mobil

Senin malam seminggu lalu SF kaget dikabari  Ortu di Surabaya jika taruna mogok dan ga bisa dihidupkan lagi. Posisinya pas deket Beres daihatsu. Jadi langsung saja mobilnya  didorong masuk bengkel


Keesokan harinya SF kembali dikabari oleh ortu , ternyata penyebab mogok adalah timing belt putus… setengah ga percaya SF mendengarnya… timing belt itu terhitung baru ga sampe 8000 km umurnya… lah kok dah putus. 2 kali timing belt taruna putus padahal usia tergolong muda…. yang pertama putus di tol padahal timing belt baru berumur setahun. Yang kedua ya kejadian kemaren itu…

Singkat kata ongkos ditaksir sekitar 1.350rb… kalau cuma ganti timing belt… Ndilalah pas belt dipasang dan mobil dihidupkan, suara mobil sangat berisik… pihak daihatsu memastikan bahwa klep bengkok dan harus bongkar mesin…. ongkosnya ditaksir 4,5jt… :o:

Jelas saja puyeng… kejadian putus pertama dulu jeroan aman kok… padahal putus pas kecepatan tinggi …. cuma ganti belt dan langsung beres. Lah sekarang kok apes kena klepnya.

SF sempatkan interlokal dari Jakarta untuk konsultasi masalah belt yang gampang sekali putus… Ortu SF memberikan nomer HP Bapak Sulu. Bapak Sulu selaku mekanik yang menangani taruna SF memastikan penyebab putusnya belt adalah adanya kebocoran oli didalam ruang timing belt. Saat mobil dihidupkan dan melaju, kebocoran oli “nyiprat” mengenai belt…. itu yang bikin belt getas dan gampang putus! 

Kejadian oli rembes pada taruna SF memang sudah lama terjadi…sebelum putus belt yang pertama kebocoran sudah ada. Saat itu SF sempat bawa ke bengkel dan sudah diatasi masalah bocornya, yang katanya berasal dari blok bawah. Setelah itu muncul lagi bocor… jadi SF kira kebocoran blok bawah terulang lagi. 


Belum sempet SF tangani, SF ganti mobil Ertiga, sedangkan si Tarubi (Taruna Biru) SF kirimn ke Surabaya untuk menemani Ortu SF…  Saat perjalanan dari Bekasi menuju Surabaya itu timing belt putus untuk pertama kalinya di kecepatan 120 (menurut cerita adik SF yang bawa mobilnya)

Setelah kasus Putus kedua ini baru ketahuan… kebocoran oli berasal dari beberapa seal di dalam ruang timing belt… !bukan dari bagian bawah mesin yang sebelumnya sudah diatasi… 

Itulah penyebab umur timing belt jadi pendek …. timing belt getas kena cipratan oli!

Ada alasannya mobil SF diparkir diluar padahal ada garasi. Adalah seorang tetangga kaya raya yang punya 3 mobil dimana garasinya cuma 1… akhirnya kedua mobilnya parkir depan rumahnya dan dikanan kiri depan rumah tetangganya.

Jalan didepan rumah SF diperuntukkan khusus penghuni sederet dengan rumah SF . Ada 2 jalan yang masing masing bisa untuk papasan mobil. Jadi meski SF parkir diluar rumah mobil masih bisa lewat (meski jarang karena rumah pojokan)

Jika mobil SF ditaruh didalam carport. Tetangga tersebut akan parkir di seberang rumah SF karena disitu ada pohon rimbun. Akibatnya nyonya yang setiap siang hari jemput sekolah faiz kerepotan untuk mengeluarkan mobil. 

Karena SF parkir pas depan rumah, Tetangga  tersebut akhirnya parkir didepan tetangga lain. Sering kali terjadi jalan tersebut ga bisa dilewati mobil karena mobilnya memenuhi ruas jalan… untung masih bisa lewat sisi jalan yang lain. 


Atap mobil adalah bidang cukup luas. Banyak yang bisa dieksploitasi di area ini… SF beri contoh beberapa variasi yang bisa ditemplokin di atap mobil

1. Antena

Antena standar sering mengganggu pemilik mobil yang sering memakaikan selimut mobil untuk kendaraannya… banyak yang mengganti antena ori model stik menjadi model sirip hiu, agar tidak mudah patah atau merobek selimut mobil… bukan hanya bermanfaat menangkap sinyal radio, antena ini juga mempermanis tampilan.

