knalpot

R15 maupun CBR menurut SF desainnya sudah cakep… namun sedikit yang mengganggu pandangan adalah knalpot… knalpot R15 dan CBR persis dengan versi nakednya.

Pada Vixion dan CB150R menurut SF, knalpotnya dah segaris dengan desainnya. Namun saat knalpot tersebut dipasangkan pada versi fairingnya kok kurang cocok ya…. kurang garang dan sporty. Dengan model yang sama dengan versin nakednya, seolah mengentalkan kesan bahwa motor sport tersebut cuma versi naked yang dipakein baju. 


Coba deh R15 dipadukan dengan knalpot GSX, SF pikir lebih cakep.


Trus CBR 150 bisa pake model CBR 250 1 silinder , atau VFR 1200 yang disesuaikan dimensinya….kok rasanya lebih manis. 

Terusan dari artikel kmaren. Kalau saya bales di kolom komentar kmaren, hari ini sayah ga bisa bikin artikelll…. Kwkqkqkwkkq….

Kenapa knalpot custom silent sport Ninja 250 saya lebih cepat menguning? Mungkin sudah bisa ditebak dari pertanyaan diatas… Nih jawabnya…

Karena knalpot silent bersekat suhunya jauh lebih panas dibanding freeflow. Mungkin sama seperti knalpot standar… Terbukti knalpot silent SF pernah bikin leleh sandal nyonya… 🙂 . Kalau freeflow jelas dan pasti lebih adem… Kaki SF pernah kesenggol knalpot freeflow saat abis kepakai, cuma anget tuhhhh… 

Yg atas freeflow yg bawah bersekat

Sebenernya SF punya 2 knalpot custom… Yang satu sistem sekat, yg satu lagi freeflow… Emang bener yang sistem sekat lebih cepat kuning, bukan berarti freeflow ga menguning ya… Cuma lebih lambat saja…

Knalpot bersekat lebih panas sehingga cepat menguning


 Thx to bro H3ndR1 yang ngasih info kalau knalpot bisa dipikin putih lagi pakai sunpoly. (Harusnya info ini bisa jadi artikel lusa yakkkk…. Maless ahhhh… :mrgreen: )

Kebetulan saat itu SF jadi tandem seorang rekan kerja mengunjungi kliennya.
Awalnya SF sih cuma duduk manis karena merasa bukan domain SF… saat klien menjelaskan core businessnya baru deh SF ikutan nimbrung.
Informasi yang SF dapat yakni perusahaan ini mendapat order dari industri motor berupa pipa knalpot. Disini SF mulai usil ikutan nanya (padahal bukan klien SF) “pipa knalpot bagian mana ya? Header hingga sambungan menuju muffler?”
Ternyata tidak…  cuma pipa lurus saja, yang menghubungkan leher/header ke muffler…. untuk header ada suplier yang lain , begitu pula untuk muffler… parts-parts tersebut  dikirim ke perusahaan lain di las lantas difinishing….
Tiap perusahaan pasti ambil margin, belum lagi ongkos transport…. bayangkan ini cuma bikin knalpot saja butuh beberapa perusahaan….

image

Continue Reading

ertiga pasca mudik

Saat mudik kemaren barang-barang sengaja SF tempatkan diatap agar kabin mobil bisa dimaksimalkan untuk ruang istirahat. Penempatan barang di atap ertiga SF termasuk safety kok karena memakai roof rack + Roof bag. Jadi ga pakai barang yang diiket seadanya.

Ada beberapa hal yang ingin SF sampaikan dalam pemakaian roof bag :

– Pemasangan roof bag sangat mempengaruhi stabilitas dan performa mobil. hal ini sangat terasa pada kecepatan 100kpj mobil terasa sedikit bergoyang. lari mobil juga terasa berat serasa ada yang “nggandoli” alias menahan laju mobil. Pernah SF paksa lari hingga 120 kpj, gejala goyang makin berat, kecepatan mobil juga terasa sangat lamban naiknya

roof box

Continue Reading

Setelah beberapa kali jajal rancangan DB killer,  akhirnya SF nemu rancangan DB killer yang cocok meredam knalpot aftermarket Ninja 250.
DBkiller ini berbahan sarangan yang dimodel cone (merucut)   dan dimasukkan dari depan (pangkal)  silencer. Diameter cincin cone harus press dengan diameter sarangan didalam silincer…

image

Continue Reading

Penggantian header ertiga dari 4-1 menjadi 4-2-1 benar-benar mengeluarkan potensi terpendam ertiga…  Buntuti innova atau melewati terios yang lagi kesusu di tol anyer sangat mudah…  Soal konsumsi bbm juga sangat irit..  Bisa 1:20km/liter dengan cacatan mid:avg  bahan bakar pertamax saat kondisi lancar di tol, dan menjadi 1:18,8 km/liter saat gatel tes performa dan macet keluar tol anyer. 

image

Continue Reading

image

Kalau sebelumnya kesan penggantian header ertiga yang standarnya 4-1 menjadi 4-2-1 hanya berupa kesan yang subjektif mengenai perubahan karakter mobil (selengkapnya baca disini).  Kali ini SF mengadakan pengujian terukur disertai foto hasil pengujian.  Seberapa iritnya ertiga GX 2013 setelah ganti header 4-2-1? Silahkan simak hasilnya

Continue Reading

Performa Ertiga memang lebih dari cukup untuk sebuah MPV… lintasan lurus dalam kondisi muatan penuh  mudah meraih 160kpj. Namun beberapa kali pakai ertiga dengan kondisi full menempuh jalur pegunungan, baru terasa sekali penurunan performa mobil 1370cc ini. Setelah googling sana-sini, salah satu penyebab performa ertiga mantab diputaran atas adalah desain knalpotnya. Headernya berkonfigurasi 4-1. Dibeberapa forum yang SF baca desain ini lebih ditujukan untuk mendongkrak performa mobil di putaran atas (monggo googling sendiri, selain header juga dipengaruhi diameter serta panjang sambungan y junction ) bertolak belakang dengan konfigurasi 4-2-1 yang lebih mengejar torsi.

image

Header 4-1

Continue Reading