bocoran

All posts tagged bocoran

Dari tampilan fisik dan ergonomi yang ditawarkan antara Nmax dan Aerox terlihat jelas strategi yamaha ingin nyemplung di dua segmen dengan 1 basis mesin. Daya tarik Nmax ada di desain elegan dan ergonomi yang ga bikin lelah  (kaki bisa selonjoran, posisi Handle Bar lebih tinggi). Sedang Aerox pada desain yang sangat sporty… perbedaan performa makin menguatkan Aerox diposisikan menempati segmen skutik sporty.


Ada beberapa hal yang mengganjal mengenai Aerox…. sebenernya bikin iri juga bagi biker pengguna Nmax. Hasil review blogger besar rata rata sepakat Shock bawaan Aerox lebih empuk dan nyaman dibanding Nmax… bahkan ada yang bilang bahkan jok ikutan lebih nyaman Aerox dibanding Nmax….lah piyeeee? Insinyure yamaha bikin SF mumet…

NMAX yang kudune model turing kenyamanannya diatas Aerox malah kebalikan…. Nmax shocknya super kueras bikin perut ketusuk tusuk saat lewat jalan bumpy. Ini dah dikomplain biker dalam bahkan sampai luar negeri …. awalnya Pihak yamaha ngeles… Nmax shocknya dibikin keras karena taglinenya sport matic….  berarti kalau Aerox lebih sporty shocknya dibikin mati aja sekalian yakkkk :p

Untung SF orangnya gampang move on… 🙂 ga perlu kirim karangan bunga ke pabrikan yamaha… daripada kudu ganti shock versi empuk di dealer yamaha harganya ratusan ribu, mending modif sendiri… cuma 50 rb dah sangat nyaman. Per doang ganti punya shogun. (Baca disini )

Tebakan SF, yamaha sengaja jor joran fitur Aerox dengan tujuan mengganggu pasar Vario series. Nmax yang sudah mulai mapan distagnankan dulu karena ga ada pesaingnya…. coba lihat saja kalau honda melokalkan skutik bongsor macam PCX atau Forzanya… pasti Nmax langsung berbenah. Fitur yang ada di Aerox kemungkinan di pakai Nmax juga. Misalnya Stop start system, Smart Key, dan colokan charger. Konyol juga kalau yamaha mempertahankan Shock Nmax yang keras… wajib diganti yang nyaman. 

Nmax wajib dibikin nyaman

Honda paling sekarang dah mesam mesem karena dah punya list kelemahan Nmax dan bocoran fitur Nmax masa depan dari Aerox…. gimana kalau honda keluarin matic gambot yang sudah punya fitur penangkal Nmax di masa depan. Bayangin Skutik selonjoran nyaman, spion keren nempel di jidad, lebih irit, keren, dll  trus harganya ga beda jauh dengan Nmax …. produsen bersaing konsumen makin diuntungkan… 🙂

Ya… jika mau!!! Nama besar, loyalis, dan modal lebih besar tentu bisa dibilang begitu… korbannya sudah banyak….

image

Mio, R15, vixion, satria pun hampir tewas jika ga di upgrade…. tinggal kasih fitur lebih dikit trus harga dimepetin… buyar deh si lawan…
Bukan mustahil… Nmax dan Ninja pun bakal di KO oleh Honda.

Continue Reading

Sebelum R25 launch muncul sinyalemen kawasaki bakal menghidupkan kembali Ninja 250 4 silinder. Setelah R25 muncul sinyalemen ini malah melemah… sepertinya kawasaki justru menunda niatnya memproduksi ninja 250 4 silinder… Sepertinya yamaha R25 dianggap Kawasaki tidak terlalu jauh superioritasnya dibanding ninja 250. Padahal penjualan R25 sempat menyalip Ninja 250 2 silinder loh…..

Jelas membuktikan R25 makin dilirik pasar karena keunggulan performa, fitur dan aftersalesnya…. mungkin dari hitungan bisnis KMI menganggap penjualan N250fi masih menguntungkan.
Bagaimana jika AHM ikut bermain di motor sport 2 silinder? Apalagi dengan konvigurasi blok terpisah (V twin, dan L twin) yang dianggap punya “nilai lebih” dibanding 2 silinder sejajar.

image

Continue Reading

Beberapa tahun lalu sinnob sempat menghebohkan dunia permotoran Indonesia karena berani menciptakan penggerak roda menggunakan belt…. namun produk ini tak kunjung launching… saat diuji coba ternyata produk yang mengadopsi technologi Moge cruiser tersebut gagal diterapkan pada motor jepang! Loh kok aneh…. ? Ternyata penyebabnya adalah putaran mesin moge cruiser diset sangat rendah … mentok paling cuma 5rb rpm, sedangkan motor jepang harian di Indonesia meskipun CC kecil namun bisa berkitir 2 kali lebih cepat karena bisa mencapai 10rb rpm bahkan lebih.

image

Continue Reading

wpid-20110707tiger_1.jpeg

Konon pentolan AHM lagi bingung menentukan pengganti tiger yang pantas. Artikel ini mungkin bisa membantu AHM… 🙂

Ini nih pendapat SF sebagai pemakai tiger dari 2005 hingga sekarang.

Tetap SF tak bergeming dengan tulisan SF sebelum-sebelumnya… (salah satu tulisan SF 2012 baca disini)  200 CC terasa nanggung! mesin 250cc adalah faktor psikologis yang utama.

Apa yang menjadi ciri khas tiger sehingga mampu menghantarkannya menjadi legenda? Continue Reading

image

Pic: www.moto-choice.com

Balik lagi bahas kelas 250cc bro… gara -gara santer berita honda bakal keluarkan sport 250cc 2 silinder. SF jadi gatal beropini. 2 silinder segaris sudah pasaran…, R25 dengan mesin powerfull, N250fi dengan desain moge, dan inazuma model touring. Bentar lagi Kawasaki bakal nyiapin sensasi baru motor 250cc 4 silinder! Kalau honda main 2 silinder segaris seperti kok terkesan ikut-ikutannya, telat dan sangat..sangat telat…pabrikan motor nomor 1 dunia kok follower. 🙂 
ga ada istimewanya gitu loh…. secara kelebihan mesin,desain dan kenyamanan ada di motor 250 yang sudah ada. Continue Reading

Dulu jamannya motor 1 silinder berkuasa di Indonesia, keluarnya kawasaki ninja 250 2 silinder bagaikan mimpi yang menjadi kenyataan bagi bike enthusiast seperti SF. Pengen moge tapi ga berani meminang moge karena alasan perawatan susah dan mahal, dan harganya yang tak terjangkau. Dengan hadirnya motor 2 silinder, biker akan merasakan sensasi moge meski sedikit dikebiri.
Kali ini bagi sebagian orang 2 silinder sudah biasa, pemilik motor 2 silinder pun banyak yang melego motornya pindah ke moge.
Continue Reading

Apa ada yang protes jika SF bilang Vario 125 kelasnya ada dibawah PCX 125? selain harga dan value motor itu sendiri, faktor tempat motor itu diproduksi menyebabkan demikian. Vartech 125 diproduksi di Indonesia sedangkan PCX 125 di Thailand… dibenak pecinta roda dua… motor produksi Thailand bisa dibilang kualitas diatas Indonesia. Beberapa contoh pernah SF dengar dari rekan disekeliling SF. Seperti pengguna Phantom 200… meski mesinnya persis tiger namun kualitas phanthom jauh diatas tiger, begitu pula SF dengar soal satria FU CBU vs Lokal maupun CBR 150 vs CB150R. Produk Thailand memang “sesuatu”. Ga salah kalau negara ini jadi barometer perkembangan roda 2 di Asia tenggara. Mulai matic hingga moge diproduksi dinegara ini.
Nah bagaimana jika sport yamaha 250 yang banyak diberitakan bakal diproduksi di Indonesia dibanding Ninja 250 yang diproduksi di Thailand? Apa bisa dibilang sport yamaha 250cc bakal beda kelas atau tidak berkualitas dibanding Ninja 250?
Eiiitsss…. tunggu dulu…! Sebelum bakar-bakaran di warung ini coba SF jabarkan beberapa informasi yang sempat bersliweran di dunia maya