2. Roof rail

Variasi yang membujur dari depan ke belakang. Kebanyakan roofrail variasi ditempel ke atap mobil menggunakan double tape. Untuk gaya sih oke, tapi tidak direkomendasikan untuk membawa barang bawaan . SF pernah menyaksikan sendiri roofrail lepas saat digunakan membawa beban berat. (Klik disini ). Beda dengan roofrail bawaan asli mobil. Biasanya sudah dibaut ke atap mobil. Jadi kalau ingin kuat, kudu rela bolongin atap mobil saat pasang roofrail

Roofrail bawaan taruna, crossbar,roofrack

3. Crossbar

Berupa sepasang besi melintang diatap mobil. Gunanya sebagai alas/tatakan roofbox/roofrack atau lampu offroad…atau hanya sebagai pemanis. Dudukannya bisa di roofrail bawaan mobil, atau di jepit diatas pintu.

4. Roofbox

Box dari plastik/fiber untuk menyimpan barang diatap mobil. Biasa dipasang diatas crossbar. Barang lebih aman ditaruh diatap mobil karena melindungi dari hujan dan maling karena box tertutup.

5. Roofrack

Rak yang dipasang diatas mobil berguna menampung barang-barang. Biasanya dipadukan dengan terpal atau roof bag untuk melindungi barang dari hujan

6. Roofbag

Tas besar untuk menyimpan barang-barang diatas mobil. Biasa ditaruh diatas rak mobil/roofrack. Pemasangannya mudah karena tinggal “klik” kan tali2nya ke bodi roof rack. Kelebihan dibanding roof box yakni bentuk tas bisa menyesuaikan bentuk barang, dan tidak butuh ruang penyimpanan yang besar. Karena saat dilipat bentuknya sebesar tas sekolah.

7. Windshield

Beberapa pengguna crossbar mengeluhkan suara turbulansi angin pada kecepatan tinggi, windshield ini digunakan untuk aerodinamika dan menghilangkan suara angin.

8.Spoiler

Spoiler atau sayap belakang dalam dunia balap berfungsi menambah kestabilan dan daya cengkeram mobil saat kecepatan tinggi, kalau buat harian mah buat gaya gayaan kali yak…. 🙂 . SF juga pasang di ertiga (klik disini ) biar ga bosen liat pantat ertiga yang terlalu minimalis.
Selanjutnya SF bagi Tips menaruh barang diatap mobil untuk perjalanan jauh :

1. Ingin pasang box mobil? Tinggal beli cross bar dan boxnya. Di toko online ada merk lokat yang sepaket harganya kurang dari 3 jt

2. Barang yang dibawa dimensi besar namun ringan. Modalnya pake cross bar , roofrack, kalau ingin barang terlindung dari hujan tambahi terpal+tali atau roof bag. 

SF Sendiri cukup nyaman memakai crossbar, roofrack dan roofbag… sudah ada 6 kali mudik PP Bekasi-Surabaya dengan menaruh barang diatas mobil (3 kali dengan taruna, 3 kali dengan ertiga), tidak pernah mendapat masalah berarti. Paling paling barang ada yang sedikit basah saat hujan deras. Handling dan performa memang sedikit terganggu tapi hanya pada kecepatan tinggi. Enaknya kabin didalam mobil sangat lapang…. anak anak ga berebut jok untuk tidur nyaman… bahkan SF sering lipat jok tengah ertiga saat mudik, buat tempat tidur anak2. Mudik lebaran lebih dari 24 jam dah biasa dijalani… anak2 ga ada yang protes tuh…. 

Jadi sayang kan jika atap mobil seluas itu ga dimanfaatkan

Sebenarnya dah sering SF lihat innova lepas spakbor depannya, rata-rata saat perjalanan diluar kota… sebagian besar yang SF sering liat sih kiri depan. 

Nah Senin kmaren baru deh bunda berhasil shoot penampakannya saat menuju tangerang.

Bahan kepet yang lentur mungkin kurang kuat menahan cipratan kotoran dan angin, akibatnya pengaitnya gampang lepas.

Mungkin jadi pelajaran bagi pemilik innova untuk ngecek spakbor depannya saat akan bepergian jauh. 

Setelah punya Taruna lantas ganti Ertiga SF merasakan perbedaan yang mencolok yakni gigi bawah ertiga nafasnya lebih panjang dibanding taruna  . Saat kmaren seharian berkesempatan jajal Proton Exora 2011 milik kerabat SF , lebih kaget lagi… gigi bawahnya sangat amat panjang. Beberapa kali SF sempat kecele, SF kira salah masuk gigi 4 setelah gigi 1… eh ternyata dah bener 2 , ini karena mobil ga mau melaju bahkan nglitik saat dipaksa akselerasi di gigi 2… jadi penggunaan gigi satu jadi sangat dominan diperkotaan, tapi akselerasi awal sedikit berat. Enaknya mesin ga terlalu sering meraung  dan terlalu sering pindah gigi kalau nyetirnya nyantai

Entah karena mobil dah berumur atau bawaan dari sononya. Kopling dan persenelengnya cukup keras bahkan lebih keras dibanding taruna 2003 milik SF dulu. Satu lagi yang menarik… tuas saklar lampu/sein dan wiper tidak seperti mobil jepang dimana wiper dikiri dan lampu/sein dikanan. Awal mau jalan langsung salah nyalain wiper padahal mau ngesein. :mrgreen:

Suara mesin terdengar sedikit mendengung masuk kabin, tapi masih ditolerir. Kenyamanan kabin cukup lumayan sih, AC juga cepet dingin. Tapi karena konsen SF terpecah pada setelan kopling yang sangat cekak (dilepas dikit mobil dah melaju, jadi beberapa mati mesin dah…bkwkwkw) jadi agak kurang perhatian pada kenyamanan. Tapi jelasnya anak dan istri merasa nyaman , sama kaya ertiga katanya.. shocknya juga empuk.

Posisi driving bisa dibilang mirip ertiga , lebih ke sedan dibanding MPV. Dan SF ga merasa sedang menaiki mobil yang LEBIH LEBAR dibanding Innova. (Gak percaya monggo googling dhewee ) pantes saja kemaren saat keluar rame-rame ga merasa dempet-dempetan. Dashboard lumayan lah… ga terlalu ketinggalan untuk ukuran mobil keluaran 2011. Electric mirror dah ada, power windows dan central lock jangan tanya…pasti ada lah…. 

pintu belakang dibuka keatas, persis ertiga, pegas penyangga sangat kuat menyangga pintu belakang sampai mentok. Ga seperti ertiga yang pegas pintunya sangat letoy ga sanggup menyangga penuh pintu ertiga.

Saat naik Innova , SF merasa kurang PD di kemacetan juga untuk nyelip. Begitu naik Exora nyaman- nyaman saja nyelip di kemacetan. Mungkin karena lebih rendah kali ya. 

Exora bisa jadi alternatif bagi yang ingin mobil 7 seater yang lega (bisa 8 seater kali ya 🙂 ) dengan harga yang lebih terjangkau dibanding Innova. 

80 juta untuk  exora keluaran 2011, beruntung kerabat SF ini dapat mobil yang kondisinya tergolong mulus dan terawat.

AC sepertinya jadi fitur sangat penting bagi mobil saat ini… ga kebayang di jakarta AC mobil mati siang hari pas macet…. kaya di oven dah…

Agar AC awet tentunya perlu adanya filter. Agar debu ga langsung ngumpul di komponen daleman AC… filter ac bermanfaat menyaring debu agar tidak tidak tersedot blower masuk ke kisi-kisi evaporator. Bukan hanya debu, bakteri sebagai sumber penyakit pernafasan juga dapat tersaring oleh filter ac. Filter AC berbahan karbon bahkan dapat menghilangkan bau tidak sedap.

Siang kemaren SF penasaran dengan rekan SF kedatangan paket dari toko online. Isinya sepaket Rumah Filter AC plus Filter AC buat Avanza 2013. Rekan SF bercerita jika di Avanza memang tidak ada box filter acnya…  ketahuan setelah istri rekan SF mengeluh AC bau tidak sedap dan bau… pantesan teryata avanzanya ga ada filter ac dari sononya… ternyata banyak mobil Jepang yang memang tidak ada filter ac dari sononya, selain Avanza yang SF tau juga  rush dan ertiga. Kalau di ertiga sudah ada box filter acnya… jadi tinggal beli filternya saja, saran SF beli sekalian yang karbon …

Jangan terlambat… cek kendaraan anda apakah sudah ada filter acnya…jangan tunggu ac jadi bau dan kurang dingin… letaknya biasanya ada di balik dasboard , kebanyakan di dalam laci kiri

Sekedar share Saat ganti oli kemaren SF instruksikan mekanik untuk cek filter AC… ternyata filter AC yang baru berumur 10rb km itu dah kotor luar biasa…. ada secangkir kali debunya… kuotor bgt… bentuk filter bergerigi bahkan nampak rata dihuni debu…. ga kebayang kalau ga ada filter ac… 

anehnya fitur seperti ini malah diabaikan dan dianggap ga penting bagi pabrikan…

Filter Ac makin cepat kotor jika dek / dasar mobil jarang dibersihkan, dan sering buka kaca mobil saat melaju.

Semoga bermanfaat.

