Sekitar 2 minggu lalu SF hunting paket perdana 4g hemat. Kebetulan juga paket internet IM3 28 gb 3 bulan seharga 70 rb Β dah mau abis masa berlakunya.
Sortir sana sini nemu XL Go 90hari 90 gb seharga 65rb. 90gb terdiri dari 30gb/bulan x 3 (6GB 3G/4G, 24GB khusus Mifi).

Sinyal XL di modem huawei E5577 daerah kalibata di dalam gedung. Kadang 4 G 1 bar kadang 3G fullbar

Seminggu pake aman-aman saja. Ga kepikiran beli modem. Pas keluar dolan sama anak2 , mereka minta hotspot dari HP SF… waduh bisa abis kuota 6GB SF. Pertimbangan mau lebaran, anak-anak pasti butuh internet selama liburan. Ya wis lah beli modem gandengannya XL GO, huawei slim E5577 seharga rp 465.500 dari online shop.
Pemakaian pertama langsung agak kecewa.. lah kok sinyalnya drop… biasa di HP 2-3 bar sinyal 4G. Eh di modem ini cuma 1 bar kadang malah ga dapet 4 G , pindah ke 3G full bar. SF belikan antena portabel sedikit membantu. Lebih manteng di 4 G dan kecepatannya stabil.

Seberapa kencang kecepatannya?

Continue Reading

Beberapa KM setelah pergantian Noken + RRA (Roller Rocker Arm) BRT tipe S1 untuk turing dan harian , baru sekarang terasa kelemahannya. Maklum dulunya di pakai dalam kondisi macet merambat. Nah beberapa hari ini kok kebetulan jalanan SF agak lenggang karena perubahan jam kerja di tempat kerja SF.

Putaran awal emang smooth dan jago banged tiger ini… rilex…. mesin ga perlu teriak untuk menggapai torsi… sebelum 5000 km SF naikkan gigi , eh masih saja terasa hentakannya… terasa sekali kenaikan torsi putaran bawah dibanding noken asli…

nnnahhb…. problem muncul di RPM 5000-6000, Continue Reading


Setelah 2 tahun bergumul harian dengan Nmax…plus beberapa bulan ini kondisi lalin Jakarta ga karuan jadinya Tiger dan Ninja 250 terlupakan… cuma dipanasi thok…

Pas puasaan gini kok beberapa hari malah Lalin lancar… akhirnya tiger keluar kandang… 2 hari dah merasa keanehan di tiger… mesin brebet di RPM menengah pasca ganti Noken plus RRA BRT, dan paling mengganggu Setang bawaan tiger ga balance kanan kirinya…. he3…. baru nyadar beberapa tahun karena dah biasa pake Nmax .

Singkat cerita SF giring tiger ke bengkel deket rumah… minta ganti stang tiger Revo yang lebih tinggi dibanding tiger lama… raiser yang dulu dah nemplok di tiger dipertahankan…. hasilnya….. NYESELLLL POLLLL !!!  Continue Reading

Panik menyerang SF hari Rabu kemaren… sepulang servisin Jeng Erti buat persiapan lebaran lah kok disambut oleh bunyi meteran listrik yang menandakan pulsa listrik pascabayar hampir habis. Segera samber HP dan niat beli pulsa listrik via mandiri online… yang bikin panik bukan proses belinya karena dah rutin dilakukan. Tapi keluar warning jika pembelian tidak dapat dilakukan karena telah melebihi limit KWH ! Awalnya, SF kira ada masalah sama sistem online banking… 

Coba SF kontak kenalan SF yg jualan pulsa listrik… eh sama juga transaksi gagal. SF putuskan untuk telp PLN dan menanyakan perihal ini. Ternyata….! Dibulan ini SF dah dinyatakan telah membeli pulsa listrik 5 x 500rb ! Dan ini terjadi di tanggal yang sama. Hanya beda menit…! Tepatnya tanggal 9 Mei. Pihak PLN menyebutkan berapa saja nomer token yang telah dikeluarkan untuk SF , SF catat saja pada selembar kertas. Selanjutnya SF diminta CS PLN untuk menghubungi mandiri untuk menyelesaikan masalah ini. 

