mancing mania

Awalnya SF mengira permintaan seorang rekan mancing hanya guyonan… beliau minta dibawakan kondom beberapa biji saat memancing nanti.

Jangan berpikir jorok ya… yang berangkat mancing nanti cowok normal semua (semoga…. 😆 ) .

Setelah dijelaskan baru ngehhh….Ternyata ada gunanya juga kondom buat mancing dilaut….

Berdasarkan fishing report beberapa grup mancing, ikan pelagis sedang galak galaknya. Tengiri, GT, baracuda dll. Ikan ikan ini adalah jenis ikan yang berburu dekat dengan permukaan laut.  Nah fungsi kondom adalah sebagai pelampung agar umpan yang berupa ikan hidup ga menyelam kedasar. Biasanya pelampung berupa balon , namun balon sering kali meletus/ ga tahan lama. Nah kondom bisa jadi pengganti pelampung yang awet dan tahan bocor…

Jangan tanyakan gimana caranya kondom jadi pelampung…. imajinasikan sendiri saja 😆

SF sendiri menyarankan bawa plastik wadah gula kiloan. Tapi karena salah seorang member grup mancing punya stok koncom nganggur ya sudahlah….

Saya geli klo disuruh niup….  :mrgreen:

 

Offshore fishing alias mancing di tengah laut cukup menguras biaya meski sewa kapalnya patungan. Peralatan mancing lautnya itu loh, belum lagi fast moving partsnya… bayangin timah pemberat Rp 50rb/kilo aja cuma dapat 3-4 biji ukuran J8-J10, lumayan klo sampai putus kecantol karang atau pas senar disamber baracuda yg terkenal usil. Lainnya : kail, kili2, leader, neklin, dll. Jangan putus asa dulu…. rekan SF dilaut beraneka ragam profesi, dari penjual nasi uduk, satpam, hingga direktur. Artinya biaya bisa disiasati…. !

Kreatifitas dibutuhkan disini…. hal-hal dari yang sepele hingga rumit bisa dilakukan sendiri dengan modal yang jauh lebih murah dibanding beli jadi. Apasaja contoh kreatifitas angler yang  dapat menghemat biaya ? Continue Reading

Overhead reel kenzi marine 300L

Sebenernya 1 saja cukup sih, pilih saja yang kuat sekalian biar bisa angkut semua jenis ikan. 🙂
Tapi kalau sudah hobi, tingkat kesenangannya bakal berkurang… tingkat pegelnya juga beda…
namanya hobi, mancing ya untuk kesenangan.  Beda sama nelayan yang cari ikan buat hidup. Pake handline saja cukup 🙂
Kali ini SF bahas 2 set tackle andalan SF

 

Continue Reading

Beberapa minggu lagi liburan lebaran nih… bagi angler kelas berat sebulan puasa mancing tangan jadi gemeteran kaya orang sakaw 🙂
Nah ga ada salahnya mempersenjatai liburan dengan peralatan pancing portabel yang mudah dibawa kemana-mana. Disebut  juga traveler rod… karena bentuk ringkas sehingga menghemat tempat. Cocok buat yang suka traveling… backpacker apalagi… begitu nemu spot bagus… kluarin joran dari tas , trus mancing/casting dah
Lanjut…. kali ini SF akan share hasil buruan SF di beberapa toko Online dan forum-forum mancing.
Ada 2 tipe pancing portabel . Model antena/ telescopic dan model beberapa sambungan. Tinggal sesuaikan budget.
-Jika ingin joran antena berkualitas coba intip produk shimano seri holiday. Biasanya joran antena kekuatannya diragukan. Tapi untuk ini kekuatan bisa sampai 40Lbs (18 kg lebih) dengan ring fuji (tahan karat dan tahan gesekan extreem) tapi harganya kurleb 1 jt. Istimewanya joran ini kalau dilipat ukurannya cuma 44.5cman

Continue Reading

Lama ga nulis soal motor..  biarin dah… lagian dah kehabisan inspirasi soal motor. Enaknya bahas mancing saja. Kali ini ikan target adalah Tenggiri lokasinya di tanjung pakis karawang…Tenggiri terkenal sebagai ikan penjelajah yang ganas perlawanannya. Dagingnya diapain saja nikmat rasanya…pantas saja jadi favorit pemancing.

Sebelum kapal berlayar … kapten kapal memberikan tips singkat mengenai perburuan tenggiri kali ini.

1. Umpan berupa ikan tembang . Cara mencari ikan dengan cara ngotrek

2. Rangkaiannya wajib memakai wire leader kapten menyarankan ukuran 0,28 dengan kail ukuran 9. Senar utama 0,35-0,37. Sengaja ukuran senar,leader dan kail ga terlalu besar agar umpan kembung/tembang aktif bergerak 

3. Teknik mancing dengan cara ngoncer. Umpan ikan hidup dikaitkan pada kail dan dibiarkan berenang menjauh. Drag reel diset agak kendor. Agar senar ga putus karena hentakan beringas tenggiri yang memakan umpan.

4. STRIKEEEE…!  Santai saja jangan grusa grusu. Drag jangan diset terlalu mati, kalau ikan berontak harusnya reel mengendor…. kalau drag diset terlalu pakem , bisa mocel.  Karena kail, senar dan  wire leader ukurannya ga terlalu besar. Kuncinya… senar harus selalu tegang sewaktu strike dengan ikan tengiri.

5. Reel dan joran kudu pakai yang berkualitas… SF saat itu bawa 3 reel. 1 reel applause 8000 isi senar mono 0,37mm dipinjem kapten dan berhasil strike babon 7 kgan. TIca Cybernetic  isi mono .0,5mm yang ga kepakai karena kebesaran senar, dan terakhir reel ga jelas buat tambak yang terpaksa dipakai karena pakai senar kecil. Kebetulan SF strike pakai reel murah ini, hasilnya mleyat mleyot ga karuan. Kalau dipaksa bisa jebol kali…

Monggo nikmati tonton saja video amatiran ini 🙂


Hasil mancing selasa 28 maret 2017 , SF bersama 4 rekan lainnya sukses mengkapalkan 9 tengiri, dan beberapa ikan dasaran yang ukurannya ga terlalu besar.


Liat liat video mancing luaran rata-rata pake lure buatan sejenis crank bait, minnow, metaljig dan softlure. Teknik mancingnya yakni casting yang intinya bagaimana memainkan reel dan joran sedemikian rupa untuk menciptakan gerakan umpan yang menyerupai mangsa. Target ikannya yakni ikan-ikan predator.

Asyiknya casting dari video video yang SF tonton, bikin SF pengen mencobanya. Segera beli beberapa umpan buatan dari toko online. Biasalah.. .. SF cari yang murah aja :mrgreen: … cukup yang sekitaran -+ 20 rban. Lure yang SF beli berupa minow dan softlure. Beberapa kali mancing , lure-lure ini ga sempet kepake karena situasi ga mendukung (kolam kecil, atau pemancing lagi ramai) 

Akhirnya baru minggu kmaren kepakai juga lure lure ini. Tepatnya di pemancingan daerah tangerang. Sebenernya di kolam ini ada larangan casting. Alasannya mata kail lure yang rata2 menggunakan kail 3mata, 2 biji ( depan belakang) bikin ikan terluka di bagian badannya saat terlepas sewaktu fighting/strike, kalau sudah begitu riskan mati ikannya. 

SF mengakalinya dengan memasang single hook mata satu pada lure yang SF pakai. Jadi meminimalkan resiko terluka badan ikan yang disebabkan kail kedua.

Teknik casting cukup mudah dan efektif ternyata. Lemparkan umpan sejauh  mungkin dan gulung perlahan reelnya. Cara ini efektif untuk minnow lure. Umpan minnow yang ujungnya berlidah akan menyelam dan bergoyang seperti mangsa cedera didalam air. Ini yang menarik perhatian ikan predator. Kalau softlure agak beda… SF memakai teknik Stop N Go , agar lure bergerak naik turun dalam air.

