bensin

All posts tagged bensin


filter bensin toyota kijang

3 hal yang menjamin kebersihan ruang bakar motor. kualitas pelumas, kebersihan udara yang masuk dan kebersihan serta kualitas bahan bakar. kali ini SF bahas filter bensinnya. pada honda tiger sebenarnya sudah ada filter bensin letaknya jadi satu dengan kran bensin. tapi kinerjanya kurang memuaskan. kotoran dan air riskan lolos ke karburator.ย  Continue Reading

Dari dulu tiger terkenal dengan tangki bocornya. penyebabnya ada air yangย  ngendon didasar tangki bensin yang bikin kropos tangki. Sekitar seminggu lalu SF mengalami hal yang ga mengenakkan. Gara-gara ga dapat parkiran dalam , SF parkir tiger diluar. apesnya siang itu hujan sangat deras.

Hal yang SF takutkan terjadi saat pulang kerja. si tiger mogok. awalnya cuma brebet, lama-lama ngambeg juga sitiger. sudah hapal dengan penyakit tiger pasti kemasukan air.

Segera SF lakukan prosedur Pertolongan pertama masuk air ๐Ÿ™‚ .

1. posisikan kran bensin di Off, lepas filter bensin (klo ada). lalu buang air dan bensin didalam filter bensin.

kran bensin tiger: on, off, res

2. buang bensin dan air di dalam mangkuk karbu dengan cara memutar baut pembuangan berlawanan jarum jam menggunakan obeng minus.

3. selanjutnya buang sedikit bensin didasar tangki dengan cara memutar kran bensin di posisi res beberapa detik. massa jenis air lebih berat dibanding bensin, karena itu air akan ngendon didasar tangki. dengan memutar kran posisi res, cairan didasar tangki akan keluar (klo kran diposisi on, bensin yang keluar adalah beberapa cm diatas dasar tangki)

4. posisikan kran posisi off lalu pasang filter bensin. putar kembali kran dalam posisi on.

tigerpun mau hidup lagi. Beberapa KM sebelum sampai rumah, gejala brebet timbul lagi. SF paksa tiger agar sampai rumah meski brebet. males ulangi prosedur diatas.

Minggu kmaren SF coba cek kondisi filter bensin. yup ternyata benar…. saat SF keluarkan cairan pada filter bensin (punya scorpio) , bensin positip bercampur air.

untuk lebih yakin lagi agar air keluar dari tangki bensin. SF keluarkan cairan di dasar tangki dengan memutar kran ke posisi res, dan SF wadahi cairan tersebut ke dalam botol air mineral bening agar dapat memonitor dan memisahkan antara bensin dan air. SF penuhi botol mineral dengan bensin, SF masukkan lagi bensin murni ke tangki dan membuang air didasar botol. SF lakukan berulang-ulang sampai tidak terlihat air di dasar botol.

Agar tiger makin tahan terhadap hujan , SF putuskan mengakali tutup bensin dan mengganti filter scorpio dengan yang lebih baik/besar.

saya bahas diartikel lanjutan ya

 


Pagi yang mendebarkan, setelah 2 hari inreyen si Tiger, pagi ini SF memutuskan agak bersantai berangkat kerja pakai Nmax. Saat menyalakan motor agak kaget melihat indikator bensin Nmax berkedip dan menunjukkan angka 7km dengan kode F ….. artinya sudah 7 km Nmax ini dipakai semenjak indikator bensin berkedip. Rupanya Bunda yang 2 hari pake Nmax lupa isi bensin.

Continue Reading

Kenapa SF musti isi bensin ke Shell? Buanyak alasannya. utamanya Karena Pom bensin ini lebih menghargai konsumen…air dan isi angin ban gratis pake mesin pompa digital,Kalau isi bensin mobil kaca depan dibersihin petugas,petugas dengan sigap mengelap tumpahan bensin yang tumpah/luber sambil minta maaf, petugas lebih ramah dan pakaian lebih rapi, manajemen antrian bagus, dan konsumen dapat reward!

Nah yang terakhir ini yang SF bahas… selain dapat poin reward yang bisa dituker bensin, plus dapat asuransi kecelakaan, sampai akhir Desember ini pelanggan melakukan pengisian V-Power ย minimal Rp. 25.000 dapat minuman kemasan botol gratis… lumayan kalau diduitkan … dikantin mah dihargai 5000 ini….

Isi vpower dapat Minuman gratis

dah 2 minggu berturut-turut nih SF dapet… pertama merk goodmood, Kedua mytea. ini yang bikin konsumen loyal. Anda dihargai oleh perusahaan!

Jaringan pertamina yang luas lah yang bikin Pertamina survive… coba bandingkan pelayanan dan fasilitas yang diberikan terhadap konsumen.

