Nmax

Kali ini SF akan share mengenai waktu/ periode pengecekan tekanan angin pada ban motor. Kebetulan motor harian SF adalah yamaha Nmax yang ban bawaannya sudah tubeless…

Ini gara-gara fitur konsumsi bensin pada Nmax nih, sehingga SF jadi aware kondisi motor. Kalau boros berarti waktunya servis atau sepele…. tekanan angin pada ban kurang dari semestinya.

Untuk Nmax, SF biasakan cek tekanan angin 2 minggu sekali di Pom bensin Shell yang canggih pengisian angin gratisnya :mrgreen: karena shock dah empuk SF bikin 31 psi depan belakang. Enaknya isi angin di shell ini selain GRATIS, pompanya juga ada informasi tekanan angin secara digital, untuk mengisi anginnya , tinggal set tekanan anginnya (biasa di default 29Psi oleh Shell), lalu isi anginnya, jika tekanan angin ban telah sesuai yang diinginkan , pompanya akan keluar bunyi tit…tit… πŸ™‚

 

Ilustrasi pompa angin shell

Biasanya dalam 2 minggu,Β  tekanan angin pada ban Nmax berubah. Ban belakang jadi 25 psi dan depan 27 psi. kenapa ya tekanan angin pada ban Β belakang lebih cepet berkurang dibanding ban depan….? kemungkinan karena beban hidupnya terlalu berat (gendongin beruang tiap hari, kadang sama keluarga beruang jugaΒ  πŸ˜† ) , dan suhu ban lebih tinggi Β karena CVT/penggerak belakang dan deket knalpot.

Apa sih kerugian jika tekanan angin ban motor kurang dari semenstinya? Sudah SF bahas kemaren (silahkan baca artikel ini ) . Handling kacau, rentan kena poldur klo boncengan, boros bbm, gampang bocor kena benda tajam dan performa motor terasa menurun.

Mumpung gratis SF jadi rajin cek angin πŸ™‚

Btw di POM bensin pertamina masih ada pompa anginnya ga sih? Ga pernah isi bensin di pertamina soalnya, antrinya lebih panjang soalnya. Klo di Shell kan mencolok banget pompa anginnya…kuning kotak gedhe kaya kulkas πŸ˜›

menurut rekan SF yang selalu isi bensin di Pertamina ,Β  katanya kebanyakan POM Pertamina pengisian angin gratis ditiadakan, ganti nitrogen berbayar. CMIIW…?

artikel terkait :

Β­I

Sudah tau kan kerasnya shock nmax? Beberapa waktu lalu ngobrol dengan rekan SF sekantor. Dia sudah lumayan lama beli Nmax. Awalnya memang dia mengaku sok Nmax memang terlalu keras. Karena itu dia memutuskan untuk mengurangi tekanan angin pada ban belakangnya. Katanya lumayan mengurangi efek kerasnya shock. Saat SF tanya berapa konsumsi bensinnya “1:35” katanya.

Agak kaget juga dia saat menunjukkan foto foto bahwa konsumsi Nmax SF Continue Reading

Dari tampilan fisik dan ergonomi yang ditawarkan antara Nmax dan Aerox terlihat jelas strategi yamaha ingin nyemplung di dua segmen dengan 1 basis mesin. Daya tarik Nmax ada di desain elegan dan ergonomi yang ga bikin lelah  (kaki bisa selonjoran, posisi Handle Bar lebih tinggi). Sedang Aerox pada desain yang sangat sporty… perbedaan performa makin menguatkan Aerox diposisikan menempati segmen skutik sporty.


Ada beberapa hal yang mengganjal mengenai Aerox…. sebenernya bikin iri juga bagi biker pengguna Nmax. Hasil review blogger besar rata rata sepakat Shock bawaan Aerox lebih empuk dan nyaman dibanding Nmax… bahkan ada yang bilang bahkan jok ikutan lebih nyaman Aerox dibanding Nmax….lah piyeeee? Insinyure yamaha bikin SF mumet…

NMAX yang kudune model turing kenyamanannya diatas Aerox malah kebalikan…. Nmax shocknya super kueras bikin perut ketusuk tusuk saat lewat jalan bumpy. Ini dah dikomplain biker dalam bahkan sampai luar negeri …. awalnya Pihak yamaha ngeles… Nmax shocknya dibikin keras karena taglinenya sport matic….  berarti kalau Aerox lebih sporty shocknya dibikin mati aja sekalian yakkkk :p

Untung SF orangnya gampang move on… πŸ™‚ ga perlu kirim karangan bunga ke pabrikan yamaha… daripada kudu ganti shock versi empuk di dealer yamaha harganya ratusan ribu, mending modif sendiri… cuma 50 rb dah sangat nyaman. Per doang ganti punya shogun. (Baca disini )

Tebakan SF, yamaha sengaja jor joran fitur Aerox dengan tujuan mengganggu pasar Vario series. Nmax yang sudah mulai mapan distagnankan dulu karena ga ada pesaingnya…. coba lihat saja kalau honda melokalkan skutik bongsor macam PCX atau Forzanya… pasti Nmax langsung berbenah. Fitur yang ada di Aerox kemungkinan di pakai Nmax juga. Misalnya Stop start system, Smart Key, dan colokan charger. Konyol juga kalau yamaha mempertahankan Shock Nmax yang keras… wajib diganti yang nyaman. 

Nmax wajib dibikin nyaman

Honda paling sekarang dah mesam mesem karena dah punya list kelemahan Nmax dan bocoran fitur Nmax masa depan dari Aerox…. gimana kalau honda keluarin matic gambot yang sudah punya fitur penangkal Nmax di masa depan. Bayangin Skutik selonjoran nyaman, spion keren nempel di jidad, lebih irit, keren, dll  trus harganya ga beda jauh dengan Nmax …. produsen bersaing konsumen makin diuntungkan… πŸ™‚

Lanjutan dari bagian 1 yang mengulas pemasangan dan tampilan fisik (baca disini), kali ini SF mengulas review pemakaian jok yang SF pesan dari Arif Jok (t. 0823-1024-6045) setelah dipakai 5 harian (sekitar 300 kman ).

Dari fisiknya saja sudah pasti bisa mengira Jok pasti nyaman di kendarai… Gak salah…. pengendara maupun boncenger sangat setuju soal ini… 

Dasi sisi pengendara, Jok baru ini menawarkan sensasi beda…. kontur jok seakan tercetak pas dengan pantat pengendara. Nancep… Plek….! Seakan seluruh bagian bawah pengendara tercover oleh jok, tak kalah pentingnya punuk ditengah jok seakan jadi sandaran pengendara… pokoknya wow banget dah… ga bisa dicela soal kenyamanannya. Karena tebalnya busa bikin posisi duduk agak naik… ga masalah bagi SF yang tingginya 173cm. Bagaimana dengan Bundafaiz yang tinggi 155cm? Bertambahnya tinggi jok motor awalnya bikin Bunda sedikit ragu.. namun setelah jajal menaikinya bunda masih PD kok…. bahkan SF mengujinya dengan jadi boncenger muter muter perumahan plus kampung yang agak macet…lancar dan ga ada masalah bagi biker mungil.

Lady biker Nmax

Posisi duduk yang seakan melekat pada Jok bikin posisi duduk ga bergeser saat melakukan pengereman mendadak.

Bagi bocenger, kenyamanan dibanding jok original jauh bedanya… Bunda yang biasanya mengeluh sakit dan pegel saat dibonceng dengan jok bawaan Nmax, sekarang ga lagi…sejam riding muter – muter Minggu Pagi masih terasa nyaman. SF yang nyoba dibonceng merasakan kesan sama…. jok baru ini lebih empuk dan nyaman. Sama dengan pengendara, tebalnya busa bikin ketinggian jok bertambah… ndak ada masalah kalau ini, malah menguntungkan bagi SF. Eh ya posisi jok baru bagian belakang ini lebih tinggi dari behel belakang, jadi meski boncenger duduk agak mundur, ga sakit saat kena behel.
Untuk boncengan dengan anak gimana ?, ga ada masalah… bahkan saat pengetesan, SF jajal boncengan 1 keluarga πŸ™‚ dengan bergantian posisi kadang 2 bocah didepan (dengan jok tambahan diatas tangki bensin – baca disini) bunda dibelakang , kadang 1 bocah di tengah. Semuanya ga ada masalah.

Awas jangan ditiru... do it on your own risk :)

Awas jangan ditiru… do it on your own risk πŸ™‚

Namun bukan SF kalau cuma bahan soal kelebihannya saja… jelasnya ada saja kekurangannya, namanya saja buatan manusia… 

Kontur jok penuh lekukan didepan  dan punuk ditengahnya bikin posisi pengendara tidak lagi fleksibel…ga bisa lagi geser-geser pantat maju mundur…. pokoke nancep! Sayangnya juga bagi SF yang tingginya 173 cm dengan tubuh bongsor, kontur lekukan dan punuk ditengah posisinya kurang mundur. Jadinya posisi berkendara mau ga mau lebih maju… awalnya kagok, handling agak kacau karena butuh pembiasaan… tapi lama-lama kok enak juga duduk agak maju… kaki lebih napak keaspal, jadi pas macet enak banget posisi nahan bobot motornya. 

Ga bisa selonjoran dah

Handling motor juga ternyata lebih nurut , apa karena bobot motor bergeser kedepan jadi lebih  seimbang? Saat berkendara posisi kaki SF yang dulunya bisa dibikin selonjor penuh, sekarang ga bisa lagi, karena posisi duduk maju, kaki jadi tertekuk. Apa masalah? Ndak juga ternyata … ga ada keluhan kaki jadi pegel gara-gara ini meski nonstop berkendara 1,5jam. 

Eh ya satu lagi… sama seperti pada umumnya… jok yang kulitnya jahitan seperti ini , pada umumnya menyerap air saat kehujanan… jadi hindari kena hujan…. kemaren SF coba siram jok saat cuci motor , ternyata bener ada sedikit rembesan air ke celana pas bagian jahitan… flek dikit banget kecelana… entah kalau diujan hujankan dalam waktu lama :mrgreen:

Hampir seminggu dipakai, sudah 3 orang yang nanya soal jok baru Nmax ini… di warung, diparkiran, dan bahkan saat berhenti dilampu merah … sepertinya banyak yang minat pada modif Jok ini. Selain penggantian Shock, modifikasi yang SF rekomendasikan/diprioritaskan  untuk Nmax adalah Jok custom ini … signifikan menambah kenyamanan berkendara
Artikel terkait :

http://smartf41z.com/2017/05/03/jok-custom-turing-untuk-nmax-bag-1-pemasangan-dan-tampilan-fisik/

http://smartf41z.com/2017/01/02/jok-tambahan-nmax-lumayan-bermanfaat-dan-nyaman-buat-anak/

http://smartf41z.com/2015/09/23/sesuai-ekspektasi-per-shogun-untuk-nmax-menambah-kenyamanan/

Turing ke Karawang beberapa waktu lalu menyisakan ketidakpuasan terhadap Jok Nmax terutama bagian boncenger yang sangat tidak nyaman. Untuk itu SF iseng-iseng googling di toko online alternatif pengganti jok Nmax.

Nemulah salah satu seller di bekasi namanya Arif Firman (Arif Jok). Di BL, maupun Toped bro Arif ini memerkan beberapa karya Jok Custom untuk Nmax. SF cari lebih lanjut di google dan menemukan nomer HP sang Juragan Jok (Arif Jok 082310246045). Singkat cerita setelah konsultasi lewat WA, Bro Arif menjamin jika produknya bikin nyaman untuk pengendara maupun boncenger.