Diesel terkenal dengan mesin yang mengasilkan torsi besar dan irit, cocok untuk mobil yang biasa bawa beban berat seperti mobil niaga dan mobil penumpang. Dengan torsi besar , mobil berasa lebih santai menghela beban berat. Iritnya jelas… effisiensi diesel lebih baik dalam mengubah campuran solar + udara menjadi tenaga. Iritnya diesel nah ini yang dicari…. tapiiii.. mesin diesel modern seperti technologi yang akan dipakai ertiga ini butuh solar yang berkualitas…  harganya pertamina dex diatas pertamax 92.  Efek penggunaan solar murah silahkan baca disini . Jelasnya kudu ada penyesuaikan bagi ertiga diesel agar bisa menenggak solar murah.

Kasus di India, ertiga diesel menjadi mobil yang banyak direkomendasikan…lah solar disana jauh lebih murah dibanding bensinnya… bahkan disono ertiga diesel dibandingkan dengan innova diesel . Yang mengejutkan performa lebih baik ertiga begitu juga konsumsi bahan bakarnya…  nih contoh reviewnya


Nah kalau dibandingkan ertiga bensin kira-kira gimana ya…?

Ertiga diesel akan menawarkan keiritan lebih baik, mesin lebih bandel dan harusnya lebih hemat perawatannya, torsi lebih besar yang akan berpengaruh saat membawa beban berat, namun ada hal yang akan mengganjal penjualanannya… suzuki belum berpengalaman dengan mesin diesel, harga ertiga diesel lebih mahal (mengacu chev spin bisa selisih 25 jt antara mesin bensin dan dieselnya). Ertiga bensin juga bukan mobil yang terkenal boros… bahkan beberapa tahun belakangan jadi mobil teririt kelas MPV, performanya sedikit lebih baik dibanding diesel, getaran mesin bensin lebih kecil dibanding diesel . 

Akan jadi masalah lagi jika sampai ertiga diesel tidak direkomendasikan pakai solar murah… makin bimbang calon buyernya… suzuki kudu bikin penyesuaian disini… ataukah mungkin seperti spin diesel yang mesin sama dengan ertiga diesel namun di Indonesia power tersunat jadi 75 ps . (Ertiga diesel di India powernya 90 PS ) agar bisa telan solar murah?

Sekarang bagaimana jika SF yang ditanyai…. ? 

Bakal milih innova diesel modif alto… kwkwkwkwk… ngaco…! 😆 

sepertinya bakal tetep milih bensin… harga jelas lebih murah dibanding diesel dan dapat fitur sama pula.  Tingkat keborosan versi bensin masih ditolerir 🙂 ertiga SF klo ke Surabaya MID biasa kena sekitar 1:17 , performa lebih dari cukup, BBM premium sampai pertamax plus ga ada masalah,  suzuki terkenal murah perawatannya, dannn…. alasan sepele, nyonya ga suka bau hasil pembakaran solar.

Just sharing secuil pengalaman saat balik dari Surabaya menuju Bekasi seminggu lalu. Karena SF mengantisipasi jika arus balik kali ini akan lebih melelahkan dibanding berangkat kmaren, sejak keberangkatan SF sedikit melaju agak nyantai. Di kawasan Tuban yang jalurnya terdiri dari 1 jalur utama dan 1 jalur motor, SF terhalang oleh 2 buah truk yang beriringan terlalu pelan… Sabar sih sabar tapi ya gregeten kalau gini. Karena itu SF putuskan untuk menyalip truk tersebut satu persatu…. Lalu lintas dari arah berlawanan cukup padat, karena itu SF agak lama di belakang truk tersebut… Begitu ada moment SF segera menyalip truk, meski di arah berlawanan nampak innova agak kencang tapi masih lumayan jaraknya… (Pas lah batin SF) … Pas sejajar dengan truk… Baru ketahuan ternyata didepan truk (diantara 2 truk )tersebut ada mobil mungil ga jelas apa merknya(lebih kecil dari agya/ayla, mungkin ceria/visto). SF sambil mengurangi kecepatan , mencoba masuk disamping mobil mungil tersebut. Untung innovanya agak ngalah dan ambil jalur motor…. Dan mobil mungil tersebut agak minggir. 

Hanya Ilustrasi

Slamet…slamettt……. 

Mobil mungil sebenarnya kurang afdol untuk perjalanan jalur propinsi. Bodi ringan mudah terhempas jalanan bergelombang/rusak serta hempasan angin dari kendaraan besar. Karena itu ngeri untuk melaju kencang… Masalah yang lain, mobil demikian ini lebih tidak terpantau pengendara lain… Apalagi pada jalur kendaraan besar…. 

Taruna SF tercatat 3 kali turing Jakarta Surabaya sebelum dikandangkan di kediaman SF di Surabaya untuk kereta kencana orang tua. Ertiga SF juga 3 kali turing Jakarta-Surabaya

image

Bagaimana kesan menggunakan kedua mobil tersebut untuk perjalanan jauh? Baca selengkapnya ulasan dibawah ini…. Continue Reading