WordPress 2.0 fresh from the oven, bikin makin lupa sama PC

Pagi tadi dapet email dari wordpress mengumumkan aplikasi wordpress terbaru untuk android. Iming-imingnya aplikasi ini udah disesuaikan untuk tablet 🙂 langsung deh meluncur ke tkp dan install aplikasi ini, ukurannya ga gedhe kok cuma 1.4 Mb and it’s free! Ternyata aplikasi lama ga perlu di uninstall dulu karena begitu install versi baru ini aplikasi lama otomatis terupdate, konsep tulisan yang sudah tersimpan di wordpress lama langsung terimport masuk wordpress terbaru ini. 

tampilan pada tablet
tampilan pada tablet
image[/caption]

              

Salah satu keunggulan WP 2.0 adalah kita bisa menyisipkan gambar/ video dimanapun kita mau. Gambar yang sudah disisipkan juga bisa diedit dengan cara menyorot gambar tersebut. Ga seperti dulu yang harus diupload dulu baru bisa diedit dengan cara mindah posisi kode htmlnya. Ada satu kelemahan yang belum diperbaiki wordpress ini tetep ga bisa menyisipkan gambar melalui link gambar.  ( hanya bisa sisipkan gambar/video dari galery atau langsung melalui kamera/video capture)
Nilai plus lain, untuk membaca komentar pengunjung tampilan WP 2.0 ini seperti layaknya membaca gmail, yuppp ada tampilan previewnya!, jadi ga perlu waktu untuk buka satu persatu komentar. Cukup sorot komentar pengunjung yang diinginkan, disebelah kanannya langsung muncul previewnya dan langsung muncul kolom untuk balas, anggap sebagai spam atau menghapus. Untuk membaca artikel pun demikian, sebelah kiri daftar artikel dan kolom kanan untuk previewnya. Pokoknya aplikasi ini wajib deh bagi blogger yang bergantung pada android. Saran saat menyisipkan gambar hendaknya setelah selesai menulis biar ga kepencet terus fitur edit gambarnya :mrgreen:

image

Nb:artikel ini sekalian untuk ngetes bikin artikel perdana saya pake aplikasi wordpress 2.0 🙂

Dudukan lampu Tiger pesek made in Jogja

image

image

Di kalangan HTML Jogja virus ini sudah menyebar kemana-mana beberapa tahun lalu khusus untuk tiger lawas ( kalo buat tiger baru ga tau ada ga?). SF terpancing ikutan pasang saat turing honeymoon keJogja bersama Bundafaiz beberapan tahun silam. Dudukan lampu custom ini satu kesatuan dengan dudukan speedometer,sein dan plat nomor. Posisi lampu lebih pesek dan lebih turun, letak sein juga ga berada sejajar dengan lampu namun agak kebawah. Posisi plat nomor ada didepan lampu dan lebih miring bikin aerodinamis lebih baik ( lebay 😆 ). Spedometer juga lebih turun mengikuti lampu. Konon menurut bengkelnya, tampilan ini meniru moge naked Jepun, semacam bandit dan cb. Bener juga saat terpasang jadi pangling sama tiger kesayangan. bikin motor lebih gagah 🙂 . Sektor dibawah lampu juga ga terlihat kosong seperti dudukan ori. Niatnya sih mau dichrome tapi karena kesibukan jadi terlupakan. :mrgreen:
Sampai saat ini dudukan ini cukup diminati. Ada seorang rekan SF yang minat mo pinjem braket ini untuk ditiru ditukang las tapi sampai sekarang belum sempet juga, waktu dibengkel ada juga member html yang nanyain beli dimana. Made in Jogja asli nihhh… japemethe dab ( opo yo artine… he3..)