Langsung SF deal barang tersebut… awalnya milih warna hitam polos atau hitam silver… tapi ternyata kudu inden dulu… yang ready dan siap kirim hanya warna Hitam corak putih. Menurutnya , warna ini justru lebih cocok untuk Nmax putih… yo wis lah SF langsung TT dan barang di kirim sore harinya dengan ojek online. Begitu barang dateng langsung di observasi… Perbandingannya dengan jok ori  seperti langit dan bumi… jok custom lebih lebar, lebih tebal, lebih “wah” :p

Padahal jok ini di jajaran produk Arif Firman harganya paling murah… yang lebih mahal lebih ngeriii desainnya! Ada yang sampai double sandaran depan belakang… SF sengaja cari yang simple dan ga terlalu banyak jahitan… takutnya rembes pas hujan.

Bagaimana review barangnya? pengerjaan cukup rapi… busa diteken teken empukk , tebel… bahan jangan tanya… MB tech gitu loh. Jahitan double dengan warna kontras makin mempermanis tampilan. 

Selanjutnya proses pemasangan ke Nmax.

Prosesnya sendiri cepet dan mudah .Lepas jok aslinya dulu. Jangan ngaku biker kalau kerjaan gini aja ga bisa… wong tinggal lepas 3 mur dengan kunci 10 di bagian bawah ujung depan jok. 

Proses bongkar pasang  cuma 10 menit ga ada kesusahan sama sekali… 

Setelah terpasang… langsung bikin  pangling karena motor terlihat “beda”. Awalnya SF sempat menganggap jok ini sedikit berlebihan, lekukannya, tonjolannya , warnanya, tapi lama-lama kok keliatan  “wah” ya…. Bunda SF setuju… Nmax makin cakep… apalagi klo motornya dicuci …. :mrgreen: 

Jok baru ini terlihat lebih daripada sekedar jok yang hanya untuk diduduki. Jok ini mempercantik tampilan motor, mempermewah, memperkuat karakter elegan Nmax, dan menjadikan Pengendara layaknya Raja… Ini singgasana!!! “lebay… ! πŸ˜†

View paling cakep menurut SF adalah bagian depan dan samping…  

Nmax yang terlihat terlalu simpel, jadi terlihat cakep setelah pasang jok baru.

Kalau view dari belakang,SF sedikit kurang suka….  

Punuk dibagian tengah terlihat terlalu menonjol/lebar, lebarnya bahkan hampir menyamai lebar tameng depan Nmax. Punuk ini ternyata justru menjadi bagian yang paling penting… sebagai penahan/sandaran pengendara, dan memperluas kontak antara jok dan pantat pengendara. Makin luas kontak, makin berkurang tekanan pada pantat.

Ga perlu jajal… orang yang melihatnya saja bakal yakin kalau Jok ini bakal nyaman dinaiki…. 

Soal review pemakaian nyusul yakkk… masih dibiasakan dulu singgasana barunya…

Soal harga monggo googling sendiri di BL ato Toped atau konsul langsung ke nomer telp. diatas… jelasnya harga segitu sangat worthed dengan kualitas yang diberikan.

Sebenarnya bisa saja lebih murah jika kita mau bawa sendiri joknya ke pengrajin Jok terdekat… tapi berdasarkan pengalaman, hasilnya tidak menjamin bakal bagus. Pengrajin Jok tradisional dalam merubah bentuk jok biasanya memakai cara tambal sulam sana sini menggunakan spons lalu dialusin/dibentuk. Kualitas spons sangat mungkin beda dengan bawaan Nmax. Kalau merubah bentuk sederhana mungkin ga masalah… tapi kalau extreem seperti jok custom diatas ya susah dan riskan meleset hasilnya. 