Saya teringat, tanggal 9 Mei itu SF memang beberapa kali transaksi beli pulsa via mandiri online. Beberapa kali transaksi gagal tanpa sebab yang jelas. Saat itu SF yang sedang dinas sempat screenshot notifikasi mandiri untuk dikirim kebunda yang menunggu dengan segera kiriman pulsa listrik. 

Setelah beberapa kali usaha akhirnya pembelian pulsa berhasil, dan SF mendapat notifikasi nomer tomen yang harus diisi di meteran listrik. 

HARI ITU HANYA ADA 1 NOTIFIKASI PEMBELIAN TOKEN LISTRIK YANG BERHASIL !. ini screenshotnya :

Ini jelas salah mandiri , malah saya yang disuruh kesono… permasalahan jelas, data nasabah jelas, waktu kejadian jelas, pengaduan saya jelasnya juga direkam mandiri… lah kok saya yang disuruh kesana … ampun dah.

Saya putuskan telp PLN lagi untuk minta kepastian, untung saja ada jawaban yang sedikit bikin lega… token PLN yang sudah dibeli tidak ada expire datenya. Jadi bisa dipakai kapan saja… namun sayangnya token hanya bisa diisi di meteran listrik rumah yang saya tinggali, ga bisa dipakai ditempat lain. Slamet…slamet tokennya masih bisa dipakai… jadinya SF punya tabungan listrik untuk beberapa bulan kedepan. Masalahnya kalau SF pindah dinas sewaktu-waktu… kudu pindah rumah. Token listrik ini ga bisa dipakai… 
Pelajaran yang dapat diambil… meski transaksi perbankan online dinyatakan gagal , anda harus tetap meyakinkan transaksi itu, bisa cek saldo , dan cek transaksi terakhir. Lebih mantebnya hubungi CS banknya. 

Dah fidget spinner? Belum….? Ahhh ga gaul brarti…. he3… asline SF sendiri malah baru tau dari Faiz kok…. Β tiap hari nggremeng minta fidget spinner. Pas kebetulan juga rekan kerja Β juga ada yang belikan buat anaknya…. dia beli 150rb, Saya belikan Faiz yang 50rb sajah.. pokoke berat, jadi Faiz ga tau klo harganya murah πŸ™ƒ

Lah kok pas dibawa pulang , Faiz protes… “kok goyang goyang Pa…. muternya juga ga lama… di youtube bisa 3 menit lebih…. ” Faiz minta dibelikan lagi yang bagus… Β (modiar …. kudu beli lagi dah yang agak mahalan :mrgreen: )

Googling sana sini , salah satu penyebab spinner ga bisa muter lama karena bearing jelek. Ya wis SF belikan bearing R188 secara online… eh ya ada 3 tipe bearing fidget spinner, yg SF tau 608,606 dan R188…. yang paling kecil R188 sekitar 12mm diameter luarnya. Belinya di topfidgetspinner harganya 39rb.

Sebelum upgrade bearing

Selanjutnya proses Bongkar bearingnya… tinggal puter tutup bearing (caps) dan bearing tinggal di ketok kearah luar, agak maksa sih. Nah saat bearing baru dipasang lah kok bearing agak geser geser saat tutup bearing di tekan… solusinya bearing baru dikasih double tape tipis disisi luar… setelah itu masukkan kelubang bearing, memang agak susah πŸ˜† …. SF pasang dulu penutup bearing lantas SF tekan bearingnya agar masuk…. rapetin capsnya , langsung diputer…

Setelah upgrade bearing r188

krasa langsung bedanya…. putaran halus, suara dan getaran berkurang drastis… Β saatnya tes…