Fazer 250 Wajib Segera Masuk

image

Kembali Tiger diprediksi bakal tersunat jadi 150cc dan menggunakan sasis berteralis. Mungkin ini saatnya bagi calon pecinta tiger yang demen turing untuk melirik alternatif lain. Motor yang nyaman untuk turing haruslah motor yang bertorsi besar tidak perlu ngoyo/ maksa RPMnya untuk mencapai rolling speed, selain itu motor turing juga harus kokoh alias tidak terlalu ringan agar tidak mudah oleh terhembus angin. Next motor berteralis Honda boleh jadi lebih kenceng dan canggih dibanding tiger 200 cc saat ini karena bobotnya yang ringan (akibat penggunaan sasis teralis). Namun torsinya bakal susah menyamai tiger 200. So kemungkinan Tiger kedepannya bakal berubah jenis dan fungsinya. Yang semula berkarakter motor sport turing menjadi city bike. Kebetulan SF punya sahabat yang lagi bingung menghadapi dilemma memilih motor, saat ini doi pengguna tiger namun pengen upgrade tunggangannya jadi 250cc, kendala lain Sahabat ini kurang suka dengan sport berfairing. So pilihan yang ada ditahun depan hanyalah GW 250, sahabat SF inipun masih bimbang mengenai ketahanan mesin buatan Chinanya, lagian launchnya baru pertengahan tahun!.
image
Nah jika Yamaha bisa ngelaunch Fazer 250 di awal tahun, tidak mustahil banyak calon konsumen next tiger yang beberapa tahun belakangan sudah tersakiti karena nunggu tiger 250cc ditambah isu next tiger malah jadi 150cc bakal beralih ke Fazer 250. Klo SF mah tenang2 aja mau keluar kek, mo sunat kek, mo cungkring kek, Ora ngefek blas !!! nggondok mode on :lol:. Kebetulan SF pernah bikin polling saat CBR belum launch, milih mana antara CBR 150 atau Fazer 250 jika dijual dengan harga sama 33 jt? Ternyata mayoritas pengunjung lebih memilih Fazer 250. Gimana kalo harganya dibawah 30 jt hayo…. Sejatinya Fazer harus bermain di bawah harga CBR 150 maupun GW 250. Untuk itu Fazer harus diproduksi di Indonesia. Mengingat basis mesin yang sama dengan Scorpio harusnya tidak susah merealisasikan. Namun kembali ke misi YMKI jika masih mikirin gedhein untung ya silahkan maen di matic dan bebek aja, di sport biarin aja Vixion berjuang sendiri. Tapi masak tega penggemarnya di blog ga punya jagoan, apalagi jika next year vixion killer yang bisa jadi tiger 150 cc berteralis itu keluar.

Kalo mo komentar, nambahin ato cacimaki penulis silahkan komen dibawah ! 🙂

Ninja RR merah, Mantab

image

Saat berkunjung ke klien dikawasan jalan perintis Jakarta Utara Jumat lalu , SF dikejutkan dengan sosok Ninja 150 RR warna merah. Sontak rekan ane yang nyetir segera ane suruh mengurangi laju mobilnya. Karena penasaran ane segera mengamati lebih jelas penampakan ninja baru itu, dengan harapan melihat desain ninja baru yang konon katanya menyerupai Ninja 250. Warnanya udah plek sama, namun setelah diamati ninja yang masih berada diatas truk pengangkut itu masih tetap menggunakan desain ninja yang ada sekarang. Terus terang, warna merahnya yang menyerupai ninja 250 ini membuat 150RR terlihat lebih keren dan eye catching. Ninja 250 merah memang laris dibandingkan warna lain, tampaknya KMI juga ingin menerapkan strategi ini pada ninja 2 taknya.