Rata-rata strike terjadi pada lemparan ketiga. Jenis ikan yang ganas, bikin SF berkorban banyak pada acara mancing kali ini. Reel kelas tambak yang biasa SF pakai mancing bawal patah rangka dalemannya sehingga mleyot, 1 umpan soflure dibawa Mangrove Jack (MJ), 2 softlure putus ekornya kena gigi MJ, dan 1 kail minow lepas karena bengkang ringnya. Kondisi2 lure yang SF pakai dadal duel kena gigitan MJ yang menyerupai kakap merah ini

Ternyata teknik casting ini justru lebih efektif dibanding teknik pelampung atau dasaran memakai irisan ikan. Grup sebelah dengan jumlah pemancing 5 angler memakai umpan irisan ikan hasilnya cuma setengahnya dibanding perolehan SF. 

Puas … Sangat Puas…..! pengalaman pertama mancing menggunakan teknik casting ini ternyata bikin SF ketagihan… 

Berikut video serunya pengalaman casting pertama kali menggunakan umpan buatan murahan :mrgreen:

Bulan ber-beran terutama bulan Nopember dan Desember , musim yang kurang baik untuk melaut… SF yang rutin melaut sebulan sekali tentunya sakaw berat dipaksa cuti beberapa bulan. keinginan kuat tapi resiko besar karena baik ombak dan angin dilaut ga bersahabat. Bunda juga merasakan efeknya… rutinitas makan ikan laut segar jadi terganggu… coba beli ikan laut di supermarket besar tetep saja ikannya ga sesegar ikan laut hasil pancingan langsung.

Rekomendasi rekan,SF dikasih tau pemancingan Bakoel desa daerah dadap Tangerang, pemancingan specialist ikan payau dan ikan laut! berbekal Googlemap ,Senin kmaren SF putuskan ksono… karena ikan tambak dangkal , SF putuskan bawa piranti ringan saja… SF yang berencana casting sengaja cuma bawa umpan buatan, seperti minnow, crank bait dan popper.

Senin jam 6 berangkat dari Bekasi ga sampe 2 jam dah sampai lokasi.. keluar tol arah bandara langsung belok kekiri. Tinggal ikuti petunjuk google yang akurat.

4km terakhir kudu melewati jalan sempit yang cukup dilewati 1 mobil dan press berpapasan dengan 1 motor. Untung saat berangkat ga berpapasan dengan mobil lain. Tapi kalaupun papasan jangan kuatir… banyak area yang sengaja disiapkan tiap beberapa meter berupa daratan rata dan beberapa diantaranya disemen jadi aman bagi mobil untuk berpijak.


Sampai dibakoel desa parkir di sebelah papan berisi daftar harga… sempat termenung … mau mancing ikan apa yang worthed dengan harga segitu… muahallll bingitttsss . Harganya sekitar 2 X lipat harga ikan laut di pasaran…monggo listnya liat sendiri

Sayang sangat amat disayangkan… dengan harga segitu pemancingan ini melarang teknik CASTING….!!! dalam hati misuh2 khas Surabaya #@$%^&#^* !!!(sampe keluar semua dah literaturnya)!!!
SF agak protes masalah ini… Tapi pegawainya cuma bilang… ya namanya instruksi dari bos pak.. 

Ya wis dah SF mancing dengan mrengut…. ga seberapa lama umpan gratisan yang disediakan oleh pengelola dilahab seekor Mangrove Jack (yg disebut2 sebagai kakap merah oleh pengelola). Dikolam yang sama selama 3 jam SF berturut2 SF dapat tambahan 2 kakap merah 1 kgan(1 kakap sekitar 1,5 kg lepas karena kail patah!),  1 kerapu 1kg, seekor anakan baramundi/kakap putih 0,2 kg. SF berencana mengakhiri trip ini dengan memancing ikan di kolam 2kg keatas… penasaran sama tarikannya… 10 menit hook ikan besar, sayang rangkaian pancing langsung dibawa ikan ngumpet dibawah saung… akibatnya kail nyantol dan SF terpaksa memutus rangkaian pancing. 

10 menit berikutnya SF merasakan sensasi strike ikan yang cukup besar namun ikan tersebut bukanlah lawan tackle laut meski tergolong light tackle… (kekuatan pancing 15kgan) beberapa menit dah landed ikan kerapu 2kg lebih…Tersenyum penuh duka SF saat mendapatkannya, puas narik tapi mringis bayarnya….!!