Shell, Total dan Pom swasta lain boleh dianggap pesaing ecek-ecek oleh Pertamina karena jaringannya yang seuprit… tapiii karena layanan dan reward yang mereka berikan membuat Pertamina terlihat pelit dan cari untung sendiri.

 

Aktivitas antri bensin seringkali jadi sangat menyebalkan karena antrian panjangnya. Karena itu seringkali SF isi fulltank biar ga sering mampir POM. 

Terakhir ngisi Ninja pertamax 100 rb, abis gitu motor ga kepakai sebulan lebih gara2 jalanan tambah macet semenjak pembangunan flyover dan LRT.

Daripada bensin ninjanya kadaluarsa, SF pindah ke Nmax… untung tanki bensin rendah, tinggal pakai selang , bensin Ninja gampang  berpindah ke Nmax tanpa kocar kacir. Tiger juga gitu sering disedot oleh Nmax. Lumayan nih punya 2 tandon bensin cadangan dirumah ๐Ÿ˜†


SF memanfaatkan selang pompa aquarium yang fungsi aslinya untuk menguras aquarium. Tinggal remes aja pompanya, bensin langsung mengalir…. praktis…. 

Ninja dan tiger jadi motor weekeend, dan tiap weekend itu isi bensin fulltank biar bisa disedot Nmax  dihari kerja ๐Ÿ˜› . Enak isi bensin di komplek perumahan pas liburan… ga pake antri… Nmaxnya jadi ga pernah nge POM dah

Mengejutkan hasil yang dishare otomotifnet. Ertiga matic ternyata lebih irit dibanding manual. Baik untuk dalam maupun luar kota. Dalkot manual 1:12 kmpl dan matic 1:12.3 kmpl, Lukot manual 1:16.5 kmpl dan matic 1:19.3 kmpl. 


Meski secara performa ertiga manual unggul,untuk mobil keluarga rasanya matic cukup menggiurkan dengn kepraktisannya dalam kota.


SF sendiri saat itu milih manual karena prioritas luar kota yang rutenya banyak dilalui truk jadi perlu tenaga instan saat menyalipnya. Tapi seringkali galau pengen yang matic saat diperkotaan… ๐Ÿ˜†

Kalau untuk motor , saat ini bisa dikatakan manual/semi manual masih lebih irit dibanding matic. Kedepannya ? Who khows…. ๐Ÿ™‚

Sumber pengetesan : http://otomotifnet.com/Mobil/Test/Mana-Lebih-Kencang-Dan-Hemat-Suzuki-Ertiga-Bensin-Vs-Diesel-Hybrid

Entah sudah berapa kali SF mendengar kabar bahwa bensin shell merusak kendaraan… Baru- baru ini rekan SF satu seksi motor vespanya macet pistonnya setelah pakai bensin Shell super. Montirnya menduga karena ga cocok dengan bensin shell super.

Ada lagi pengakuan pemilik Suzuki xl7 yang kebetulan ganti BBM shell langsung kena fuelpumpnya… 

Lantas bagaimana menurut pendapat SF?…. 

SF ga berani berpendapat aneh-aneh ntar kena UU ITE :mrgreen: .. cukup share pengalaman saja…

3 motor SF yang sering SF pakai adalah tiger 2004, Ninja karbu 2009, Nmax 2015. Cukup rasanya mewakili 3 generasi dan 3 jenis berbeda. Ketiga motor tersebut langganan menggunakan shell.

-Tiger motor turing jadul karburator dengan kompresi rendah, BBM paling sering menggunakan shell super

-Ninja 250 motor sport karburator kompresi tinggi BBM seringnya memakai Shell Vpower

-Nmax motor modern berinjeksi kadang menggunakan shell super kadang Vpower

Ada masalah terkait penggunaan BBM shell? Nope tidak ada sama sekali… motor tetap segar bugar ga pernah ada masalah… jadi isu terkait bbm shell merusak kendaraan bagi SF tidak terbukti. Secara feeling sih perbandingan  shell dengan produk pertamina yang punya oktan sejenis, sama saja performa dan keiritannya… 

lantas kenapa pakai shell? Karena shell menganggap konsumen adalah raja lihat saja pakaian pegawainya rapi penampilannya juga menarik, Pom Bensinnya luas dan  tempatnya lebih rapi dan bersih, antrian lebih sedikit. Diskriminasi mobil dan motor kurang terasa disini… seluruh pegawai nampak sibuk melayani konsumen…ga seperti karyawan POM bensin pertamina… ada karyawan yang kewalahan melayani konsumen, ada juga yang nganggur menunggu mobil datang … 

Jumat seminggu lalu saat pulang kerja, Tiger tiba tiba mogok. Pas macet lagi…. SF pikir bensinnya campur air. Segera SF buka baut pembuangan bensin dimangkok karbu, dan bensin cuma keluar beberapa tetes dan mampet!

