aftermarket

All posts tagged aftermarket

Sempat terpuaskan dengan spion keluaran aspira mini namun kacanya seperti ori (cembung) yang SF beli secara online, setelah beberapa kali pakai ternyata sedikit mengecewakan karena letoy untuk kecepatan tinggi (klik disini ).

SF putuskan cari lagi secara online. Kali ini pencarian SF terhenti dilapak dengan judul spion Scoopy standar honda… dari judulnya SF pikir barangnya  ori atau persis ori … judulnya saja standar.

Liat garis asbes gelombang, nampak lurus =kaca datar

Setelah barang sampai, segera SF pasang di tiger… ternyata sedikit mengecewakan. Cerminnya cenderung datar / kurang cembung…  jadinya view di cermin tampak besar… area cakupannya cermin jadi lebih sedikit/sempit. 

Sempat SF bandingkan dengan Ori scoopy, ternyata memang beda…. yang ori lebih cembung

Nampak garis vertikal bayangan gedung lebih melengkung = kaca cembung

Jiahhh… kudu ganti lagi yang ori… 

Kejadian ini menimpa vixion adik ipar SF.  Tuas kopling tangan terasa berat saat ditarik.  Bukan hanya itu terasa geretan pada tangan saat menarik kopling.  SF berasumsi kabel kopling yang minta diganti.  Setelah diganti tetap saja kopling terasa keras.  Di semprot dengan penetran tetap saja ga bisa seringan seperti tiger atau ninja. 

image

Continue Reading

Berhubung baru sekarang ada pembanding motor 250cc 2 silinder sejajar jadi bisa diketahui kenapa Ninja 250 tenaganya serasa tertahan. Jawabannya adalah knalpot…. knalpot ninja 250 berperan penting meredam suara motor agar betul-betul senyap, bahkan lebih senyap dibanding bebek. Konsekwensinya tenaga juga tersunat lumayan banyak.

image

Continue Reading

image

Yup… ini sudah terbukti pada tunggangan SF sendiri. Indikator panasnya cukup dengan telapak tangan 🙂 . Yang SF bandingkan yakni knalpot aftermarket freeflow model GSX dan yang satu knalpot aftermarket namun dengan daleman bersekat layaknya knalpot ori. Header yang dipakai sama, cuma beda di desain silincer doang. Bahan kedua silincer juga sama persis. Yakni stainless steel….
Saat dipanasi sebentar silincer model sekat langsung terasa panas… apalagi jika dipakai jarak jauh… dijamin tangan melepuh jika memegangnya…

image

Beda dengan knalpot freeflow… meski abis dipakai jara jauh dipegang cuma terasa anget menjelang panas namun ga sampai bikin kulit tangan melepuh.
Penyebabnya mungkin desain knalpot bersekat kurang bisa mengusir panas didalam knalpot , sekat-sekat didalam knalpot juga menempel langsung  dinding/bodi knalpot. Beda dengan knalpot model freeflow . Sarangan didalam yang langsung terpapar udara panas mesin ga menempel langsung pada dinding/bodi knalpot, otomatis hanya ujung dan pangkal knalpot saja yang menempel sarangan. Udara panas dari mesin juga langsung terdorong keluar tanpa dibelok-belokkan seperti pada knalpot bersekat…

image

Ga percaya…. !? Monggo kerumah SF trus jilat knalpot SF setelah mesin dihidupkan 15 menit :mrgreen:

image

Beberapa hari lalu, menjadi pengalaman pertama bolot buat speeding jarak jauh di BKT. Sepanjang 7Km lebih bolot dipaksa teriak melebihi redline. Hari ini pas waktunya SF riding sibolot kekantor. Kali ini ada yang berbeda, suara menjadi pecah dan makin keras, padahal sudah pakai dbkiller loh. Hmmm disinyalir masalah desain jeroan knalpot custom ini yang bikin suara merdu ga bertahan lama. Kalau masalah glaswool SF ga meragukan , wong digaransi 3 tahun kok.
Jeroan knalpot replika ini ga seperti knalpot racing pada umumnya , ada lekukan di saringan knalpot. Mungkin ini yang bikin kepadatan glaswool saat dipakai jadi tidak merata karena dorongan udara di lekukan saringan. Tapi ini juga praduga SF. Kemungkinan penyebab lainnya desain silincer volumenya kurang , alias terlalu pendek.

image

Bingung antara desain ulang DB killer dengan lubang keluaran lebih kecil atau ganti silencer ya….? SF sih cocok sama tampilan fisiknya. Suaranya itu loh yang ga pas dihati. Padahal awal-awal masih enak didenger loh…

image