Hujan Deres Kok Malah Ngebut

Minggu sore pas nganter bini cari gorengan tiba2 terjebak hujan deres. Sambil berteduh nyamil gorengan,  Istripun bersandar di pundak Smartf41z. Jalan Condet Raya  menjadi saksi bisu kemesraan kita di sore yang menggigil itu…… Tiba2 dari jauh terdengar raungan mesin 2 silinder pake knalpot racing meraung2 dengan kecepatan tinggi menyalip bus mini dan beberapa pengendara motor sekaligus. Selepas itu Ninja merah itu melaju kesetanan. Saya dan nyonya cuma bisa tertegun dan lupa melanjutkan adegan kemesraan kita. Hallahhh….! lebay 😛

Sambil merenung dan membayangkan kalau tiba-tiba ada bus mini berhenti atau  ada motor didepan mengindari lubang. bisa gubrak tuh…! Apa ga sayang motornya, eh keselamatan jiwanya?

Kalau hujan dan ga bawa mantel hujan, mbok yo berteduh! apa kalo ngebut baju jadi ga basah?Ingat yang terancam bukan hanya ridernya aja tapi juga pengguna jalan lain. kalo lu mau nabrak tembok kek, jatuh selip kek, nyebur kali kek, ya itu pilihan Lu, jangan sampai ajak- ajak orang ya. Belum lagi kalo ada orang ga trima sama kelakuan Lu ngebut di jalan kampung kaya ngebut disirkuit trus doain yang tidak- tidak. hmm…

Pelajaran yang saya dapet sore itu : makan gorengan sambil ditemenin Istri tercinta saat berteduh dari hujan deres, romantis juga ya… 🙂

Simoncelli, Rider Hebat Tapi Terlalu Nekat – MotoGP 2011 Lemans

Bukan Simoncelli kalau tidak bikin sensasi. sejak seri pertama Moto GP 2011 Simoncelli udah seringkali bikin ulah. Sebelumnya sudah bermasalah dengan Dovisioso dan Lorenzo. Simoncelli juga gagal finis di dua seri sebelumnya karena terlalu berambisi, harusnya Simoncelli sudah bisa belajar dari situ. Eh seri ini diulangi lagi. Bener2 bengal dan edan tuh anak. Kali ini Pedrosa korbannya. berikut ini kisahnya… eh kronologisnya :

Setelah berhasil menyalip Pedrosa di 9 lap, sebenernya terbuka peluang Simoncelli bakal berebut podium juara dengan Stoner. Namun secara tak terduga Pedrosa berhasil menyalip kembali Simoncelli. Dasar bengal, saat dalam posisi yang tidak menguntungkan (sisi luar tikungan), Simoncelli malah melakukan late braking  dan ngeblok jalur Pedrosa. Pedrosa sendiri tidak ada ruang untuk menghindar dan akhirnya menjadi korban manuver Simoncelli.Akibatnya Pedrosa mengalami patah tulang bahu dan kemungkinan bakal absen seri selanjutnya, sedangkan Simoncelli harus menjalani drive thru penalty meski pada akhirnya bisa finish ke 5. Gara- gara Simoncelli nih Pedrosa harus merelakan perebutan gelar juara tahun ini. Simoncelli emang susah belajar dari pengalaman. Be Wise lahhh…! sayang riding skill hebat tapi self control kurang baik.

YMKI, Produsen Motor Paling Berjasa di Indonesia

Teringat  tahun 1996 saat smartf41z baru akan dibelikan motor oleh Ortu. Saat itu yang diinginkan samrtf41z adalah motor yang digemari anak muda yakni motor laki semacam Suzuki RGR150cc, Yamaha RXZ 135cc, atau Honda Tiger. Apa daya Ortu punya budget terbatas dan mensyaratkan merknya harus Honda (seperti pemikiran orang tua dulu, beli motor merknya harus honda). Waktu itu adalah jaman kejayaan AHM karena satu-satunya produsen yang konsisten menjual motor 4 tak yang terkenal bandel dan irit. maka saat itu pilihan yg sesuai budget hanya GL Max. Mau ga mau harus saya terima, meski saat itu GL Max/Pro dicap sebagai motor om-om atau bapak-bapak. Sampai tahun 2005 SmartF41z baru mampu membeli motor sendiri, dan yang terbersit dalam benak hanya motor Honda Tiger yang saat itu terkenal superioritasnya. Sedangkan yamaha, suzuki dan kawasaki tetep saja belum mengembangkan produk 4 taknya. Smartf41z sendiri ga begitu suka dengan motor 2 tak.

Namun itu dulu…. beberapa saat kemudian YMKI ngamuk besar2an, sedangkan Honda masih terlena pada kekuasaannya. Bahkan beberapa tahun belakangan SmartF41z sempet kecewa  sama AHM.  Alasannya yakni stagnan dalam mengeluarkan produk, harga overpriced , mesinnya paling jadul dan lemot, cuma ahli bikin striping, dan cuma pinter ganti bodi. Yang saya inget saat itu honda cuma punya 3 basis mesin untuk supra/grand/revo 100cc dan GL series (125,160 dan 200cc), yang terbaru 125cc buat karisma/kirana.

YMKI bener2 memanfaatkan keterlenaan Honda ini. Yakni dengan mengeluarkan produk- produk yang Smartf41z rasa dalam kategori super karena bener2 membelokkan mindset konsumen roda dua khususnya pencinta honda. Produk yang saya maksud  berturut2 mulai Jupiter/ Vega series, Vixion, dan Mio. Tiga produk inilah yang berhasil dengan telak memborbardir pasar dan bener2 mengganggu sang penguasa pasar. Bahkan dalam 2 tahun terakhir hampir menggulingkan kekuasaan AHM didunia permotoran Indonesia dengan penguasaan Yamaha pada segmen matic dan motor sport, bahkan bebeknya pun mulai merongrong pangsa motor honda.

Efeknya sungguh luar biasa. AHM seperti Raksasa yang dibangunkan dari tidurnya dan segera membenahi lini produknya mulai dari supra 125, vario, beat,CS1, scoopy, techno , NMP, Spicy pun digelontorkan dan bahkan mendatangkan motor kelas dunia semacam PCX, CBR 250 dan 150. Hebatnya motor2 tersebut keluar dalam waktu yang berdekatan seolah2 AHM ingin menunjukkan kekuatan sebenarnya pada YMKI. Smartf41z pun sekarang mulai menaruh respect terhadap AHM karena benar2 memanjakan konsumen. Bagaimana tidak! AHM memberikan pilihan lengkap kepada konsumen dengan menawarkan hampir semua jenis motor yang memiliki keunggulan berbeda-beda. Ingin bebek irit ada Supra 125, ingin bebek kenceng ada CS1, ingin motor sport irit dan stylist ada New Megapro, ingin matic irit ada Beat, matic canggih ada Vario techno, matix lux ada PCX, ingin kenceng dan canggih ada CBR 250 dan 150. Bahkan Honda juga masih menawarkan konsumen yang ingin bernostalgia dengan motor sport classic yang ada sejak tahun 1994, yup…. honda tiger! “sang Legenda” yang cuma bisa ganti bodi. 🙂

Andaikan YMKI saat itu tidak habis2an mengeluarkan produk unggulan, bisa jadi AHM hanya bisa jadi tukang ganti striping dan ganti casing doang, bisa jadi Suzuki ga nyerobot GMnya YMKI untuk mulai lagi ikut meramaikan pertarungan, bisa jadi Bajaj dan TVS pun ga jual produknya dengan harga super murah, atau bisa jadi Kawasaki ga menciptakan pasar baru dengan memasukkan “mini moge” ninja 250.

Dengan persaingan yang semakin ketat konsumen pun diuntungkan. Karena produsen bakal berpikir ulang untuk keluarkan produk yang overpriced dan produk yang tidak berkualitas karena dijamin calon konsumen bakal lari ke tetangga sebelah. Meski kapasitas produk yang terbatas, masih besar harapan agar Yamaha kembali kejalur yang benar dengan mengeluarkan produk-produk “super” sesuai dengan keinginan konsumen setianya, jangan sampai loyalis pindah ke lain hati gara-gara ga ada yang bisa dibanggakan pada yamaha. YMKI, sadarlah kalau R15mu dan Fazermu ditunggu pecinta roda 2 Indonesia!

Sebagai blogger awam Smartf41z hanya bisa memberi masukan:

1. Bangun Sport bermesin Scorpio boreup 250 aka fazer, sukur-sukur injeksi, desain bodi cukuplah meniru byson, dan kalau bisa pakai kick stater dan standar tengah, agar menjadi satu- satunya motor sport 250cc yang cocok buat harian. Mending ciptakan lahan baru daripada ikut bersaing dengan AHM dan KMI dikelas 250cc.

2. R15 hendaknya diproduksi diIndonesia sehingga sanggup perang harga dengan CBR 150

3. Upgrade vixion dengan kaki2 lebar dan spedo digital. motor sport memang memberi kontribusi yang sedikit pada penjualan. Tapi ingat pencitraan produk sangat tergantung pada segmen ini, apalagi pada produk flagship. Sedangkan Yamaha saat ini tidak mempunyai produk flagship.

4. yang terpenting, bikin matic dan bebek yang irit untuk selamatkan langit Indonesia (dan kantong konsumen tentunya, he3…). Mengingat segmen matic dan bebek adalah penyangga tulang punggung perusahaan.

Sedangkan saran buat Honda biarlah tetap mempertahankan Tiger  biar FBY punya bahan untuk memborbardir FBH. he3…

Parts Substitusi untuk Kawasaki Ninja 250

Part Original Kawasaki Ninja 250 terkenal harganya yang selangit. Bahkan untuk beberapa part yang diproduksi di Indonesia, harganya bisa berkali lipat dibanding pabrikan lain. Untuk mensiasatinya silahkan lihat daftar dibawah ini :

  • Kampas rem depan belakang : punya Honda, Suzuki dll asal kaliper 2 piston masuk tuh kampasnya.
  • Kabel kopling : Punya Honda GL, Jupiter MX, kalo butuh kawatnya doang bisa pake punya vespa.
  • Ban Luar : banyak produk lokal kok Corsa, Mizzle, Swallow, klo budget lebih battlax, pirelli, dll
  • Per kopling : Jupiter MX, CBR 150
  • Bohlam rem, speedo, lampu senja : sama kaya bohlam punya motor laen, tinggal bawa contohnya aja.
  • Bohlam Lampu depan : model H7-50Watt  beli di toko asesori mobil
  • Busi : Thunder 125, kode sama persis
Belanja part bikin bangkrut kalo ga ada informasi sebelumnya
  • Air radiator : coolant punya Yamaha Vixion
  • Rantai : EK Chain harga 2/3 dari orinya.
  • Bearing roda belakang : Bisa pake merk apapun asal ukurannya sama. Bearing kiri (6203), bearing kanan (6303)
  • Main jet/ Pilot Jet: banyak merk parts racing misal kitaco, daytona, KTC dll, sebijinya kira 35-45 rb bisa milih ukuran lagi
  • Koil : binter, Vixion, Supra injeksi.
  • Tabung rem belakang : Bisa pake merk motor apapun yang pake cakram belakang.
  • Handel kopling/ Rem : Honda tiger, ato motor batangan laen yang terpisah dengan panel/ rumah saklar.

Daftar diatas disadur dari beberapa sumber.

Kalo ada yang mo nambahin, silahken

Tank Bag : Tas Multi-Use Untuk Pengendara Motor Sport

Penunggang motor sport mulai dari pelajar sampe pekerja pasti memerlukan media untuk membawa barang bawaan. Alternatifnya ada beberapa diantaranya yaitu pasang box dimotor atau membawa tas. Jika dirasa menggendong tas ransel/backpack bisa bikin capek untuk perjalanan jauh ada pilihan lain yakni pakai tank bag. Tank bag terlihat seperti tas pada umumnya namun dibagian belakang terdapat magnet untuk menempelkan pada tangki. Tank bag sangat bermanfaat terutama untuk rider “mobile” yang sering bawa2 barang, apalagi bawaannya agak berat dan rute yang jauh atau macet. Ukurannya bervariatif dari yang kecil sampe yang bisa menampung helm fullface.