Kali ini Fidget spinner menghasilkan putaran jauh lebih lama … hampir 3 X lipat standarnya….
tepatnya jadi 3 menit ! Lumayan lah menyiasati agar ga perlu belikan fidget spinner baru buat Faiz… SF yakin kalau fidget spinner ini kualitasnya lebih presisi (balance) pasti bisa lebih…

Memang Bener Faiz ga minta dibelikan baru, tapi adiknya jadi pengen…papanya juga πŸ˜† jadi beli lagi 2 biji…. hmmm gara2 Faiz , SF jadi makin penasaran :mrgreen:

Kiri 4m2dtk, tengah 1m40dtk, kanan ori 1m5dtk, upgrade jadi 3m 0dtk

Artikel terkait :

WD 40 bikin fidget spinner mampu berputar lebih lama memang terbukti.Tapi ada efek negatifnya

 


Oktober 2016 lalu Popeng berumur 3bln. Saat itu SF selamatkan dia dari breeder dengan uang seadanya didompet (seharga persia medium). Tak terhitung berapa kali kedokter.

Umur 7 bulan besarnya dah menyamai michel seekor kucing persia himalayan dewasa yang telah dikebiri ( kucing dikebiri, biasanya lebih besar) 

Sekarang umurnya sudah 10 bulan , dah berat banget digendong. Besarnya melebihi Michel yang sudah mentok pertumbuhannya. 

Sekarang bunda sering kewalahan kalau gendong


Lah makannya ga karuan… kebetulan Popeng cocok banget sama equilibrium merah. Vitamin juga doyan… bisa melar kalau ga disuruh diet. 

Hobinya aneh aneh , mulai ngobok akuarium, nonton animal planet,main boneka, setiap saat ngusilin michel

 klo BAB agak dodol… dianya masuk bak pasir, eh BABnya malah diluar bak pasir πŸ’©πŸ˜Ή

Artikel terkait kucing :

http://smartf41z.com/2017/02/12/begini-kondisi-kucing-persia-yang-dulu-kena-kutu-dan-jamur-parah/
http://smartf41z.com/2017/05/19/kucing-yang-dulu-pernah-kelindes-mobil-2-kali-keguguran-dan-sekarang-punya-anak-angkat/
http://smartf41z.com/2017/03/18/tips-memilih-kucing-persia-soal-selera-karakter-dan-biaya/
http://smartf41z.com/2015/10/13/perubahan-kucing-setelah-di-kebiri/ 
http://smartf41z.com/2015/07/01/ngeri-ada-juga-manusia-yang-tega-menyiksa-dan-membunuh-ratusan-kucing/
http://smartf41z.com/2015/06/03/kucing-himalayan-bulu-setebal-persia-sifat-lebih-aktif/

Kebahagiaan menjadi seorang ibu mungkin dialami oleh mong-mong. Mong2 Beberapa bulan lalu sempat terlindas mobil didepan mata SF. Saat SF bawa ke dokter hewan, mong2 yang sedang hamil ini hampir tidak ada kemungkinan selamat… (kisah selengkapnya baca disini )

Alhamdulillah Mong2 masih diberi kesempatan hidup. Namun entah karena ada kelainan didalam rahimnya, 2 kali hamil dan 2 kali juga keguguran (bayi kucing lahir mati)

Sewaktu bundafaiz belanja ke abang sayur, dia melihat sepasang bayi kucing yang masih belum bisa berjalan ditaruh dikotak sepatu. Sepertinya dia dibuang seseorang … (bukan dibuang ini mah… tepatnya dibunuh!!! , belum bisa jalan kok dah dibuang). Setelah tanya ke abang sayur, Bunda yakin kalau anak kucing ini tidak ada induknya. Abang sayur yang biasa nongkrong ditempat itu juga memastikan anak2 kucing itu tidak ada induknya… ada kemungkinan dia dilahirkan di suatu tempat, tapi karena bersuara terus, saat induknya cari makan , sia disingkirkan oleh seseorang .

