Nmax

zeneos Nmax belakang

SF beli sepaket ban zeneos milano depan belakang dah beberapa waktu lalu . mumpung ada promo dari salah satu toko online. Zeneos yang SF beli ukurannya setingkat diatas ban standar Nmax. depan jadi 120/70 belakang 140/70 . Sempat mau ambil yang 150/70 buat belakang, tapi ga jadi…. Bunda pasti ngomel karena makin jinjit… beresiko juga kalau dipake nyonya bonceng 2 bocah Continue Reading

SF tergolong blogger yang kurang aktif berkarya, masalah mood saja… nah selang beberapa hari setelah peluncuran PCX lokal… SF yang jarang memfollow berita-berita otomotif , dapat pertanyaan dari 3 rekan / pengunjung blog. Intinya sama…. mending beli mana Nmax dan PCX.
Jawabannya hampir sama SF berusaha mengembalikan keputusan pada mereka, dengan beberapa pertimbangan dan opini. Benar SF pengguna harian Nmax, tapi PCX hanya SF dapat dari literatur saja.

Kelebihan Nmax handling superb, daya rekat ban dan rem top level. Mesin responsif, motor bandel…. SF tergolong males ngebengkel palingan rutin ganti oli di 2000 atau pas khilaf 2500 km sekalian bersihkan filter udara dibengkel umum. Setelah gratisan servis berakhir SF cuma 2 kali mampir bengkel resmi pertama karena saatnya ganti belt sekalian roller dan rumah roller karena memang sudah waktunya( 25rb km), dan yang kedua mogok karena bensin kecampur air. Soal kemampuan menahan beban berat jangan tanya…. Nmax SF rutin boncengan sekeluarga.

Yang paling menjengkelkan soal Nmax adalah shock keras … karena shocknya sendiri yang luar biasa konyol kerasnya dan sudut shock yang terlalu tegak, dan melemahan lain yakni kemampuan melibas banjir yang parah… kalah sama beat/matic kecil. Motor2 itu masih melaju di genangan air cukup lumayan, Nmax cuma meraung raung tapi motor ogah melaju karena selip.

Gimana soal PCX… berdasarkan literatur saja yah… ada beberapa fitur dan Kelebihan PCX yang bikin SF pun ingin melamarnya… fitur ini yang telak mempermalukan Nmax , bikin Nmax terlihat tertinggal bebererapa abad :mrgreen:

PCX ada ISS , dimana mesin mati jika beberapa saat motor berhenti total, Nmax kagak ada!

PCX ada colokan charger, Nmax kagak ada!

PCX ada alarm dan keyless system. NMax pake kunci biasa seperti motor puluhan tahun lalu :mrgreen:

Ban pcx sekarang ga cemen dah kekar loh ukuran 120 buat belakang… memang sedikit lebih kecil dibanding Nmax yang 130… TAPI pcx dah pakai velg 14″ yang punya keunggulan lebih stabil dan lebih mentolerir jalanan ga rata dibanding velg yang lebih kecil diameternya.

Tampilan PCX tampak elegan, Nmax sporty klo ini soal selera sih…

Ada sedikit concern SF terhadap PCX… jika CVTnya plek dengan vario. Maka ada yang harus dibenahi… banyak kasus vario bergetar dan tersendat tersendat saat awal akselerasi, kemungkinan besar masalah pada kampas kopling yang permukaannya kurang luas. Semoga hal ini tidak menimpa PCX baru… solusi gampang… ahm jiplak saja kampas Nmax karena itu solusi yang diambil oleh pemilik vario lama 😆

Kapasitas bensin pcx 8 liter dibanding Nmax 6.6liter… cocok bagi orang yang males buang waktu di pom bensin

Nah sekarang masalah harga. Harga akan tidak beda jauh sekitar sejutaan untuk tipe terendah… inilah yang bakal telak memukul Nmax. Fitur PCX sepertinya cukup berlebihan dibanding selisih harga dengan Nmax.

Bagaimana prediksi SF….? Nmax bakal terpukul… akan di gerogoti bahkan pasarnya akan dirampok PCX , bukan mustahil PCX menggantikan posisi Nmax sebagai raja baru skutik selonjoran.

Terlambat…. terlalu pelit Yamaha memfacelift Nmax 2018… perubahan warna velg, shock tabung, tampilan speedo, dan desain jok akan susah digunakan untuk menangkis serangan PCX.

Meski performa Nmax sepertinya masih diatas PCX. Namun selama ini performa sama sekali tidak menjamin penjualan… ga percaya? Cek aja dah sendiri gimana penjualan beat vs mio, NVL vs CB gimana?!

Artikel diatas seakan SF mengagungkan PCX, namun knapa SF menganjurkan calon buyer untuk lebih baik membandingkan dulu secara langsung antara pcx dan nmax?. Kenyamanan bermotor bukan hanya dari baca artikel saja… coba sendiri… cocokkah dengan ergonominya, ketinggian kah, nyamankan…. gimana soal delivery powernya…, handlingnya? Sejauh mana calon buyer bisa mentolerir kelemahan produk yang akan dibelinya…. kalau sudah yakin dan cinta, lupakan opini blogger dan orang lain…. bukan mereka yang membelikannya untukmu.

Masing masing orang akan mungkin beda pendapatnya… opini dan kesan blogger juga akan beda dengan pembaca. Blogger mungkin sebagai pengingat …jangan emosional saat milih motor daripada menyesal kemudian. Motor ini ada ini itunya loh motor lain kagak….  motor ini kelemahannya ini loh….dll

Sebagai pemakai Nmax kok SF malah kliatan belain PCX… ini semata-mata biar yamaha sadar….  saingan mereka adalah pimpinan pasar! Kasih fitur lebih saja motor jualannya kalah bersaing dengan produk pimpinan pasar… apalagi kalau kalah fitur….

Nah kalau yamaha nambahi fitur Nmax paling tidak Nmax ga anjlok penjualannya, calon konsumen juga yang mesem… calon motor motor yang bakal dibeli fiturnya makin lengkap 😆

Trus SF sendiri milih mana? Ya tetep jajal dulu…. !

Klo katakanlah ga ada kesempatan jajal 2 2 nya … sepertinya pcx lebih menggiurkan

Tapi …Kondisi sekarang SF dah punya Nmax… motor ini sudah diset sesuai keinginan SF. Shock ganti super duper empuk, jok model sofa yang bikin terlena, windshield dah ditinggiin melindungi dada dari terpaan angin langsung, mesin dah disetting untuk perkotaan… cukup disayangkan jika ganti PCX.

Motor apapun punya kelemahan… kalau ngaku biker sejati bisa lah cari cara mengatasi kelemahan itu… kalau ga bisa ya….  life with it!

Hati- hati gan jika pasang Spion R25 ke Nmax dengan cara melubangi bodi. Nmax SF sudah sekitar 2 tahun memasangnya. Nah beberapa waktu lalu timbul masalah berupa keluar bunyi getaran saat melewati jalan keriting.

Spion R25 plus dudukan untuk Nmax

Sempat SF pusing dibuatnya… cek dudukan plat nomor aman ga goyang, dudukan windshield rapat, spion juga kokoh. Akhirnya SF coba buka bodi Nmax bagian depan. Baru deh ketahuan masalahnya. Continue Reading

Mau dibilang ranjau Paku tapi bentuknya sudah ga berupa Paku. Jadi sebut saja ranjau pengempis Ban. Ertiga kena Ranjau baut yang dibalik dengan tatakan plat besi.

Ranjau paku/baut

Sedangkan Nmax tadi pagi, ini sudah kali ke tiga kena ranjau pengempes ban kena 2 tusuk lagi !. Model ranjaunya berupa aluminium kecil yang panjangnya kira2 setengah tusuk gigi. Penampangnya 1/2 lingkaran. Diameter 3mm, Ini penampakannya :

Bentuk ranjau pengempes ban

Rupanya pelaku pengempesan ban mensiasati agar ranjaunya tidak dapat tersapu oleh tim Saber (sapu bersih) yang menggunakan magnet untuk pembersih ranjau paku. Aluminium ga nempel di magnet…

Lokasi ranjau diprediksi di MT haryono mulai lampu merah flyover cawang kearah pancoran) sampai Lakespra (monumen pesawat seberang stasiun cawang)

Lokasi ranjau paku

2 kali SF tambal ban di pengadegan timur raya (titik biru di peta), 1 kali baru ketahuan saat SF dah dirumah (jenis ranjau yang sama). Menurut tukang ban tersebut, hati hati melintas di MT haryono. Mending ambil jalur tengah…. Lah SF sendiri mau belok kiri di lakespra masak ambil jalur tengah .