Ga sempet foto di parkiran, jadi dikantor deh

TIPS Saat membeli tankbag.

1. Beli yang kapasitasnya besar. Model ini biasanya berupa tas berukuran normal, namun bisa di expand sampai kapasitasnya menjadi 2 X lipatnya. Bisa juga buat menyimpan helm.

Bisa muat helm flip up

2. Tes dulu penempatannya diatas tangki motor, harus dipastikan tidak mengganggu handling (tidak mentok setang saat belok)

3. Pilih tank bag yang bagian atasnya bening karena bermanfaat untuk meletakkan peta, GPS, atau HP.

4. Pastikan ada rain cover, rain cover hendaknya juga transparan sehingga pengendara masih dapat melihat peta/ GPS saat kondisi hujan.

5. Pastikan bagian bawah tank bag magnetnya cukup kuat agar tank bag tidak mudah bergeser dan bagian yang menempel tangki harusnya halus dan keset agar tidak  menggores tangki.

TIPS Penggunaan Tank Bag

1. Sebelum menempelkan ke tangki hendaknya tangki dan tank bag dalam kondisi bersih, agar tangki tidak tergores oleh kotoran.

2. Barang bawaan hendaknya disusun rapi, barang yang diletakkan paling bawah hendaknya permukaannya rata dan tidak keras, (misal buku2, baju dll), barang keras dan tidak rata diletakkan dibagian atas.

3. Hati-hati saat menempelkan tas ke tangki, tahan bagian magnet agar tidak seketika nempel ke tanki, bisa2 penyok ntar.

4.Saat melepas tankbag pastikan menarik bagian magnet dengan kondisi tegak lurus tangki, usahakan tidak terjadi pergeseran karena dikhawatirkan menggores tangki.

5. Jangan menaruh tank bag dilantai, karena pasir halus  bisa saja menempel di magnet.

Manfaat Tankbag

1. Lumayan mengurangi capek punggung terutama saat berkendara di kemacetan dan touring.

2. Barang bawaan semakin aman karena selalu dalam pengamatan rider.

3. Tidak mengganggu boncenger.

4. Tank bag bisa juga jadi pengganti tas buat sekolah atau ngantor.

5. Sebagai pengganti braket GPS.

Nah kann bisa buat nempatin GPS... kqkqkqkkqkqk.......

10 Fitur dan Modifikasi yang Merusak Estetika Motor Pure Sport

10 fitur yang ga pantes buat motor pure sport

1. Standar Tengah, selain bikin penampilan terlihat aneh juga nambah bobot motor

Honda CBR 600

2.Kick stater, ga cocok dipaksain ke motor sport karena rata2 pake footstep yang mundur.

3.Letak spion di handle rem/ kopling, kaya minerva generasi awal

4. Tuas perseneling depan belakang, kaya bebek donk.

5. Rem tromol, jelas kurang pakem.

6. Velg jari-jari, menyebabkan sektor roda kurang padat

7. Spedometer bulet – analog, bikin bosen ngliatnya

Kawasaki ZX 600

8.Double shock belakang, kurang stabil buat balap

9.Plat nomor didepan, ganggu aerodinamis

10. Jok boncenger menyatu dengan rider, jadi kaya motor turing.

10 modif yang ga pantes buat motor sport

1. Pasang box, apalagi antena pemancar. 🙂

2. Kepet untuk menahan cipratan air

3. Pasang cutting stiker cute/ cartoon

4. Ban tipis/ ban sepeda

5. Ceper

6.Pasang hand guard

7. Footrest

8. Copot spakbor belakang, bikin motor kliatan pendek

9. braket tempat minum dan

10. jam analog. (hayo ngaku siapa masang, he3…))

Tapi semua kembali ke selera dan pemilik dana. Kalo yang punya merasa puas mau apalagi.

Kawasaki Ninja Bertenaga Diatas 50hp Bermesin Standar. BISA !!!