SF coba getok pakai gagang obeng beberapa kali, dan untung bensin mengalir kembali….. problem solved dengan cara getok karbu :mrgreen: . Segera SF tutup baut pembuangan bensin, dan kembal melanjutkan perjalanan pulang. 

Sekitar 3 KM kemudian tiger kembali mogok… karena dah tau masalahnya SF getok lagi tuh karbu… tiger kembali mau dihidupkan. Nyampai rumah digletakin saja tuh tiger selama seminggu.

Baru minggu kemaren SF sempatkan bongkar karbu tiger… begitu buka mangkuk karbu langsung ketahuan masalahnya… ada parts berupa corong kecil yang lepas dari tempatnya.

 Parts ini rupanya menghalangi pelampung bensin untuk turun. Pelampung bensin ini berfungsi layaknya katup bensin… kalau posisinya turun, katup bensin terbuka. Bensinpun turun memenuhi mangkok karbu. Bensin yang memenuhi mangkuk akan mengangkat pelampung, saat itu katup bensin tertutup dan bensin berhenti mengalir. 
Kalau pelampung keganjel ga mau turun ya bensin ga ngalir… mogok dahhh…

Karena fungsinya ga jelas, SF copot saja parts yang ganjel pelampung itu… SF coba stater dan geber-geber tiger ga ada masalah…

Jadi kira-kira apa fungsi parts kecil berupa corong dari plastik didalam mangkok karbu itu ya?

Kenapa sih tiap berangkat kerja penunjuk konsumsi bensin Average pada Nmax SF selalu turun… (artinya tambah boros). Penasaran SF terjawab setelah pagi ini coba ngetes konsumsi BBM… pas dirumah reset MID. Dan gas…

Gaya berkendara SF dimirip-miripkan saat ngetes BBM beberapa hari lalu dimana saat pulang kantor SF dapatkan konsumsi bensin 1:40,1 km/l . 

Keluar dari harapan indah sampai walikota Jaktim konsumsi bensin lebih irit melewati 1:42km/l karena jalanan lowong. Selepas itu konsumsi turun lumayan drastis karena jalanan merambat. Apalagi pas lampu merah yang lebih dari 2 menit… Bisa turun 1-2 digit pada MID.

Tercatat ada 3 lampu merah dan 1 Palang Kereta pada jalur antara Harapan Indah hingga Kalibata. Kali ini SF kena 2 lampu merah lumayan lama, plus 1 palang kereta di pengadegan-kalibata… SF kudu nunggu 3 kereta lewat sekitar 3 menitan lah, biasa ini mah.. pernah nunggu sampai 4 kereta lewat!!! 

Saat berhenti di Palang kereta deket kantor konsumsi bensin masih menunjukkan 1:35,5 km/l, ga sampai 300 ratus meter sampai kantor konsumsi bensin jadi 1:33,3 km/l. Cuma gara2 palang kereta .

Hasil pengetesan kali ini cukup jauh selisihnya dibanding saat pulang kerja Senin kmaren, dimana Nmax dengan BBM V-power dan filter Ferrox dapat hasil 1:40,1 km/l. Kok bisa jauh ya selisihnya… padahal waktu dan jarak tempuh sama…

Positif salah satunya karena saat berangkat kerja lewat 3 lamer dan 1 Palker, sedangkan saat pulang kerja cuma kena 2 Lamer (1 lamernya jarang kena karena jalur prioritas, lampu merahnya bentar bgt)

Kalau pengen irit gampang… pas lampu merah dan Palang Kereta matiin mesin saja.  ๐Ÿ™‚

Disini fungsi SSS melakukan tugasnya, ga mustahil dalam rute dalam kota bisa ngirit 4 km/l kalau banyak lampu merahnya.

Seperti yang diduga sebelumnya, Ferrox yang berpengaruh terhadap performa motor pastinya juga mempengaruhi konsumsi BBM…

Senin kmaren SF sengaja mereset trip meter dan MID AVG (konsumsi bensin rata-rata) pada Nmax. Kenapa Senin… biasanya di hari Senin ini trafic lebih padat. Pas untuk tau konsumsi Nmax tanpa dibuat buat

Terbukti memang benar trafic lebih padat… namun ga terlalu banyak bedanya dengan hari-hari normal. Perjalanan kalibata harapan indah ditempuh dalam 69 menit untuk 26km. Dari parkiran kantor 17.05 sampai rumah 18.14

Cukup lumayan konsumsi bensinnya… 1:40,1 menggunakan BBM V-Power. 

Ternyata penggunaan filter aftermarket ga bikin boros kannn….

Vpower atau pertamax plus bikin Nmax makin ngacir… jeda antara puntiran gas dan laju motor makin terpangkas. Apalagi pakai filter. Afternarket…Motor jadi enteng larinya… tapi kalau rider gampang tergoda… tiap ketemu jalan lowong pengennya muntir gas… jadinya ya borosss…. ๐Ÿ™‚