Bunda dah pengalaman miara bayi kucing. Untuk menyelamatkan 2 bayi kucing ini , Bunda membawanya pulang… rencana dikenalkan ke Mong2 yang ga sempat menyusui karena anaknya lahir mati. Kalau Mong2 nolak terpaksa dibelikan susu dan disuapin pakai kapas.

Awalnya Mong2 nolak keberadaan 2 bayi kucing ini (yg selanjutnya dikasih nama Mimi,Mumu) . Tapi karena paksaan BundaFaiz, Mong2 nyerah juga berontak , dan mau menyusui Mimi dan Mumu. Lambat laut Mong2 justeu menjilati bayi kucing tersebut… tandanya dah sayang sama mimi-mumu. 

Michel dan Popeng yang penasaran dan mendekati bayi kucing langsung diusir Mong2… meski Michel dan Popeng ukurannya 2x lebih besar, tetep saja  jiper sama emak2 klo lagi ngamuk… πŸ˜† 

Kucing segedhe ini takut sama emak emak klo lagi ngamuk

Terlihat sekali Mong2 begitu menyayangi  dan ingin melindungi ke2 anak angkatnya… 

Keesokan harinya ada keanehan lagi…. anak angkatnya Mong2 bertambah 1 lagi. ..Entah dari mana asalnya… kucing yang baru ini dah agak besar dan sudah bisa berjalan…. 

Hlahhh anaknya sapa lagi ini…. πŸ˜‚

Semoga saja happy ending… hamil ditinggal pacarnya- kelindes mobil hampir mati – keguguran 2 kali – punya anak angkat 3 …. sapa tau nanti Michel atau Popeng mau jadi pangerannya πŸ˜† 

#sinetron dunia perkucingan


Beberapa fitur motor lawas dianggap nambah biaya beberapa lagi dianggap merusak estetika , karena itu beberapa fitur motor lawas dihilangkan pada motor sekarang. Apa saja itu?

1. Tutup rantai full. Yang paling SF inget saat itu adalah honda prima dan honda grand milik ortu. Cover rantainya full menutupi gir dan rantai. Rantai jadi bersih dan awet. Tapi sering bertambahnya usia seringkali cover ini bergesekan dengan rantai/gir sehingga menimbulkan bunyi. apalagi kalau pernah kecelakaan, penyok semua deh cover dari plat ini. Untuk mengintip kondisi ketegangan rantai dan melumasi rantai ada lubang yang bisa dibuka tutup.

2. Bunyi sein. Yamaha alfa dan beberapa motor bebek lawas, kalau pas sein keluarkan bunyi tit…tit…tit… berguna agar pengendara sekitar waspada atas pergerakan kita. Hmm fitur ini sepertinya perlu dihidupkan lagi terutama untuk emak2…. tenang jaman sekarang masih ada yang jual modul flasher yang bisa keluarkan bunyi.

3. Rak dengan jepitan di atas spakbor depan , nah ini dulu ada diastrea 800 milik sodara. Lumayan buat jepit buku atau semacamnya yang tipis tipis. 

4. Shock depan gas. Motor SF dulu GL Max depannya ada pentilnya loh… πŸ™‚ klo ingin ngerasin shock tinggal nambah gas, bikin empuk tinggal kurangin gas. Klo ga salah RZR (ato RXZ) ada juga ginian.

5. Shock belakang adjustable dengan pengoperasian yang mudah. Nah honda prima ada loh fitur ini pada shock belakang. Tinggal geser2 tuas. Beberapa motor sport sekarang adjustable juga tapi repot kudu pake kunci khusus

6. Headlamp kaca tebal, reflektor logam. Awet dah headlamp depannya… kalau sekarang mika plastik bening reflektor juga plastik yang di chrome.

7. Kick stater… kalau dulu setiap motor ada.. nah sekarang mulai diilangkan loh… sport CC besar, sport fairing, sampai Nmax ikutan ilangin fitur ini. Kedepannya jangan kaget klo tiba-tiba motor baru ga ada kick staternya.

8. Saklar lampu motor jadul untuk mengatur masing-masing kerja lampu senja, lampu dekat dan jauh. Motor sekarang lampu otomatis nyala saat mesin motor nyala. Saklar cuma untuk lampu dekat dan jauh.

9. Motor lawas yang laku dijual adalah versi spoke wheel, sekarang kebalikan versi spoke wheel malah ga laku. Motor baru rata2 ga menyediakan versi spoke wheel kecuali jenis adventure dan bebek versi terendah.

10. Rem depan tromol? Hayo ada ga motor sekarang yang rem depannya tromol

11. Injekan perseneling motor dulu 2 arah untuk nambah dan ngurangi gigi. Sekarang yang pake cuma motor bebek. Motor sport sekarang pindah gigi pake injek cungkil (1 sisi depan saja)… merusak sepatu dan ga ramah bagi pengendara bersendal :mrgreen:

12. Motor lawas pake karburator. Gampang settingnya. Sekarang pake injeksi makin tergantung sama bengkel dah.

Hmmm apalagi yak?… monggo kalau ada yang nambahin

Tikus termasuk musuh besar kendaraan yang diparkir digarasi rumah yang terbuka. Suzuki Spin milik bunda dah pernah jadi korban sampai ga bisa dinyalakan. 

Nah kesialan terakhir dialami oleh ertiga GX milik SF. Malam itu SF rencana pakai ertiga bersama rombongan mancing ke daerah tanjung pakis karawang. Sehabis Maghrib SF berencana isi bensin sekalian cek tekanan angin Ertiga.

Saat mesin dinyalakan SF merasa ada yang tidak normal… kok mobil terasa bergetar ya… SF nekat saja melaju. Saat pedal gas dilepas makin terasa keanehannya , mobil seakan mau mati .. tapi kemudian bergetar dan RPM naik lagi (ga jadi mati) berulang ulang seperti itu… laju mobil terasa tersendat-sendat… suaranya seperti angkot jadul yang tidak terawat. Orang bilang jalannya “pincang” . SF dulu pernah merasakan ini pada suzuki carry jadul milik ortu… ternyata saat itu busi mati sebiji. 

Begitu intip speedometer ertiga baru sadar jika lampu indiktor check engine nyala… keanehan lainnya indikator pada MID bagian trip meter/konsumsi bbm tereset jadi nihil /garis dua (–) . (Mohon maaf saat itu SF ga bawa HP karena dicash dirumah untuk keperluan mancing dilaut seharian malam nanti, jadi ga ada foto foto.)

Maaf speedo nyomot di google lantas diedit

Agak panik juga… malam nanti mobil mau dipakai luar kota lah kok bermasalah. SF putuskan ke montir serba bisa di kompleks perumahan SF… mulai motor, genset, mesin air, mobil ditangani semua oleh Opung ini… 

Opung langsung buka kap mesin , berbekal senter dari HPnya beliau mencari keanehan pada mesin ertiga… ” nah ketemu masalahnya,” sambil menunjuk sepasang kabel yang bermasalah. 1 selongsong kabel yang didalamnya terdiri dari 2 kabel. 1 kabel putus dan 1 lagi terkelupas. “Pasti ini sebabnya” 

Opung sendiri kurang tau kabel apaan ini, karena ga pernah garap ertiga (biasa mobil2 lama) , “kabel injeksi kali” jawab dia sekenanya πŸ˜† ada yang tau kabel apakah yang berada si bagian belakang atas blok mesin deket dip stick (ada 4 soket kabel, 1 soketnya di camil tikus) , Saya mengira ignition coil… CMIIW?

Sayangnya putusnya kabel dibagian pangkal soket , jadi susah nyambung kabelnya. Soket dilepas dari dudukannya agar mudah sambung kabelnya. Awalnya Opung berusaha cungkil-cungkil agar logam tembaga didalam soket mau nongol, tapi gagal… Akhirnya Opung pake cara barbar  πŸ˜† , soket dikikis pake cutter agar logam konektornya keliatan. Kemudian di solder dengan potongan kabel baru. Setelah lolos uji kekuatan solderan , baru di isolasi.

