Miris….Kurang hati-hati pindah jalur, bikin korban KLX jumpalitan 180°

Kejadiannya pas didepan mobil yang SF tumpangi kemaren di jalan cakung cilincing. Sebuah APV tiba-tiba berpindah jalur tanpa melihat kaca spion. Akibatnya seorang pengendara motor adventure diseruduknya. Saking kerasnya , motor KLX sampai terbalik 180°. Berikut penampakannya :

image

Continue reading “Miris….Kurang hati-hati pindah jalur, bikin korban KLX jumpalitan 180°”

Karena macet parah…. mobilpun ditinggal

Konsekwensi kalau pake mobil pas macet…. ga bisa selap selip dan masuk gang tikus… 🙂 . Terlambat masuk kantor karena macet merupakan hal yang biasa disekitaran kantor SF di plumpang… sepagi apapun anda berangkat dari rumah kadang tak membantu  saat plumpang dan sekitarnya stuck karena macet (terutama cacing hingga simpang lima atau dari arang Yos Sudarso ke plumpang) . Contohnya atasan SF tiap hari naik mobil sampai kekantor jam 6.15-6.30an (padahal jam masuk kerja 7.30). Namun kalau macet beliau bisa nyampai kantor jam 8 lebih.
Satu yang kurang mengenakkan bagi rekan-rekan saat terlambat adalah potongan gaji bisa puluhan ribu.. cukup buat sarapan beberapa hari. Bukan hanya itu …karyawan terlambat kudu bikin surat pemberitahuan terlambat ditujukan kepada pimpinan kantor SF. Untung saja untuk masalah ini Pimpinan SF juga sering telat karena macet ga di jelas. :mrgreen:

image

Continue reading “Karena macet parah…. mobilpun ditinggal”

Alhamdulillah Tuhan Masih Melindungi Saya, Pengalaman Ngeri Bikin Jantung Copot di Jalur Kontainer

Rasanya masih deg-degan atas kejadian yang hampir menimpa SF beberapa hari lalu… andaikan SF tidak sabaran atau keburu-buru, andaikan SF panik karena motor dibelakang yang mengklaksoni SF… mungkin saja ajal menjemput SF.
Ceritanya di jalan Raya Marunda salah satu rute terganas di Jakarta yang sering memakan korban jiwa. Saat itu didepan SF nampak deretan truk kontainer dan mobil berjalan lambat, ada satu truk yang agak melintang nampaknya ingin memaksa masuk ditengah 2 jalur. Tapi karena deretan kendaraan tak beraturan, truk C ini justru menyebabkan kebuntuan jalur yang seharusnya cukup dilewati motor atau mobil kecil… mustahil truk kontainer (lihat truk C pada ilustrasi gambar) bisa masuk jalur tersebut. Karena itu SF dan beberapa motor dibelakang SF memutuskan untuk menyalip dari sisi kanan deretan truk yang berjalan lambat tersebut (lihat jalur A). Beberapa orang nampak jengkel dengan ulah truk C tersebut dan mengklaksoni truk tersebut. Continue reading “Alhamdulillah Tuhan Masih Melindungi Saya, Pengalaman Ngeri Bikin Jantung Copot di Jalur Kontainer”

Makanya to Le…Le… ban cacing itu ga cocok buat harian

Motor memakai ban cacing itu cocoknya di jalan kering, lempeng, sepi dan alus.. kalau buat harian atau turing menyusahkan diri.

image
Pict : http://yudha79.wordpress.com. ban cacing khusus drag race bukan untuk harian

Beberapa hari lalu saat berangkat kerja disalip satria FU  (nampaknya terburu-buru/agak ngebut) yang berpenampilan pada umumnya…. memakai knalpot racing super berisik dan velg jari-jari dibalut ban tipis. Saat memasuki perkampungan. SF kembali menyalip motor ini…. SF nyengir saja karena tahu alasan kenapa pengendara ini jadi agak sopan dan mengurangi laju motornya… Continue reading “Makanya to Le…Le… ban cacing itu ga cocok buat harian”