Ga mau menuduh siapapun, daripada salah nuduh malah dosa….Semoga pelakunya segera insyaf dan di beri hidayah oleh Allah SWT

 

Umur gromet/mur windsheld Nmax pada motor SF, ga sampai berumur 2 tahun. Model mur yang tertanam didalam karet bikin ga bisa awet. Masalahnya sering kali Mur lepas dari karetnya, sehingga ga bisa dipakai lagi.
Kalau ga ingin repot, beli saja mur windshield baru ke bengkel
Solusi lainnya bisa bikin sendiri…. tinggal pakai mur kecil (klo ga salah ukuran 8) yang dipaksa masuk kedalam potongan selang bensin. Caranya gampang lihat gambar berikut ini

Mur windshield nmax DIY

 

Continue Reading

Windshield pertama Nmax beli karena khilaf. Windshield sangat tinggi dan warnanya hitam. Kalau siang sih ga masalah, tapi begitu malam dan apalagi hujan windshield malah menghalangi pandangan. Ganti yang bening dan lebih pendek… Sebenarnya ga ada masalah dengan windshield ini. Namun setelah pemasangan alarm BRT yang mengharuskan bongkar pasang windshield, jadi  timbul masalah. Mur windshield yang nempel pada dudukan di balik tameng depan doll. Saat berusaha membetulkan sendiri dirumah malah bencana. Windshield retak dibagian lubang bautnya (ngrapetin sambil gemes, begitu dah jadinya 😂 )

Beberapa minggu pake orinya dah… Tapi bosen juga ya…. Manfaat windshield yang melindungi tubuh pengendara dari angin jadi ilang gara2 windshield ori kekecilan.

Awalnya SF tertarik windshield asesori resmi yamaha… Tapi kok harganya nggilani.

Akhirnya cari yang lain di tokopedia…. Searchnya pake cara biasanya… Masukkan kata kunci, filter daerah Jabotabek (agar bisa ojek online langsung nyampai), lalu di sort harga yang terendah … 😇. Nemu dah windshield yang dimaksud. Nama sellernya my istana motor. Jangan kuatir ini bukan endorse , SF beli kok, bukan gratisan apalagi bonusan.

Awalnya ga berharap banyak, minimal sama kaya Windshield sebelumnya. Saat barang sampai , ga sabar SF langsung bongkar tuh barang. Packing Std cukup rapi dan ga kuatir baret saat pengiriman.

Windshield siap pasang. Sudah lengkap dengan spacer, ring karet, dan baut

Continue Reading

Sepulang kantor Nmax yang bermasalah kemaren terpaksa diinapkan ke  bengkel resmi.(baca artikel terkait disini ) Meski esoknya SF dilanda kesibukan ditempat kerja, SF sempatkan telpon ke bengkel resmi yamaha iwata harapan indah bekasi.

Nmax terpaksa nginep di bengkel resmi

Continue Reading

Seminggu sebelum lebaran SF servis Nmax karena indikator V belt sudah menyala. ( baca selengkapnya disini ) , Nmax sempat dipakai kerja 3 harian , sebelum ditinggal mudik selama 2 minggu.

Hari kamis kemarin , Nmax kembali dipakai kerja. 5 km pertama ga ada masalah. Namun tiba- tiba Nmax mati mendadak saat tutup grip gas, di stater Nmax kembali menyala… namun tidak lama kemudian saat lampu merah Nmax kembali koit. Kejadian ini berulang kali terjadi saat grip gas ditutup…. untuk itu SF sengaja sedikit gantung gas di jalanan merambat…. tersiksa sekali. Tangan pegel menahan rem , sembari menyeimbangkan motor.

Seperti biasa tiap pagi sebelum sampai kantor , SF mampir sarapan di jalan. Sekalian SF ngaso  dulu karena disiksa Nmax yang lagi rewel. Abis sarapan lah kok Nmax normal lagi…. SF standar tengah, hidupkan motor dan di gas-gas mentok kemudian di stasionerkan , lah kok normal… tapi itu cuma sementara… beberapa menit kemudian SF kena perlintasan kereta. Kumat lagi dah… si Nmax Ngambegggg!!! Mesin mati… SF coba hidupkan Motor, memang bisa kembali nyala tapi ya gitu…. beberapa detik kemudian, mati lagi… 🙁

Sampai kantor SF langsung disibukkan acara seharian penuh jadi ga sempat ngurusi motor. Saat pulang kerja…. motor tetep ngambeg sepanjang jalan… sampai sampai SF sengaja gantung gas sambil ngerem saat jalanan merambat.

