ertiga

Artikel pertama pasca lebaran…. Sebelumnya SF dan keluarga mengucapkan Minal Aidin Wal Faidzin, Selamat Hari Raya Idul Fitri, Β Mohon Maaf Lahir Bathin

Balik ke topik. Niatan menyenangkan keluarga besar hari kemaren, sedikit ternodai dengan musibah yang menimpa ertiga SF. Saat putar-putar mencari lokasi waterpark ciputra Surabaya, SF sempat melewati kawasan sepi.

Titik merah destinasi waterpark ciputra surabaya, lingkaran merah kejadian kena ranjau

Sembari memperhatikan Google map yang kesusahan dapat sinyal GPS, mobil SF seperti melindas sesuatu, jeduk!!!….. Continue Reading

Tikus termasuk musuh besar kendaraan yang diparkir digarasi rumah yang terbuka. Suzuki Spin milik bunda dah pernah jadi korban sampai ga bisa dinyalakan. 

Nah kesialan terakhir dialami oleh ertiga GX milik SF. Malam itu SF rencana pakai ertiga bersama rombongan mancing ke daerah tanjung pakis karawang. Sehabis Maghrib SF berencana isi bensin sekalian cek tekanan angin Ertiga.

Saat mesin dinyalakan SF merasa ada yang tidak normal… kok mobil terasa bergetar ya… SF nekat saja melaju. Saat pedal gas dilepas makin terasa keanehannya , mobil seakan mau mati .. tapi kemudian bergetar dan RPM naik lagi (ga jadi mati) berulang ulang seperti itu… laju mobil terasa tersendat-sendat… suaranya seperti angkot jadul yang tidak terawat. Orang bilang jalannya “pincang” . SF dulu pernah merasakan ini pada suzuki carry jadul milik ortu… ternyata saat itu busi mati sebiji. 

Begitu intip speedometer ertiga baru sadar jika lampu indiktor check engine nyala… keanehan lainnya indikator pada MID bagian trip meter/konsumsi bbm tereset jadi nihil /garis dua (–) . (Mohon maaf saat itu SF ga bawa HP karena dicash dirumah untuk keperluan mancing dilaut seharian malam nanti, jadi ga ada foto foto.)

Maaf speedo nyomot di google lantas diedit

Agak panik juga… malam nanti mobil mau dipakai luar kota lah kok bermasalah. SF putuskan ke montir serba bisa di kompleks perumahan SF… mulai motor, genset, mesin air, mobil ditangani semua oleh Opung ini… 

Opung langsung buka kap mesin , berbekal senter dari HPnya beliau mencari keanehan pada mesin ertiga… ” nah ketemu masalahnya,” sambil menunjuk sepasang kabel yang bermasalah. 1 selongsong kabel yang didalamnya terdiri dari 2 kabel. 1 kabel putus dan 1 lagi terkelupas. “Pasti ini sebabnya” 

Opung sendiri kurang tau kabel apaan ini, karena ga pernah garap ertiga (biasa mobil2 lama) , “kabel injeksi kali” jawab dia sekenanya πŸ˜† ada yang tau kabel apakah yang berada si bagian belakang atas blok mesin deket dip stick (ada 4 soket kabel, 1 soketnya di camil tikus) , Saya mengira ignition coil… CMIIW?

Sayangnya putusnya kabel dibagian pangkal soket , jadi susah nyambung kabelnya. Soket dilepas dari dudukannya agar mudah sambung kabelnya. Awalnya Opung berusaha cungkil-cungkil agar logam tembaga didalam soket mau nongol, tapi gagal… Akhirnya Opung pake cara barbar  πŸ˜† , soket dikikis pake cutter agar logam konektornya keliatan. Kemudian di solder dengan potongan kabel baru. Setelah lolos uji kekuatan solderan , baru di isolasi.

Setelah kabel disambung dengan bawaan ertiga dan soket dicolokkan kembali, ertiga kembali menyala normal…alhamdulillah….  πŸ™‚  display MiD bagian konsumsi bensin/tripmeter muncul kembali …. 

tapi …. indikator check engine masih menyala…. alamakkk! Pusing lagi Opung mencari-cari masalahnya. Sampai akhirnya Opung menyerah… “mending  dibawa ke bengkel resmi saja Pak mungkin injeksinya (ECU maksudnya ) perlu di reset .” 

