Video Tutorial modifikasi needle wheel untuk pompa air resun sp2500 agar dapat dipakai untuk protein skimmer

Akhirnya bisa diselesaikan juga proyek tutorial ini. Gara2 aplikasi filmoranya ngambek kudu register… 🤭

Protein skimmer (PS) adalah salah satu komponen filtrasi yang penting bagi aquarium air laut. Untuk hasil maksimal bisa memakai PS yang harganya jutaan. Dijamin hasilnya… tapi bukan SF klo ga menemukan alternatif lain. Ada skimmer harga terjangkau yang bisa dimodif agar hasilnya maksimal. Contohnya PS gantung jebo jb180 yang SF upgrade pompanya (bisa diintip artikelnya disini). Protein skimmer lokal juga ga kalah, SF upgrade pompanya. Keduanya memakai pompa Resun SP2500 alasannya irit daya namun kapasitas besar 1400L/H.

Sayangnya SP2500 ga diperuntukkan buat PS, kipasnya didesain hanya untuk mengalirkan air secara maksimal. Untuk itu perlu dimodif dengan menggunakan needle wheel. Dengan kipas berbentuk duri-duri maka akan semakin sempurna campuran udara dan air.

Berikut caranya :

Bahan yng dibutuhkan : 1. mesin resun sp2500 (bisa juga merk2 lain yg murah namun wattnya besar) 2. Bioball rambutan 3. Tang 4. Gunting kuku 5. Cutter 6.lem korea/alteco 7.tisue 8.solder

Pertama : potong 1 sisi rambut/duri bioball menggunakan cutter atau pisau yang dipanaskan, haluskan permukaan yang dipotong

Kedua : sesuaikan ketebalan bioball dengan kipas pompa air, rapikan menggunakan potongan kuku

Needle wheel DIY

Ketiga : patahkan kisi2 kipas bawaan pompa air. Ingat hanya kisi2 kipasnya saja. Lingkaran dalamnya masih kita pakai. Gunakan tang, potongan kuku dan cutter untuk merapikan lingkarannya. Dannn jadilah needle wheel yang diidamkan 😁

Keempat : buat lubang pada needle wheel dengan solder.

Kelima : pasang needle wheel pada rotor pompa air menggantikan kisi2 yang sebelumnya di hilangkan. Pastikan posisi needle wheel tidak miring. Gunakan lem korea untuk merekatkan needle wheel dengan rotor. Hati2 jangan sampai lem masuk ke lubang as rotor.

Kelima : ga kalah penting ini yang bikin needle wheel permanen nempel ke rotor. Gunakan gulungan tisue tipis untuk mengganjal antara needle wheel dan bodi rotor (bisa juga pakai benang jahit yang digulung antara needle wheel dan rotor). Lalu balur dengan lem korea. Tunggu sampai kering. Dijamin sudah setahun SF pakai cara ini dan needlewheel ga pernah lepas dari rotor.

Keenam : rakit kembali pompa air yang sudah menggunakan needle wheel

Selesai dahhh…

Rasanya lebih mudah jika langsung lihat videonya

Sharing pengalaman bagaimana menambahkan ikan baru ke dalam aquarium laut , tips menghindari pembullian

Beberapa kali SF mengalami hal yang kurang mengenakkan saat menambah ikan baru. Ikan penghuni lama membully habis-habisan ikan baru. Bahkan sepertinya ingin membunuh. Salah satunya yang mendorong SF (admin) bikin artikel ini adalah saat Keranjang Bali menghajar habi-habisan Botana api yang baru masuk tank utama setelah dikarantina 1 hari, tak mustahil kalau ga segera diselamatkan bakal tewas si botana api. Lihat saja video detik-detik keranjang bali menyerang Botana api hingga penuh luka

Sirip atas dan ekor robek, salah satu sisi badannya juga luka. Untung si Botana Api bisa diselamatkan. Masuk lagi ke box karantina. Belajar dari pengalaman ini SF share tips bagaimana cara menambah ikan baru kedalam aquarium agar tidak dibully ikan penghuni lama.

Keranjang Bali Si Preman pelaku pembulian

Yang dibutuhkan adalah box karantina transparan (akrilik) dengan penutup, cari saja di toko online “box karantina”. Artikel kemaren juga sudah Saya share. Ukuran 25x10x10 cm rasanya cukup untuk ikan ukuran M, lebih besar lebih baik tapi jangan lebih kecil karena malah bikin ikan stress.

Saat ikan baru datang dengan media kantong plastik, langkah pertama adalah cemplungin kantongnya dalam aquarium (jangan dibuka kantongnya) , biarkan beberapa menit kantong mengambang dalam aquarium. Tujuannya adalah agar suhu air dalam kantong sama dengan aquarium  . Lalu cari cara bagaimana agar pertukaran air didalam bungkus ikan dengan air aquarium (MT alias Main Tank ) terjadi perlahan, ada yang pake metode dripping , ada yang dengan cara membuka bungkus plastik dalam MT dan membiarkan ikan keluar sendiri. Ini yang disebut proses aklimasi. Apa ini juga SF lakukan? Nooooo… saya bukan orang yang telaten. Setelah suhu air dalam kantong plastik sama dengan suhu MT , SF buka kantong bungkus ikan dan masukkan seluruhnya kedalam box aklimasi/box karantina yang sudah disiapkan didalam MT.

Kemudian menginjak proses terpenting… prosedur lock down alias karantina… kalau perlu 14 hari biar ikan dipastikan bebas corona 🤭. Jelas ga sabar kannn? Pasti lah…😅 Jangka waktu memang tak tentu. bisa sejam bisa seminggu. Lihat respon ikan lama terhadap kehadiran ikan baru. Untuk kasus keranjang bali VS botana api ini SF perlu waktu agak lama (seminggu lebih) karena awal-awal botana api masuk karantina, si keranjang bali terlihat nabrak-nabrak box karantina sembari melebarkan siripnya, terlihat jelas ga bisa menerima kehadiran botana api. Awalnya sih botana api ketakutan, sehari dua hari selow bae.

Kondisi botana api terkoyak siripnya. Dikarantina dulu agak lamaan biar mau makan dan mentalnya menguat

Jangan keburu beri makanan kepada ikan baru. Biarkan kelaparan dulu 2 harian dalam box karantina. Setelah itu masukkan pelet atau makanan rutin lainnya. Begitu mau makan, 1 masalah selesai. Tinggal tunggu ikan lama akur dengan ikan baru

Selanjutnya Lihat perkembangan respon penghuni lama. Kasus botana api ini, saya tunggu sampai si keranjang bali tidak lagi mengintimidasi / mengancam botana api dengan menabrak box karantina sembari melebarkan siripnya. Perlu agak lama sekitar 4-5 harian , sampai akhirnya keranjang bali terbiasa dengan kehadiran botana api. Sengaja SF beri makan rutin penghuni lama diarea box karantina. Biar penghuni lama dan baru terbiasa 1 area saat pemberian makan.

Setelah semingguan lebih, SF rasa mental botana api sudah kuat dan sudah waktunya keluar dari box karantina. Jangan dipaksa… buka saja penutup boxnya, ikan bakal keluar sendiri kalau sudah siap.

Sempat kuatir karena ternyata keranjang bali dah langsung melabrak botana api. Namun sangat berbeda dengan saat pertama kali. Dimana Keranjang bali benar-benar ingin menghabisi botana api. Kali ini cuma mengusir botana api. “Sono tempat Lu, ini spot Gw cari makan!!!” Kira2 begitulah. Botana api selalu berusaha menghindari berhadapan langsung dengan keranjang bali. Klo ga sengaja ketemu si Bali mengibas kibaskan ekornya, eh lah kok si botana api bales.

Beberapa hari kemudian cinta mulai bersemi… keranjang bali sudah menerima kehadiran botana api. Bahkan mereka makan bareng sepiring berdua… 🤭 maksudnya… makan Nory (rumput laut) dalam 1 penjepit. 😊

Botana api dan keranjang bali dah akur

Sebenarnya ada tips yang lebih mudah menghadapi pembullian ikan lama : jangan beli ikan sejenis (botana api dan keranjang bali sama2 jenis Tang), kalau terpaksa ikan baru kudu lebih gedhe dan kuat mentalnya.

Ada lagi nih cerita yang lebih dramatis dimana SF menambahkan 2 ekor botana Letter six (Dory) ukuran T dan S kedalam aquarium. Penasarannnn??? Ntar masih disiapkan artikelnya. Jelasnya penanganannya beda dan tingkat resiko lebih tinggi.

Box Karantina Wajib dimiliki  Penghobi Aquarium Laut

Terlalu banyak godaan dalam hobi aquarium air laut. Terutama karena biotanya punya warna yang mencolok dan punya sifat yang menurut SF lebih berkarakter. Inilah sebab SF butuh box karantina.

Box karantina minimal ukuran 25x10x10cm agar ga bikin ikan stress

Ada beberapa fungsi box karantina yang penting terutama bagi ikan baru. SF ingatkan saat beli box karantina (SF beli lewat toko online) wajib ada penutupnya.

Seperti yg SF singgung, karakter ikan laut macam-macam, ada yang peaceful ada yang teritorial, ada yang predator, ada usil, ada yang galak. yg galak juga pilih-pilih ada yg galak dengan sejenis, ada yg galak dengan semua ikan. Makin lama ikan dalam akuarium , makin merasa berkuasa, dan kuat mentalnya

Nah box karantina pegang peranan penting disini. Box ini sebagai sekat pemisah antara ikan baru dan ikan lama. Dengan dinding yang transparan, ikan baru dan lama akan saling mengenal. Saat ikan baru masuk box karantina akan diketahui sikap ikan penghuni lama terhadap penghuni baru. Biasanya ada saja yang kurang suka dengan penghuni baru. Penghuni lama akan mengintimidasi ikan baru dari luar box. Bayangkan kalau ga ada box ini. SF beberapa kali mengalami, ikan baru dihajar oleh penghuni lama, bahkan sampai tewas.

Dengan berada didalam box karantina ikan baru akan beradaptasi dengan kondisi lingkungan barunya dengan tenang, mentalnya perlahan akan tumbuh. Mereka akan cuek meski ikan lama masih mengintimidasi dari liat box. Setelah dirasa ikan penghuni lama berubah sikap (tidak lagi mengintimidasi ikan baru) , ikan baru boleh dilepas ke Main Tank.

Botana dory dikarantina dulu biar beradaptasi dan belajar makan pelet

Selain mengadaptasikan ikan dengan lingkungan barunya, box karantina juga berfungsi sebagai sarana untuk ngajari ikan yang baru ditangkap dialam liar untuk makan pelet/makanan rutin lain yang disediakan. Bayangkan kalau ga ada ini. Saat pemberian makan, ikan penghuni lama akan saling berebut. hitungan detik pelet amblas tak tersisa. Tentunya ikan baru ga kebagian. selain karena mental belum kuat, juga masih asing dengan makanan olahan. Kalau didalam box akan lebih tenang tanpa harus bersaing dengan ikan lainnya. Tips dari grup yang saya ikuti. Biarkan ikan kelaparan didalam box sekitar 2-3 hari tanpa makanan. Selanjutnya silahkan beri makan pelet. Sebagai tambahan informasi ikan laut jauh lebih rakus dibanding ikan air tawar… dannn tak kenal kenyang.

Smadar cicit terpaksa dihibahkan karena ketahuan makan coral

Fungsi lain yang tak kalah penting yakni sebagai sarana menjebak ikan yang tak dikehendaki. Syaratnya box karantina ikan harus ada tutupnya. Sudah beberapa kali saya menjebak ikan menggunakan box karantina. Sedikit tricky dan butuh kesabaran. Kalau beruntung ga perlu waktu lama untuk menjebak ikan yang dikehendaki. Caranya mudah biarkan box terbuka dan beri makan didalam box karantina. Begitu ikan masuk jebakan baru tutup boxnya. Saat menyadari akan dijebak dari atas ikan biasanya akan lari kesamping atau kebawah, jadi susah melarikan diri.

10 Kesalahan yang biasa dilakukan pemula saat memulai aquarium laut

SF ini masih pemula loh… banyak gagalnya bermain aquarium laut.

Sekarang sudah sekitar 2 tahunan mainan aquarium laut dannnn… masih ada aja biota yang tewas dengan berbagai macam sebab. Berikut SF share apa saja kesalahan pemula saat bermain aquarium laut

1. Budget nanggung, pengetahuan belum memadai, tapi maksa mainan air laut. Memang bermain aquarium laut tak harus mahal. Namun memaksakan bermain air laut dengan alat tempur tak memadai juga tak disarankan. Ketahui dulu peralatan minimal yang dibutuhkan lalu baru bisa  berburu peralatan yang murah namun hasilnya bagus. Filtrasi mekanik, biologis, kimiawi, cahaya, arus, alat ukur kandungan air, semua dibutuhkan untuk menunjang kehidupan biota dalam aquarium yang kondisinya diusahakan mendekati habitatnya.

2. Ga sabaran. Begitu setup aquarium langsung cemplung-cemplungin ikan. Alhasil langsung tewas. Dalam aquarium laut maupun tawar diperlukan siklus pembentukan bakteri pengurai, bakteri ini yang mengurai kotoran yang dihasilkan biota agar tidak kembali meracuni biota. Expert bilang ini namanya siklus nitrogen… nyalakan filter, lampu, arus air, jangan masukkan biota apapun samai bakteri terbentuk.

Untuk aquarium laut proses ini agak lama minimal sebulan lah. Jangan samakan seperti acara TV “tanked” ya mereka memakai pasir atau media yang sudah mengandung bakteri pengurai . 

3. Tak tahan godaan. Namanya saja hobi baru, budget kurang bermasalah, budget lebih juga gawat. Maen ke penjual ikan, ada yang bagus langsung samber-samber saja. Alhasil ketambahan biota dalam jumlah banyak dalam waktu singkat. Padahal bakteri pengurai masih progress pertumbuhan. Setelah proses siklus pada no.2 diatas selesai. Jangan langsung cemplungin banyak ikan. 1-3 ekorlah. Dan itupun yang tergolong ikan tahan banting misalnya, clown fish dan ikan betok

4. Kesalahan pemilihan ikan. Ada ikan agresive, ada yang peacefull, ada yang reef safe, ada yang reef safe with coution, ada yang totally not reef safe, ada yang ga tahan arus kencang, ada yang khusus  aquarium tua, (yg sudah banyak copeopod) , ada yang pure carnivora. Pelajari dulu ikan yang akan dibeli. Jangan sampai nyesel beli ikan karena warnanya keren eh suka notolin ikan lain, atau nyamil koral. Susah nangkep ikan kalau sudah nyemplung di aquarium utama.

5. New hobbist syndrom…. ! Tak bisa berhenti obok-obok kolam. Tentukan dulu landscapenya, usahakan jangan terlalu sering merubah penataan dalam aquarium. Ikan dan biota lainnya bisa stress, penyakitan dan mati.

6. Top up air aquarium laut yang menguap menggunakan air laut…. ! Ini terjadi dan SF dengar sendiri dari pelakunya yang sempat ngobrol di sentra ikan hias sumenep. Dia curhat ke seller ikan soal ikannya yang ga pernah awet. Setelah diselidiki doi  selalu topup menggunakan air laut. dipastikan kadar garam dalam aquarium laut akan meningkat. Penguapan air laut dalam aquarium terjadi hanya pada airnya saja! Garam tetap tinggal dalam aquarium. Jadi kalau topup aquarium laut cukup menggunakan air tawar… !

7. Kondisi biota dan aquarium dipaksakan menyesuaikan lingkungan kita. Salah besar…. harusnya kondisi didalam aquarium yang dibikin mendekati kondisi sebenarnya dialam. Suhu misalnya untuk coral diusahakan dingin 25-27c, ikan 27-30c, ikan dan coral di 26-27c, salinitas dipertahankan di.1.020-1.025.

8. Memakai aquarium ukuran kecil dengan alasan perawatan mudah. Salahhhh besarrrr…. ! Aquarium kecil sangat mudah terjadi swing alias perubahan kondisi air laut. Suhu, PH, salinitas lebih gampang naik turun, biota jadi gampang stress dan mati. makin besar aquarium jelasnya makin stabil tapi mahal pula… 😁

9. Kurang gaul. Pemain air laut senior pun masih butuh teman diskusi. Mereka juga pernah dan sering gagal , problem solving N solution inilah yang mahal ilmunya. Beruntunglah anda bergabung di grup para senior. Jangan malah minder… serap ilmu yang tak terbatas itu. Jangan selalu percaya seller, tanya dulu atau googling diforum soal apapun kalau memang belum tau.

10. Keburu naik kelas. Dana bukan segalanya saat bermain air laut. Kalau ilmu belum mumpungi, meski duit tak terbatas kemungkinan gagal masih terbuka lebar. Step by step , kumpulin ilmunya dulu, praktekin… baru kalau sukses bisa naek kelas. Jangan karena stress gagal maen LPS trus memutuskan lompat ke SPS.

Selain 10 diatas masih buanyak kesalahan yang dibikin pemula seperti SF ini… beli biota lewat online, pengukuran kadar komponen dalam air laut yang maen kira2 ga punya alat ukur, dll

Bagi SF sendiri main aquarium laut ga ada yang namanya expert. Expert maenan ikan, bisa jadi pemula di koral, expert di koral jenis LPS, bisa jadi pemula di SPS, bahkan expert mainan SPS saja bisa jadi pemula mainan ikan laut.

Next SF bahas soal penghematan yang bisa dilakukan saat bermain aquarium air laut.

Solusi untuk setting suhu aquarium secara tepat

Repotnya untuk pelihara aquarium Coral dan ikan adalah menentukan suhu yang optimal yang cocok buat keduanya. Kendalanya adalah, coral membutuhkan suhu yang dingin sedangkan ikan kebalikannya. Butuh suhu yang lebih tinggi. Kasus yang sama berlaku untuk aquascape yang memelihara tumbuhan sekaligus ikan.

Awalnya SF menggunakan kipas DC 12 3 buah untuk pendingin aquarium.

Ternyata malam hari, saat lampu aquarium mati, Suhu air aquarium yang kebetulan didalam ruangan ber-ac mencapai 22°C. Ini terlalu dingin buat ikan yang butuhnya suhu 25°C keatas. Beberapa ikan akhirnya stress dan mati 😓.  SF kemudian merubah settingan kipas agar nyala bersamaan dengan nyala lampu. Nah siang hari saat kamar tidak dihuni otomatis ac dimatikan, meskipun lampu aquarium belum hidup. Suhu air didalam aquarium mencapai lebih dari 28°C. Jelas terlalu tinggi buat coral yang suhu optimalnya minta dibawah 25°C. Meski coral masih survive disuhu 28° C, namun jadi stress dan kurang mekar.  Repot kan… !

Berkat saran rekan di forum aquarium ait laut, SF memakai thermostat. Ga nyangka harganya ternyata murah…

Beli di toko komponen mesin tetas harganya lebih murah

Di toko Komponen Mesin Tetas, harganya Ga sampai 50 rb !. Sensor suhunya dah tahan air,jadi aman dicelup ke air. Oleh penjualnya, thermostat ini digunakan untuk mesin penetas telur. Oleh SF, alat ini dipadukan dengan kipas pendingin aquarium. Fungsinya adalah alat ini menginstruksikan kipas untuk menyala pada suhu tinggi , dan mematikan kipas pada suhu rendah. Untuk settingan aquarium laut dirumah , batas atas disetting di 25,5 °C sedangkan batas bawah di 24,5°C.

Cara settingnya gampang… colokkan dulu thermostat ke sumber listrik . Lalu setting kapan thermostat mengkoneksikan arus listrik (menyalakan kipas) , tahan tombol atas hingga display berkedip lalu setting batas atas suhu yang diinginkan. Lalu tunggu beberapa saat hingga berkedip. Langkah selanjutnya tentukan kapan thermostat memutus arus listrik kekipas. Kalau ini dengan menahan tombol bawah.

Dengan cara ini suhu akan selalu stabil di angka 24,5°C – 25,5°C.  Cocok buat suhu ikan dan coral . Klo ada budget lebih ,  mendinginkan aquarium  menggunakan kipas tidak disarankan karena membuat air menguap. Jadi kudu sering top up, top up bikin kandungan mineral air laut goyang. Mending pakai cooler khusus aquarium . Cooler untuk aquarium bukan hanya  mahal namun konsumsi listriknya juga lumayan. 😁

Lampu Led Custom Aquarium Laut Produk Anak Bangsa, bisa di Setting Sekehendak Hati Pemilik

Biasanya blog ini senengnya yang Pahe-pahe. Tapi kali ini dibikin nyerah dengan lampu pahe untuk aquarium laut. Berawal googling informasi aquarium air laut di youtube, kemudian mampir dibeberapa forum aquarium air laut, jadi sedikit tahu jika aquarium laut membutuhkan spektrum warna yang spesifik.

Isenglah googling di toko online, lah kok lampu led yang dikhususkan aquarium laut harganya mencengangkan!!! Nembus jutaan.

Akhirnya nemu juga custom bikinan anak negeri yang harganya lebih terjangkau. Setelah japrian dengan sellernya, SF makin keracunan. Lah dianya mamerin beberapa foto aquarium yang memakai lampu bikinannya.

Ya wis lah SF putuskan mengalihkan dana mancing buat lampu ini…. 😅 . Beberapa hari setelah pemesanan, barang datang langsung saja dijajal. Dan hasilnya cukup mengejutkan. Beda jauh dengan lampu pahe yang biasa SF pakai.

Lampu led 72watt ini penetrasinya lebih kuat, cahaya ga memendar diperjalanan untuk sampai dasar. Ini yang bikin ga silau, mata jadi ga lelah memandang aquarium berlama-lama. Didasar aquarium terlihat jelas sekali bayangan yang berasal dari ombak yang dihasilkan wave maker dipermukaan air. Rahasianya ternyata dari adanya lensa cembung yang terpasang di lampu led. Pantesan sinarnya fokus. Selain spektrum warna lampu sesuai dengan kebutuhan fotosintesis, lampu ini juga mampu menguatkan warna coral/ikan.

Yang juga bikin SF salut adalah lampu yang berlabel RDA ini, bisa dicustom sekehendak hati. Bisa diatur intensitas cahayanya (dimmer), bisa diatur komposisi warnanya, serta lampu ini juga support animasi. Misalkan perpindahan dari cuaca cerah kemudian berawan, sore menjelang malam, atau subuh menjelang pagi. Kecepatan animasi bisa juga diatur. Pengaturan diatas cukup dilakukan melalui remote control. Jangan kuatir overheat karena lampu led ini sudah dibekali kipas pendingin.

Yang tak kalah unik adalah terdapat 6 tombol yang dapat menyimpan settingan pemilik. Misalkan saja tombol diy1 untuk kondisi malam, diy2 buat pagi, diy3 buat siang bolong, dst sampai dengan tombol diy6. Fitur lainnya adalah lampu led ini juga dilengkapi sinar UV terintegrasi untuk membunuh bakteri/alga.