Nmax terpaksa nginep di bengkel resmi

Sampai Harapan Indah, bengkel resmi dah hampir ditutup oleh owner bengkel. Untung ownernya baik hati , dan masih menerima siNmax. Awalnya Beliau berusaha mencari penyakit Nmax dengan cara di geber-geber sambil di standar tengah namun tetep masih penuh dugaan yang jadi penyebb matinya Nmax. Terpaksa malam itu Nmax diinapkan ke bengkel.

Adakah pemilik Nmax yang mengalami hal yang sama …..

Beberapa dugaan penyebab masalah Nmax gampang mati :

1. Bensin tercampur air

2. Pemasangan alarm bermasalah

3. Settingan Nmax waktu servis terakhir bermasalah , pasca settingan CO+8 terakhir  nmax memang terasa lebih bergetar saat stasioner

4. Injector tersumbat

5. Perkabelan bermasalah (soket2 kendor)

Apapun itu …. SF sama sekali buta soal motor injeksi jadinya pasrah…. manut sama bengkel resmi yang punya diagnostic tools.

Klo tiger ngambek masih bisa otak atik cari masalahnya, klo Nmax … nyerah dah

 

Saat cari makan siang dengan Adik. Adik SF tiba-tiba belokin motornya ke toko variasi motor yang murmer. “Sapa tau ada yang cocok mas…”(tau aja klo SF suka gelap mata klo ketemu yang murah-murah). Setelah clinguk-clinguk akhirnya nyomot braket plat nomor Nmax plus sponge handle gas dan cover karet tuas rem. Murah bgt sihhh…. 3 item totalnya sekitar 40rban.
Braket plat nomer ditempel di tabung shock breaker bikin area windshield mudah dibersihkan. Klo ini ga ngefek kenyamanan cuma intermezo sajahhh….

Berikut parts yang SF maksud : Continue Reading

Belajar dari pengalaman ga perlu dari kejadian yang dialami sendiri. Kejadian yang dialami adik bisa jadi pelajaran berharga. Beberapa hari lalu , karena teledor lupa mengunci pagar, Vario 125 milik adik hampir saja raib. Untung saja Adik ipar memergoki maling yang akan beraksi. Maling ini posisinya sudah memegang setir Vario, dan akan menjebol kunci Vario. Saat itu Adik ipar membuka pintu akan berangkat tarawih … karena terpaku melihat pemandangan itu , Adik Ipar gelagapan dan cuma membentak ” Hei….Hei….!!!” Untung si Maling ga mengeluarkan senjata dan langsung lari menuju temennya yang sudah menunggu di luar pagar.
Kebetulan Minggu kmaren SF servis si Nmax ke bengkel resmi . Padahal biasanya muales ke Beres karena antrinya ga jelas. Ini saja SF dateng jam 8 motor baru ditangani jam 10 dan selesai hampir jam 13.00. Saat menunggu itu SF iseng melihat etalase parts variasi resmi Yamaha. Lah kok pandangan mata langsung tertuju pada tumpukan kotak di pojokan etalasi bertuliskan ” Imax DIGITAL SMART KEY” keluaran BRT.
Iseng tanya ke senior mekanik. Apakah bisa parts ini dipasang pada Nmax? “Sangat bisa katanya… bahkan versi yang dipajang ini khusus untuk Nmax. ” Karena parts ini resmi dijual bengkel resmi yamaha, maka keamanannya pun terjamin. Ga pake acara potong dan sambung kabel… cuma colok sana sini untuk memfungsikan alat ini. harganya 350.000 sudah termasuk ongkos pasang. ya wis dah SF putuskan mengaplikasikannya pada Nmax .
Prinsipnya mirip seperti immobilizer pada mobil. Agar mesin mau nyala, koin pemancar signal kudu dibaca oleh sensor saat motor akan distater. Cukup menarik… ga perlu kuatir motor di gondol maling…

Continue Reading