Mau 58,2hp ato 51,16 hp pake mesin standar bisa kok. Caranya :

1. Pasang Turbo+ injeksi bisa nembus 58.2 hp, ato bisa juga pake turbo tapi masih pake karburator, tenaga jelasnya dibawah itu. Biaya kisaran 12 jt kalo masih pake karbu, kisaran 20 jtan kalo ganti jadi sistem injeksi. Daleman mesin masih standar smua, bahkan kompresi diturunkan jadi 8:1, begitu turbo aktif jadi 12,5:1. Jarak ¼ mill bisa mengalahkan R6. Mesin standar tapi plus turbo terbukti maknyus. he3….
(Artikel terkait : http://smartf41z.com/2014/10/23/ninja-250-sukses-diturbokan-oleh-modifikator-lokal-bagaimana-jika-kawasaki-memproduksinya-secara-masal/ )

Pake turbo, mesin jadi beringazzz!

2. Swap engine pake Ninja 500cc-standar tenaga jadi 51.16 hp deh. Lah yang penting standar kan, standar 500cc . Kqkqkqkk…. Sudah ada yang loh yang pake ini biaya kisaran 40 jtan (include ongkos pasang) pake mesin kawasaki ex 500 tahun 2008. Eh ya mesin ini bener2 menipu karena hampir sama dengan ninja 250, sama-sama pakai dua silender. Mesin ini dapat di pasang di rangka Ninja 250 hanya butuh sedikit penyesuaian. Rangka Ninja sendiri cukup mumpungi kok menahan tenaga 51.16 hp, menurut modifikator rangka tubular lebih mampu menahan beban daripada deltabox namun konsekwensinya lebih berat. Begitu ditutup fairing ga bakal keliatan deh kalo udah ganti mesin. Suaranya juga otomatis berubah seperti moge.

Swap engine, mesin ori disimpen aja buat cadangan

Diantara 2 pilihan diatas Smartf41z sendiri jelas milih swap engine (klo ada duit tapinya, ha3…), karena dapet 2 mesin. Mesin yang 500cc cukup dibiarkan standar aja jelas awet daripada pake turbo. Trus mesin orinya disimpen aja buat cadangan.  Dapat menjadi alternatif lain yang ingin merasakan sensasi moge.

Desain Ninja 250 Vs CBR 250 Dari Sudut Pandang Wanita

Hal ini terjadi 1-2 bulan yang lalu. Waktu istirahat makan siang saat Smartf41z browsing tentang Ninja 250 VS CBR 250, tiba2 dateng 3 mahasiswi ingin mewawancarai SmartF41z untuk bahan skripsi.  Begitu liat layar monitor mereka langsung komen wawww  motor2 keren tuh. Mumpung belum saya wawancarai deh :

tampak depan

1. Kalo dari depan bagus mana antara Ninja 250 dan CBR 250 : 3 cewek milih Ninja 250 alasannya lebih keliatan garang/macho.

tampak belakang

2. Kalau dari belakang : 2 cewek milih Ninja 250, alasannya lebih keliatan kekar! 1 cewek milih CBR 250 karena terlihat lebih simpel, dia sendiri ga suka sama motor2 yang terlalu nungging, kliatan urakan katanya. Eh 2 cewek yang milih ninja malah protes, CBR kan malah kaya megapro. Nah loh…

Sedangkan dari samping belum sempet ditunjukin. Keburu mereka tanya2 soal bahan skripsinya.

Tapi yakin deh kalo pernah dibonceng mereka pasti milih CBR 250 he3…. Jok belakang Ninja 250 sangat ga bersahabat buat boncenger. Nyonya sendiri kalo pas jalan2 pake Ninja 250 ga mau terlalu jauh, ga nyaman katanya.

tampak samping

SmartF41z sendiri berpendapat tampak depan milih CBR 250 asalkan spionnya diganti agak pendekan dan windshield depan diberi frame biar ga terlihat ringkih, lekukan pada fairing yang bikin bagus CBR, sedangkan Ninja 250 keliatan lebih membulat, bikin ga sreg lagi kalo lampu pas nyala Ninja cuma sebelah aja. Tampilan samping, milih Ninja 250 karena terlihat lebih berisi, kalo buat cutting stiker lebih bebas berekploitasi nih, sedangkan pada CBR terlihat masih banyak yang ruang terlihat kosong. Sedang tampak belakang jelas milih ninja 250 karena moge look, untuk CBR sayang sekali ekornya terlalu kurus dan mirip New Megapro, ga seimbang dengan bannya yang lebar. Klo Ninja dipakein ban lebar bikin semakin gagah. Untuk CBR belum pernah liat pake ban lebar. Tapi dengan ban ukuran standar 140 udah bikin tampilan ekornya agak “kebanting” karena terlalu kurus.  Kliatan banget knalpot CBR 250 agak menunjol keluar, hati2 deh kalau parkir dan selap- selip. IMHO

