Review Samsung Gear S3 penuh Suka dan Duka

Ada alasan kenapa SF sebelumnya membeli jam pintar Xiaomi amazfit Pace. Sepintar apapun dia tetaplah sebuah jam. Harus setiap saat menampilkan waktu. Karena itulah SF memilih amazfit Pace. Dengan layar always on yang layarnya tetap cerah meski dibawah sinar matahari, baterai Pace sanggup bertahan 3-4 hari.

Kali ini SF memutuskan meminang Samsung Gear S3 frontier benar-benar tanpa pertimbangan matang. Ada jam pintar bekas mulus seperti baru yang * Tampilan Fisik\nJamnya terlihat Oke… Macho sekaligus eksklusif . Buat resmi maupun outdoor masih cocok. Yang paling tidak SF sukai adalah tali/ strap terlihat seperti karet murahan. Jauh lebih apik bawaan amazfit Pace yang warnanya lebih bagus dan bahannya lebih lembut. S3 ini punya behel yang dapat diputar. Bukan cuma hiasan, behel ini berfungsi sebagai tombol geser. Layarnya tenggelam terlindungi oleh bodi jam. Ga seperti amazfit pace yang rentan sekali kena gesekan. Tombol di samping kanan ada 2 , home dan back. Ketebalannya mirip seperti Gshock. Strapnya terkunci dengan sistem quick release, tinggal geser tuas kecil pengunci strap untuk gonta ganti tali. Ukurannya persis punya Xiaomi Amazfit Pace 22mm. S3 SF sendiri langsung pakai strap logam agar cepat pasang-lepas saat wudhu. harganya sepertiga jam baru. Sikatttt!!!

Mari direview

* Tampilan Fisik

Langsung ganti pakai strap logam

Continue reading “Review Samsung Gear S3 penuh Suka dan Duka”

Samsung Gear S3 Frontier, Hampir saja saya jadi anti Samsung karena Baterainya boros ga ketulungan. Ternyata ini masalahnya

Berawal dari smartwatch xiaomi amazfit BIP Bundafaiz yang rusak LCDnya karena terjatuh. SF mulai hunting smartwatch baru. Maklum punya bunda termasuk rutin dipakai buat Jogging.

Sempet mengincar xiaomi verge, tapi entah… hati rasanya kurang klik. Modelnya kali…

Tak sengaja saat nganter teman beli HP bekas, ada penampakan Samsung Gear S3 frontier mulus yang ikutan dipajang dietalase. Kebetulan juga harganya tergolong miring. Tak henti2 rekan SF manasin SF.. ini mah jam bekas serasa baru.. tak ada cacat sama sekali.

Buta akan produk ini, sekaligus sayang melewatkan kesempatan ini. Akhirnya nekat SF beli S3 bekas tersebut.

Samsung S3 frontier yang penampakannya segedhe Gshock itu buat nyonyaaaa…? Tentu tidak… 😁 Bunda SF rayu biar mau pake Amazfit Pace yang SF pake. He3….

Awal perjalanan SF bersama S3 ini sungguh penuh rintangan. Hampir saja SF balikin ke seller atau lego dengan banting harga. Bayangin saja…

HP xiaomi Mi Max 3 yang SF pakai tidak support jam tersebut. Cari aplikasi samsung gear di playstore ga ketemu (hide otomatis karena HPnya ga suport), akhirnya SF cari Apknya dari browser… alhamdulillah sukses juga terpasang aplikasi galaxy wear. Masalah tak berhenti sampai disini.

Masalah lain, jam tidak bisa full dicharge karena overheat, berhenti di 30%-40% trus kudu didinginkan baru mu dicash lagi.

Continue reading “Samsung Gear S3 Frontier, Hampir saja saya jadi anti Samsung karena Baterainya boros ga ketulungan. Ternyata ini masalahnya”

Aerator bertenaga baterai, selain buat keperluan mancing juga penolong ikan peliharaan dikala Listrik Padam

Awalnya beli aerator (alat pembuat gelembung udara) bertenaga baterai adalah untuk mancing dilaut, tujuannya agar umpan udang atau ikan dapat hidup lebih lama.

Nah saat bencana lampu mati Minggu lalu, aerator ini menyelamatkan nyawa ikan peliharaan SF. 16 jam listrik mati, bikin nyawa biota dalam aquarium terancam tewas. Filter , protein skimmer, dan wave maker stop bekerja. Bikin air tidak bersirkulasi sehingga kadar oksigen di dalam air menurun drastis.

Aerator bertenaga sepasang baterai ukuran besar tersebut sanggup nyala selama 16 jam nonstop. Fauna laut semua selamat meski mati listrik dari siang hari sampai subuh keesokan harinya .

Nyesel banget kalau ga punya alat ini. Rekan SF sendiri mengalami ikan di dalam 2 aquarium lautnya tewas tak tersisa. Hanya anemon laut yang selamat. Kabar tak sedap juga SF dari grup aquascape/aquarium laut yang SF ikutin , banyak laporan ikan peliharaan tewas karena listrik mati.

Review Xiaomi Mi Max 3, Monster yang bermata jahat

Seperti sebelum sebelumnya, prioritas SF dalam membeli HP adalah baterai monsternya. Pilihan ada pada Asus Max Pro, atau Xiaomi Mi Max 3. Setelah baca review sana sini SF putuskan ambil Xiaomi Mi Max 3. Simak saja alasannya

Keraguan awal adalah soal layarnya yang 6,9″ apakah nyaman buat browsing, ngegame, dan nemenin aktivitas mancing?

Continue reading “Review Xiaomi Mi Max 3, Monster yang bermata jahat”

Xiaomi Amazfit BIP , Smartwatch fungsional dengan baterai superior. Gimana Kalau diadu dengan Amazfit Pace?

Xiaomi Amazfit BIP telah SF belikan buat Bunda 2 Mingguan sebelum SF membeli xiaomi Amazfit PACE. Gara-gara BIP ini SF kepincut dengan smartwatch. amazfit BIP boleh dikatakan versi compact (a.k.a Hemat) dari Pace.

left : amazfit BIP , Right: amazfit Pace

Secara fungsi, BIP yang harganya separuhnya Pace hampir sama. tapi tetap saja ada beberapa hal yang membuat BIP tertinggal. tapiii… ada juga fitur yang bikin Bip unggul dari Pace. Simak mawon

Continue reading “Xiaomi Amazfit BIP , Smartwatch fungsional dengan baterai superior. Gimana Kalau diadu dengan Amazfit Pace?”

Review Xiomi Redmi Note 3. Meski ada beberapa kelemahan. Ini Hape Paling kurang ajar yang pernah saya punya!

Awalnya sama sekali ga tertarik sama yang nama ya 4G.Tapi dasar …marketing operator tilpun ada saja akalnya… Dulunya 50rb cuma dapet 1-2Gb data sekarang bisa 2kali lipat lebih…. Dengan catatan hapenya mendukung 4G…. Bahkan indos*t kasih bonus 10GB data 4G…


Singkat cerita saat SF sedang cari literatur HP 4G pengganti zenfone 6, lah kok ndilalah seorang teman nawarin HP yang baru dipakainya sebulan… Xiomi Redmi Note3 pro ram 2Gb internal memory 16GB kondisi BSB ,plus bonus case dan pelindung kaca… Lumayan jadi diskon 500rb dibanding barunya.

Selama hampir sebulan pakai , SF ingin mereview HP ini. Tentu dari sudut pandang SF.

1. Layar 5,5″ cukup enak dipandang dipandang, ndak masalah didalam maupun diluar ruangan

2. Suara sangat lumayan… Dengerin musik cukup memuaskan, untuk telpon suara lawan bicara terdengar jernih/garing ga bergema…

3. Susunan menu agak beda. diandroid lainnya ada sub menu untuk melihat seluruh aplikasi. di minote3 ini, ga ada sub menu… Seluruh aplikasi ya ada di menu utama semua, tinggal geser kanan kiri untuk mencari aplikasi yang dicari.

4. Yang paling suka dari kameranya adalah kemampuan fokusnya lumayan cepat, hasilnya cukupan lah. Tapi sayang menunya kurang lengkap… standar banget…. Masih lebih suka aplikasi kamera bawaan zenfone6.

5. Terkadang timbul masalah rotate screen yang ga berjalan sempurna. kadang ga berfungsi saat buka aplikasi tertentu. Solusinya tinggal tutup semua aplikasi yg ada. Ntar normal kembali.

6. Ada backlight di tombol depan yang terdiri dari home, minimize, back. Berguna saat gelap.

7. Ada sensor sidik jari yang SF rasa sangat amat berguna mengamankan telpon kita. Kita bisa mendaftarkan beberapa sidik jari (5klo ga salah). Responnya sangat amat cepat. Mode stanby, tinggal sentuhkan jari , seper sekian detik HP langsung aktif… Tak ubahnya seperti menekan tombol power.

8. Slot sim card payahhhh…. Slot 1 berguna untuk Sim card micro, slot 2 bisa untuk nano card atau micro SD. Artinya slot dua ini kudu mengorbankan salah satu. kalau pakai simcard nano jadi ga bisa pakai micro SD, begitu pula sebaliknya. Ada beberapa ulasan agar minote3 ini support 2 simcard dan micro SD. Tapi setelah SF jajal tutorialnya gagal terus… Sampai rusakin 2 kali sim card. Jadi ngesel beli yang 16 gb, tau gitu sekalian yang 32 gb.

9. Soal ketahanan baterai HP ini sangat amat kurang ajarrr…! Ini yang SF demen…  melebihi ekspektasi! Malam dicas, pemakaian normal agak berat (nge game, browsing, bikin artikel, sesekali dengerin musik pake bluetooth), malam sebelum tidur sisa 30-40%. Jadinya jarang ngecharge diluar jam tidur. Kalau disiksa kerja keras baru deh HP ini menyerah menjelang malam. Pengalaman punya tab2, note 8, LG L Bello, dan zenfone6. Xiomi note 3 ini paling awet. Batrenya sendiri 4000mah.
Overall SF sangat menyukai kinerja HP ini pas cukup memenuhi kebutuhan SF…

10. Konek GPS ga pakai lama… Bisa diandalkan untuk google map/aplikasi lainnya

Bagi yang butuh dual sim card dan memory gedhe dianjurkan ambil versi 32GB …

Overall puas pakai HP ini… Batreenya kurang ajarrr awetnya….! 🙂