awet

All posts tagged awet

Jengkel banget saat mau memakai lem G/lem korea ternyata sudah kering membatu. Padahal baru sekali dipakai dan isinya masih buanyak. Untuk itu kali ini SF share cara bikin Lem G/ korea (istilah di Jakarta) awet tidak mudah mengering. Caranya simpel banget… beberapa pembaca mungkin sudah biasa mempraktekkan… 


Modalnya cukup sobekan tas plastik/kresek. Saat selesai digunakan… buka tutup corong pada lem korea… tutup permukaan badan lem dengan potongan plastik yang di double 2, lantas pasang kembali tutup corong lem korea menjepit potongan plastik tadi…. eh ya kelupaan… sebelum tutup corong dipasang kembali ke badan/botol lem , tiup dulu corong plastik setelah terpakai agar sisa lem ga mengering menutupi corong. Hari hati ya… kalau belepotan bisa2 nempel bibir 🙂


InsyaAllah lem korea akan awet… pengalaman SF , sebulan setelah pemakaian pertama , lem korea didalam botol masih cair 

Persaingan makin ketat bikin pabrikan berlomba-lomba bikin motor terbaik yang mampu menarik minat konsumen… Produk lama yang tergencet mau ga mau ikut diupgrade, technologi baru disematkan… hal-hal baru yang dulu dianggap mewah pun disematkan ke motor ber cc kecil.

Konsumen yang akan beli motor jelas diuntungkan… banyak pilihan motor. Motor overprice bakal ditinggal alias ga laku. Pabrikan jelas itung-itungan dalam menetapkan harga motor baru. 

Hal diatas itu keuntungannya… lah kerugiannya?

Jaman dulu beli motor itu dipakai puluhan tahun sampai bobrok ga bisa dipakai. Sampai ownernya bosen, atau capek renovasinya… tiger SF umurnya 13 tahun, kharisma ortu umurnya 17 tahun, dan mertua punya Supra yang umurnya mungkin hampir 20 tahun dan masih bisa jalan normal. Belum lagi ngomongin vespa yang banyak berkeliaran…

Motor jaman sekarang SF sangsi bertahan sedemikian lama. Sundulan motor baru sedemikian cepat bikin siklus hidup motor berkurang… kalau cuma ganti striping sih owner motor lawas ga perlu kuatir… sparepart masih terjamin… lah motor sekarang kalau update ga tanggung-tanggung, mesinnya ikutan berubah. Motor sekarang harga jual kembalinya juga cepet jatuh. Sparepart yang kudu disediain pabrikan bertambah kompleks… ga yakin dah ketersediaan semua tipe motor ada di dealer… konsumen kudu repot hunting parts di berbagai bengkel atau beres.

Satu fakta yang ga bisa dipungkiri, durabilitas motor-motor sekarang ga sebadak motor jadoel… motor usia 5 tahun kudu siap2 bobol tabungan… 

hmmmn penasaran kira-kira Nmax punya SF bakal bertahan awet berapa tahun ya….?

Awalnya sama sekali ga tertarik sama yang nama ya 4G.Tapi dasar …marketing operator tilpun ada saja akalnya… Dulunya 50rb cuma dapet 1-2Gb data sekarang bisa 2kali lipat lebih…. Dengan catatan hapenya mendukung 4G…. Bahkan indos*t kasih bonus 10GB data 4G…


Singkat cerita saat SF sedang cari literatur HP 4G pengganti zenfone 6, lah kok ndilalah seorang teman nawarin HP yang baru dipakainya sebulan… Xiomi Redmi Note3 pro ram 2Gb internal memory 16GB kondisi BSB ,plus bonus case dan pelindung kaca… Lumayan jadi diskon 500rb dibanding barunya.

Selama hampir sebulan pakai , SF ingin mereview HP ini. Tentu dari sudut pandang SF.

