bebek

All posts tagged bebek

Mesam mesem saja SF baca status rekan SF di sosmed… masbro ini menceritakan pengalamannya ngobrol dengan ojeker Online…

Tadi pagi ketemu lagi sama bang ojeg online yg biasanya pakai motor sport. Tapi kali ini dia pakai motor skutik cc besar. Waktu saya tanya kenapa ganti motor, begini jawabannya:

Pendapatan ojeg online dg menggunakan motor sport maupun skutik pada umumnya telatif sama.

Namun biaya operasional berbeda, motor sport membutuhkan bahan bakar yg lebih banyak dibandingkan motor skutik.

Biaya Penyusutan motor sport juga lebih besar krn harga perolehan yg lebih mahal sedangakan masa manfaaat sama. Yaitu 4 tahun

Harga jual kembali motor sport setelah habis masa manfaat cendrung lebih kecil dibandingkan dg motor skutik.

…. duer… ini tukang ojeg pasti lulusan akunting

# Selalu ada cerita

Banyak usaha buyar karena tanpa perhitungan matang… akibatnya dalam jangka waktu tertentu buyar usahanya… 

biaya penyusutan biasa diabaikan…saat  barang modalnya termakan zaman jadi rusak atau produktifitasnya menurun penghasilannya juga melorot… 

Bebek super seperti Satria FU, MX 150 dan Sonic 150 adalah motor yang paling tidak di favoritkan oleh SF. Serba nanggung jika dilihat dari spesifikasinya… :

Motor bertenaga besar dengan konsekwensi boros, bodi sangat ringan dengan konsekwensi kurang stabil di kecepatan tinggi, plus tangki bensin kecil dengan konsekwensi sering antri di pom.

Pasar yang di sasar FU, Sonic 150 maupun MX 150 cenderung ke usia anak sekolah hingga kuliah atau pekerja muda , pengamatan dilapangan juga membuktikan MAYORITAS penunggangnya adalah remaja.

Di usia ini emosi masih sangat labil gampang terpancing… di tambah lagi remaja dengan sifat egosentris yang menganggap merk motornya dianggap paling super dan akan dibela mati-matian… bisa dibayangkan jika disalip motor super beda merk… Jalan raya jadi seperti sirkuit… gambar nyilih wak Haji Taufik

Jadi euforia kemunculan sonic 150 bagi SF adalah sesuatu yang justru SF takutkan… semoga saja ketakutan ini hanya sekedar kekhawatiran yang tidak terbukti dilapangan.

Suatu saat nanti jika si Faiz minta dibelikan motor, jenis motor ini yang SF coret duluan… atau malah Faiz ga tak belikan motor baru.. Pake motor Bapaknya saja.. biar bapaknya yang beli motor baru… kwkqkwq

Eh ya satu lagi yang bikin cemas…dengan kehadiran Sonic 150 , tabloid sesat bakal punya bahan tambahan untuk dipopulerkan dan meracuni generasi muda yang sangat muda terpancing… Apa itu?

cacing style!   👿

Kebetulan ada pengunjung ninja yang berkonsultasi pada SF ingin mengaplikasikan stabilizer setang pada tunggangannya. Jawaban SF sih mubazir karena stabilizer setang akan menambah berat pengendalian….
Pernah ngobrol dengan seorang teman, ridak semua tim road race memakainya. Karena ada yang menganggap bikin kurang responsif….

image

Continue Reading

image

Simber : satria155.com

Ada ada saja rekan SF satu ini…. dengan bangganya dia menceritakan kehebatan skutik retro yang dimilikinya.. tarikannya dasyat…. bisa mengalahkan ninja di rute kerja harian (sekitar kalimalang) tapi “begitu dijalan sepi kalah saya…. beraninya dia cuma dijalan lurus sih….” kata teman SF ini…
Lalu SF nanya ke doi “pernah jajal ninja 250 ga?” “Ga pernah” kata dia…. lantas SF berbagi cerita…. dulu saat SMA   SF pengguna gl max boreup (masih kaum ababil ), pernah mengalahkan harley davidson di rute basuki rahmat (Surabaya) saat jam padat…. kwkqkwkq….
Ekstrimnya kondisi seperti itulah….
Bahkan lebih ekstrimnya matic 125 cc saja bisa mengalahkan moge 1000cc disirkuit… itu disirkuit loh apalagi dijalan raya … tak terbayang betapa bangganya rider skutik tersebut…. 😆 ini videonya

Continue Reading

image

Kebetulan di parkiran kantor ngobrol dengan teman pengguna vario lawas ingin berganti motor. Doi merasa motornya agak boros, apalagi pas macet… males sering mampir ke pom bensin katanya… wah persis banget dengan alasan SF agak males pakai motor yang bikin sering mampir POM. Continue Reading

Kali ini SF ngomongin bebek dan matic. Bebek dan matic disukai karena kepraktisannya dan fungsionalnya. Motor ini cocok digunakan untuk siapapun. Ibu kepasar, anak sekolah, pekerja kantoran, atau bahkan ojek.
Yang SF herankan ternyata 2 motor yang SF anggap nilai fungsionalnya lebih dibanding yang lain ternyata termasuk motor yang ga laku. Sebut saja spacy dan supra helm in.
image

image
Sumber :
http://motor.otomotifnet.com/read/2014/07/10/350976/30/9/10-Motor-Terlaris-di-Semester-Pertama-2014-Didominasi-Honda-dan-Yamaha

Selain Vario 125 dua motor diatas yang SF favoritkan untuk pengguna harian. Beberapa kali SF dimintai pendapat mengenai motor harian otomatis SF merekomendasikan 3 motor yakni vario 125, supra 125 helm in, atau spacy…  bukan karena SF FBH lohnha.  Alasannya simple… kapasitas tangki besar 5liter keatas, hal ini sangat menguntungkan karena makin sedikit waktu yang terbuang karena antri di pom bensin
Ruang bagasi juga sangat besar, cukup untuk menyimpan jaket/jas hujan dan helm.
Namun ternyata dari ketiganya cuma vario 125 saja yang lumayan penjualannya, hal ini disinyalir karena desain dan technologi yang ditawarkan…
image
Sumber : http://tmcblog.com/2014/07/14/ini-catatan-angka-penjualan-honda-semester-pertama-2014-71-dikuasai-skutik/

Coba kita liat motor apa yang paling laris di Indonesia … honda beat sedulur ! Apa keunggulan motor ini dibanding lain kok bisa sukses besar? Ramping, mudah di kendarai, dan irit….
disini nampaknya keunggulan fungsional spacy dan supra 125 malah jadi boomerang. Banyak yang bilang desain kurang manis, cenderung gemuk, dan bikin ngangkang kaki.
Tapi anehnya di kantor Sf spacy termasuk motor favorit. Sepertinya motor ini cuma cocok untuk bapak bapak pekerja….

Pendapat orang tentu berbeda…. kalau orang biasa pake spin tentunya lebih nyaman spin, kalau biasa naik tiger tentu enakan tiger, kalau ninja… nahhh sepertinya bakal sepakat kalau yang satu ini lebih pegel :mrgreen:, selain kebiasaan juga tergantung rute, dan penyesuaian yang dilakukan pada motor masing-masing.

image

Continue Reading


Sekedar refresh dari ingatan …. berikut beberapa yang pernah SF pakai buat harian
1.Honda grand – Milik ortu, SF pakai kelas 1 SMA – sudah dijual
2.Yamaha vega – Milik ortu, pengganti honda grand – sudah dijual
3.Honda Kharisma – Milik ortu, pengganti vega yang ga bertahan lama – dijual dan beli lagi tahun mudaan
4.Honda GL Max 125 neotech 1996 – Dibelikan Ortu dari pertengahan kelas 2 SMA hingga lulus kuliah – sudah dijual
wpid-braketgeserditiger_2.jpg
5.Honda Tiger 2004 – Motor pertama beli sendiri tahun 2005 – masih ada dipakai rutin hingga sekarang
6.Suzuki Spin 2007 – Dipakai harian oleh bundafaiz, SF juga kadang pakai ngantor, nganter kepasar, dan motor paling sering dipakai dilingkungan perumahan
7. Kawasaki Ninja 250 2009 – masih ada, motor hobi sesekali dipakai kerja
8. Taruna FGX SE 2003 – Buat keluarga weekend, jjs, dan mudik
Kalau ditilik dari sejarah diatas.. alhamdulillah saat ganti motor buat tunggangan sendiri rata-rata mengalami upgrade (spin ga dihitung punya bundafaiz 😛 )
Pengennya sih selepas Ninja 250 upgrade ke moge 650 cc namun kebutuhan akan roda 4 ga bisa ditawar lagi…
semua ada masanya… sebelum merintis bisnis sediri sebagai sampingan kerja sekarang nampaknya Ninja dah mentok.

Kalaupun ingin ganti tunggangan kudu mempertimbangkan kondisi kerja SF di Jakarta apalagi kenaikan BBM. Sepertinya downgrade dari sport ke matic/bebek rasanya lebih bijak. Jujur saja Spacy, Vario 125 dan Supra helm in 125 nampaknya cukup menarik minat…

Upgrade tunggangan memang ada masanya… monggo jika belum ada tanggungan atau jika ada budget sisa untuk upgrade tunggangan… Tapi prioritas keluarga jangan dikalahkan ego. Rumah, mobil, sekolah anak, sampai biaya hidup sehari-hari kudu diatas kesenangan pribadi.

wpid-DSC_0530.JPG

Beberapa waktu lalu saat ganti ban Zeneos sekalian SF ganti kampas rem belakang ninja 250. Karena bengkel dekat tukang ban  adanya cuma kampas imitasi supra yaw dah dibeli sajah.. murah cuma 25rb. 🙂 soale males keluar komplek perumahan… jalannya ancur dan becek 🙂 . padahal biasanya SF pakai kampas rem ori supra buat tiger /ninja hafganya klo ga salah 35rban. Continue Reading