“Klo soal ini gampang”  , jawab SF sok tau :mrgreen: .  Copot saja kabel akinya selama beberapa menit …. Opung manut saja ucapan asal asalan dari SF. 

5 menit kemudian kabel aki di pasang kembali, dan mobil dinyalakan… voilahhh ! Indikator check engine dah ilang…. ! πŸ‘

Tapi jam pada MID jadi ter reset. Tombol audio pada setir ertiga jadi ga berfungsi… jadinya kudu dikalibrasi ulang deh…. utak atik sendiri 5 menit beres dah….

Jiahh… waktu istirahat sebelum begadang mancing , malah dipakai benerin mobil… GPP dah semoga pelajaran ini berguna bagi yang lain… untung saja mancing malam itu sukses besar… berhasil menyelamatkan 8 ekor tenggiri yang tenggelam πŸ™‚

Nb : klo ada mobil baru gress, atau mobil mewah mogok atau bahkan sampai terbakar… ada kemungkinan gara-gara tikus bikin korslet kabel… jangan dibully karena tikus juga bisa mengisengi mobil anda… πŸ™‚ . Tetangga saya pengguna freed pernah mengalami kasus mobil mogok gara2 kabel digigit tikus sampai diderek segala 

Mobil yang berumur 4 tahun dengan jarak tempuh yang cuma 26rban ini. Hampir tidak mengalami kendala berarti…  kecuali brebet karena kabel digigit tikus, dan masalah terakhir kmaren masalah pintu belakang yang lemah per hidrolisnya. Saat handel pintu belakang di buka pintu ga mau naik…otomatis kalau keluar masukkan barang kudu disangga kepala… kalau ga gitu pintunya turun…

Ini yang ingin SF bahas hari ini… 

awalnya SF pergi ke 2 tempat servis shock mobil, karena SF pikir bisa di servis. Ternyata ga bisa… kudu ganti. 

SF segera meluncur ke toko sparepart terdekat… 


Pagi itu belum genap jam 8 hanya beberapa toko yang buka… SF coba mampir ke 1 toko yang kliatan kumplit… setelah nyocokin  pricelist suzuki (klo ga salah namanya balancer comp, back door). dia jawab 800 rban untuk yang ori…belum sempat SF konfirm  seller nambahi itu harga sebiji !… “sepasang kena 1,6 jt donk…! ” tanya SF terkaget… (bener juga SF cek di web eparts.suzuki.co.id @rp.842.700)

Sellernya mesem saja…. “iya pak masih saya diskon nanti… tapi sayang pake yang Ori.. mending pasang yang universal Taiwan.” Harga yang ditawarkan 230rb SEPASANG!!! huwik bagai langit dan bumi perbandingannya! Tapi katanya, kudu pasang dibengkel khusus karena ga PNP. SF serahin ke bengkel rekomendasi dia …. setelah nego harga per hidrolis pintu KW kena 220 dan ongkos pasang cuma 50rb!
Pengerjaannya gampang2 susah… karena dudukan beda dengan bawaan ertiga… gampang kalau tau caranya,susah kalau nebak nebak…. πŸ™‚ 

jadinya dudukan/braket besi hidrolis bawaan ertiga dicopot dan dipasang ke hidrolis baru

Setelah terpasang… pintu belakang langsung Njengat… ! πŸ˜†

Mengejutkan hasil yang dishare otomotifnet. Ertiga matic ternyata lebih irit dibanding manual. Baik untuk dalam maupun luar kota. Dalkot manual 1:12 kmpl dan matic 1:12.3 kmpl, Lukot manual 1:16.5 kmpl dan matic 1:19.3 kmpl. 


Meski secara performa ertiga manual unggul,untuk mobil keluarga rasanya matic cukup menggiurkan dengn kepraktisannya dalam kota.


