tips & trik

Niat beli cat condo kok harganya ratusan hingga jutaan rupiah… sayang lah mending buat mancing …. kwkwkkw… cat condo berfungsi sebagai tempat mainan kucing, tempat tidur , hingga tempat mencakar…. yang terakhir ini bikin sebel… gara2 kebiasaan kucing mencakar, sofa jadi hancur.

Memanfaatkan bahan-bahan yang ada SF segera memutar otak… 

Mending langsung saja dah SF rinci…. 🙂


Bahan yang dibutuhkan

1. 3 papan kayu segi empat . 1 potongan berukuran 40x50cm sebagai alas, dan 2 potong kayu 40x25cm. SF sendiri memakai kayu partikel bekas meja belajar yang telah roboh karena lapuk kakinya

2. Pipa paralon 1 Meter ukuran 2,5″ . Kalau yang ini SF pakai bekas packaging joran pancing yang dulu SF beli secara online.

3. Tutup/dop pipa paralon 6 biji ukuran 2,5″

4. Karpet

5. Skrup yang tidak melebihi tebal kayu

6. Tali serabut kelapa 50M (beli di toko online)

Peralatan yang dibutuhkan :

1. Bor kalau ada untuk memudahkan kerjaan (SF sendiri ga punya)

2. Obeng plus

3. Lem tembak

4. Gergaji

5. Karpet/handuk/keset

Selanjutnya langkah pengerjaannya….Lets go!

1. Potong pipa paralon dengan ukuran 40 dan 60 cm.

2. Lubangi tutup paralon seukuran diameter skrup sebanyak 4 lubang (atas bawah kanan kiri) … karena SF ga punya bor terpaksa memakai paku yang dipanaskan… gara2 ini butuh waktu lama.
3. Tutup permukaan kayu dengan karpet/handuk yang permukaannya harus lembut agar kucing betah duduk diatasnya. SF sendiri pakai keset merk indomart 2 biji…. kwkwkw. Untuk merekatkannya bisa memakai lem fox atau lem tembak

4. Posisikan 2 tutup paralon pada papan kayu yang besar (50x40cm) menghadap atas yang nantinya  berfungsi sebagai tatakan/dudukan tiang. Setelah posisinya pas, skrup masing masing tutup paralon dengan 4 buah skrup. 

5. Pasang tutup paralon pada 2 papan kayu kecil (40x25cm) pas ditengah tengah kayu menghadap bawah. Papan ini nanti berfungsi sebagai pijakan kucing (lantai 2 dan 3)

6. Agar kayu dasar ga langsung menyentuh lantai , SF pakai 2 buah tutup paralon yang masing2 SF belah dua, lantas diskrup di bagian bawah kayu dasar

6. Balutkan tali serabut kelapa dengan cara diulirkan rapat pada pipa paralon. Tembakkan lem pada awal tali, lalu ulangi tembakan lem setiap beberapa ulir. Sisakan beberapa cm di pangkal dan ujung pipa paralon karena bagian ini yang nantinya masuk kedalam tutup paralon.

7. Pasang pipa paralon pada tutup paralon.

8. Finishingnya , balutkan sisa tali serabut kelapa pada tutup paralon.

9. Sisa tali serabut SF gunakan sebagai bola mainan kucing

Done…

Lumayan nih bisa makan waktu seharian ngerjainnya… 

Model dan ukuran monggo disesuaikan… kalau ada papan lebih lebar bisa dibuat macam2 model… monggo saja googling cat condo… banyak modelnya

Awalnya sobat bunda SF ini berniat cari sidebag untuk keperluan mudik libur panjang. Namun karena di kotanya ga nemu penjual side bag sedangkan butuhnya dadakan, doipun punya ide kreatif. Memanfaatkan sepasang tas punggung (backpack) untuk futsal yang diikat sedemikian rupa disamping kanan kiri motor menggunakan tali rafia… jadi dah sidebag serbaguna…saat ga terpakai dimotor bisa buat keperluan lain. Asal ga musim hujan bisa ditiru nih idenya…. 