Sebenarnya SF ingin merekomendasikan pemancingan bakoel desa kepada angler lain yang kangen sensasi tarikan ikan laut, tapi karena larangan casting SF jadi ogah…. sangat tidak worthed mengeluarkan uang ratusan ribu namun teknik mancingnya Ndak boleh casting pakai umpan buatan.

Alasannya pengelola sering menemukan ikan tewas mengambang dengan luka bagian tubuhnya… luka ini biasa diakibatkan oleh pemakaian lure dengan jumlah kail 2 biji atau lebih dengan 3 mata masing2nya…  

Saran nih… daripada melarang penggunaan teknik casting mending dibolehkan casting dengan catatan kail mata satu dan hanya boleh 1 kail pada tiap lure….!  

Monggo jika ada rekomendasi pemancingan ikan air laut (terutama kakap dan kerapu) yang boleh casting dan lebih terjangkau… pengen coba yang lain….

Awal membeli alat mancing laut SF maunya beli alat sekedarnya saja… Toh belum tentu akan rutin mancing bahkan pesimis bisa kecanduan lagi. Pengalaman pakai alat pancing set alakadar ternyata bikin ga nyaman mancing…. Reel dan joran gedek gedek ga karuan saat reel in ( menggulung senar) padahal belum dapet ikan , cuma nggulung pemberat saja… :Mrgreen: capek pergelangan tangan jelas terasa…. Apalagi waktu dapet ikan…. Sampai ketakutan reel jebol atau joran patah

Karena itu SF putuskan untuk beli set alat pancing yang tangguh buat segala kondisi alias sapu jagad… Makin besar dan kuat joran, maka asumsinya ikan apapun bisa keangkut….  Tetep saja SF cari yang murah… Tapi SF ga ngawur milihnya alias sudah survey  dan baca review sana sini. Termurah dikelasnya namun dengan kualitas yang sudah terbukti…. Reel dengan drag mati lebih dari 20kg SF sikat…. Begitu juga Jorannya sanggup menahan beban 40 Kgan (PE 5-8 )… Kapasitas tali /senar juga sampai 500meter… Pokoknya bisa dipakai ke kepulauan seribu dengan ikan relatif kecil (tapi rame), spot P. Tunda (ikan sedang), maupun ke SMR/binu dengan ikan dengan ukuran lebih besar. Sapu jagad dah pokoknya

Saat jajal di P. Tunda set pancing tersebut memang sangat diandalkan. Dengan mudah mengkanvaskan ikan dengan ukuran lumayan…. Terlalu mudah malah…. Kata temen tackle set yang SF miliki terlalu overkill… Bayangin tacke set yang sanggup gaet ikan puluhan KG buat melawan ikan dibawah 5 kg…. Pernah juga dapet mundu diatas 15 kg… tapi juga cukup cepat meng KO ikan tersebut.

Mancing saat ini nampaknya jadi hobi baru SF…. Nulis, motor, aquascape, dll malah sering ngalah sama mancing 😆 , SF makin rajin ikut forum mancing, sering liat youtube, dan rajin ikutan grup mancing…  Satu informasi yang cukup menarik perhatian adalah: Mancing dilaut menggunakan piranti ringan ternyata lebih seru. Fight dengan ikan 4 kg saja rasanya seperti fight dengan ikan belasan KG. 

Akhirnya ga kuat juga nahan godaan… Nambah lagi deh piranti ringan… Kali ini SF padukan Reel dengan drag mati 10KG dengan joran ringan kelas 5-15 kg dengan action lentur (PE 1-3). Ternyata benar…. Sensasinya luar biasa…  Beruntunglah SF sempat fight dengan HIU threserer 3-4 kg . Joran melengkung indah sampai nyelup air laut… Reel sempat ngulur beberapa saat. Sensasinya lebih yahud dibanding joran kelas berat … sayang Hiu tewas saat akan dilepas (nelen mata kail )


SF coba ulas perbandingan joran kelas berat dan ringan selama memakai piranti  diatas :

Piranti kelas berat : 

– piranti ini cenderung berat… Cocoknya buat dasaran dan trolling . Klo dipegangin terus jelas terasa capeknya… Bayangin.. reelnya saja beratnya 1 KG. Klo main dasaran kan pangkal joran bisa disangga badan . Kalau Trolling malah ga perlu megangin joran…. Taruh saja joran pada lubang yang disediakan dikapal 

– ga kuatir dapet ikan jenis apapun, besar kecil angkut semua….

