honda tiger

Bagini nasib punya motor diskontinyu (padahal belum lama diskontinyu… ๐Ÿ™‚ ) sparepart sepele saja sudah susah dicari. Hal ini SF alami saat ingin membeli karet footsteep tiger bagian depan. Bengkel resmi tidak ready stok barang ini… otomatis SF kudu cari ke bengkel umum…
Beberapa bengkel umum sepanjang Harapan indah hingga THB (bekasi) SF samperin, akhirnya nemu juga di bengkel paling ujung THB pas sebelum bundaran kolam renang….

image

Continue Reading

Kali ini bukan share soal pengalaman pake tiger untuk turing namun GL max SF terdahulu. Jaman kuliah dulu SF bersama sepupu turing ke Trenggalek… sesaat memasuki trenggalek tiba tiba bunyi gesekan dari arah gir. Ternyata gir belakang dah mau lepas… kancingan gir sudah lepas dari tempatnya… kuatir ada apa-apa SF segera berhentikan motor dan cari bengkel motor terdekat… eh yang ada cuma toko bangunan… ya sudah SF beli kawat. Continue Reading

Sepulang kerja baru sadar kalau lampu utama mati (jauh-dekat)  tapi anehnya lampu dim nyala…  Disinyalir arus listrik masuk ke- atau keluar dari saklar kanan bermasalah. Kelistrikan adalah masalah yang menghantui motor berumur…  Apalagi tiger SF yang sudah berumur 11 tahun.
Untuk mengurut satu persatu perkabelan tentu butuh waktu…  Puasa-puasa gini males lembur malam bongkar perkabelan, mending ibadah ๐Ÿ™‚ Continue Reading

Alhamdulillah…. rekan kita pengguna tiger ini masih di beri keselamatan. Setelah ngebengkel rupanya sang mekanik lupa merapatkan as roda depan, sehingga mur sampai hilang.
Kejadian ini Seminggu kemudian baru diketahui empunya saat nyuci motornya.. padahal motor rutin dipakai kerja tiap hari.

image

Tak ada salahnya kita crosscheck hasil kerjaan mekanik… lebih baik lagi kalau kita selalu periksa kendaraan kita secara rutin…

Thx to bro Gellent yang twlah mengingatkan kita….

Beberapa malam lalu SF sempat dicurhati oleh salah seorang member blog yang punya masalah blok kiri mesin.  Blok mesinnya bolong gara2 rantai lepas dan 2 mata rantai nencep di blok mesin sebelah kiri….
Berikut SC kronologinya

image

Ini penampakannya

image

Beberapa kali SF mendengar kisah pilu gara-gara rantai lepas.  Selain masalah ini ada juga as gir depan patah dan juga gir depan rontok… 
SF sendiri waktu pakai GL max dulu pernah lepas as roda sebelah kiri dari armnya…
Jangan sepelekan rantai kendor karena jika lepas fatal akibatnya…

Sebenernya bukan menurunkan shock (wong batang shocknya malah naik ๐Ÿ™‚ ) , yang bener tuh menurunkan posisi segitiga komstir …. tapi sudahlah (artikel ini dibikin dalam kondisi admin ngelu… :mrgreen: ). Menurunkan shock disatu sisi memang merubah tampilan motor sport makin gagah… kelihatan kepala motor makin nunduk berwibawa. Sektor belakang juga terdongkrak karena kemiringan motor berubah… pantat makin terlihat nungging *ehhh…
Tapi tanpa disadari menurunkan shock depan juga berakibat lain. Antara lain :
-handling makin lincah, beda dengan kondisi standar yang tinggi dimana motor lebih terasa berayun saat bermanuver
-distribusi bobot berubah. Roda depan mendapatkan grip lebih baik, sedangkan belakang sedikit berkurang.
-karena bobot motor bergeser kedepan, handling jadi lebih berat.
-shock terasa makin keras dan jarak main shock berkurang.
-motor makin bergaya sporty alias rider makin nunduk. Bikin lebih pegel pastinya.

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat menurunkan shock depan
-perhatikan jarak main shock depan…. pastikan spakbor tidak membentur segitiga bawah atau plat nomor saat memendek maksimum… spakbor riskan pecah pastinya.
-memendekkan shock ekstrem, harus disertai pengerasan shock depan (jelas makin tak nyaman bro). Perhatikan jalur slang dan perkabelan… perbaiki jalur slang (rem, kopling) agar tidak tertekuk. Begitu juga kabel kelistrikan. Pastikan tidak terjepit.ย  Saran SF sih memendekkan shock jangan terlalu banyak… handling rusak dan ga nyaman bro
-coba mainkan setir mentok kekanan kekiri apakah terhalang sesuatu.
-pastikan penurunan shock kanan kiri benar2 imbang… karena sangat menentukan kestabilan.
-memendekkan shock=rider makin nunduk. Agar tidak nunduk kasih saja raiser stang (kalau bisa besi jangan diral) tujuan memendekkan motor didapat tanpa rider harus pegel.
-terlalu banyak menurunkan shock depan bikin standar samping tak berfungsi. Atau masih berfungsi namun motor terlalu tegak jadi rawan ambruk saat tersenggol.

Continue Reading

Sekitar 7 tahun lebih ST memakai cakram lebar PSM untuk Tiger. Sampai dengan saat ini sebenarnya piringan cakram ini masih sangat bisa diandalkan untuk menghentikan laju tiger.

image

Namun belakangan ini ada yang mengganggu. Saat lewat jalan keriting muncul bunyi berisik yang berasal dari piringan cakram.
Ternyata O ring paten yang mendekap piringan cakram sisi luar sudah ga rapet lagi….
Sementara ya di pake aja dulu… Toh masalah kepakeman rem masih tetap bagus. Lagipula wajar kalau motor lawas bunyi berisik :mrgreen: