cafe racer

All posts tagged cafe racer

Awalnya SF berencana ke stanlee (pengrajin knalpot langganan SF)  untuk menanyakan kabar knalpot replika GSX yang ingin SF kecilkan lagi suaranya.  Dapat kabar dari Bewok jika bengkelnya sudah pindah di jl.  panjang (deretan es durian harum).  Begitu SF sampai lokasi agak kaget juga dengan bengkel baru stanlee ini.  Ternyata doi bergabung dengan rumah modif motocorner. 

image

Strategi pemasaran yang bagus.  Motor custom pasti butuh knalpot custom juga…  Jadilah stanlee berada disitu untuk memenuhi kebutuhan pemilik motor klasik tersebut. 
Garapan motocorner terbilang rapihhhh…  Sesaat berdiskusi dengan bung Nino..  Pentolan motocorner menjelaskan…

image

Continue Reading

image

Kepuasan modif menurut SF didapat dari hasil garapan sendiri, bukan beli jadi hasil modif / karya orang lain. Meski toh pengerjaan modifnya dilakukan dan dapat masukan dari rumah modif, afdolnya owner sendiri yang menentukan arah modifnya. Sehubungan dengan artikel kemaren mengenai scorpio modif yang dijual 120 jt. Ga ada salahnya jika kita-berandai-andai… jika bangun motor retro /cafe racer seharga itu, basis motor apa yang anda pakai?
Motor classic = mesin classic? Kalau nekad pakai basis motor lawas tentu budgetnya berkurang, kecuali motor lawas berbasis moge loh ya. Contohnya banyak bersliweran dijalanan, kebanyakan yang SF temui berbasis CB. Ga enaknya tentu perawatan mesin lebih menguras tenaga dan biaya… ujung-ujungnya jeroan CB malah diganti GL atau Tiger :mrgreen:

So pilihan mending pakai basis motor modern sekalian, semisal : Tiger (eh tiger masuk kategori modern ga ya :mrgreen: ), Scorpio,Thunder, dll. Tentunya seperti vixion yang berangka deltabox kurang cocok, susah bikin match dengan tema retro ๐Ÿ™‚ kecuali saking kreatifnya hingga bikin vixion serasa retro :mrgreen:
Tapi ada 2 basis mesin yang SF demen jika bangun motor retro. Basis motor apa itu? Ninja 250 dan Inazuma 250 ! ๐Ÿ™‚ย  alasannya simple, mesin multi silinder! Jadi model cafe racer/ retro yang disasar bukan lagi kelas capung tapi retro moge.
Nah bodypart yang ga kepakai bisa dijual lagi buat nambah biaya modip ๐Ÿ™‚

image

Berandai-andai saja kok.. kenapa harus nanggung ๐Ÿ˜† toh kalau beneran ada duit segitu ga bakal dilakukan

image

image

Ngiler banget saat baca artikel luar soal motor retro clasic... perpaduan karya seni jaman dulu dipadukan tehnologi sekarang bener-bener menghasilkan sebuah masterpiece. Diluar sono lagi tren moge classic yang dihidupkan kembali. image
Honda misalnya dengan CB1100F, ducati dengan GT 1000, kawasaki denganย  W800, merk lain seperti triumph, royal enfield, motoguzzi pun punya jagoannya. Sayang… kastanya terlalu tinggi untuk dinikmati biker Indonesia. Sebenernya banyak juga pecinta motor klasik di Indonesia. Lihat saja modifikasinya, mulai dari motor lawas yang diperbarui (umumnya kawasaki binter, honda CB/CG dll), bahkan sampai motor baru seperti ninja, Scorpio dan tiger rela dirombak total untuk jadi motor retro clasic. image
Tak dipungkiri SF pun seneng melihat motor klasik (lawas) yang terlihat kinclong terawat. Tapi bagi empunya butuh pengorbanan yang tak sedikit. meski berbasis motor lawas, tapi sangat susah cari partsnya, trus mesinnya juga sudah dimakan usia, kaki2 yang peyot, dan kendala lainnya. Meski berhasil diregenerasi, tentunya masih ada resikonya.
image

Bolehlah kita berharap pabrikan Jepang masuk ke segmen sport retro classic. Pilih motor legendaris puluhan tahun silam, contek bodinya,ย  kasih mesin terkini dengan injeksi, dan tingkatkan keamanannya dengan upgrade kaki-kaki serta pengereman…. jadi deh… ( easy for me to say, he3… ) Matic retro bisa laris manis (scoopy, fino), kalau sport retro gimana ya?
image