– bisa dipakai di perairan dangkal, maupun perairan yang sangat dalam

– ukuran joran dan reel gedhe lebih mantap performanya… Lebih stabil saat reel in… FYI timah pemberat untuk mancing dilaut bisa berukuran diatas 300 gram ya….. Kalau ngulungnya cuma beberapa meter sih enteng saja. Kita ngomongin laut yang dalemnya 30- 150 meter . Piranti besar bisa lebih cepat dan mudah menaikkan kail untuk sekedar cek umpan. Dengan lebih mudah dan cepat pula menaikkan ikan buruan.

– Terlalu kuatnya piranti ini, beberapa angler justru menganggap dapat mengurangi kesenangan mancing, ga ada tantangannya…. Siapapun dengan skill terbatas bisa menanganinya…..  too Overkill 

– lain halnya jika diperairan dalam (diatas 100M) piranti ini sepertinya lebih dapat diandalkan dan lebih aman… Maklum kemungkinan dapet ikan diatas 10 KG masih besar.

Piranti kelas ringan

– ringan bikin ga capek saat digunakan dengan teknik apapun. Jigging (memainkan umpan tiruan) atau dasaran juga bisa. Kalau trolling  (umpan ditarik kapal berjalan) jelas beresiko karena reel kekuatannya lebih kecil, kapasitas senar juga terbatas… Kalau umpan disamber tengiri , trus tengirinya renang ke arah berlawanan ya habis tuh senar…. Kalau drag reel dikuatin bisa jebol reel / patah jorannya
– joran lebih sensitif mendeteksi gigitan ikan

– sensasi saat mendapatkan ikan sungguh luar biasa… Jika beruntung piranti 15 kg ,  bisa menaklukkan ikan diatas 30 kg…. Tapi ya waktunya luamaaa… Puas dah fightnya….

– kepuasan narik ikan dengan piranti ringan bukannya tanpa resiko… Namanya laut ikannya ga terprediksi… Kalau kena babon ya resiko senar putus/joran patah . Saat fight dengan ikan besar juga timbul masalah…. Kalau ikannya lari kanan kiri ( karena kelamaan gulungnya) bisa nyambit senar tetangga kanan kiri

– Piranti kelas ringan biasanya kapasitas senar terbatas begitu juga kekuatan senarnya. Otomatis ngeri-ngeri sedap dipakai di perairan dalam dengan target ikan yang melebihi limit piranti

Kalau ngomongin budget mancing laut ga mahal kok.. bisa cuma puluhan ribu… pake tehnik handline..  cukup beli senar mono dan tempat untuk menggulung. Ada budget lebih bisa nambah sarung tangan biar tangan ga sobek saat strike ikan besar 🙂 . Nelayan di P. Tunda bisa dapet ikan diatas 10 kg pake tehnik ini  :)… ngapain mahal2 wong tujuannya nyari duit ….

image

Tapi klo sport & fun fishing jelas beda donk….
Ada 3 bagian utama dari alat mancing laut yakni joran ,reel dan senar.
Besaran budgetnya tentu tergantung dengan ikan yang ditargetkan… tapi kalau dilaut tentunya  tak dapat terprediksi… paling aman pasang target agak tinggi.
Kali ini SF share piranti mancing medium… kenapa medium? Karena aman buat mancing disekitaran Jakarta dan ada kemungkinan selamat buat mancing di SMR/binuangen 🙂

image

Continue Reading

Pengalaman pertama dengan gabus laut seukuran kaki … lepas dari gancu saat diangkat dari air (baca disini). pengalaman kedua weekend kemaren… edisi sakaw mancing sebelum puasa….

dengan piranti yang sama SF berhasil strike ikan karangan (sepertinya kerapu, karena saat itu kami strike banyak kerapu). spec pancingan sebagai berikut : Main Line kekuatan sekitar 25 kg, leader fluoro 19 kg, rods PE5(20kgan), dan reel 8000 dengan kekuatan drag maksimal 10kg.

kerapu2

joran kekuatan 25 kg melengkung tajam meladeni tarikan ikan

Continue Reading