Hasil balap ga mempengaruhi penjualan

Setelah beberapa hari vakum ngeblog karena ngurus pindahan rumah, hari ini SF sempatkan nulis lagi meski badan masih pueegelll sangadd :).
sumber: www.star-racing-ina.com
Siapa sih ga tau jika Yamaha merajai balap bebek dan matic di tanah air? mungkin semua juga tahu jika CBR 250 sukses mempencundangi Ninja 250 di sirkuit. Sebenernya ngefek ga sih hasil balap terhadap hasil penjualan motor?
data dari P2R selama 2012 faktanya Honda yang memimpin pasar dengan total penjualan 4.088.888 atau 57.9% dari total penjualan motor di Indonesia (lihat disini ) Jelas matic dan bebek dipegang AHM . Padahal hasil balap motor honda di balap nasional ga terlalu muluk.
sumber : P2R
Sedangkan sport masih dipegang Yamaha dengan vixionnnya, faktanya Yamaha malah ga ikut balap sport sama sekali.
terlihat disini sebenernya hasil balap motor ga signifikan mempengaruhi penjualan motor. motor yang cocok buat balapan belum tentu cocok buat harian. Motor harian yang diminati konsumen yang menawarkan fungsionalitas, irit bahan bakar, dan kenyamanan jelas berkebalikan dengan motor balap.
Pada motor sport terlihat juga fenomena ini, pembeli motor sport belum tentu seneng ngebut juga.
Bagaimana dengan fenomena ninja 250 Vs CBR 250? ini yang sedikit beda…. banyak pemilik Ninja maupun CBR ga mengggunakan motornya untuk kendaraan sehari-hari namun untuk hobi… jadi kriteria motor harian yang laku ga berlaku disini. sebut saja Ninja 250 lebih boros, lebih berat, lebih panas, lebih ga nyaman dibanding CBR namun penjualan Ninja 250 hampir 4 X lipat CBR 250

sumber: ridertua

Jadi klo pengen motornya laku ngalah saja saat balapan (ngawur.com) ๐Ÿ˜†

Bocoran Sport yamaha 250cc bikin penjualan Ninja250fi turun?

Ga begitu kaget juga dengan artikel yang dibikin tmcblog
Yang menarik ada statement pengunjung
Dengan adanya kabar ini akankah penjualan Ninja bakal terganggu karena calon pembelinya bakal menunggu kemunculan sport 250cc yamaha?
Meski ada kemungkinan , namun SF rasa cukup kecil. Dengan pertimbangan sebagai berikut
Pertama : barangnya belum ada penampakan, gambling untuk nunggu penampilannya atau performa lebih dasyat dari N250fi
Kedua : Harga…. banyak konsumen menginginkan delta box serta fitur lain yang heboh. Jika kemahalan apa ga balik melirik N250fi.
Ketiga : Made in Indonesia. Bukannya under estimate karya anak bangsa, namun siapkan vendor lokal bersaing dengan Thailand secara harga dan kualitas?
Keempat : spesialisasi KMI di kelas sport dan pengalaman bermain di kelas premium ga bisa dianggap remeh. Apalagi saat ini Club ninja 250 sudah menjamur
Kelima : dari segi power untuk kelas 250 cc bisa dikatakan Ninja sudah di set maksimal (meski Ninja 250 fi sekarang powernya dibawah Ninja 250 fi lawas untuk pasar thai/eropa) untuk memenuhi regulasi beginer class bike di beberapa negara maju. Susah berharap sport yamaha bakal melebihi 33hp jika ditujukan untuk pasar dunia. Meskipun sebenernya bisa melebihi 35 hp (ninja 250 gen awal bisa hampir 40 hp loh)

Kemungkinan calon pembeli N250fi/Z250 mengurungkan niatnya memang ada, apalagi loyalis yamaha pastinya lebih banyak dibanding loyalis kawasaki… namun sepertinya ga signifikan setidaknya sampai sport yamaha yang diisyukan bermesin 2 silinder bener-bener telah mengaspal sehingga diketahui performanya dan kualitasnya. Selama masih angan-angan dan belum terbukti kualitasnya ya Ninja 250 bakal melenggang sendirian.
image

Nglawak dikit ahhh…..
Yang kemungkinan bisa bikin sport yamaha laris manis adalah : model sport fairing 2 silinder tanpa spionnn!!!! Wuiihh bakal banyak yang beli tuh secara mayoritas pemakai N250/CBR250 merasa direpotkan oleh keberadaan spion. :mrgreen:

Vixion segera launch… Teralis kudu buruan dibocorin

Pengguna vixion yang menunda pembelian vixion versi baru tentunya sangat ga sabar melihat penampakan fisik asli new vixion (soale ga fotogenik kalo di potho… ๐Ÿ™‚ย  ) . Nah untuk sedikit merusak moment Yamaha ini, honda harusnya segera kesih bocoran resmi ke publik mengenai penampakan asli si Teralis (teaser) supaya calon peminang new vixion pada galau dan juga mencegah penunggu setia teralis ga pindah kelain hati… klo kelamaen (apalagi jika mundur mass prodnya sampe Desember) bisa berkurang daya gedornya.

image

Mungkinkah honda keder sama new vixion sehingga ga berani munculkan spy shootnya? Apakah mesin CBR 150 rakitan lokal ada masalah sehingga kemungkinan mundur produksinya (vendor ga siap cuma jadi tameng?) Atau sengaja menunggu penampakan vixion sehingga bisa memukul telak dengan mengeluarkan senjata rahasia sehingga teralis punya “value” lebih. atau… semua itu cuma sayembara ๐Ÿ˜€ Tiba-tiba teralis mak Bendunduk… nyalip vixion ditikungan akhir.. seperti kasus bison yang kesalip NMP . Cuma AHM saja yang tau :). Lah wong SF pernah ngobrol sama mantan orang dalem AHM (barusan cabut dari AHM) info ga berhasil ditembus padahal doi sangat dekat dengan sumber info.

image

Spyshot muncul duluan enaknya bisa tau respon masyarakat… masukan masyarakat bisa jadi pertimbangan merevisi produknya agak makin sempurna.
Jangan-jangan Honda takabur :mrgreen:ย  beranggapan teralis jauh mengunguli lawannya.
Mbuhh kahh…. dienteni saja… tapi jangan berharap terlalu muluk… diatas langit masih ada langit. Kalo terlalu kueren entar susah bikin kakaknya (next tiger) lebih keren lagi. He3…

Pasar 250 cc premium sempit, incer saja kelas bawahnya

image

Segmen premium kelas 250cc memang sangat terbatas (penjualan semester I cek disini). Penyebabnya apalagi kalau ga harganya yang muahall… untuk memperluas segmen pabrikan roda dua sebenarnya bisa mengincar segmen dibawahnya. Katakanlah segmen motor seharga 25-26 jt yang dihuni honda tiger dan scorpio. Caranya produksi sendiri motor 250 cc. Fitur jelas ga seheboh sport 250cc premium. Mesin cukup 1 silinder saja ga masalah.
image

Misalkan saja Yamaha gunakan mesin scorpio bore up 250 cc + injeksi modelnya nyerempet byson dengan dimensi sedikit diperkekar agau bisa juga produksi sendiri Fazer 250. Sedangkan honda punya CB300R, untuk menghindari PPnBM cukup pakai versi lama yang 250cc.
image

Atau bisa juga honda memanfaatkan mesin CBR250 difemplokkan ke motor hasil desain Indonesia. Masalah harga tentunya ga lebih dari 30 jt, semakin mahal jelasnya semakin susah menyerap potential buyer kelas 200-225 cc untuk naik ke 250cc. Biar ga bengkak harganya ya kudu produksi sendiri.

New teralis dan new vixion berbarengan brojol, harusnya begitu

Ga ada namanya kalah start, first mover atau moment telat jika keduanya brojol bareng…. Ajang yang paling dinantikan adalah saat JMCS akhir bulan ini. Kedua motor ini memiliki keungulan masing-masing.

image

New vixion jelas telah bertahun-tahun menguasai pangsa sport Indonesia, power sangat lumayan, irit, delta box mengantarkannya sebagai raja di kelas motor batangan. Sedangkan Teralis seakan ga mau kalah dengan menggembar-gemborkan mesin 150cc DOHC titisan CBR 150 berbekal sasis teralis. Secara produksi mungkin new vixion lebih unggul diatas kertas karena banyak common parts yang diambil dari old vixion . Sedangkan perkiran SF, teralis bakal sedikit ketinggal di awal peluncuran, indent mungkin mengular namun produksi bakal sedikit keteteran memenuhi permintaan pasar mengingat motor ini benar-benar baru diIndonesia.

image

Meski jika mesin teralis mengambil blueprint plek CBR dari Thailand namun kualitas vendor di Indonesia nampaknya masih perlu “pembuktian” . Lah wong masalah ini saja masih menghantui kawasaki sehingga belum berani produksi Ninja 250 di Indonesia. Lantas bagaimana pertarungan jangka panjang New vixion dan teralis gimana? Semua tergantung si teralis. Jika awal kemunculan mampu memenuhi ekspektasi konsumen yakni motor keren, powerfull dan tanpa “Problem” bisa saja menggulingkan tahta vixion. Kalau kebalikan ya…. mau bilang apa, vixion bakal tetap jadi raja. Semoga ga ada black campain yang dialamatkan kedua motor baru ini. Agar calon konsumen mendapatkan informasi sebenarbenarnya untuk dua motor ini.

