Pengguna Motor Sport Harus Kenceng!??? yang Penting Puas!

image

Geli juga baca artikelnya bro IWB soal pengendara Ninja 150 yang macet superKIPSnya gara2 takut jambaan setan. ๐Ÿ™‚ eh doi beralasan beli ninja cuma buat nampang. Masing-masing pengendara milih tunggangannya dengan alasan berbeda-beda. Belum tentu pembeli scorpio, p220, ninja,CBR, dan motor sport lainnya adalah penyuka kecepatan. Ada yang alasannya mejeng atau nampang seperti pemilik ninja 150 diatas misalnya, ada yang alasannya menunjukkan status, ada yang sekedar ingin merasakan sensasi nyemplak motor dua silinder, ada juga yang cuma batu loncatan sebelum ganti ke moge. Tapi memang ada yang bener-bener mendewakan kecepatan.
image
Menurut SF apapun alasannya sah-sah saja rider milih motor sport sebagai tunggangannya meski bukan penyuka kecepatan asalkan mereka mendapatkan rasa puas saat mengendarainya. Bisa dari kenyamanannya, kebanggaan ataupun sekedar kepuasan mendengar dentuman knalpot motornya. Rider motor sport harus kenceng!!!??? Klo hidup diJakarta yang penuh jalanan macet, alay namanya! ๐Ÿ˜†

image

Tidak Mustahil Pengguna Ninja Dan CBR Berpaling ke GW250

image

image

Menurut SF motor ini benar- benar fenomenal, hampir seperti kehadiran Ninja 250 di Indonesia. Alasan ane meminang si Bolot adalah tidak ada motor ber-cc 250 naked, multi silinder. Jenuh juga nungguin AHM keluarin VTR 250 yang 3 tahun silam ditunggu-tunggu tiger lovers sebagai pengganti tiger. Satu lagi alasannya karena Bundafaiz jatuh cinta pada pandangan pertama setelah melihat dari dekat N250 saat di bengkel. Padahal saat itu ane sebenernya masih berharap Ninja keluarkan motor street bike naked berbasis ninja 250. Nah saat sekarang rame diberitakan kehadiran Suzuki GW 250 naked twin cylinder sejajar, hatipun goyah. Keinginan 3 tahun lalu saat ini muncul menggebu-gebu bahkan sempat terbesit keinginan melego Ninja 250 (si bolot). Namun karena ane udah nganggap motor bagian dari keluarga ( lebay mode=on ๐Ÿ™‚ ) dan Bunda menentang keras akhirnya luluh juga keinginan itu. Lagian udah ada tiger yang modelnya juga street bike ngapain nambah street bike lagi! Bener juga ya … he3… ntar ah, ngrayu bunda lagi klo cicilan si bolot lunas. Tidak mustahilย  dikalangan pecinta tiger dan motor adventure lain yang udah terlanjur beli Ninja dan CBR bakal nglego motornya dan berpaling pada GW250. Magnet naked dan twinnya terlalu besar bagi adventure lovers.

Ninja 150cc 4 tak powernya minimal setara CBR 150

image

Salah satu motor yang ditunggu kehadirannya oleh pecinta motor sport adalah ninja 150cc 4 tak. Karena menyandang nama ninja, motor 4 tak baru ini WAJIB memiliki power yang garang seperti pada kakak- kakaknya. Harapannya minimal setara dengan CBR 150, sukur-sukur mendekati 20 hpan seperti fxr atau cbr 150 thailand (yg belum dikebiri). KMI bisa belajar dari form factor dibalik keberhasilan Ninja 250 maupun Ninja 2 taknya. Yakni tampilan racy / sporty ( bukan sport turing seperti CBR150) serta power yang sangar . Menurut SF dua fitur itulah yang harus ditonjolkan ( kalo monoshock, double cakram dan ban lebar mah udah standard baku ๐Ÿ™‚ ), sedangkan bonusnya bisa diselipin spedometer digital dan injeksi tapi kalo 2 fitur itu bikin harga membengkak ya ga usah dipaksa asal harganya minimal selisih 5 jtan dari CBR. Kalo perlu kawasaki habis-habisan disegmen ini karena pangsanya lebih gemuk daripada kelas 250cc maupun 150 cc 2 taknya.

Spy shot Ninja 150 RR, dilema motor 2 tak

image

KMI nampaknya ga rela ninja 150 RR yang merupakan motor terkencang saat ini disuntik mati. Untuk meningkatkan penjualannya kliatannya ninja bakal mengalami perubahan total disektor bodi. Desain yang nampak dari spy shot bang haji nampak segaris dengan Ninja 250. Menurut SF jika nantinya new KRR ini masuk pasar motor premium sport ga banyak terpengaruh mengingat 2 stroke lover sangat terbatas. Belum lagi lawannya adalah motor sport yang kental aura mogenya yang ditandai dengan kekarnya bodi dan kaki- kaki. Selama ini pemakai ninja KRR adalah speed freak yang mengkedepankan performa diatas desainnya. Nampaknya KMI ingin memperluas pasarnya dengan mengupgrade tampilan. Namun ada beberapa hal yang nampaknya masih nanggung pada new KRR ini diantaranya speedometer yang masih analog (dimana motor pabrikan lain yang kelasnya dibawah sudah speedo digital), serta sektor kaki yang masih terlihat kosong dan kurus. Perlu diingat juga, ga semua penggila kecepatan juga suka dengan mesin 2 tak loh. Jaman SMA dulu ane udah anti motor 2 tak karena repot harus selalu cek oli samping kalau kelupaan sedikit saja bisa bikin mesin jebol, jika motor sudah berumur asapnya ga keruan dan borosnya minta ampun. Belum lagi dipenjuru dunia motor 2 tak mulai ditinggalkan alias tidak diproduksi lagi. Meski kenyataannya Kawasaki berhasil meminimalisir kekurangan motor 2 tak tetap saja banyak rider yang susah berpaling dari kehandalan motor 4 tak. Paling tidak, langkah KMI ini bisa mencegah kejenuhan di barisan ninja 2 taknya, dan menunjukkan kepada pecinta otomotif bahwa 2 tak di Indonesia bakal tetep eksis !!!
So tinggal tunggu saja efek gebrakan ninja baru ini beberapa bulan kedepan.