image

– Prinsipal Yamaha Jepang turun langsung dalam pengembangan motor sport yamaha 250cc, kemungkinan juga beberapa parts juga dari sono
– Motor sport yamaha diposisikan untuk pasar global, ga mungkin kualitasnya ecek-ecek… Ini saatnya membuktikan Indonesia bisa produksi motor global berkualitas
– Kawasaki Ninja 250 Thailand berkualitas tanpa cacat? Monggo googling kembali mengenai beberapa keluhan seputar N250fi. Speedo berembun? Shock bocor? Headlamp kemasukan air?
Beberapa hal diatas bikin kans Yamaha untuk bikin sport 250cc nya berkelas dan berkualitas terbuka lebar. Sasaran tembaknya bukanlah CBR 250 yang penjualanannya ga sampai seperempat N250fi… tapi langsung menyasar Ninja 250 series sang pemimpin pasar 250cc. Pengalaman Yamaha mengobrak-abrik segmen sport menengah patut diwaspadai barisan Geng ijo! Bukan hal mustahil yamaha juga menguasai segmen puncak 250cc. Ada satu keunggulan yang ga dimiliki kompetitor… dengan diproduksi lokal di Indonesia harga bisa ditekan dan suku cadang terjamin! Dengan beberapa catatan sepertinya Yamaha bisa jadi raja kelas 250cc selanjutnya
1. Kualitas jelas kudu yahud
2. Model cakep
3. Ergonomi lebih baik seperti kompetitor sport turing kalau pure sport bakal banyak konsumen yang menghindar
4. Power wajib 30Hp keatas
5. Harga harus dibawah N250fi (produksi lokal ojo larang2 ! 🙂 )
Kalau bisa nih :
Bikin beberapa model 250 cc multi silinder : fairing, naked, cruiser, supermoto?

Hal-hal diatas dari sudut pandang Yamaha bagaimana dari sudut pandang yang lain?
Ninja 250 terbukti punya peak power tertinggi dikelas 250cc, diproduksi di thailand yang sudah biasa produksi moge, serta berpengalaman bermain disegmen sempit, image Ninja sebagai motor kencang sudah melekat di benak pecinta roda dua, serta komunitas Ninja sudah menjamur bikin hal-hal tersebut menjadi barrier to entry bagi kompetitor

Monggo dikomen bagaimana kans Yamaha sport 250cc menghancurkan pagar pembatas yang sudah dipasang geng ijo sejak 2008!

R125
SF rasa wajar dan merupakan suatu keharusan jika yamaha sport 250cc berfairing nantinya lebih keren dibanding R125. Yamaha rasanya wajib menurunkan garis desain R6 maupun R1 ke motor sport berfairingnya.

Ga bisa dibayangkan jika sport yamaha 125 cc lebih keren dari 250cc apa jadinya jika keduanya dalam satu pasar yang sama (Eropa misalnya). apa ga jadi bahan cibiran?

boleh juga yamaha ikut strateginya honda… dimana CBR125 segaris dengan CBR 150 dan CB 250 toh desain R125 sudah maknyusss… dengan berbagai penyesuaian pastinya…. misal kaki lebih kekar 🙂 , desain knalpot di perbagus (jangan pakai midship muffler, di Indonesia banyak polisi tidur sembarangan), spion lebih futuristik dan penyesuaian lainnya.

Dari info yang selama ini SF dapat di blognya IWB , produk baru yamaha sport 250cc ini bakal keren banget… setidaknya itu statement dari petinggi YIMM Pak Eko Prabowo
Seru nih….. jangan -jangan Honda tiba-tiba nyalip ditikungan dengan keluarkan CBR 250 2 silinder/ 4 silinder , Atau kawasaki menghhidupkan lagi Ninja 250 4 silinder ….!

kobong…kobong… dah…! 😛