SF sendiri saat itu milih manual karena prioritas luar kota yang rutenya banyak dilalui truk jadi perlu tenaga instan saat menyalipnya. Tapi seringkali galau pengen yang matic saat diperkotaan… πŸ˜†

Kalau untuk motor , saat ini bisa dikatakan manual/semi manual masih lebih irit dibanding matic. Kedepannya ? Who khows…. πŸ™‚

Sumber pengetesan : http://otomotifnet.com/Mobil/Test/Mana-Lebih-Kencang-Dan-Hemat-Suzuki-Ertiga-Bensin-Vs-Diesel-Hybrid

Seperti dugaan SF , ertiga diesel-hybrid ga diperuntukkan memakai bbm solar murah. Minimal memakai pertamina dexlite dengan cetane 51. Jika nekat pakai solar murah garansi mobil akan hangus… seperti yang dilansir detik (baca disini )

kalau suzuki cuma berani menggaransi ertiga yang hanya memakai pertamina dexlite , berarti ada ancaman serius bagi mobil jika memaksa memakai biosolar. 

Ertiga hybrid diesel dibekali 2 penggerak yakni diesel dan hybrid (motor listrik). Sistem hybrid di ertiga berfungsi membantu mesin utama dalam berakselerasi, meringankan beban mesin saat melaju normal, menyimpan energi saat deselerasi/pengereman, dan mensuply arus listrik yang dibutuhkan mobil saat ISS berfungsi (idling stop/start system). Yang sangat disayangkan adalah kualitas solar murah di Indonesia ga cocok untuk ertiga diesel… pertimbangan orang beli mobil diesel tak lepas dari hematnya konsumsi BBMnya, lah kalau kudu pake Pertamina dex nya yang lebih mahal dibanding pertamax gimana coba?lalu bagaimana dejgan penyebaran pertamina dex? Keputusan ada ditangan pembeli….

Ertiga SF dah lama ganti bohlam lampu utama menggunakan Osram Nightbreaker. Tapi belum sempat bikin komparasinya dengan aslinya… saat buat perjalanan keluar kota kerasa banget bedanya. 

Nah kebetulan ada member Erci (thx to Christ. N. Hadi)  yang melakukan komparasi langsung pencahayaan ertiga standar dengan yang sudah ganti dengan Osram NBR… monggo intip saja bedanya

Kiri pencahayaan asli ertiga, kanan Osram NBR

Klau ditambahi relay , bisa lebih maksimal lagi tuh…


Atap mobil adalah bidang cukup luas. Banyak yang bisa dieksploitasi di area ini… SF beri contoh beberapa variasi yang bisa ditemplokin di atap mobil

1. Antena

Antena standar sering mengganggu pemilik mobil yang sering memakaikan selimut mobil untuk kendaraannya… banyak yang mengganti antena ori model stik menjadi model sirip hiu, agar tidak mudah patah atau merobek selimut mobil… bukan hanya bermanfaat menangkap sinyal radio, antena ini juga mempermanis tampilan.

2. Roof rail

Variasi yang membujur dari depan ke belakang. Kebanyakan roofrail variasi ditempel ke atap mobil menggunakan double tape. Untuk gaya sih oke, tapi tidak direkomendasikan untuk membawa barang bawaan . SF pernah menyaksikan sendiri roofrail lepas saat digunakan membawa beban berat. (Klik disini ). Beda dengan roofrail bawaan asli mobil. Biasanya sudah dibaut ke atap mobil. Jadi kalau ingin kuat, kudu rela bolongin atap mobil saat pasang roofrail

Roofrail bawaan taruna, crossbar,roofrack

3. Crossbar

Berupa sepasang besi melintang diatap mobil. Gunanya sebagai alas/tatakan roofbox/roofrack atau lampu offroad…atau hanya sebagai pemanis. Dudukannya bisa di roofrail bawaan mobil, atau di jepit diatas pintu.

4. Roofbox

Box dari plastik/fiber untuk menyimpan barang diatap mobil. Biasa dipasang diatas crossbar. Barang lebih aman ditaruh diatap mobil karena melindungi dari hujan dan maling karena box tertutup.

5. Roofrack

Rak yang dipasang diatas mobil berguna menampung barang-barang. Biasanya dipadukan dengan terpal atau roof bag untuk melindungi barang dari hujan

6. Roofbag

Tas besar untuk menyimpan barang-barang diatas mobil. Biasa ditaruh diatas rak mobil/roofrack. Pemasangannya mudah karena tinggal “klik” kan tali2nya ke bodi roof rack. Kelebihan dibanding roof box yakni bentuk tas bisa menyesuaikan bentuk barang, dan tidak butuh ruang penyimpanan yang besar. Karena saat dilipat bentuknya sebesar tas sekolah.

