safety riding

Mau dibilang ranjau Paku tapi bentuknya sudah ga berupa Paku. Jadi sebut saja ranjau pengempis Ban. Ertiga kena Ranjau baut yang dibalik dengan tatakan plat besi.

Ranjau paku/baut

Sedangkan Nmax tadi pagi, ini sudah kali ke tiga kena ranjau pengempes ban kena 2 tusuk lagi !. Model ranjaunya berupa aluminium kecil yang panjangnya kira2 setengah tusuk gigi. Penampangnya 1/2 lingkaran. Diameter 3mm, Ini penampakannya :

Bentuk ranjau pengempes ban

Rupanya pelaku pengempesan ban mensiasati agar ranjaunya tidak dapat tersapu oleh tim Saber (sapu bersih) yang menggunakan magnet untuk pembersih ranjau paku. Aluminium ga nempel di magnet…

Lokasi ranjau diprediksi di MT haryono mulai lampu merah flyover cawang kearah pancoran) sampai Lakespra (monumen pesawat seberang stasiun cawang)

Lokasi ranjau paku

2 kali SF tambal ban di pengadegan timur raya (titik biru di peta), 1 kali baru ketahuan saat SF dah dirumah (jenis ranjau yang sama). Menurut tukang ban tersebut, hati hati melintas di MT haryono. Mending ambil jalur tengah…. Lah SF sendiri mau belok kiri di lakespra masak ambil jalur tengah .

Ga mau menuduh siapapun, daripada salah nuduh malah dosa….Semoga pelakunya segera insyaf dan di beri hidayah oleh Allah SWT

 

Karena ini bukan blog yang bahas politik… SF bahas dari sisi lain ya… yakni soal kerak lilin yang berbahaya bagi pengguna jalan.

Kerak lilin sampai di jalan aspal. Sumber : http://www.riauonline.co.id

Kerak lilin yang ditinggalkan begitu saja dalam aksi 1000 lilin untuk NKRI di Riau jelasnya mengganggu pemandangan dengan mengotori trotoar-trotoar tempat aksi berlangsung, kerak tersebut sangat susah dibersihkan kalau terlanjur nempel di aspal../trotoar. Kalau sudah dikerok pun bikin masalah baru…. lilin sangat mudah terbakar… kalau di pool sembarangan jelas beresiko kebakaran… 

bukan hanya itu… kerak lilin juga sangat beresiko mengancam keselamatan pengguna jalan. Karena sifatnya licin jika sudah melapisi permukaan trotoar (aspal) 

Jadi bagi pengendara dan pengguna jalan lainnya yang melewati lokasi lokasi tempat aksi 1000 lilin bagi NKRI harap lebih waspada.

Monggo saja ikut aksi 1000 lilin untuk NKRI jika tujuannya baik… berdoa biar Indonesia lebih baik, berdoa agar ga ada perpecahan antar agama, berdoa agar pimpinan bangsa ga korupsi dan jadi panutan bagi masyarakatnya. Tapi jangan pakai cara radikal, udah tau mengotori lingkungan masih saja cuek, ditinggal begitu saja. Cinta Indonesianya dimana…. ?  Kota-kota yang akan adakan aksi serupa jangan kaya gini ya…. 

Sumber : timeline FB

Untuk mensiasatinya , panitia bisa melarang peserta menempelkan lilin ke aspal/trotiar… bisa juga pakai gelas/wadah lain agar lilin ga netes kemana-mana. Kalau sayang kelasnya ya monggo dibawa pulang lagi. Jangan sampai lelehan lilin mengotori lingkungan…. ingat kebersihan adalah sebagian dari Iman.

Satu lagi… untuk disposal sisa sisa lilin mungkin bisa kerja sama dengan pengepul … kan bisa diolah lagi. 

Pagi ini ada yang menarik di TV one…  Bang Edo Rusyanto diwawancarai terkait arogansi aparat dan pengguna moge
Quote pernyataan bang Edo yang menarik di TV one pagi ini
“Diatas hukum ada etika!  Polisi harus paham mana yang penting dan yang genting….  Harus bisa kasih contoh yang baik untuk masyakat. ”

image

Gentingnya dan pentingnya pengendara moge di jogja beberapa waktu lalu minta pengawalan polisi apaan sih…, kalau terlambat dikit ke lokasi emang masalah?  Paling cuma kepanasan dikit dijalan..
Motor (baik moge atau mocil)  bukan untuk orang manja… ! Minta prioritas untuk kepentingan pribadi atau golongan jangan di Indonesia…  Keluar sono!

Eh ya pengawalan polisi itu gratis atau bayar sih? 
Apakah para polisi pengawal itu dapat pelatihan kepentingan mana yang lebih genting dan bisa diprioritaskan?
Anak SD saja diajari kepentingan umum diatas kepentingan pribadi dan golongan

Alhamdulillah…. rekan kita pengguna tiger ini masih di beri keselamatan. Setelah ngebengkel rupanya sang mekanik lupa merapatkan as roda depan, sehingga mur sampai hilang.
Kejadian ini Seminggu kemudian baru diketahui empunya saat nyuci motornya.. padahal motor rutin dipakai kerja tiap hari.

image

Tak ada salahnya kita crosscheck hasil kerjaan mekanik… lebih baik lagi kalau kita selalu periksa kendaraan kita secara rutin…

Thx to bro Gellent yang twlah mengingatkan kita….

Miris… apa sih yang terjadi di negara ini… modif motor membahayakan malah dijadikan tren, beberapa tabloid motor ternama sering kali membahas modifikasi aliran “kacau” ini… kalau motor sekedar kontes silahkan saja… lah aliran ban cacing ini sering SF lihat dipakai untuk motor harian.

thaistyle

thaistyle akutttt :mrgreen:

Continue Reading