Kalau yamaha ikutan main sport 2 silinder, gimana nasib CBR 250

image

Terinspirasi dengan tulisan mbah satar ๐Ÿ™‚ serta menyinggung kembali artikel SF terdahulu tentang motor sport yamaha 250 cc 2 silinder. Penasaran jika benar-benar terjadi bagaimana nasib CBR 250 nantinya? Secara cuma pabrikan honda yang cukup berani main sport fairing 250cc 1 silinder.
image

Mari kita intip fakta dilapangan dulu…Saat musuhnya cuma ninja 250 karbu penjualan CBR 250 selama 1 semester cuma 1900 unit (ninja lama bisa 8400unit), gimana jika dimusuhkan ninja injeksi, inazuma plus yzf 250 masuk pasar…? Susah rasanya bagi CBR bersaing di segmen ini. Ehh ya belum lagi jika Ninja 250 naked juga ikut bikin rusuh di Indonesia ๐Ÿ™‚
image

Trus gimana dunk?
Sekedar berandai-andai jika SF adalah pihak AHM . CBR 250 bakal diproduksi lokal dengan “sedikit” modifikasi yakni fairing diterondoli, bodi didesain ulang ala moge naked honda trus di kasih nama baru yakni honda Tiger 250 ๐Ÿ™‚ (muekso polll .. ๐Ÿ™‚ )ย ย 
Mau ga mau jika honda masih pengen diperhitungkan di sport fairing 250 ya kudu bikin 2 silinder. Tampilan top dan harganya wajib dibawah pesaingnya. Kecualiiii… nantinya sport fairing yamaha cuma 1 silinder . Yo wis jor-joran harga saja asal jangan sampai kalah sama yamaha (kalah sama kawasaki gpp asal jangan sama yamaha… :mrgreen: maklum musuh bebuyutan)

image

Pertanyaan besarnya, apakah ambisi honda menguasai semua segmen juga berlaku dikelas 250 ini? Jangan-jangan karena segmen sempit dan ga menguntungkan nasib CBR 250 diabaikan

Kekuatan 2 silinder makin memperkokoh dominasinya

image

Asli ga nyangka banget baca artikelnya bang Edo, penjualan CBR 250 mengalami penurunan sebesar 50.34% dibanding semester I tahun lalu sedangkan ninja 250 malah mengalami kenaikan 25.84%. Secara unit CBR terjual 1900 an, sedangkan Ninja 250 terjual 8400an pada semester I. Masa Penjualan CBR 250 ga sampe 1/4nya ninja!!! Padahal pada awal peluncuran CBR bisa salip-salipan dengan Ninja 250. Tahun lalu SF sempatย  mengira kedepannya konsistensi penjualan CBR 250 diawal penetrasi tetap berlanjut sehingga secara kumulatif pasar N250 bakal terbagi, namun fakta berbicara lain. Kelebihan CBR 250 seperti kokpit digital,injeksi,irit, nyaman, powerband galak untuk stop And Go, dll … ga kuasa membendung kekuatan mesin 2 silinder. Keputusan AHM membikin tim pabrikan untuk membinasakan Ninja 250 di kejurnas nampaknya juga ga berpengaruh banyak. Diluar negeri boleh saja CBR jadi ancaman serius bagi Ninja 250 (sampai ada kawasaki luar yang repricing Harga Ninja 250) , tapi di Indonesia konsumennya unik dan sedikit beda. Banyak diantaranya terobsesi menunggang moge dan hanya N250 motor paling murah yang beraurakan Moge. Akan sangat berbeda hasilnya jika CBR 250 sekarang menganut multi cylinder, bisa jadi CBR 250 jadi penguasa karena jaringan distributor yang jauh lebih luas serta kenyamanan berkendara yang lebih baik dibanding ninja 250.
Tahun depan pertarungan motor 250 cc makin berdarah-darah dengan hadirnya 1 lagi motor multi cylinder yang mengusung konsep naked bike.
image