Saran SF, karena tas diatas ga diperuntukkan untuk sidebag motor sebaiknya sering-seringlah dicek tali pengikatnya, dan juga cek jahitan pada tas apakah kuat menahan beban pada 2 titik (karena tas ini didesain menahan beban pada 4 titik). Saat pemasangan juga perlu diperhatikan  agar tas tidak kena beban berlebih karena jadi tumpuan kaki boncenger, serta jangan sampai nempel knalpot, rantai dan roda. Eh ya satu lagi… kalau bisa jangan pake rafia , riskan putus kalau kena gesekan. Sepertinya tali jemuran (tali tampar) lebih kuat.

Manteb kan…. Orang Indonesia emang kreatifff… ! Semoga yang sedang dalam perjalanan selamat sampai tujuan

Tiger sebenarnya sudah punya filter bensin yang menyatu pada kran bensin. Biar bensin lebih murni bebas air dan kotoran, SF putuskan untuk memasang filter tambahan .

Dulu SF dah pernah pasang ( cek artikel lawasnya disini ). 

Filter ini ternyata kurang ampuh

Tapi filter yang biasa digunakan di motor bebek tersebut kurang efektif menyaring kotoran dan air. Buktinya di penampungan karburator, masih terdapat air dan kotoran

SF putuskan untuk ganti yang lebih baik. Setelah konsultasi dengan owner formula motor dikawasan harapan indah, SF memilih filter yang dianjurkan. Filter ori punya Scorpio seharga 50rb. Modelnya menggantung, inlet dan outlet berada diatas.

Model seperti ini bikin air dan kotoran ngendap di bawah, ga ngikut ke karbu dah…. 

Untuk memperkuat sambungan bisa memakai klem khusus atau cable tie. Monggo dijajal

Share pengalaman selama jadi penunggang Tiger dan GLmax. Saat stasioner di lampu merah RPM kadang naik sendiri tanpa sebab trus turun perlahan bahkan kadang sampai mati mesin. Apa ya kira-kira sebabnya… ini dia pokok masalahnya 

1. Manifol bocor

Manifol adalah karet penghubung antara karburator dan mesin. Kalau bocor, campuran udara dan bahan bakar jadi ga ideal… ada udara tak dikehendaki nyusup dari tempat yang bocor.

2. Spul pengapian tidak sehat

Tanda spull pengapian hampir koit adalah motor susah distater, RPM naik turun saat stasioner, dan brebet ditempat tertentu. Kalau sudah gini mending ganti spulnya . Pengalaman gulung spull umurnya ga panjang.

3. Skep karbu terkikis

GL max SF dulu pakai karbu imitasi punya GL Pro. Kualitas skep yang kurang bagus, bikin mudah aus/terkikis. Ngowos dah saat stasioner.

Semoga berguna infonya

Kejadian ini menimpa Ninja 250 milik SF yang jarang tak terpakai… Terakhir dipakai sekitar sebulan lalu, motor memang terasa berat dituntun saat dikeluarkan dari garasi… SF pikir cuma ban kurang angin saja… Begitu ditambahi angin, tetep saja laju motor agak berat…. SF paksa saja buat ngantor… Feeling SF pengereman ga beres nih, karena rem belakang juga terasa keras dan ga pakem… Bener saja saat SF nyampai rumah SF langsung pegang piringan cakram… Panasss!… Tidak seperti depan yang adem ayem. Pasang paddock trus ban diputer… Berat uiiyyy…!

Baru minggu kmaren SF sempat bawa kebengkel… 


Penyakitnya ternyata pegangan kaliper rem pada braket yang bentuknya seperti baut tanpa drat (yang dilindungi karet) yang seharusnya flexible jadi macet. Meski motor ga pernah dipakai, bagian ini tetap rentan mengalami penurunan fungsi, apalagi motor pernah nerobos banjir…  Kotoran dan karat bersarang didalam karet yang seharusnya menjadi pelindung dudukan kaliper.

Solusinya lepas kaliper pada braketnya, bersihkan bagian yang dimaksud sekalian bagian dalam karet pelindung. Lumasi besi pegangan kaliper rem tersebut dan masukkan kembali dalam rumah karet.. tes dengan menggoyang goyang kaliper dan braket… Pastikan kaliper dengan mudah bergesar menjauh/mendekat dengan braket besinya….  Pasang kembali kaliper pada dudukannya….


Setelah itu motor jadi ringan didorong… Performa motor juga terasa naik…. Makin enteng larinya.

