Berbagai Pilihan Velg Lebar Ninja 250, Awas Salah Pilih

image

Beberapa hari sebelum masuk bulan puasa, SF sering melihat penampakan Ninja berbalut velg racing lebar. Keren banget pokoknya, kaki makin kekar dan proporsional dipadukan ban ukuran 150/60 atau 160/60. Jelas beda dengan si bolot dengan velg ori 3.5″ dipaksa pake ban 150/60 :mrgreen: .setelah googling diforum-forum ada 3 jenis velg buat ninja 250 yang beredar di pasaran yakni Vrossi seharga 1.3jt sepasang ukuran 3.5″depan dan 4.5″ blkg ( bahkan di Jogja ada yang jual baru 900rb ! ) , Velg Power seharga 1.7-1.8 jt ukurannya 3.5″dan 4 “, serta terakhir yang banyak peminatnya karena kualitas yang hampir menyamai velg ori bermerk chemco harganya 2.2-2.3 jt velg belakang saja ukuran 4.5”. Untuk velg ninja magnesium seharga vixion baru diabaikan saja 😛 . Sekedar catatan arm belakang original ninja bisa menampung velg ukuran 4.5″ dengan ban maksimal ukuran 150/60. 
image

Setelah banyak googling akhirnya malah bikin SF makin keracunan. Masuklah SF ke forum ninja langganan untuk mengetahui pengalaman/ review dari user langsung. Rata-rata pengguna puas dengan penggunaan velg lebar, selain ban lebih ngegrip tampilan motor terdongkrak. Namunnn … ada satu thread yang bikin SF miris. Salah seorang pengguna velg lokal mengalami pecah velg saat nikung alhasil pengendara dan motornya terseret beberapa meter, padahal menurut ridernya motor ga melindas batu atau lubang.
image
image

Ada juga pengakuan pengguna velg dengan merk yang sama mengalami retak velg karena kena lubang yang ga seberapa dalam. Namun ada juga pengguna lain dengan merk sama merasa baik-baik saja menggunakan velg ini meski sering buat balapan dan perjalanan jauh. Wah klo SF mah mikir-mikir pasang velg murah (banget) di Ninja karena pertimbangan bobotnya yang melebihi motor lain. Alhamdulillah buat tiger pake velg lokal merk sprint baik-baik saja yah selama 4 tahun ini 🙂

Pupus harapan melihat performa CBR 250 di kejurnas indospeed 2011

image

Rasa penasaran SF tak kunjung hilang hingga saat ini terutama bagaimana performa CBR 250 setelah dioprek habis-habisan. Seri keempat kejurnas 250 cc kembali cbr tidak nampak di urutan 10 besar. Padahal regulasi sudah diperlonggar. Blogger2 senior pun ga ada yang bahas mengenai ketidakhadiran CBR 250. Sejatinya apa sih maksud Cbr 250 mendaftar di kejurnas 250 cc?
–  ajang promosi bengkel CBR 250 dan komponen balap Cbr 250?
–  sekedar menunjukkan ke khalayak kalo Cbr 250 yang genrenya sport turing bisa juga buat balap?
–  niat ikut full series namun tidak bisa menemukan settingan tepat dan mengetahui performa kompetitor yang berkembang jadi mengundurkan diri daripada berakibat buruk bagi promosi CBR?

Yang jelas masalah pembalap (pinjeman honda) yang selalu bentrok jadwal balapnya dengan indoprik menunjukkan ketidaseriusan CBR diturunkan pada Kejurnas 250 cc ini. Entah apalagi alasan ketidakikutsertaannya kali ini.

Heran juga sama Honda yang mengkedepankan support balap supersport daripada kejurnas 250 tahun depan padahal honda ga jualan cbr 600 disini. Dengan kata lain kejurnas 250cc dianggap masuk kelas ecek-ecek. Indonesia bukanlah rumah supersport dan superbike karena hampir mustahil motor itu mampu dibeli biker Indonesia, berbeda dengan ninja 250 dan CBR 250 yang harganya 1/5 harga supersport. Semoga seri terakhir CBR dapat menunjukkan taringnya.

Hasil kejurnas 250 cc :
1. Ivan Atmaja, DKI Ilegal Shinyo Racing Team 16 menit 0.302 detik
2. Ali Adrian, DKI Anjany NHK CLD FDR Sphinx +0.127 detik
3. Bram Prasetya, DKI Cargloss AHRS +0.184 detik
4. Erwan Nyoman, Riau Kawasaki Greentech +3.315 detik
5. Zefanya Iqbal, DKI Kawasaki Denso Junior KYT Caspian +20.151 detik
6. Heru Susanto, DKI Anjany NHK CLD FDR Sphinx +20.186 detik
7. Danu Andri Wibisono, DKI Privateer +26.901 detik
8. Ardan Syauqi, DKI NYN 2Bros AFAM BMC HYT Speedracers +40.587 detik
9. Edison Wishnu, DKI Fast Anjany NHK +1 menit 05.433 detik
10. Joseph Kevin, Lampung Leon AHX Racing Lampung +1 menit 13.793 detik

Andaikan Cbr 250, minerva 250, hyosung 250, tentu ninja 250 bisa ikut kejurnas 250 tahun depan, balapan pasti jadi lebih  seru dan pamor kejurnas 250 cc bakal terdongkrak.
Share your opinion…!