Awalnya SF isi aquariumnya dengan ikan saja (FO tank) tapi karena spek lampunya yang cocok buat coral, SF coba isi dengan beberapa coral seperti batu hyu, jerukan, polip, otak2, dll.

Sudah hampir sebulan lampu custom ini SF pakai dan alhamdulillah berjalan tanpa kendala. Berbagai macam coral sukses membuka tentakelnya secara maksimal, ini tandanya cahaya dan nutrisi buat coralnya pass.

Semoga saja lampu ini awet, mengingat air laut bersifat sangat korosif.

Klo tertarik dengan lampunya mampir saja ke toko online nama sellernya “rila aquarium” atau tanya2 dulu ke produsennya di 081296108846(Om mario). Ini bukan endorse produk loh ya… artikel dan videonya karena salut dengan kreativitas anak bangsa.

Ini dia video reviewnya…

Terserah mau subscribe, comment atau like… lah di channel youtubenya dah di blokir monetizenya… 😅

Kabinet untuk aquarium laut demi kerapian dan keamanan

2 minggu lebih SF upgrade aquarium. Awalnya panjang 60cm dengan total air sekitar 80 liter, sekarang lebih besar (panjang 80cm) dengan total air 220 liter (termasuk sump filternya) .

Aquarium lama dipensiunkan karena menambah jorok pemandangan dikamar. Terutama karena banyak perlengkapan aquarium bergeletakan dibawah aquarium utama.

Karena itu SF putuskan sekalian pesan paket aquarium berikut kabinetnya dan tutup aquarium. Tujuannya agar lebih rapi dan aman.

Continue reading “Kabinet untuk aquarium laut demi kerapian dan keamanan”

Aerator bertenaga baterai, selain buat keperluan mancing juga penolong ikan peliharaan dikala Listrik Padam

Awalnya beli aerator (alat pembuat gelembung udara) bertenaga baterai adalah untuk mancing dilaut, tujuannya agar umpan udang atau ikan dapat hidup lebih lama.

Nah saat bencana lampu mati Minggu lalu, aerator ini menyelamatkan nyawa ikan peliharaan SF. 16 jam listrik mati, bikin nyawa biota dalam aquarium terancam tewas. Filter , protein skimmer, dan wave maker stop bekerja. Bikin air tidak bersirkulasi sehingga kadar oksigen di dalam air menurun drastis.

Aerator bertenaga sepasang baterai ukuran besar tersebut sanggup nyala selama 16 jam nonstop. Fauna laut semua selamat meski mati listrik dari siang hari sampai subuh keesokan harinya .

Nyesel banget kalau ga punya alat ini. Rekan SF sendiri mengalami ikan di dalam 2 aquarium lautnya tewas tak tersisa. Hanya anemon laut yang selamat. Kabar tak sedap juga SF dari grup aquascape/aquarium laut yang SF ikutin , banyak laporan ikan peliharaan tewas karena listrik mati.

Mensiasati Lampu Aquarium Murah tapi Terangnya Kebangeten

Critanya ga sengaja sih. Lampu malam aquarium SF mati. Kebetulan juga SF dapet bonusan Rp. 10.000 yang beberapa jam lagi expired dan kupon Ongkir nganggur. Jadinya SF belikan lampu DRL buat mobil. Sengaja pilih lampu alay/arogan warna biru biar agak adem dimata saat dinyalakan mapam hari. Sumber daya lampu ini dari aki 12 V. Nah kebetulan juga SF ada adaptor nganggur dirumah . Passss… sepasang lampu harganya cuma

Dari keterangan sellernya sih lampunya dah tahan air.

Begitu barang dateng, langsung di test… dan bikin SF terkesima…. lampunya emang Alayyyy alias bikin silau. 😅

Continue reading “Mensiasati Lampu Aquarium Murah tapi Terangnya Kebangeten”