Jika Next Tiger jadi 150cc injeksi

image

Kaget juga baca artikelnya bro Iwanbaran mengenai bocoran next tiger bakal jadi 150 cc dengan memakai deltabox dan injeksi. Tiger terkenal dengan bodi gambot dan mesin bertorsi besar namun jika diberi mesin 150 cc apa jadinya? Kalau yang dipakai mesin 150 cc kemungkinan tenaga yang dihasilkan memang bisa melebihi tiger yang 200 cc(apalagi jika mesin yang dipakai punya CBR 150)  tapi dipastikan torsi bakal lebih rendah. Konsekwensinya apa? AHM bakal sunat habis2an bobotnya yakni dengan memakai deltabox, ban 17″ dan bodywork lebih langsing seperti halnya vixion. Kalo memang benar demikian jangan harap next tiger bakal bakal bergaya ala moge namun cenderung ke motor jalanan. SF yang termasuk loyalis pengguna tiger, alasan pilih tiger karena mesin bertorsi besar yang cocok buat turing dan bawa beban berat, bukannya motor yang berpower besar namun lemot saat buat turing membawa beban berat, serta bodi gambot untuk menunjang badan ane yang gede bukannya motor keren tapi cungkring. Bisa jadi calon pengguna tiger minggat jika benar next tiger bakal 150cc. Kalo ingin mempertahankan penggemar tiger, motor 150 cc baru ini haram memakai nama tiger! ( alias spesies baru) Kecuali mesin pakai basis 150cc nmp yang boreup jadi 250cc atau minimal 225cc pakai injeksi.
Dari beberapa artikel yang ane baca ada beberapa kemungkinan mesin yang bakal dipakai untuk next tiger. Diantaranya mesin NMP boreup, mesin Cb twister versi lama yang masih 250cc DOHC, mesin CRF 230cc, mesin yang bener-bener baru kreasi AHM atau mesin 150cc yang SF ulas diatas. Yang jelas SF sudah ga peduli alias ga nungguin kehadiran tiger baru ini sejak tahun kmaren. Mo muncul yang baru kek, mo disunat kek, mo distop produksinya. Sak karep!   Udah terlanjur pindah kelain hati -sakit hati mode on- :mrgreen: motor premium murni kreasi AHM justru jadi motor paling jadul di jajaran motor honda saat ini. 🙂
Mending tiger lama ane, ane rawat biar tetep tangguh buat harian. Ninja sebagai bentuk penghianatan ane terhadap honda cukup buat weekend. 🙂

Spy shot Ninja 150 RR, dilema motor 2 tak

image

KMI nampaknya ga rela ninja 150 RR yang merupakan motor terkencang saat ini disuntik mati. Untuk meningkatkan penjualannya kliatannya ninja bakal mengalami perubahan total disektor bodi. Desain yang nampak dari spy shot bang haji nampak segaris dengan Ninja 250. Menurut SF jika nantinya new KRR ini masuk pasar motor premium sport ga banyak terpengaruh mengingat 2 stroke lover sangat terbatas. Belum lagi lawannya adalah motor sport yang kental aura mogenya yang ditandai dengan kekarnya bodi dan kaki- kaki. Selama ini pemakai ninja KRR adalah speed freak yang mengkedepankan performa diatas desainnya. Nampaknya KMI ingin memperluas pasarnya dengan mengupgrade tampilan. Namun ada beberapa hal yang nampaknya masih nanggung pada new KRR ini diantaranya speedometer yang masih analog (dimana motor pabrikan lain yang kelasnya dibawah sudah speedo digital), serta sektor kaki yang masih terlihat kosong dan kurus. Perlu diingat juga, ga semua penggila kecepatan juga suka dengan mesin 2 tak loh. Jaman SMA dulu ane udah anti motor 2 tak karena repot harus selalu cek oli samping kalau kelupaan sedikit saja bisa bikin mesin jebol, jika motor sudah berumur asapnya ga keruan dan borosnya minta ampun. Belum lagi dipenjuru dunia motor 2 tak mulai ditinggalkan alias tidak diproduksi lagi. Meski kenyataannya Kawasaki berhasil meminimalisir kekurangan motor 2 tak tetap saja banyak rider yang susah berpaling dari kehandalan motor 4 tak. Paling tidak, langkah KMI ini bisa mencegah kejenuhan di barisan ninja 2 taknya, dan menunjukkan kepada pecinta otomotif bahwa 2 tak di Indonesia bakal tetep eksis !!!
So tinggal tunggu saja efek gebrakan ninja baru ini beberapa bulan kedepan.

Honda New Blade Lebih Kenceng Dari Supra 125?

image

Statement ini dilontarkan adik Smartf41z yang ada di Surabaya. Tak sengaja saat tanya kabar via telpon ternyata sodara SF ini sedang test ride Honda New Blade. Top speed yang baru ditembusnya sekitar hampir 120kpj. Wah untuk ukuran motor 110 cc lumayan juga larinya. Bahkan doi sempet ngetes bareng megapro, dan masih nglawan ditrek pendek ( megapronya lg pilek kali) 🙂 ! Penasaran dengan performanya SFpun membandingkan dengan Supra 125cc, kebetulan juga sodara SF ini punya Supra 125 yang tergolong baru untuk motor sehari2. Doipun mengakui kalo blade ini terasa lebih enteng tarikannya dibanding supra 125 yang gigi bawahnya terasa terlalu panjang. Ga tau lagi top speednya. Hmmm…. mantab juga nih motor. Apa ga sayang motor masih inreyen sudah diperkosa abis2an? “Lah yang nyuruh malah empunya” kata doi.Abis kata deh…
dasar udah punya buntut masih juga suka trek-trekan! ;p

Polling : Ngapain Beli Ninja 250, Mending Sekalian Moge !

Saat berkonsultasi dengan rekan pengguna moge mengenai niat SF untuk meminang Ninja 250 langsung mengundang caci maki. He3…. Mereka bilang wah kerugian besar tuh ambil ninja 250 dengan harga segitu (harga disurabaya saat itu 49.5jt) mending sekalian moge, kalo mau bersabar  dapet tuh bandit 400 surat lengkap. Namun saat itu bunda F41z ngotot milih ninja 250 karena modelnya yang fresh dan pake fairing. Sebenernya sempet mikir juga buat beli moge, tapi mental SF belum siap. Alasan SF milih Ninja 250 daripada moge adalah :

–          Dapat Ninja baru, kalo moge dipastikan dapet tahun yang jauh lebih tua dengan harga segitu.

–          SF ga ada info lengkap soal perawatan moge dan bengkel yang dapat dipercaya, apalagi perawatan mahal dan susah asesorinya

–          Asesori terbatas dipasaran

–          Lebih mikir 2 kali buat motor harian karena fast moving partsnya susah

–          Susah cari moge yang berusia 10thnan dengan kondisi prima dan surat-surat lengkap

–          Ga ada waktu luang untuk perawatan moge yang lebih ribet.

–          Ninja uda 2 silinder udah dapet dikit lah aura mogenya, apalagi udah pake stereo muffler. He3….

–          Rumah kontrakan ane kecillll……  boro2 moge, ninja aja susah minta ampun kalo mo ngeluarin dari rumah harus geser dan angkat pantatnya. Lah kalo moge gimana. He3….

–          Udah ga maniak ngebut lagi

–          Alasan utama yakni Bunda  F41z ngebet pengen ninja 250.  😛

Milih ini

ato ini

Kalo agan- agan milih mana ya ?

polling ada dibawah ini atau dikanan atas wall

 

Apakah Tepat Langkah Suzuki Keluarkan Matic Nex di Indonesia?

Tidak, itulah pendapat ane. penyebab utama mesin memakai 110 CC. Sebenarnya lebih tepat jika suzuki masih memakai basis mesin 125ccnya tapi dengan perbaikan di sektor CVT yang gampang selip, common partnya akan lebih mudah pengadaan dan distribusinya. Lagipula performa aftersales suzuki masih tertinggal dengan yamaha apalagi honda. Dengan formasi yang ada sekarang aja suzuki keteteran apalagi kalo nantinya keluar produk baru. Mesin suzuki sekarang udah bagus kok buat kenceng bisa buat irit-iritan juga bisa.

Alasan lain yakni Nex menggunakan ban berdiameter 10″. Hadohhh…. ukuran ban 14″ aja kurang bersahabat dengan jalanan Indonesia apalagi ban ukuran 10″. Ingat banyak pengguna roda 2 yang pakai motornya untuk di berbagai aktivitas dan kondisi, apalagi punya motornya cuma satu itu. Bayangin kalo motor yang punya ban kecil dipaksa nembus medan semi offroad dan untuk turing, kena lubang dikit aja udah terasa banget. Kliatannya bakal susah bersaing dengan yamaha dan honda.