Ada cara lain, yakni beli spons cetakan custom (ada juga loh yang jual busa custom di toko online)  , baru deh dibawa ke tukang Jok untuk pemasangan kulitnya. Enaknya cara ini lekukannya bisa diatur ulang disesuaikan postur pengendara… karena SF lagi males riwa riwi , jadinya pesen saja yang dah jadi πŸ™‚ ga beresiko dan jelas kualitasnya…  πŸ™‚

Nb : foto sengaja diambil pas malem biar motor SF ga kliatan kotornya :mrgreen: 

Baca juga :

http://smartf41z.com/2017/04/25/nmax-buat-turing-makin-kerasa-kelebihannya-tapi-kerasa-juga-kelemahannya/
http://smartf41z.com/2017/04/28/tiger-vs-nmax-untuk-turing/
http://smartf41z.com/2017/04/27/bagaimana-kesan-pengguna-scoopy-saat-pertama-kali-jajal-nmax/
http://smartf41z.com/2017/04/29/ternyata-sudah-ada-velg-aftermarket-nmax-diameter-14-pertimbangkan-dulu-untung-ruginya/

Salah satu yang bikin pengguna Nmax terhadap Aerox adalah ban belakang yang diameternya lebih besar.

Apa sih keuntungan roda besar? Velg dan ban lebih besar artinya meningkatkan kemampuan motor  melahap kontur jalan ga rata, daya cengkeram roda juga bertambah.

 Iseng-iseng SF googling apakah bisa Nmax yang basis mesinnya sama dengan Aerox diganti velg 14″. Ternyata malah ketemu penjual velg lebar aftermarket untuk Nmax dengan diameter 14″…. monggo ubek2 saja toko online… gampang nemunya… 


wohhh… sempat kepikiran dan kebawa mimpi kalau Nmax bakal ganti sepatu baru yang lebih kekar… 

namanya mimpi logikanya disingkirin dulu…. πŸ™‚

Nah begitu sadar SF berusaha memikirkan konsekwensinya jika velg dan ban bawaan Nmax diganti 

1. Beban motor jelas bertambah. lah velgnya tambah kekar, bannya juga lebih gambot…. belum lagi velg besar bikin rasio berubah. Nah mungkin bisa disiasati dengan penggantian roller agar laju Nmax tetap enteng. Ada resiko juga spedometer bakal ga akurat

2. Velg aftermarket kualitasnya belum teruji.

3. Ganti diameter velg otomatis ban lama kudu disingkirin costnya nambah.

4. Nmax telah didesain memakai velg 13″. Ada keraguan bagi SF, bisakah velg 14″ dengan ban yang lebih gambot muat di kolong Nmax tanpa ubahan . Let say produsen velg aftermarket sudah meresearchnya dan menjamin OK…. satu lagi yang bikin gamang…. Nmax SF telah memakai shock belakang yang jauh lebih empuk dibanding bawaan Nmax… sehingga jarak main shock bertambah artinya saat beban penuh dan kena polisi tidur apakah velg dan ban lebih besar ga gasruk spakbor… berarti soal ini kudu nunggu pengalaman pemakainya.

5. 1 lagi yang utama yang bikin SF langsung mengurungkan niat mengganti velg Nmax. Ketinggian motor akan bertambah… memang lebih OK buat jalan bergelombang dan polisi tidur… tapi menciptakan masalah baru… SF mungkin ga masalah ketinggian motor bertambah… lah nyonya kan juga sering pakai motor ini… sekarang saja Nmax dianggap sedikit ketinggian… lah kalau nambah tinggi bisa protes doi…. ! 

Jadi…disimpan erat erat gedhein velg Nmax…. 


SF pengguna tiger lama dari 2005 hingga sekarang… namun untuk keseharian 2tahun belakangan tugas tiger digantikan Nmax. Keduanya pernah SF gunakan untuk turing. Bagaimana komparasinya… monggo simak saja…

-Performa : jelas tiger lebih dapat diandalkan… asalkan mesin sehat terawat akselerasi dan speed cukup mumpungi kok… bahkan untuk bawa beban berat (boncengan+barang full loaded) tiger masih mampu dipacu 120kpj. Nmax dengan kondisi yang sama di kondisi yang sama 100 kpj lambat naiknya

-Konsumsi bahan bakar : Nmax bisa 10km/liter lebih irit. Tapi tiger minum premium saja cukup, Nmax setidaknya butuh pertalite/pertamax

