assesoris

All posts tagged assesoris

image

Motor balap diset semaksimal mungkin melaju di lintasan mengejar lap time terbaik. Karena itu menggunakan parts yang bisa bikin motor makin ngacir. Masalah ngacir ga hanya ditentukan oleh oprekan mesin loh, bisa jadi dari kaki-kaki (mulai velg,rem,ban,dll),penunjang kestabilan (misal shock,steering damper,footstep racing,setir jepit,dll), dan pernak pernik lainnya.
image

Seringkali terjadi salah kaprah bagi sebagian rider yang beranggapan parts spek racing lebih baik dibanding parts original, maka dari itu banyak yang modif motor hariannya menggunakan parts racing. Masalahnya bener ga parts tersebut sangat bermanfaat atau malah cuma pemborosan?
Yuk ulas sedikit demi sedikit
Sektor mesin :
wah klo ini motor buat harian ga berani macem-macem, efisiensi juga jadi pertimbangan utama. Jika ingin oprek harian jangan kejar power namun torsinya. Cukup pake part plug N pay 🙂 ndak usah bongkar jerohan mesin.
Sektor kaki-kaki
-Penggunaan ban pada motor harian melingkupi semua kontur jalan dan kondisi cuaca, penggunaan ban racing (cenderung kompon soft+ dry tire) kurang cocok karena licin pada kondisi tertentu,gampang rusak dipakai di jalan ancur serta cepat habis. Mending pakai ban spek jalan raya tipe sapu jagad (all season) kompon medium-hard dengan ukuran sedikit lebih lebar dibanding bawaan sudah cukup bikin PD.
– perangkat rem :penggunaan kampas rem racing cenderung soft, cepet habis buat harian dan mahal. Piringan cakram juga dilebarkan. Klo SF sih cukup gedhein piringan cakram sudah maknyuss ,pakem abis.
– velg : di OMR n250 ada yang pake velg magnesium harganya sama dengan sebiji motor sport! Tujuannya buat meringkas bobot motor. Ada duit nganggur monggo beli. SF mah cukup pake produk lokal yang lebar sajah… dipadu dengan ban lebar daya cengkeram lebih kenggigit tampilan terupgrade signifikan.
Sektor kestabilan:
– shock : klo di balap mengejar kestabilan di kecepatan tinggi, biasanya shock lebih keras dibanding harian. Klo modif harian mending cari yang nyaman (empuk dan rebound bagus), beberapa motor sudah enak bawaannya.
– steering damper : bikin stabil buat manufer balap, buat harian bukannya bikin pengendalian tambah berat ya? SF rasa pemborosan, kecuali buat ingin tampil modis saja.
– footstep racing : pernah nih nyoba di GL max tunggangan, perasaan malah bikin pegel
-setir : untuk dibalap beban motor diusahakan digeser kedepan untuk kestabilan, otomatis sektor depan nunduk dipakailah setir yang lebih tiarap. Biasanya dipadukan sama footstep racing. Kalau buat harian yo pugell yooo… enakan malah ditambah raiser biar ga bungkuk.

Asesori balap lainnya : misalnya lampu buta (fairing/bodi depan polos tanpa lampu/sein), single seater, dll tujuannya kalau ga menurunkan bobot ya menaikkan aerodinamis buat harian malah cenderung menurunkan fungsional motor

image

Pasti enakan yang kanan baik bagi boncenger maupun rider 🙂

So intinya ga semua produk untuk balap cocok buat harian karena cenderung pemborosan ga berfungsi maksimal, tujuan pemakaian motornya juga beda. Yang racing ngejar kenceng dan stabil, yang harian ngejar irit dan nyaman…. kecuali nih ada duit berlebih silahkan pakai parts racing, beberapa parts bisa upgrade tampilan dan menaikkan gengsi motor 🙂 beberapa part bisa juga menambah keamanan. Klo salah pertimbangan ya apes… bikin bahaya dan buang duit.

Klo parts motor drag yang cocok buat modifikasi motor harian opo yo …. 🙂 ??? 

-warning !!! : “cacing” was used for fishing lure, not for tire –

KAWASAKI-Z250-03
SF dari semula adalah penggila sport Naked CC besar. sebelum meminang sibolot telah lama SF menanti Tiger 250 yang dari beberapa tahun lalu heboh beritanya, karena tak kunjung muncul SF jadi berharap kehadiran Fazer 250. eh sama juga isue itu hanya hoax belaka. bahkan sejak kemunculan N250 SF masih berharap Kawasaki bakal mengeluarkan versi nakednya. karena sudah ga tahan nunggu akhirnya SF pinang si bolot awal 2011… eh sekarang malah jatuh cinta sama motor fairing (meski sempat terbersit nelanjangi bolot, tapi malah diomeli istri 😛 ).
Nah berhubung sekarang versi naked Ninja 250 telah muncul bolehlah SF sekedar berfantasi liar meski ga sampai daya membelinya.
Pertama : Knalpot diganti… ga perlu yang mahal. cukup knalpot lokal yang ber DB killer saja
wpid-capture_41.png
Kedua : Visor mini Z250 diganti yang jenong/ tinggi
visor Z800
Ketiga : Raiser setang biar ga pegel, inilah enaknya motor naked non setang jepit. mudah mengubah ergonomi sesuka kita. beberapa rider yang suka sedikit extrem bisa menurunkan shock depan, jadi motor makin nungging.
Keempat : Ban lebar 150/70
Kelima: Cakram depan lebar
Keenam : kalau ada budget lebih ganti Arm, velg dan ban moge minim ukuran 180 lah.
Eh ya yang terakhir memperbaiki tampilan std Z250 yang sedikit mengganggu yakni pindah plat nomor dibawah headlamp,posisi miring. Dudukan bisa memanfaatkan baut spakbor atau baut segitiga komstir bawah. Selanjutnya fairing tengah cukup pakai sempak saja , alias kathok klowornya ditanggalkan :mrgreen: opo kamsute? Lepas engine guard tengah, sisakan cover engine bawah dan airscoop. Kalau bisa loh ya… SF prediksi sedikit butuh upaya, karena tank radiator terekspose,bisa diakali dengan rangka jadi-jadian atau deltabox buatan… biar mengentalkan nakednya gitu loh 🙂

Tulung ya yang jago sotoshop direalisasikan… Saya sendiri ga sempet (padahal ga bisa 😛 )

modif Z800

Sementara ini ngelus-ngelus si bolot yang belum berani SF tunggangi sampai paling tidak sebulan kedepan karena SF masih penyembuhan pasca operasi


Konstruksi mesin dan Rangka Z250 yang sama dengan New Ninja 250 Fi, bikin pengusaha assesoris makin mringis. Gimana tidak beberapa variasi N250fi juga bisa dipakai Z250. Sebut saja velg lebar, Cakram lebar,Arm, Ban, knalpot, single seat,hingga produk aftermarket peningkat performa. diantara variasi diatas Produk yang paling banyak diburu SF rasa adalah Knalpot!

dengan parts inilah Suara merdu mesin 2 silinder makin tereksploitasi, jadi membedakan dengan motor sport mainstream di Indonesia dengan engine 1 silindernya :mrgreen:. Efeknya Z250 ga bakal dikira Tiger modifan 😆