balap

All posts tagged balap

wpid-20150503_214209.jpg

Masih terkait dengan artikel SF beberapa hari lalu soal penggantian header ertiga menjadi 4-2-1 (baca disini ) ternyata feeling SF yang merasakan tenaga lebih keluar di RPM bawah juga diamini oleh penghobi roda 4 yang tergabung pada forum pada www.modifikasi.com.

wpid-img_20150504_075617-1-picsay.jpg

bahkan ada juga user Lancer yang mengukur performa mobilnya pada mesin dyno… Berikut hasilnya :

header : 4-2-1 menghasilkan torsi  154 lb/ft @ 4000 rpm dan power 127 hp @ 4000 rpm
sedangkan header : 4-1 menghasilkan torsi 115 lb/ft @ 5400 rpm dan power 138 hp @ 6800 rpm Continue Reading

Jaman masih kanak-kanak usia SMA dulu SF begitu mengidolakan merk motor yang SF pakai… Tiap kali ada pertandingan balap, SF selalu ngintip merk motor apa yang dipakai pemenangnya.
Meski sekarang SF bukan fansboy, SF tetap pengen tau merk motor apa yang menjuarai even balap. Sekedar untuk mengetahui potensi terpendam motor tersebut.

image

Contoh tabel hasil lomba... Berasa hambar melihatnya

Continue Reading

Selisih performa ninja 300 dibanding 250 pada dyno test hampir 10hp (cek artikel lalu, baca disini ) sepertinya  mampu menyihir para penyuka kecepatan. Silahkan saja cek di internet berapa banyak pengguna Ninja 250 yang mengoprek motornya dengan modal jutaan rupiah agar performanya naik. image Continue Reading

Semua motor SF tak lepas dari upgrade performa. Jaman sekolah saat pegang GL max dulu , sudah dioprek sedemikian rupa hingga d2ngan mudahnya whelie saat berakselerasi. Sekarang punya ninja juga demikian… ganti knalpot , spuyer plus busa filter aftermarket. Senang motor performanya naik bukan berarti dibuat kebut-kebutan. Namun power lebih sangat membantu pada saat tertentu. Misal dirute SF ini yang banyak kendaraan berat, dengan sedikit upgrade performa maka motor tak perlu “ngoyo” alias menyalip kendaraan dengan memaksa mesin.

image

Continue Reading

Jengkel mangkel bercampur aduk sama kebijakan Pemda DKI bakal melarang kendaraan roda dua melintas di Jalan Protokol…. eh barusan baca didetik.com DKI bakal bangun sirkuit internasional untuk MotoGP…

image

Emangnya warga Jakarta banyak yang suka motoGP? Emangnya warga Jakarta banyak yang Biker?
Kalau jawabannya YA…. ngapain dilarang lewat jalan protokol…..? Au ahhh…..

*jadilah pemimpin yang dicintai rakyat…..

Saat cek status FB SF menemui pengakuan seorang rekan dragster yang mencoba mereview ban merk impor pada kuda besinya…

image

Ban bermerk mi**el*n pil*ot sporty memang cepat lengket dengan aspal, jalur airnya bagus, serta terlihat lebih tebal, sesuai habitat ban ini di lintasan drag.
Namun juga punya kelemahan yakni finishing (sisa moulding) berantakan, serta daya tahan payah… bahkan rompal beberapa bagian saat dipakai latihan dragrace… Continue Reading

image

Gelaran moto GP masih tersisa 3 lagi namun Marquez sudah mengunci gelar juara dunia motoGP 2014 di sirkuit montegi Jepang setelah pertempuran yang menentukan gelar juara dengan idolanya sendiri. Sekitar 9 lap sebelum balap berakhir Marquez sukses menyalip Rossi sekaligus memastikan gelar juara dunia..
Selepas itu nampaknya Marquez sudah tidak ngotot lagi mengejar pembalap terdepan (Lorenzo)
Congrats !

image

You are the true Winner !
Selain burnout ada satu ceremony yang cukup menarik… Marquez menerima persembahan pedang dari samurai untuk menerbangkan balon kemenangan… nice… 🙂

image

image

Di gelaran balap ini gelaran konstruksi juga diamankan oleh Honda…

Hasil race montegi jepang
1. Lorenzo
2. Marquez
3. Rossi
4. Pedrosa
5. Dovisioso

image

Banyak pengunjung SF mencibir penggunaan knalpot custom pada motor SF…  tau sendirilah apa yang mereka pikirkan… Padahal pengguna mogepun banyak yang demen pakai knalpot custom (cek artikel kemaren) .
Suatu rahasia besar yang SF dapat ke bengkel knalpot langganan SF di kawasan Jakarta Barat (ga usah SF sebut, pengunjung dah pada tau… ini artikel rahasia loh :mrgreen: ) . Continue Reading

Awal SF mengenal motoGP adalah saat eranya Mick Doohan… SF muda begitu mengidolakan dia… aksi menikungnya itu yang bikin jantung berdegub kencang… ban belakang bisa ngepot kemana-mana… aksi ini yang kondang dengan nama rear wheel steering.
Saat mengerem, melahap tikungan maupun keluar tikungan roda belakang jarang linear dengan roda depan karena posisinya hampir selalu lebih keluar dibanding roda depan.

image

Continue Reading

image

Jika kawasaki memang memposisikan Ninja 250rr mono sebagai pengganti Ninja 150 rr, maka motor ini akan sangat mungkin bakal dipakai harian oleh empunya… sama seperti Ninja 150RR yang hampir setiap hari SF lihat penampakannya.
Posisi menunduk Ninja 250 mono memang jadi nilai lebih saat dipakai di sirkuit… tapi jika dipakai di jalan raya untuk harian gimana?
Berikut SF kutip dari otomotifnet

Posisi duduk merunduk lantaran setang di bawah segitiga memang asyik di lintasan balap, jadi aerodinamis. Tapi di jalan raya yang padat merayap, riding setengah jam saja telapak dan pergelangan tangan sudah pegal. Setelah satu jam, bahu dan pinggang menyusul teriak minta istirahat, juga bokong karena jok tipis jadi panas, heheee… Kalau kondisi jalan lancar sih enggak terlalu masalah.

image

Apakah langkah kawasaki sudah tepat menggantikan Ninja 150RR dengan Ninja 250 RR mono yang ergonominya lebih tiarap dan lebih berat sekitar 250 kg belum lagi konsumsi bensin mono yang bakal lebih tinggi . Yang SF maksud konsumsi Rupiah/km… secara RR ga masalah nenggak premium. Kuatirnya keputusan kawasaki tersebut malah mengebiri pangsa pasarnya sendiri… alih-alih menyasar pengguna harian namun yang beli hanya penghobi saja… IMHO. Monggo berbagi pendapatnya…

Klo pendapat SF:
Apapun motornya jika dah terbiasa ya jadi nyaman saja sih apalagi kalau motor cuma satu-satunya.  Tapi kalau dah pernah jajal berbagai jenis motor pada kondisi (rute) yang sama tentu bisa menilai motor apa yang lebih nyaman.
Monggo pilih motor dengan bijak menyesuaikan kebutuhan, rute harian dan tentunya kondisi kantong :mrgreen: