Aerator bertenaga baterai, selain buat keperluan mancing juga penolong ikan peliharaan dikala Listrik Padam

Awalnya beli aerator (alat pembuat gelembung udara) bertenaga baterai adalah untuk mancing dilaut, tujuannya agar umpan udang atau ikan dapat hidup lebih lama.

Nah saat bencana lampu mati Minggu lalu, aerator ini menyelamatkan nyawa ikan peliharaan SF. 16 jam listrik mati, bikin nyawa biota dalam aquarium terancam tewas. Filter , protein skimmer, dan wave maker stop bekerja. Bikin air tidak bersirkulasi sehingga kadar oksigen di dalam air menurun drastis.

Aerator bertenaga sepasang baterai ukuran besar tersebut sanggup nyala selama 16 jam nonstop. Fauna laut semua selamat meski mati listrik dari siang hari sampai subuh keesokan harinya .

Nyesel banget kalau ga punya alat ini. Rekan SF sendiri mengalami ikan di dalam 2 aquarium lautnya tewas tak tersisa. Hanya anemon laut yang selamat. Kabar tak sedap juga SF dari grup aquascape/aquarium laut yang SF ikutin , banyak laporan ikan peliharaan tewas karena listrik mati.

Mensiasati Lampu Aquarium Murah tapi Terangnya Kebangeten

Critanya ga sengaja sih. Lampu malam aquarium SF mati. Kebetulan juga SF dapet bonusan Rp. 10.000 yang beberapa jam lagi expired dan kupon Ongkir nganggur. Jadinya SF belikan lampu DRL buat mobil. Sengaja pilih lampu alay/arogan warna biru biar agak adem dimata saat dinyalakan mapam hari. Sumber daya lampu ini dari aki 12 V. Nah kebetulan juga SF ada adaptor nganggur dirumah . Passss… sepasang lampu harganya cuma

Dari keterangan sellernya sih lampunya dah tahan air.

Begitu barang dateng, langsung di test… dan bikin SF terkesima…. lampunya emang Alayyyy alias bikin silau. 😅

Continue reading “Mensiasati Lampu Aquarium Murah tapi Terangnya Kebangeten”

Menangkap ikan yang tak dikehendaki dalam aquarium jilid 2

Menangkap ikan perusuh dalam aquarium memang susah susah gampang. Susah kalau ga tau  caranya…gampangnya karena sekarang ada internet…. 🙂
Kalau aquarium ga banyak ornamen cukup pakai saringan… kalau aquascape atau aquarium laut yang penuh koral bisa repot kalau mau dibongkar
Nah diartikel ini SF share  cara efektif dan cukup simple… yang pertama sudah pernah SF bikin artikelnya….
Silahkan baca lagi..
https://smartf41z.com/2016/04/23/membuat-jebakan-untuk-menangkap-ikan-yang-tak-dikehendaki-dalam-aquarium/
Nah cara pakai botol plastik diatas hanya berfungsi untuk ikan kecil (sebesar lubang botol)
Nah kali ini target ikan yang SF incar agak gedhean… Continue reading “Menangkap ikan yang tak dikehendaki dalam aquarium jilid 2”

Membuat jebakan untuk menangkap ikan yang tak dikehendaki dalam aquarium

SF sangat dipusingkan dengan ikan laut yang merusak pemandangan didalam aquarium… persis ikan kali. Padahal dulu saat beli warnanya lumayan, kuning cerah plus ada aksennya biru nyala. Mungkin karena perubahan parameter air ,warna ikan jadi berubah.Untuk menangkapnya sangat susah karena lincah ikannya… tiap kali mau ditangkap sembunyi dikarang. Modiar kalau kudu bongkar jeroan aquarium :mrgreen:

Kebetulan SF nyasar di youtube channel yang menayangkan cara membuat jebakan untuk menangkap minnow(ikan kecil) yang akan digunakan sebagai umpan mancing. SF praktekkan ini di aquarium SF dan terbukti 100% sukses!!!
Modalnya cuma botol plastik bening bekas minuman mineral, gunting dan makanan ikan.
Stepnya…
1. Potong botol kira kira seperempat bagian dari ujung / lubang botol

image

2. Potongan botol yang ada lobangnya dimasukkan ke dalam badan botol dalam posisi terbalik.

image

3. Beri lubang lubang kecil pada badan botol agar ada sirkulasi air  yang nantinya berguna agar aroma umpan didalam botol menyebar keluar
4. Beri umpan didalam botol
5. Masukkan botol secara horisontal didalam aquarium.

