awet

All posts tagged awet

Kelemahan mantel/jas hujan 2 pieces adalah merembesnya air pada sela-sela resleting depan dikala hujan sangat deras. Resleting depan memang sudah ada pelindungnya namun tetap saja tembus. Berbagai merk pernah SF jajal aman sih kalau hujan ga deres dan motor melaju pelan tapi kalau deres dan kecepatan agak tinggi tembus juga.

image

Continue Reading

Pemasangan lampu led pada Nmax seperti pada motor lainnya…. Nanggung… Cuma lampu utama saja yang pake Led, untuk Nmax ketambahan lampu rem.. Tapi tidak untuk lampu senja.
Lampu senja Nmax terdiri dari 3 biji bohlam… Depan 2 biji, belakang sebiji. Dayanya masing-masing sebesar 10Watt.
Led T10  sebagai penggantinya seharga 10rban sebiji, dayanya cari saja yang sekitar 2watt dah terang banget ini.. Pengalaman SF pake 1watt saja dah terang. Ngalahi orinya…

Untuk ganti bohlam senja depan Nmax perlu buka windshield dan batok item dibelakang windshield… Ini hasilnya setelah ganti led

image

Continue Reading

Beginilah jika orang suka ngobrol… ada om-om penunggang astrea prima sedang mbubur malah diajak ngobrol … :mrgreen:

Kendaraan si om astra Prima keluaran 91 adalah motornya sejak SMA… dipakainya hingga sekarang… menurutnya motor ini sangat bandel, ga pernah rewel dan ga nyusahin, powernya juga ga kalah sama yang muda.

Ortu SF pernah punya motor ini… harus SF akui, meski modelnya nanggung namun performa motor ini cukup lumayan. dibandingkan honda grand ataupun supra lebih kenceng si astrea prima… ini diamini juga oleh bengkel langganan SF jaman SMA dulu… kompresi lebih padat dan ukuran spuyer lebih besar dari adik-adiknya yang menggunakan mesin yang sejenis. kualitasnya juga lebih bagus dibanding motor yang lebih muda. shock breaker belakang adjustable dan bodi ringgas bikin lincah dikemacetan….

http://toks1234.blogspot.com/2006/01/sepeda-motorku.html

Continue Reading

Beberapa tahun mengabdi pada instansi SF sekarang baru kali ini ketemu sama klien yang suka otomotif (roda 4 tapinya). Sebelum jadi direktur, klien SF ini ternyata dulunya pernah gawe sebagai staf RND suatu perusahaan otomotif.

Pada suatu titik kita debat masalah apakah produk otomotif yang di ciptakan adalah produk terbaik ataukah produk yang bisa menekan harga sehingga bisa menaikkan profit perusahaan.

Si klien berpegang teguh bahwa produk otomotif pastilah didesain terbaik bagi konsumen… pertimbangan terbaik adalah keseimbangan antara daya tahan, kenyamanan, keiritan, performa atau syarat lainnya yang menjadi ciri yang ingin di tonjolkan si kendaraan ( misal mobil sport jelas ngincer ke performa dengan keiritan kurang menjadi prioritas (bukannya diabaikan loh )). Karena itu proses RND butuh waktu lama… setelah dibikin unit uji cobanya masih perlu diujicobakan di jalan raya selama beberapa waktu.

SF hanya bengong mendengar penjelasan beliau yang sangat detail ( maklum bekas pentolan RND). SF yang berfikir dalam segi ekonomi dalam hati ingin mengamini… namun karena beberapa kali menemui kelemahan fatal di motor jadinya mengeluarkan jurus SF.

wpid-photogrid_1431046554039.jpg

Continue Reading

image

Berbincang dengan pengunjung blog yang juga penunggang vixion bener-bener bikin iri SF sebagai pengguna tiger. Bagaimana tidak usia kamrat vixion bisa sampai 90.000 KM! Kalau tiger jangan tanya… usia 90.000KM bisa jadi minimal 3 X ganti kamrat! Kamrat inilah salah satu penyakit tiger yang melegenda…. :mrgreen: vixion punya Adik SF KM sekitar 40.000 kamrat juya masih sehat.

image

Tiger SF saat usia menginjak 90.000km malah lebih dari 4 X ganti kamrat. Padahal kamrat selalu beli ori AHM begitupula tensionernya(LAT=Lift Assy Tensioner). Terakhir ganti bisa lumayan lama usia pakenya karena beli kamrat import yang harganya bisa ratusan ribu.

image

Diforum luar maupun lokal pengguna ninja 250 (entah yang lain) banyak mengeluhkan performa ban IRC road winner rx-o1 bawaan Ninja 250. SF pun merasa demikian…. rem mendadak di kecepatan sekitar 60 ban sudah ngesot ga karuan. Karena itu ban langsung SF ganti dengan merk lain dengan tapak lebih lebar.
Namun setelah ban IRC tersebut SF pasang pada tiger, keraguan akan performa IRC sedikit berkurang. Ban ini meski komponnya keras (terbukti awet bisa 4 tahun dengan pemakaian harian) namun gejala selip tidak terlalu sering terjadi seperti yang dirasakan pada Ninja 250.

Continue Reading

image
Memahami sepenuhnya problem yang dialami tiger dan berhasil menemukan solusi adalah jawabannya…. berikut SF jabarkan beberapa hal yang mungkin bermanfaat bagi rekan pengguna tiger lainnya… Continue Reading

Beberapa tahun lalu sinnob sempat menghebohkan dunia permotoran Indonesia karena berani menciptakan penggerak roda menggunakan belt…. namun produk ini tak kunjung launching… saat diuji coba ternyata produk yang mengadopsi technologi Moge cruiser tersebut gagal diterapkan pada motor jepang! Loh kok aneh…. ? Ternyata penyebabnya adalah putaran mesin moge cruiser diset sangat rendah … mentok paling cuma 5rb rpm, sedangkan motor jepang harian di Indonesia meskipun CC kecil namun bisa berkitir 2 kali lebih cepat karena bisa mencapai 10rb rpm bahkan lebih.

image

Continue Reading

image

Beberapa hari terakhir si bolot lagi ngambeg… ga bisa di stater. Bunyi cuma krekkk…krekk… tanpa ada gejala dinamo stater berputar. Gejala ini sudah terasa sekitar 2 bulan terakhir. Kadang langsung nyala, kadang cuma krekkk..kreeekk.. dinamo ga kuat muter, kalau sudah gini kontak dimatikan tunggu beberapa detik trus baru mau distater lagi.
Bukan SF kalau langsung ke beres terus nebus aki yang seharga 1.150.000 … jelasnya cari info soal aki ninja 250. Continue Reading