-Kenyamanan : sebagai pengendara, jika jalanan mulus Nmax posisi duduknya lebih nyaman dan ga cepat pegal, sedangkan tiger posisinya lebih sporty. Untuk jalanan ga rata shock tiger yang lebih empuk, GC lebih tinggi dan ban yang diameternya lebih lebar dibanding Nmax jelas lebih nyaman. Sebagai boncenger : jelas dibonceng tiger jauh lebih nyaman kemana mana…. BundaSF pernah SF bonceng turing Surabaya Jogja, sampai ketiduran segala… kalau dibonceng Nmax? Sejam aja dah pegel…  :mrgreen: 

Handling : tiger lebih stabil dikecepatan tinggi, Nmax handlingnya lebih ringan jadi lebih mudah terpengaruhi kontur jalan. Kalau dibawa nyantai Nmax lebih nyaman handlingnya… 

Safety : Nmax grip bannya mantab, remnya juga sangat pakem… tiger kudu ngaku kalah masalah ini. Untung rem tiger yang ngeblong bagian belakangnya bisa disiasati dengan engine brake. GC Nmax lebih rendah, diameter ban juga lebih kecil.  ini masalah utama Nmax jadinya kurang PD kalau ketemu jalanan ancur….Tiger lebih PD melibas segala kondisi

Akomodasi : tiger ga punya tempat penyimpanan barang, sedangkan Nmax punya bagasi jumbo dibawah jok! Dek depan Nmax juga masih bisa buat naruh barang.

Lain-lain : turing pakai tiger rasanya lebih PD… anteng dikecepatan tinggi, ketemu jalan rusak seringkali tidak masalah diterobos. Kalau nyetir Nmax , pengemudi kudu lebih extra waspada… ga bisa dibuat grusa grusu… kalau ngerti selahnya dan ga kesusu apalagi jalan mulus kaya diluaran…. sepertinya Nmax lebih nyaman. Tapi tau sendiri lah kondisi jalan di indonesia…. 

Jadi untuk turing SF lebih prefer mana?

1. Turing santai SF lebih milih Nmax… lebih bisa menikmati riding

2. Turing jarak jauh, tiger terbukti lebih bisa diandalkan di segala situasi… baik bagi pengendara maupun boncenger.

Kedua motor tersebut kemampuan turingnya bisa ditingkatkan.

Nmax misalnya : tebelin busa jok agar lebih nyaman terutama buat boncenger, shock belakang yang super super atosss juga WAJIBBBB diganti πŸ˜†

Untuk tiger lama : Upgrade rem cakram belakang, ban lebar , dan pasang box belakang agar barang bawaan ga bikin lelah pengendara. 

Gimana kalau keduanya dibandingkan dengan Ninja ? 

πŸ˜† kira2 sendiri aja dah…. 

Bang Broer , disebelah kiri Admin
Seorang kenalan mancing SF yang dalam kesehariannya pengguna scoopy mengungkapkan kesannya setelah menempuh perjalanan 139,4km baik sebagai boncenger maupun sebagai rider. Sebut saja sobat SF ini Broer, pemilik sebuah warung nasi bebek yang rasanya top markotob (cieee nunut promo nih :p ) dilingkungan kerja SF di kalibata.

Bang Broer : dibonceng malah lebih pegel

Sebagai boncenger kesan bang broer cukup jelas….kurang nyaman! jok terasa tipis dan keras, posisi boncenger juga kurang rilex. 

Sebagai rider , pengguna scoopy ini cukup kaget dan sangat terkesan dengan Nmax. Awalnya doi sempat berfikir motor bakal terasa gambot/berat. Saat mencobanya sendiri, kesan gambot dan berat langsung sirna… setang lebar bikin handling motor terasa enteng meski membonceng SF yang bobotnya selisih puluhan kilo lebih berat :mrgreen: biasanya motor akan njomplang dan gedhek jika boncenger jauh lebih berat… ini tidak terjadi pada Nmax. 

Performa Nmax tak kalah bikin Bang Broer terkagum… akselerasi seakan tanpa jeda mengail tenaga… meski bawa beban berat motor masih responsif  untuk menyalip kendaraan lain. Pengereman jauh lebih pakem dibanding beberapa motor skutik yang pernah dicobanya. Di suatu tikungan Bang Broer mencoba untuk manuver mereng mereng…. jiahhh kalau pas pake scoopy jelas saya ga brani gini katanya. 