*nyiapin tabung pemadam dulu deh*

Cara Siasati Perseneling Motor Sport yang Merusak Sepatu

Sejak pertama beli Tiger 6 tahun lalu. Satu hal yang saya rasa bikin ga nyaman buat gawe adalah tuas perseneling model jungkitnya yang jelas bisa merusak sepatu. Langsung deh smartf41z melakukan perombakan dibagian ini. Tinggal beli tuas perseling GL Max/ Pro. Potong tuas depannya yang injekannya ada karetnya, trus dilas deh di bagian belakang tuas perseneling Tiger. Kenapa Pake tuas GL Max/ Pro lama karena tuas bagian depannya ada karet bulatnya dan bentuknya agak melengkung kebawah, sehingga kalau dibalik menjadi melengkung keatas. Pas untuk menghindari tonjolan footstep tiger.  Tapi Saat las ke perseneling tiger kondisinya harus di jungkit, ditahan keatas sambil proses pengelasan dilakukan, hal ini agar tuas bagian belakang nantinya ga mentok di footstep depan tiger. Saat itu modalnya cuma 30 rb, 25 rb buat tus perseneling imitasi, 5rb buat ongkos las.Untuk motor2 lain mungkin metodenya berbeda2. Tapi kalo ga pengen repot sudah ada tuh yang jual model perseneling ginian untuk motor2 tertentu.

pas buat ngantor, friendly bagi sepatu

Dulu sih temen2 pada menyayangkan, “sayang tuh kesan sportynya jadi ilang, jadi kaya motor bebek”. Tapi yang ada dibenak smatfaiz saat itu gimana caranya biar sepatu ga rusak, atau waktu pake sendal biar ga sakit. Waktu join di komunitas malah ada yang niru langkah smartf41z ini.

“Smartf41z : penyuka modifikasi murah asalkan puas”

Helm Flip-up Double Visor Tangguh Disegala Kondisi

Rider Berkacamata? Paling Pas Pake Helm Jenis Flip Up Double Visor.

Saat ini ada 3 jenis helm yang paling banyak beredar dipasaran. Yakni jenis Full Face, Half Face dan Flip Up.  Yang Paling Safety jelas model Full Face, yang Kedua FlipUp dan yang terakhir Half Face. Namun menurut smartF41z, sebagai rider berkacamata pilihan yang paling pas hanya dua yakni helm half face dan flip up. Sedangkan untuk helm fullface sama sekali ga diinginkan oleh smartfaiz. Bagi rider berkacamata, seringkali harus mengalami kesulitan saat akan memakai helm atau melepas helm. Lepas kacamata-Pake/lepas helm-pasang kacamata kembali,. SmartFaiz bahkan pernah korban 1 kacamata patah gara-gara keburu-buru.. Akhirnya smartfaiz memilih untuk beli helm flip up. Pilihan yang saat ini beredar dipasar cukup beragam, dari harga 200 ribuan untuk merk lokal hingga puluhan juta untuk merk-merk luar.

Saat ini helm flip up ada yang dilengkapi dengan  visor hitam dibagian dalam (dibalik kaca helm/ visor utama). Jadi ada 2 visor, penggunaan keduanya dapat dipilih sesuai kondisi. Untuk kondisi normal dan malam hari, cukup pakai visor luar, kalau silau dan pengen gaya 🙂 tinggal diturunkan visor hitamnya, kalau dikemacetan dan terasa gerah naikkan aja bagian janggut helm sehingga menjadi model helf face. Terlihat keren juga loh kalo jadi model half face trus visor diturunkan.

Cocok untuk rider berkacamata

Helm haf face ada juga yang pake double visor loh

half face double visor