crabitat

Pada artikel sebelumnya telah SF bahas crabitat (ekosistem buatan untuk kelomang/ keong) yang dilengkapi dengan alat pembuat kabut  (baca disini ) . Alat tersebut memerlukan genangan air agar dapat berfungsi… karena itu SF sengaja sekat dasar aquarium, untuk tujuan membuat kabut sekalian tempat minum kelomang….
Kebetulan di aquascape SF, ada lobster (hasil keisengan karena bosen dengan aquascape) yang tumbuh cukup besar yang akhirnya malah makan daun tanaman air. Lobster ini akhirnya SF cemplungin di kolam crabitat… bukan tanpa alasan… SF pernah melihat penjual lobster menjual lobster dalam genangan air sedalam tubuh lobster… dan mereka survive!

image

Continue Reading

Seperti halnya ular dan kepiting, kelomang juga mengalami proses molting (ganti kulit). Bagi kelomang strawberry, resiko kematian saat molting sangat besar. Berbeda dengan jenis brevi dan lainnya yang kemungkinan selamatnya lebih besar…

image

Kelomang brevi tanpa capit kanan, akan tumbuh saat proses molting

Sekitar sebulan lalu kelomang strawberry SF tewas saat molting … padahal sudah SF karantina sesuai saran forum2 crabitat. Nah 2 minggu lalu seekor brevimanus (kelomang ungu) bercapit satu menunjukkan gejala akan molting… sembunyi tanpa makan minum selama seminggu… nah beberapa hari lalu SF dikejutkan kaki dan capit kelomang yang berserakan disekitar kelomang yang bersembunyi tersebut. Continue Reading

Alasan SF membeli external hardisk case adalah untuk memanfaatkan hardisk 320gb nganggur bekas laptop yang kebetulan sudah mati total…
Tinggal nambah sekitar 100rb bisa dimanfaatkan menjadi hardisk eksternal.
Bagaimana jika SF berniat beli hardisk baru. Apakah milih hardisk eksternal portable atau merakit sendiri hardisk eksternal (beli hardisk internal plus case/enclosure).
Jawabannya adalah tetap memilih hardisk eksternal murni/portabel. Berikut alasannya.
1. Praktis, ga perlu merakit. Menghindari resiko saat perakitan juga.
2. Banyak sumber mengatakan hardisk rakitan lebih murah… Tapi SF bandingkan ga signifikan bedanya… Bahkan beberapa kasus hardisk eksternal lebih murah dibanding rakitan. Ini hasil penelitian SF pertanggal 30sept15…

image

Hardisk rakitan 1: HDD 2,5″ WD 500GB rp. 595rb+casing WD 3.0 rp. 99rb total 694rb

image

Hardisk rakitan 2: HDD 3,5″ toshiba 500GB rp. 510rb+casing orico 3.0 rp. 272rb total 782rb

image

Hardisk eksternal WD 3.0 : Rp. 660Rb.
Semua data diatas SF dapatkan dari toko online
3. Hardisk eksternal terasa lebih solid, bergaransi satu kesatuan. Tidak seperti eksternal dimana hanya beberapa casing yang bergaransi.
Berdasarkan pengalaman jangan beli casing hardisk murah karena ketahanan dan keawetan diragukan (sf punya 2 casing bermasalah dirumah)
4. Pengalaman sendiri.. Hardisk eksternal tidak terbaca pada TV LED sony bravia milih SF… 2 casing sudah SF jajal (usb 2.0 dan 3.0) tetap tidak bisa..

image

Begitu juga 2 format juga SF jajal (exfat32 dan NTFs) juga ga terbaca. Namun hardisk eksternal SF bisa terbaca dengan kedua macam format.
Jadi bisa disimpulkan mana yang lebih baik…

Niatnya di pantai anyer memang mengisi liburan sebelum puasa…  Tapi tak ada salahnya melengkapi koleksi kelomang darat/umang-umang alias keong… 
Nemunya bukan kelomang darat malah kelomang laut…  Yang jelas modiar kalau dipaksa dipiara.  Menurut penjaga hotel yang SF inapi kelomang darat sudah susah ditemui karena habis diburu penjual kelomang.

image

Continue Reading