SF yang diboncengnya , beberapa kali dibuat ketar ketir karena Bang Broer nekat manuver nyalip paksa dan beberapa kali ngerem mendadak. Disini Bang Broer sempat menyatakan ketertarikannya menukar scoopy dengan Nmax…. 

Beberapa KM sebelum sampai kediaman SF, kami melewati jalanan macet… nah disini SF merasa Bang Broer yang tinggi badannya sekitar 160cman agak kewalahan menjaga keseimbangan Nmax. Kedua kakinya nampak diturunkan saat merambat pelan. Posisi duduknya terasa agak maju. Baru dia nyeletuk… ternyata kalau buat macet repot ya ….” kalau macet gini enakan scoopy saya” katanya πŸ˜†  ” buat harian repot sepertinya ya?” Tanya bang broer ke SF…. 

“Kalau sudah biasa ya enak enak saja… cuma memang ga lincah dikemacetan ” jawab SF

Sesampai kediaman SF, Bang Broer kembali bertanya “berapa harga Nmax sekarang? ” karena SF dah ga mengikuti perkembangan harga motor, SF jawab sekenanya kalau harganya hampir sama dengan vixion atau CB150. “Mending Nmax kemana mana donk”

Liburan kmaren SF ada agenda trip mancing ke karawang. Tapi karena pesertanya banyak jadi terpaksa SF ngalah bermotor, mobilnya ga cukup… pake ertiga sayang melewati jalanan offroad beberapa km :mrgreen:

SF selalu penasaran gimana rasanya skutik buat turing … Nmax jadi pilihan untuk turing boncengan dengan seorang rekan biker. 

139,4kmMeski hanya turing pendek 70km, cukup untuk mengetahui karakter Nmax untuk turing. Rute turing kali ini berangkat dari harapan indah bekasi menuju ke pantai tanjung pakis , karawang. Jarak 70km , kondisi malam hari, boncengan dan barang bawaan penuh(tas penuh alat2 pancing 2 buah, tas joran, dan ikan hasil tangkapan plus es batu 10kgan saat pulangnya). Ini kesan positif dan negatif Nmax untuk turing full loaded…

1. Posisi pengendara cukup nyaman… berkendara 2 jam lebih tengah malam  ga ada rasa pegal yang berarti! 

2. Lain halnya dengan boncenger… saat balik pulang, SF yang awalnya nyetir karena masih sore… setelah maghriban SF terpaksa menyerah… kalah menghadapi sinar lampu dari arah berlawanan, maklum SF rider berkacamata. Silaunya ga tahan… Saat itu balik agak sorean jadi jalanan masih ramai. hanya 1 jam dibonceng, tapi pantat bagian belakang sudah panas dan mati rasa… posisi footstep juga kurang nyaman . Terlalu tinggi dan terlalu maju posisinya. Sepertinya sektor jok perlu dimodif biar nyaman.

3. Performa Nmax untuk turing cukup mumpungi…. mesin 155cc terasa responsif untuk menyalip. Meski buat boncengan, dan beban penuh. Bukan hal susah menyentuh 100kpj. Sangat mungkin bisa lebih jika saja mental SF ga ciut…. maklum jalan pedesaan. Performa rem dan grip ban top markotop susah disaingi motor lain. Beberapa kali SF ngerem mendadak karena lubang jalanan, dan ga ada gejala selip atau handling goyang. Ini kelebihan telak yang dimiliki Nmax. 

4.  Cukup disayangkan ukuran roda 13 inchi.. jadinya sensitif terhadap lubang jalanan. Jadinya pengendara kudu lebih waspada
5. Untung Shock Nmax telah SF modif pernya dengan punya shogun (baca ulasan lengkap disini ). luar biasa efeknya… goncangan jalan sempurna diredam shock. Sayang SF ga pernah jajal shock ori buat turing boncengan. Jadi ga bisa bandingkan. 