Hampir tiap bulan korban tewas dijalur tengkorak. Justru terjadi pada warga sekitar yang hafal jalur

image

Sebulan lalu dikabarkan serang wanita warga sekitar meninggal di jl. Cakung-cilincing karena single accident terbanting dengan sendirinya karena jalan rusak. Beberapa hari lalu di jalan raya marunda jalur tengkorak kembali menelan korban. Seorang remaja terlindas truk hingga hancur bagian tubuh atasnya… berita terlindasnya pengendara motor oleh kontainer cukup sering terdengar dikawasan ini… dan sebagian besar adalah warga sekitar.
Continue reading “Hampir tiap bulan korban tewas dijalur tengkorak. Justru terjadi pada warga sekitar yang hafal jalur”

Makin kuat alasan pakai motor

Pakai motor masih bisa diprediksi sampai kantor… semacet-macetnya masih bisa lewat jalan tikus atau jalur offroad :mrgreen: beda saat naik mobil pribadi atau angkot… begitu macet berangkat kerja tiap semenit gelisah ngliatin jam tangan/Hp. Seperti kejadian Kamis 30 Mei’13 lalu… tak biasanya tiba-tiba Cacing macet total, tugu, simpang lima hingga plumpang (pasar uler) ikut kena dampaknya. SF yang terlanjur masuk Tugu langsung banting setir masuk perkampungan. Nyampai kantor (walang baru), parkiran mobil yang biasanya penuh hanya terlihat kosong… ada sih mobil. tapi milik pegawai yang ngekos daerah situ, yang rame jelas parkir motor. Absen Pagi yang biasanya SF kurang dari jam 7 saat itu jam 7.15. Bisa ditebak sampai ruangan kantor, rekan-rekan yang pakai mobil belum ada yang dateng… biasanya atasan SF yang sudah nyampai jam 6.30 sampai jam 08.00 baru sampai. Temen yang naik angkot lebih beruntung. Diujung plumpang/pasar uler mereka memilih turun dari angkot dan pindah ke Ojek…. yang dateng belakangan sudah kehabisan ojek jadi terpaksa jalan 3 kman. tapi masih beruntung nyampai kantor ngepress ga telat… Yang pakai mobil ya apes…

Di kantor SF, telat merupakan momok menakutkan. Semenit saja telat potongannya lumayan, apalagi yang jam-jaman 🙂
Sooo… makin mantab bagi SF memilih naik motor sedangkan mobil cukup buat weekend saja. sepagi-paginya berangkat kalau kena macet tetep saja telat. Sumber macet ga diketahui tiba-tiba meluas. kata penjaga kolong jembatan tol tempat penyebrangan pejalan kaki/motor dari jam 5 subuh sudah macet. wehhh sangarrr!
sepertinya perlu dikaji lebih serius untuk pindah ibukota, jika segala upaya menanggulangi kemacetan ga berhasil.

Jalur tengkorak… ga salah julukannya, terlalu sering makan korban

jalur tengkorak

Sekali lagi SF ulas mengenai Jalur Tengkorak Plumpang- Tugu-Cilincing-Marunda-BKT agar yang biasa lewat sini makin menigkatkan kewaspadaannya dan aparat terkait bisa mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki kondisinya.

Baru sekitar 3 Minggu SF pindah ke Harapan Indah Bekasi. Sementara tempat kerja tetap di Plumpang Jakarta Utara. Sebelumnya tempat tinggal SF di Condet.