1. Layar 5,5″ cukup enak dipandang dipandang, ndak masalah didalam maupun diluar ruangan

2. Suara sangat lumayan… Dengerin musik cukup memuaskan, untuk telpon suara lawan bicara terdengar jernih/garing ga bergema…

3. Susunan menu agak beda. diandroid lainnya ada sub menu untuk melihat seluruh aplikasi. di minote3 ini, ga ada sub menu… Seluruh aplikasi ya ada di menu utama semua, tinggal geser kanan kiri untuk mencari aplikasi yang dicari.

4. Yang paling suka dari kameranya adalah kemampuan fokusnya lumayan cepat, hasilnya cukupan lah. Tapi sayang menunya kurang lengkap… standar banget…. Masih lebih suka aplikasi kamera bawaan zenfone6.

5. Terkadang timbul masalah rotate screen yang ga berjalan sempurna. kadang ga berfungsi saat buka aplikasi tertentu. Solusinya tinggal tutup semua aplikasi yg ada. Ntar normal kembali.

6. Ada backlight di tombol depan yang terdiri dari home, minimize, back. Berguna saat gelap.

7. Ada sensor sidik jari yang SF rasa sangat amat berguna mengamankan telpon kita. Kita bisa mendaftarkan beberapa sidik jari (5klo ga salah). Responnya sangat amat cepat. Mode stanby, tinggal sentuhkan jari , seper sekian detik HP langsung aktif… Tak ubahnya seperti menekan tombol power.

8. Slot sim card payahhhh…. Slot 1 berguna untuk Sim card micro, slot 2 bisa untuk nano card atau micro SD. Artinya slot dua ini kudu mengorbankan salah satu. kalau pakai simcard nano jadi ga bisa pakai micro SD, begitu pula sebaliknya. Ada beberapa ulasan agar minote3 ini support 2 simcard dan micro SD. Tapi setelah SF jajal tutorialnya gagal terus… Sampai rusakin 2 kali sim card. Jadi ngesel beli yang 16 gb, tau gitu sekalian yang 32 gb.

9. Soal ketahanan baterai HP ini sangat amat kurang ajarrr…! Ini yang SF demen…  melebihi ekspektasi! Malam dicas, pemakaian normal agak berat (nge game, browsing, bikin artikel, sesekali dengerin musik pake bluetooth), malam sebelum tidur sisa 30-40%. Jadinya jarang ngecharge diluar jam tidur. Kalau disiksa kerja keras baru deh HP ini menyerah menjelang malam. Pengalaman punya tab2, note 8, LG L Bello, dan zenfone6. Xiomi note 3 ini paling awet. Batrenya sendiri 4000mah.
Overall SF sangat menyukai kinerja HP ini pas cukup memenuhi kebutuhan SF…

10. Konek GPS ga pakai lama… Bisa diandalkan untuk google map/aplikasi lainnya

Bagi yang butuh dual sim card dan memory gedhe dianjurkan ambil versi 32GB …

Overall puas pakai HP ini… Batreenya kurang ajarrr awetnya….! 🙂

Kelemahan mantel/jas hujan 2 pieces adalah merembesnya air pada sela-sela resleting depan dikala hujan sangat deras. Resleting depan memang sudah ada pelindungnya namun tetap saja tembus. Berbagai merk pernah SF jajal aman sih kalau hujan ga deres dan motor melaju pelan tapi kalau deres dan kecepatan agak tinggi tembus juga.

image

Continue Reading

Pemasangan lampu led pada Nmax seperti pada motor lainnya…. Nanggung… Cuma lampu utama saja yang pake Led, untuk Nmax ketambahan lampu rem.. Tapi tidak untuk lampu senja.
Lampu senja Nmax terdiri dari 3 biji bohlam… Depan 2 biji, belakang sebiji. Dayanya masing-masing sebesar 10Watt.
Led T10  sebagai penggantinya seharga 10rban sebiji, dayanya cari saja yang sekitar 2watt dah terang banget ini.. Pengalaman SF pake 1watt saja dah terang. Ngalahi orinya…

Untuk ganti bohlam senja depan Nmax perlu buka windshield dan batok item dibelakang windshield… Ini hasilnya setelah ganti led

image

Continue Reading

Beginilah jika orang suka ngobrol… ada om-om penunggang astrea prima sedang mbubur malah diajak ngobrol … :mrgreen:

Kendaraan si om astra Prima keluaran 91 adalah motornya sejak SMA… dipakainya hingga sekarang… menurutnya motor ini sangat bandel, ga pernah rewel dan ga nyusahin, powernya juga ga kalah sama yang muda.