6. Shock modifan yang empuk jadi masalah saat melahap jalan rusak… beneran jalan rusak bejad πŸ˜† lah wong rekan SF pake kia Sportage saja sampai gasruk saat lewat jalan rusak. 3 km memasuki area pantai Pakis karawang kondisi jalan memang parah… jalanan didominasi tanah bercampur batu dengan kontur ga rata. Kalau jalanan mulus bisa dikatakan Nmax rajanya karena nyamannya, handing dan performa mumpungi. Kalau jalanan rusak Nmax jadi Cemen! Susah ngikuti motor lain. Beberapa kali Nmax gasruk tanah bergelombang. Pergantian per empuk plus beban berat bikin ketinggian motor berkurang. 

Gara gara jalan becek dan rusak ini pula, 2 kali SF hampir jatuh karena ban masuk tanah becek berlumpur, sama sekali ga ada grip pada ban depan maupun belakang… terpaksa SF dan boncenger beberapa kali menjejakkan kaki untuk menjaga keseimbangan dan sekaligus mendorong motor. Nmax adalah motor priyayi … ga cocok becek becekan main lumpur.

7.  Lampu utama cukup terang. Jangkauan lampu jauhnya juga luar biasa… terang dan mumpungi. Tapi itu pas cuaca cerah , mungkin agak berbeda jika saat itu hujan turun. Lampu utama led berwarna putih konon lebih susah nembus hujan.

8. Ruang dek depan sebenarnya bisa dimanfaatkan untuk menaruh barang bawaan, sayang ga ada cantolan barang dibagian ini. SF pasang sendiri dah… (baca disini ) ikan hasil mancing plus es batu sekitar 10kgan bisa SF taruh disini dengan posisi bertumpu diatas dek/tangki bensin. Cantolan barang berfungsi untuk menjaga barang bawaan agar tidak jatuh

Sengaja SF bikin resiprokal antara kelebihan dan kelemahan Nmax, agar pembaca memahami tiap motor diciptakan sesuai  habitatnya, enak diaspal belum tentu enak di jalan rusak. modifikasi pun ada konsekwensi positif dan negatifnya… 

Jadi kesimpulannya bagaimana? 

Nmax sudah cukup nyaman untuk turing, namun perlu sedikit ubahan agar makin menambah kenyamanan boncenger… penebalan busa jok dan penggantian shock lebih empuk jelas signifikan menambah kenyamanan. Dan yang paling utama : motor matic diameter rodanya kecil, jelas ga sestabil dibanding motor sport. Konsekwensinya pengendara motor matic harus super waspada terhadap kondisi permukaan jalan…

Bagaimana kesan rekan SF pengguna scoopy yang baru kali ini nyobain Nmax buat turing, bagaimana pula konsumsi bensin untuk turing beban berat?… arrikel terpisah ya… 

 

 

Aktivitas antri bensin seringkali jadi sangat menyebalkan karena antrian panjangnya. Karena itu seringkali SF isi fulltank biar ga sering mampir POM. 

Terakhir ngisi Ninja pertamax 100 rb, abis gitu motor ga kepakai sebulan lebih gara2 jalanan tambah macet semenjak pembangunan flyover dan LRT.

Daripada bensin ninjanya kadaluarsa, SF pindah ke Nmax… untung tanki bensin rendah, tinggal pakai selang , bensin Ninja gampang  berpindah ke Nmax tanpa kocar kacir. Tiger juga gitu sering disedot oleh Nmax. Lumayan nih punya 2 tandon bensin cadangan dirumah πŸ˜†


SF memanfaatkan selang pompa aquarium yang fungsi aslinya untuk menguras aquarium. Tinggal remes aja pompanya, bensin langsung mengalir…. praktis…. 

Ninja dan tiger jadi motor weekeend, dan tiap weekend itu isi bensin fulltank biar bisa disedot Nmax  dihari kerja πŸ˜› . Enak isi bensin di komplek perumahan pas liburan… ga pake antri… Nmaxnya jadi ga pernah nge POM dah