7. Windshield

Beberapa pengguna crossbar mengeluhkan suara turbulansi angin pada kecepatan tinggi, windshield ini digunakan untuk aerodinamika dan menghilangkan suara angin.

8.Spoiler

Spoiler atau sayap belakang dalam dunia balap berfungsi menambah kestabilan dan daya cengkeram mobil saat kecepatan tinggi, kalau buat harian mah buat gaya gayaan kali yak…. πŸ™‚ . SF juga pasang di ertiga (klik disini ) biar ga bosen liat pantat ertiga yang terlalu minimalis.
Selanjutnya SF bagi Tips menaruh barang diatap mobil untuk perjalanan jauh :

1. Ingin pasang box mobil? Tinggal beli cross bar dan boxnya. Di toko online ada merk lokat yang sepaket harganya kurang dari 3 jt

2. Barang yang dibawa dimensi besar namun ringan. Modalnya pake cross bar , roofrack, kalau ingin barang terlindung dari hujan tambahi terpal+tali atau roof bag. 

SF Sendiri cukup nyaman memakai crossbar, roofrack dan roofbag… sudah ada 6 kali mudik PP Bekasi-Surabaya dengan menaruh barang diatas mobil (3 kali dengan taruna, 3 kali dengan ertiga), tidak pernah mendapat masalah berarti. Paling paling barang ada yang sedikit basah saat hujan deras. Handling dan performa memang sedikit terganggu tapi hanya pada kecepatan tinggi. Enaknya kabin didalam mobil sangat lapang…. anak anak ga berebut jok untuk tidur nyaman… bahkan SF sering lipat jok tengah ertiga saat mudik, buat tempat tidur anak2. Mudik lebaran lebih dari 24 jam dah biasa dijalani… anak2 ga ada yang protes tuh…. 

Jadi sayang kan jika atap mobil seluas itu ga dimanfaatkan

Ertiga Dreza merupakan tipe tertinggi ertiga terbaru. Selain fitur keselamatan dan Head Unit advance (android), dapat tambahan pemanis eksterior seperti spoiler belakang, bemper depan belakang, dan lis samping. 


Nah hasil baca-baca diforum ertiga, tambahan eksterior ini ternyata warnanya belang alias warnanya tidak sama persis dengan warna bodi ertiga. 


Tidak hanya ertiga putih, yang warna grey pun juga mengalami kasus yang sama.


 ada yang beranggapan, assesori / eksterior tersebut produk pihak ketiga yang pengecatannya tidak berbarengan dengan bodi mobil. Meski memakai cat dengan warna yang samapun, kalau ketebalannya, proses pencampuran,pengeringan hingga finishingnya berbeda  hasilnya juga akan berbeda. Beberapa orang mungkin ga ngeh atas perbedaan warna tersebut, seperti SF ini…. namun kalau ownernya perfeksionis tentunya sedikit mengganggu. Ada juga yang menuduh ulah sales (awas nuduh tanpa bukti dosa loh πŸ™‚ ) . Atau mungkin karena penyimpanan lama sehingga terjadi perubahan warna ya , bahan dasar bodi (logam) dan eksterior bahan dasar plastik bikin beda proses perubahan warnanya.

Gimana nih sob…?

Apapun alasannya kalau dah siap dijual ke konsumen, berarti dah lolos QC. Nah kudu ditelusuri lagi nih sama suzuki

Diesel terkenal dengan mesin yang mengasilkan torsi besar dan irit, cocok untuk mobil yang biasa bawa beban berat seperti mobil niaga dan mobil penumpang. Dengan torsi besar , mobil berasa lebih santai menghela beban berat. Iritnya jelas… effisiensi diesel lebih baik dalam mengubah campuran solar + udara menjadi tenaga. Iritnya diesel nah ini yang dicari…. tapiiii.. mesin diesel modern seperti technologi yang akan dipakai ertiga ini butuh solar yang berkualitas…  harganya pertamina dex diatas pertamax 92.  Efek penggunaan solar murah silahkan baca disini . Jelasnya kudu ada penyesuaikan bagi ertiga diesel agar bisa menenggak solar murah.

Kasus di India, ertiga diesel menjadi mobil yang banyak direkomendasikan…lah solar disana jauh lebih murah dibanding bensinnya… bahkan disono ertiga diesel dibandingkan dengan innova diesel . Yang mengejutkan performa lebih baik ertiga begitu juga konsumsi bahan bakarnya…  nih contoh reviewnya


Nah kalau dibandingkan ertiga bensin kira-kira gimana ya…?