image

Dalam 5 menit SF berhasil menjebak 2 ekor ikan , termasuk salah satu yang SF incer. Tinggal angkat dah jebakannya

image

Kalau sudah masuk jebakan ikan bakal kesusahan keluar…

SF pindahin ikan buluk ke tandon air laut, sekalian jadi petugas pembersih disono :), Nemonya balik lagi ke aquarium

Aquarium bukan hanya untuk ikan, betapa menariknya jika bisa berkreasi dengan apapun piaraan yang ada didalamnya

Mayoritas kegunaan aquarium adalah untuk memelihara ikan … namun sebenarnya banyak kegunaan aquarium. satu pengalaman saat beli aquarium di toko ikan hias di kawasan harapan indah , SF ditanyain oleh penjualnya… “buat pelihara ikan apa pak…?” dia pun keheranan saat SF mengaku beli aquarium untuk pelihara kelomang(umang-umang/keong). mungkin dalam benaknya berfikir keong yang harganya sangat murah kok dipelihara di aquarium dan kelengkapannya yang sampai ratusan ribu harganya?

Continue reading “Aquarium bukan hanya untuk ikan, betapa menariknya jika bisa berkreasi dengan apapun piaraan yang ada didalamnya”

Moss dan kayu perpaduan sempurna untuk aquascape

image
Perpaduan ranting dan moss tampak seperti pohon dalam air . Pic : www.aquascapingworld.com

Moss merupakan tumbuhan tanpa akar yang jadi favorit pemain aquascape. Biasanya moss dapat diikat pada batang kayu atau batuan yang disusun sedemikian rupa di dalam aquarium. Moss dapat menimbulkan kesan natural, alami , kesan ekosistem lawas bahkan dapat dimanipulasi untuk menirukan bentuk pohon didarat.
Jenis mos juga berbagai macam, yang SF punya diantaranya pelia, fissiden, xmass dan satu lagi SF lupa namanya 🙂

image
Moss pelia (tengah)
image
Moss fissiden

Moss tidak perlu cahaya yang sangat kuat, sedikit pupuk cair diperlukan untuk mencapai pertumbuhan optimal… tapi terlalu banyak pupuk malah beresiko menumbuhkan hama alga yang berdomisili diantara moss.
Karena tumbuhan tanpa akar  cukup mudah untuk memelihara tanaman ini. Cukup diikat pada ranting pohon mati (sebenarnya bukan ranting tapi akar yg dibalik),

image
Moss xmass seperti pohon cemara 2 dimensi 🙂

image

image

saran SF  cukup diikat di ujung2 cabang untuk menumbuhkan kesan natural…selain itu terlalu banyak moss yang diikat akan beresiko menahan cahaya lampu untuk sampai didasar aquarium yang berakibat fatal bagi tanaman yang berada didasar.

image
Air lagi butek gara rescape

Tank jurnal minggu 3-5, perubahan signifikan gara-gara filter baru

Minggu ketiga serangan alga masih menjadi momok… pasukan pembasmi alga seperti otto, amano lokal, keong turbo/tanduk nampak kewalahan jadi terpaksa SF menceburkan diri mengambil alga rambut secara manual. Hasilnya tumbuhan baru cuba sebagian ikut terangkat bareng alga rambut.

image
Minggu ketiga

Continue reading “Tank jurnal minggu 3-5, perubahan signifikan gara-gara filter baru”

Tank journal minggu kedua : kesabaran mulai diuji- serangan alga !

Aquascape

image

Ini yang bikin sebel : alga rambut mulai berkembang di segala tempat… sempet stress juga .
image

Setelah berkonsultasi dengan 2 ahli di bidang aquascaping.Didapat kesimpulan bahwa ternyata alga adalah hal yang normal bermain di aquascape highlight. Nantinya akan hilang sendirinya setelah kondisi ideal aquascape tercapai ( bakteri dalam aquascape telah berkembang secara proporsional, tumbuhan juga berfotosintesis secara sempurna) ini yang dinamakan kondisi mature. Tentunya pertumbuhan alga ini harus dikontrol dengan cara diambil manual dan ditambah fauna pemakan alga. Pasukan pembasmi alga ditambah meskipun sebelumnya sudah ada ottocinclus dan keong tanduk. 5 ekor AES(Alga Eater Shrimp)/amano lokal/amano sulawesi ditambahkan ke ekosistem buatan ini. Tampilan fisik udangnya memang kurang menarik seperti udang kali, tapi doi paling efektif membasmi alga rambut.
Continue reading “Tank journal minggu kedua : kesabaran mulai diuji- serangan alga !”