SF sangat dipusingkan dengan ikan laut yang merusak pemandangan didalam aquarium… persis ikan kali. Padahal dulu saat beli warnanya lumayan, kuning cerah plus ada aksennya biru nyala. Mungkin karena perubahan parameter air ,warna ikan jadi berubah.Untuk menangkapnya sangat susah karena lincah ikannya… tiap kali mau ditangkap sembunyi dikarang. Modiar kalau kudu bongkar jeroan aquarium :mrgreen:

Kebetulan SF nyasar di youtube channel yang menayangkan cara membuat jebakan untuk menangkap minnow(ikan kecil) yang akan digunakan sebagai umpan mancing. SF praktekkan ini di aquarium SF dan terbukti 100% sukses!!!
Modalnya cuma botol plastik bening bekas minuman mineral, gunting dan makanan ikan.
Stepnya…
1. Potong botol kira kira seperempat bagian dari ujung / lubang botol

image

2. Potongan botol yang ada lobangnya dimasukkan ke dalam badan botol dalam posisi terbalik.

image

3. Beri lubang lubang kecil pada badan botol agar ada sirkulasi air  yang nantinya berguna agar aroma umpan didalam botol menyebar keluar
4. Beri umpan didalam botol
5. Masukkan botol secara horisontal didalam aquarium.

image

Dalam 5 menit SF berhasil menjebak 2 ekor ikan , termasuk salah satu yang SF incer. Tinggal angkat dah jebakannya

image

Kalau sudah masuk jebakan ikan bakal kesusahan keluar…

SF pindahin ikan buluk ke tandon air laut, sekalian jadi petugas pembersih disono :), Nemonya balik lagi ke aquarium

Beberapa kali kiriman paket dititipkan satpam, baru ketahuan jika bel rumah tidak berfungsi. Penyebabnya permukaan konektor batere bel rumah terkena karat.
Ga heran juga musim hujan gini air dengan mudah merembes kedalam bel rumah.
Setelah konektor dibersihkan bel berfungsi kembali.
Kali ini mumpung bel dibongkar… untuk mensiasati agar bel tidak terpapar air hujan SF manfaatkan barang tak terpakai yang ada dirumah.

image

Continue Reading

Namanya helm buat harian pasti lapisan dalamnya akan kotor dan bau. Apalagi sekarang musim hujan plus helmnya half face makin mudah jadi bau karena lembab kena air hujan.
Kalau males ke tempat cuci helm, ada cara mudah membersihkan bagian dalam helm.
Manfaatkan saja tissue basah. Hanya butuh 2-3 lembar, bau apek helm akan hilang. Kotoran juga terangkat.

image

Continue Reading

Perubahan petunjuk konsumsi bensin rata-rata pada Nmax selalu terjadi agak lumayan ketika motor dipakai Bundafaiz… petunjuk bensin jadi makin irit.
padahal BundaFaiz (jangan disingkat bahaya :mrgreen: ) ga bisa dibilang nyetirnya pelan-pelan loh… sejak SMP dah bawa motor berarti sekitar 16 tahun jadi lady biker.
SF tau betul riding stylenya kalau jalan kosong geber motor namun jauh sebelum ada hambatan, BF (nah kan dah dibilang ga enak kalau disingkat 😆 ) sudah menutup gas dan mengerem saat mendekat dengan hambatan. Itu ternyata triknya….

image

Mengurangi penggunaan rem… semakin jarang rem dipakai, motor bakal semakin irit… coba tutup gas lebih awal saat didepan ada hambatan.. biar motor melaju dengan konsumsi bensin minim.
pada NMax, Bar indikator (Nmax ada indikator ini loh) akan menunjukkan garis penuh.. artinya motor dalam kondisi paling irit… gimana tidak ?motor melaju beberapa saat dalam kondisi gas ditutup penuh… rem perlahan seiring mendekat dengan hambatan… bisa jadi motor ga sempet berhenti, hambatan didepan sudah lewat…
Bandingkan jika tetap ngegas motor dan baru ngerem dan menutup gas mepet dibelakang hambatan… disinilah bensin banyak terbuang…
Kalau pengen makin irit.. ngegasnya juga ngurut…
Apa ini menjadikan anda pengendara yang lambat… ? ga juga kok… timing ngegas dan menutup gas yang tepat tetap bikin anda bisa berkendara diatas kecepatan rata-rata motor lain.
Keuntungan lain selain hemat BBm, kampas rem juga dipastikan lebih awet 🙂
Jajalen dhewe…