CBR 250 Sukses mempecundangi Ninja 250

image

Yup dewa supersport pun tak berkutik melawan duo CBR. Siapa sih yang meragukan skill Fadli yang tahun kemaren menjuarai seri supersport. Nampaknya kawasaki sudah menyadari sebelumnya ancaman Honda CBR ini, sampai rela menurunkan Fadli dikelas 250 cc. Ga salah sih Kawasaki berharap Fadli yang konon SF dengar jago rolling speed bisa mengkompensasikan kelebihan bobot Motor 2 silinder yang 25 kg lebih berat dengan kepiawaiannya. Namun fakta berbicara lain, CBR terlalu hebat di seri IRS kali ini.
Kondisi jauh berubah dibanding saat seri awal tahun kemaren (masih kelas standard) dimana catatan waktu Ninja lebih cepat 5 detik perlap. Sekarang 180ยฐ berubah. Faktor pembalapkah? SF rasa bukan… faktor motor rasanya. distraight yang SF kira Ninja 250 lebih digdaya Fadli pun kedodoran seperti yang SF baca di Indobiker . Persiapan tim honda jugalah yang membuat CBR 250 bersinar kali ini. Next… jika regulasi (terutama bobot) ga diubah dan kawasaki ga melakukan rombakan pada motornya CBR bakal ngacir sampai seri akhir. Apalagi menurut P2R di seri ini nampaknya tim kawasaki kurang persiapan .
Gambar dari P2R

Ciptakan Motor 250 Fenomenal, padukan saja kelebihan CBR Dan Ninja 250

image

Lebih cocok jika usul-usil ini ditujukan untuk Yamaha yang berencana memproduksi motor sport 250 cc. Demi menggebuk rival bebuyutannya serta menggulingkan tahta Ninja kudunya Yamaha melakukan langkah taktis. Pelajari keunggulan kompetitor yang ada, beri value added, dan jika mampu … lempar kepasar dengan harga sama atau lebih rendah dibanding kompetitor. Kalo sudah gini konsumen mana yang ga klepek-klepek.
Gampang-gampang susah sih. Bikin daftar kelebihan CBR 250 dan Ninja 250ย  trusss masukkan semua kelebihan itu pada produk yamaha yang baru. Jadinya motor sport berfairing, ber speedo digital, ban gambot, injeksi, nyaman dikendarai dan yang terpenting Mesin 2 Silinder ! Soal body juga ga susah. Tembak saja desain R6/R1. Urusan tampang ga boleh dianggap remeh loh. Tapi ga perlu kuatir R15 saja kueren gimana yang 250 cc ya?Lebih cool pastinya.
image

Nah sekarang bagian yang susah, harganya bro! Bisa ga bersaing dengan 2 produk yang sudah beredar duluan? Dilema lohhh… klo ngejar murahnya bisa jadi kualitasnya dikorbankan.

Yamaha Mempertimbangkan produksi 250 cc di India, jangan sampai kejadian seperti CBR 250

image

begitu membaca dapurpacu mengenai niatan Yamaha memproduksi motor 250cc jadi terpikir untuk buat artikel. Ada satu paragraf yang bikin SF tergelitik :

โ€œYamaha mengusulkan untuk meracik sepeda motor baru di India atau di Asia Tenggara dalam rangka menjaga biaya rendah dan kompetitif,โ€ jelas sumber tersebut. Belum ada tanggal peluncuran atau nama model yang akan dihadirkan.

Kenapa berita ini cukup menarik. Pertama soal niatan Yamaha ikut terjun di kancah persaingan 250cc, kedua ada kemungkinan motor tersebut diproduksi di India . nah ini yang perlu dikuatirkan. SF ambil contoh dari kasus CBR saja deh. Motor yang blueprintnya jelas dari Thailand, tinggal contek ternyata apa yang terjadi !? buanyak masalahnya . cek disini :
http://otomercon.wordpress.com/2012/04/02/honda-cbr250r-di-india-memang-banyak-problema/
mulai pernak pernik berkarat (baut,spion, engine cover), motor berisik/kasar, fairing bergetar, shock depan bermasalah, dll nah bagaimana jika Yamaha 250 cc ini mulai dari nol dikembangkan di India. Ingat brand Yamaha ga sekuat Bajaj dan Honda disono. Apalagi alasannya untuk menjaga biaya rendah.ย  jangan sampai melakukan kesalahan yang dilakukan Honda deh. jika niatan begitu kudu dipastikan kualitas partsnya terjamin. Ga gampang loh… screening third party (vendor parts) kudu diperketat begitupula QC (Quality Control) nya. Memang sih Potential buyernya lebih banyak India dibanding negara lain, tapi apa berani ambil resiko seperti CBR 250.

image

Lebih aman sih pilih opsi kedua yakni diproduksi di Asia Tenggara (Thailand) atau bahkan produksi di Indonesia sekalian biar ga perlu CKD ๐Ÿ™‚ (karepku !! :mrgreen: ). Thailand merupakan barometer motor di Asia Tenggara. Banyak motor kelas dunia yang diproduksi disini, mulai CBR150/250, Ninja 250 hingga Moge ER6, tentu sarana serta ketersediaan verdor berkualitas lebih banyak dibanding di India. hayo milih mana diproduksi di India atau Thailand? Harapan masuk di Indonesia bakal makin lama nih. Secara ATPM sudah ga bisa import. Otomatis kudu persiapkan sarana dan prasarana perakitan.