Minggu pertama dikenalkan seorang teman kerja jalur BKT yang bebas macet. Selanjutnya ketagihan lewat sini. Ada rambu peringatan sebelum masuk jalur ini “Awas Hati-Hati Rawan Kecelakaan dan Tindak Kejahatan”. Makanya Jalur ini sepertinya belum dikhususkan untuk jalur sepeda lah sepi banget… sebelahnya sungai besar sebelahnya lagi alang-alang dan tambak. Menurut rekan yang tinggal didaerah ini sering sekali tempat ini jadi tempat pembuangan mayat. eh sehari berselang SF pulang lewat sana bener juga di jembatan kedua sebelah kiri jalan (dari arah marunda) ditutup polisi karena ditemukan mayat. saat penghalang dibuka karena ada mobil dari arah bekasi leat SF nekat nerobos… bener juga SF lihat mayat tertelungkup dengan tubuh hitam membengkak di pinggir Sungai… entah korban pembunuhan atau tenggelam.

Seminggu kemudian saat pulang kerja di Jln Raya Marunda (sebelum masuk BKT) nampak macet sekali ternyata ada 2 pengendara motor berdarah-darah tak sadarkan diri sedang diangkut dengan pickup (entah dalam kondisi tewas atau masih hidup).

Selasa kemaren (saat artikel ini dibuat) saat berangkat kerja SF melihat seorang bapak tua berdarah-darah tak sadarkan diri sedang didekap seorang pria separuh baya. didepannya nampak Dump Truk diamankan Polisi. Sehari sebelumnya teman kerja hampir terlibat kecelakaan beruntun, dua motor didepannya sukses ndelosor gara-gara motor depan hilang grip gara-gara ban kempes kena paku di Jln raya Cacing.

Kira-kira beberapa bulan lalu SF sempat menyaksikan sesosok mayat yang ditutup koran yang ternyata korban pemotor yang dilindas truk di Plumpang. Entah dah beberapa kali SF juga mendengar cerita dari teman-teman yang menyaksikan korban tewas terlindas truk di Cakung-Cilincing (Cacing). Jalanan licin (berlumpur-berpasir) dan ga rata, didominasi kendaraan besar, serta karakter pengendara agresif sering menjadi pemicu kecelakaan dijalur tengkorak ini.

Warga sekitar sudah meminta kepada Pemkot agar dibuatkan jalur khusus motor untuk menghindari kecelakaan fatal (cek disini dan disini ) namun hingga saat ini belum ditindak lanjuti.

Mohon Maaf sekali lagi SF ga bisa mengabadikannya karena ga pernah bawa HP, melainkan Tablet yang berfungsi sebagai HP dan akses ke wordpress. Tablet ini selalu didalam tas dan tas ada didalam box. ribet klo harus bongkar pasang (ga niat jadi blogger nihh… 😛 ) . semoga ketiadaan foto kejadian langsung ga menghalangi pesan positifnya sampai ke pembaca Dimanapun berada agar selalu waspada dan hati-hati apalagi di jalur tengkorak. Mengalah belum tentu kalah tapi mungkin lebih bijak.  jangan lupa berdoa sebelum berkendara minimal basmallah bagi yg muslim.

Artikel ini juga jadi pengingat SF karena masih sering ceroboh, ga sabar dan sering kesusu… semoga selalu dilindungi Allah SWT sampai dapat menyaksikan Faiz dan Nafis tumbuh dewasa nanti.

 

Ngeri… FU boreup ban cacing buat turing.

image

Geleng2 kepala baca motorplus online judulnya Suzuki Satria FU-150 228cc buat Turing. Speknya mesin modif gila-gilaan sampai 228 cc , kompresi 12:1, pengapian dan pembakaran tentu juga ga standar. Yang bikin ngeri bukan hanya itu, motor yang juga sering buat turing ini menggunakan kaki sebagai berikut :
Ban depan : Yoko 50/90×17
Ban belakang : Power tread 60/90×17
Pelek depan : TK Exel 1,20×17
Pelek belakang : TK Exel 1,40×17
Mungkin ridernya punya ajian tahan banting dan anti peluru 😆

image