Setelah kabel disambung dengan bawaan ertiga dan soket dicolokkan kembali, ertiga kembali menyala normal…alhamdulillah….  πŸ™‚  display MiD bagian konsumsi bensin/tripmeter muncul kembali …. 

tapi …. indikator check engine masih menyala…. alamakkk! Pusing lagi Opung mencari-cari masalahnya. Sampai akhirnya Opung menyerah… “mending  dibawa ke bengkel resmi saja Pak mungkin injeksinya (ECU maksudnya ) perlu di reset .” 

“Klo soal ini gampang”  , jawab SF sok tau :mrgreen: .  Copot saja kabel akinya selama beberapa menit …. Opung manut saja ucapan asal asalan dari SF. 

5 menit kemudian kabel aki di pasang kembali, dan mobil dinyalakan… voilahhh ! Indikator check engine dah ilang…. ! πŸ‘

Tapi jam pada MID jadi ter reset. Tombol audio pada setir ertiga jadi ga berfungsi… jadinya kudu dikalibrasi ulang deh…. utak atik sendiri 5 menit beres dah….

Jiahh… waktu istirahat sebelum begadang mancing , malah dipakai benerin mobil… GPP dah semoga pelajaran ini berguna bagi yang lain… untung saja mancing malam itu sukses besar… berhasil menyelamatkan 8 ekor tenggiri yang tenggelam πŸ™‚

Nb : klo ada mobil baru gress, atau mobil mewah mogok atau bahkan sampai terbakar… ada kemungkinan gara-gara tikus bikin korslet kabel… jangan dibully karena tikus juga bisa mengisengi mobil anda… πŸ™‚ . Tetangga saya pengguna freed pernah mengalami kasus mobil mogok gara2 kabel digigit tikus sampai diderek segala 

Mobil yang berumur 4 tahun dengan jarak tempuh yang cuma 26rban ini. Hampir tidak mengalami kendala berarti…  kecuali brebet karena kabel digigit tikus, dan masalah terakhir kmaren masalah pintu belakang yang lemah per hidrolisnya. Saat handel pintu belakang di buka pintu ga mau naik…otomatis kalau keluar masukkan barang kudu disangga kepala… kalau ga gitu pintunya turun…

Ini yang ingin SF bahas hari ini… 

awalnya SF pergi ke 2 tempat servis shock mobil, karena SF pikir bisa di servis. Ternyata ga bisa… kudu ganti. 

SF segera meluncur ke toko sparepart terdekat… 


Pagi itu belum genap jam 8 hanya beberapa toko yang buka… SF coba mampir ke 1 toko yang kliatan kumplit… setelah nyocokin  pricelist suzuki (klo ga salah namanya balancer comp, back door). dia jawab 800 rban untuk yang ori…belum sempat SF konfirm  seller nambahi itu harga sebiji !… “sepasang kena 1,6 jt donk…! ” tanya SF terkaget… (bener juga SF cek di web eparts.suzuki.co.id @rp.842.700)

Sellernya mesem saja…. “iya pak masih saya diskon nanti… tapi sayang pake yang Ori.. mending pasang yang universal Taiwan.” Harga yang ditawarkan 230rb SEPASANG!!! huwik bagai langit dan bumi perbandingannya! Tapi katanya, kudu pasang dibengkel khusus karena ga PNP. SF serahin ke bengkel rekomendasi dia …. setelah nego harga per hidrolis pintu KW kena 220 dan ongkos pasang cuma 50rb!
Pengerjaannya gampang2 susah… karena dudukan beda dengan bawaan ertiga… gampang kalau tau caranya,susah kalau nebak nebak…. πŸ™‚ 

jadinya dudukan/braket besi hidrolis bawaan ertiga dicopot dan dipasang ke hidrolis baru

Setelah terpasang… pintu belakang langsung Njengat… ! πŸ˜†