Ortu SF pernah punya motor ini… harus SF akui, meski modelnya nanggung namun performa motor ini cukup lumayan. dibandingkan honda grand ataupun supra lebih kenceng si astrea prima… ini diamini juga oleh bengkel langganan SF jaman SMA dulu… kompresi lebih padat dan ukuran spuyer lebih besar dari adik-adiknya yang menggunakan mesin yang sejenis. kualitasnya juga lebih bagus dibanding motor yang lebih muda. shock breaker belakang adjustable dan bodi ringgas bikin lincah dikemacetan….

http://toks1234.blogspot.com/2006/01/sepeda-motorku.html

Continue Reading

Beberapa tahun mengabdi pada instansi SF sekarang baru kali ini ketemu sama klien yang suka otomotif (roda 4 tapinya). Sebelum jadi direktur, klien SF ini ternyata dulunya pernah gawe sebagai staf RND suatu perusahaan otomotif.

Pada suatu titik kita debat masalah apakah produk otomotif yang di ciptakan adalah produk terbaik ataukah produk yang bisa menekan harga sehingga bisa menaikkan profit perusahaan.

Si klien berpegang teguh bahwa produk otomotif pastilah didesain terbaik bagi konsumen… pertimbangan terbaik adalah keseimbangan antara daya tahan, kenyamanan, keiritan, performa atau syarat lainnya yang menjadi ciri yang ingin di tonjolkan si kendaraan ( misal mobil sport jelas ngincer ke performa dengan keiritan kurang menjadi prioritas (bukannya diabaikan loh )). Karena itu proses RND butuh waktu lama… setelah dibikin unit uji cobanya masih perlu diujicobakan di jalan raya selama beberapa waktu.

SF hanya bengong mendengar penjelasan beliau yang sangat detail ( maklum bekas pentolan RND). SF yang berfikir dalam segi ekonomi dalam hati ingin mengamini… namun karena beberapa kali menemui kelemahan fatal di motor jadinya mengeluarkan jurus SF.

wpid-photogrid_1431046554039.jpg

Continue Reading

image

Berbincang dengan pengunjung blog yang juga penunggang vixion bener-bener bikin iri SF sebagai pengguna tiger. Bagaimana tidak usia kamrat vixion bisa sampai 90.000 KM! Kalau tiger jangan tanya… usia 90.000KM bisa jadi minimal 3 X ganti kamrat! Kamrat inilah salah satu penyakit tiger yang melegenda…. :mrgreen: vixion punya Adik SF KM sekitar 40.000 kamrat juya masih sehat.

image

Tiger SF saat usia menginjak 90.000km malah lebih dari 4 X ganti kamrat. Padahal kamrat selalu beli ori AHM begitupula tensionernya(LAT=Lift Assy Tensioner). Terakhir ganti bisa lumayan lama usia pakenya karena beli kamrat import yang harganya bisa ratusan ribu.

image

Diforum luar maupun lokal pengguna ninja 250 (entah yang lain) banyak mengeluhkan performa ban IRC road winner rx-o1 bawaan Ninja 250. SF pun merasa demikian…. rem mendadak di kecepatan sekitar 60 ban sudah ngesot ga karuan. Karena itu ban langsung SF ganti dengan merk lain dengan tapak lebih lebar.
Namun setelah ban IRC tersebut SF pasang pada tiger, keraguan akan performa IRC sedikit berkurang. Ban ini meski komponnya keras (terbukti awet bisa 4 tahun dengan pemakaian harian) namun gejala selip tidak terlalu sering terjadi seperti yang dirasakan pada Ninja 250.

Continue Reading

image
Memahami sepenuhnya problem yang dialami tiger dan berhasil menemukan solusi adalah jawabannya…. berikut SF jabarkan beberapa hal yang mungkin bermanfaat bagi rekan pengguna tiger lainnya… Continue Reading