sumenep. Dia curhat ke seller ikan soal ikannya yang ga pernah awet. Setelah diselidiki doi  selalu topup menggunakan air laut. dipastikan kadar garam dalam aquarium laut akan meningkat. Penguapan air laut dalam aquarium terjadi hanya pada airnya saja! Garam tetap tinggal dalam aquarium. Jadi kalau topup aquarium laut cukup menggunakan air tawar… !

7. Kondisi biota dan aquarium dipaksakan menyesuaikan lingkungan kita. Salah besar…. harusnya kondisi didalam aquarium yang dibikin mendekati kondisi sebenarnya dialam. Suhu misalnya untuk coral diusahakan dingin 25-27c, ikan 27-30c, ikan dan coral di 26-27c, salinitas dipertahankan di.1.020-1.025.

8. Memakai aquarium ukuran kecil dengan alasan perawatan mudah. Salahhhh besarrrr…. ! Aquarium kecil sangat mudah terjadi swing alias perubahan kondisi air laut. Suhu, PH, salinitas lebih gampang naik turun, biota jadi gampang stress dan mati. makin besar aquarium jelasnya makin stabil tapi mahal pula… 😁

9. Kurang gaul. Pemain air laut senior pun masih butuh teman diskusi. Mereka juga pernah dan sering gagal , problem solving N solution inilah yang mahal ilmunya. Beruntunglah anda bergabung di grup para senior. Jangan malah minder… serap ilmu yang tak terbatas itu. Jangan selalu percaya seller, tanya dulu atau googling diforum soal apapun kalau memang belum tau.

10. Keburu naik kelas. Dana bukan segalanya saat bermain air laut. Kalau ilmu belum mumpungi, meski duit tak terbatas kemungkinan gagal masih terbuka lebar. Step by step , kumpulin ilmunya dulu, praktekin… baru kalau sukses bisa naek kelas. Jangan karena stress gagal maen LPS trus memutuskan lompat ke SPS.

Selain 10 diatas masih buanyak kesalahan yang dibikin pemula seperti SF ini… beli biota lewat online, pengukuran kadar komponen dalam air laut yang maen kira2 ga punya alat ukur, dll

Bagi SF sendiri main aquarium laut ga ada yang namanya expert. Expert maenan ikan, bisa jadi pemula di koral, expert di koral jenis LPS, bisa jadi pemula di SPS, bahkan expert mainan SPS saja bisa jadi pemula mainan ikan laut.

Next SF bahas soal penghematan yang bisa dilakukan saat bermain aquarium air laut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.