Tank Journal. Aquascape highlight minggu pertama-sekalian belajar fotografi makro

image

Seperti janji saya… Insya Allah tiap Minggu saya laporkan perkembangan aquascape SF yang beberapa waktu lalu telah SF jabarkan tahap persiapan/perkiraan biaya dan cara penyusunan.
Kali ini aquascape dah berumur seminggu semenjak cuba (tanaman dasar ) masuk. Beberapa penyesuaian telah dilakukan pasca penyusunan aquascape yakni fauna telah dimasukkan (udang, keong) , tanaman yg berbahaya bagi udang disingkirkan, dan beberapa jam lalu ranting yang berbalut moss xmass juga baru ditanam. Berikut beberapa hasil jepretan kamera Nikon D5000 dengan lensa fixed nikkor afs makro 40mm Continue reading “Tank Journal. Aquascape highlight minggu pertama-sekalian belajar fotografi makro”

Nyobain Aquascape highlight. Part 2- Penyusunan aquascape

image

Berikut langkah-langkah (yang belum tentu dijamin berhasil 😛 )

– Susun ornamen dasar untuk meninggikan bagian belakang. Apalagi untuk yang temanya perbukitan. bagian belakang mutlak kontur tanahnya lebih tinggi. Timbun ornamen tersebut dengan pasir malang (yang sebelumnya sudah dicuci bersih), hingga kontur dasar terbentuk.
image

– Susun batuan alami sesuai selera.

-Taburkan pupuk dasar di area yang akan ditanami. Berhubung rencana semua area dasar akan dipenuhi cuba dan hairgrass maka pupuk dasar disebar merata di seluruh dasar kolam. Setelah itu taburkan soil khusus aquascape di seluruh permukaan.

– Masukkan air perlahan hingga semua bagian dasar tergenang. agar tidak merusak tatanan aquascape yang sudah terbentuk. alasi bagian jatuhnya air dengan plastik atau piring/ mangkok. karena kalau air langsung dimasukkan aquarium pasirnya dan ornamen lain akan berhamburan. Ada kemungkinan susunan batuan/ tanah akan longsor seiring masuknya air, perbaiki seperlunya

– Setelah bagian dasar seluruhnya terendam, susun tanaman pada area tanam secara merata. Disarankan menggunakan pinset agar ga merusak kontur

-Penuhi air sampai hampir penuh. pasang filter air, chiller/kipas pendingin, CO2, dan lampu pada tempatnya. Aktifkan semua alat

– Bersihkan semua kotoran yang ada dengan jaring mini

image
Sesaat setelah aquarium dipenuhi air

-Tahap Penyusunan selesai. Tinggal bagian perawatan awal. Seminggu pertama usahakan air diganti (WC-water change) 30-50% setiap hari. Pertahankan suhu sedingin mungkin dibawah 27derajat Celcius, semakin turun semakin baik. (Untunglah aquascape SF didalam ruangan ber AC). Beri sedikit pupuk cair 2-3 hari sekali setiap selesai WC. Setel CO2 2-3 bps(buble per second), nyalakan berbarengan dengan lampu 8 jam sehari.
image

Setelah seminggu fauna mulai dimasukkan, WC cukup dilakukan seminggu 1-2 kali. Sebulan kemudian cukup seminggu sekali. Pupuk cair juga seminggu sekali setelah WC.

Seringnya WC (water change/ kuras air) berbeda-beda antara berbagai sumber yang SF baca. Namun menurut bro Afri yang sudah pengalaman main aquascape highlight pada tahap awal semakin sering WC semakin kecil aquascape terserang alga/ lumut yang ga dikehendaki. Dia sendiri melakukan WC 50% setiap hari selama sebulan pertama, bulan ketiga 2-3 hari sekali. Selepas 3 bulan malah tidak pernah WC , cukup tambah air ketika air berkurang….

Bantuin rekan sesama penghobi aquascape
-pemesanan lampu led custom  (lebih irit dayanya ga sampai separuhnya neon, murah dibanding branded neon, dan tidak bikin suhu air naik drastis)  monggo hubungi bro Afri di 087884266499 lapaknya disini : http://m.kaskus.co.id/thread/518e02668027cf855700000f/lampu-custom-led-aquascape/
-pemesanan soil, pupuk, bermacam udang hias, pasir, macem2 tanaman, dll kontak bro Adrian  di 08988189877 lapaknya disini http://m.kaskus.co.id/post/50b609b7631243e8690001ba
Recomended seller semua tuh 🙂