Terlanjur beli knalpot aftermarket tapi Suara terlalu nyaring? Solusinya gampang dan murah

Ada perasaan kurang pas dihati atas pembelian knalpot silent Rob1 untuk Nmax. Bukan masalah performa, karena soal ini sudah memenuhi ekspektasi (cek review pertama soal performa dan keiritan disini ). Namun soal suara yang sedikit jadi masalah, kentara kalau ini bukan knalpot std. ( cek suaranya disini ) Memang sih suara Rob1 SS ini sudah tergolong adem saat stagnan. Namun tetep saja lebih tereak saat akselerasi spontan dan kecepatan tinggi.

Sengaja SF cari di youtube perihal DB killer murah , lah kok nemu video DB killer yang menggunakan barang yang tak terpikir sebelumnya. Murah meriah dan pengerjaannya gampang. Cuma butuh

Continue reading “Terlanjur beli knalpot aftermarket tapi Suara terlalu nyaring? Solusinya gampang dan murah”

Cairan penambal ban, lumayan mengobati kejengkelan

Cairan penambal ban otomatis efektif mencegah bocor

Gimana ga jengkel… motor barusan dipompa bannya eh 3 hari kemudian ban belakang tiger kempes lagi. Dibawa ke tukang tambal ban ga terdeteksi adanya kebocoran pada ban. Ban sudah dicek bagian permukaan, bibir ban, sampai pentil semua normal ga ada kebocoran. Tukang ban yang SF samperin bukan hanya satu loh. 3 kali kejadian ban kempes SF langsung mampir ke tukang tambal terdekat.
image Continue reading “Cairan penambal ban, lumayan mengobati kejengkelan”

Suara knalpot freeflow, wajar berubah jadi keras karena pemakaian

image

Pengalaman SF pada GL max tunggangan semasa SMA dan kuliah. Motor ini memakai knalpot racing merk extreme. Sjaranya memang ngabas alus ga seberapa berisik seperti knalpot lainnya. Namun selama setahun pemakaian suara berubah menjadi pecah dan keras. Beberapa kali diganti glasswool (warna kuning) ga bertahan lama karena terbakar. Akhirnya SF memutuskan membeli glasswool berkualitas tahan panas yang harganya memang jauh lebih mahal. Memang sih keawetan lebih lama, namun selama beberapa tahun kemudian suara kembali jadi lebih keras. Setelah silencer dibongkar, glasswool memadat dan berkumpul diujung dilencer sedangkan bagian pangkal silencer kosong. Ini dia penyebabnya…! Meski glasswool bagus pun ga menjamin suara ngebas adem (ulem bahasa suroboyone 🙂 ) bertahan selamanya. Sama seperti knalpot racing stereo yang digunakan SF. Suara knalpot yang telah dimodif tambah sekat (dbkiller) dan kecilkan lubang keluaran pada mulanya bersuara seperti Satria FU jejer 2 , namun sekarang jadi sedikit ngebas. Disinyalir kondisi glasswoll sudah  berubah dari kondisi semula. Karena suara belum begitu mengganggu belum SF putuskan untuk memodif knalpot ini lagi.image

Entah bagaimana dengan knalpot racing import berkualitas, apakah mengalami hal seperti ini? Berhubung SF ga pernahpake :mrgreen:  , monggo dishare…