Ertiga diesel akan menawarkan keiritan lebih baik, mesin lebih bandel dan harusnya lebih hemat perawatannya, torsi lebih besar yang akan berpengaruh saat membawa beban berat, namun ada hal yang akan mengganjal penjualanannya… suzuki belum berpengalaman dengan mesin diesel, harga ertiga diesel lebih mahal (mengacu chev spin bisa selisih 25 jt antara mesin bensin dan dieselnya). Ertiga bensin juga bukan mobil yang terkenal boros… bahkan beberapa tahun belakangan jadi mobil teririt kelas MPV, performanya sedikit lebih baik dibanding diesel, getaran mesin bensin lebih kecil dibanding diesel . 

Akan jadi masalah lagi jika sampai ertiga diesel tidak direkomendasikan pakai solar murah… makin bimbang calon buyernya… suzuki kudu bikin penyesuaian disini… ataukah mungkin seperti spin diesel yang mesin sama dengan ertiga diesel namun di Indonesia power tersunat jadi 75 ps . (Ertiga diesel di India powernya 90 PS ) agar bisa telan solar murah?

Sekarang bagaimana jika SF yang ditanyai…. ? 

Bakal milih innova diesel modif alto… kwkwkwkwk… ngaco…! πŸ˜† 

sepertinya bakal tetep milih bensin… harga jelas lebih murah dibanding diesel dan dapat fitur sama pula.  Tingkat keborosan versi bensin masih ditolerir πŸ™‚ ertiga SF klo ke Surabaya MID biasa kena sekitar 1:17 , performa lebih dari cukup, BBM premium sampai pertamax plus ga ada masalah,  suzuki terkenal murah perawatannya, dannn…. alasan sepele, nyonya ga suka bau hasil pembakaran solar.

Beberapa hari lalu Ertiga SF dapat musibah saat dipakai nyonya jemput Faiz. Korban tabrak lari bocah SMP yang lawan jalur di kawasan Harapan Indah. Sesaat setelah tertabrak Bundafaiz berniat menolong bocah itu… Eh bocah yang terlihat kesakitan itu segera berdirikan motornya dan langsung tancap gas. Bunda saat itu belum ngeh jika efeknya lumayan… Sesampai POM bensin baru ngeh jika bodi ertiga itu penyok dan baret. Mudguard juga ilang…

Niat awal sih mau SF bawa ke Beres sekalian servis… Tapi teringat pernah nanya Beres saat bemper nyerempet trotoar dulu, proses body repairnya bisa semingguan…

Iseng iseng mampir ke bengkel cat dikawasan harapan indah, ternyata ongkosnya lumayan…. Hal ini karena warna ertiga yang putih mutiara…. Sebagai perbandingan , untuk perbaikan warna solid biayanya sekitar 500rb, untuk cat putih mutiara ini bengkelnya minta 700rb…. Tapi pengerjaannya ga seberapa lama hanya 2 hari kerja. Kebetulan juga toko asesori deket bengkel ini jual mudguard ertiga tapi sayangnya kudu beli 1 set (4 piece) terpaksa dah SF rogoh kocek 200rb.

Saat SF minta jaminan jika warnanya bakal sama / ga belang, bengkel rupanya ga berani jamin…. Pasti belang katanya? Loh kok !!???? ( Ngajak berantem nih bengkel πŸ‘Ώ )

Ternyata alasannya cat mobil SF sudah pudar/menguning (maklum 2 tahun lebih parkir dibawah terik matahari :mrgreen: ). Bengkel berani menjamin cat bisa padu jika mobil dipoles sekalian, biar seperti baru. Jiahhh nambah lagi dah ongkos poles seluruh bodi 200rb.

Hmmmm gara-gara bocah SMP jadi kudu rogoh kocek agak dalem….

Eh ya dapet info dari bengkel cat. Plat ertiga sama tebelnya dengan mobil MPV lainnya misal xeniavanza, mobilio, dll bahkan sama dengan innova juga. (0,9mm ) kecuali bagian tertentu yang 1mm (misal pas siku). Ini SF denger langsung dari montir yang ngerjain langsung loh ya.