Transformasi dari si Norwegian Cat yang usil. Jadi Pudel tingkahnya bikin ketawa

Ditinggal mudik 2 Minggu lebih, bikin kucing norwegian milik SF ini nggimbal bulunya. Beda banget dengan kakaknya si persia dan himalayan. Sudah SF coba sisirin tapi ga berhasil. Bulu yang gimbal atau kusut kalau ga dibereskan jadi sumber penyakit yakni jamur. Karena itu langsung saja SF grooming di Pet shop langganan.

Foto buli beberapa bulan lalu (sekitar 4 bulan)

Oleh drh langganan, si Buli (nama si Norwegian forest ini) disarankan untuk di botakin total. Mengingat susah sekali memperbaiki bulu yang kusut pada norwegian kitten ini. Alasannya, kucing jenis ini punya bulu 2 layer. Bulu yang atas kasar/kaku sedangkan bulu dalamnya lembut. Kalau sudah kusut alamat susah menyisirinya. Ya wis dah demi kebaikan terpaksa digundulin total kucing kesayangan SF ini.

Pas jemput Buli di Pet shop. Si Faiz dan bunda ga bisa berhenti tertawa… Lucu… !!! penampakan si Buli jadi kaya anjing poodle . Bahkan ada tamu yang kecele, dipikirnya si Buli adalah anjing pudel (poodle).

Menurut dokter, bulu yang dicukur dari si Buli yang berusia 9bulanan ini sekitar 800gram. 😅… iseng banget si dokter sampai nimbang before after proses penggundulan.

Sampai dirumah, bukannya terlihat shock… si Buli malah gemes lihat ekornya sendiri… dikejar-kejar terus… 🤣🤣

Moga tetep sehat dan cepet tumbuh bulunya… Buli lebih asyik terlihat garang daripada unyu unyu… 🐱

Tips memilih kucing persia…soal selera, karakter dan biaya

Berdasarkan pengamatan dan hasil googling, Pada dasarnya kucing persia dibagi beberapa jenis 

1.Berdasar wajah

– medium, menyerupai kucing lokal namun lebih pesek dan lebar

– flat nose, ini jenis yang sering dijumpai dan difavoritkan pecinta kucing. Pesek wajah lebar

– peaknose, ini jenis paling mahal diantara persia lainnya. Super pesek.. hidung hampir segaris dengan mata. Kalau dilihat dari samping datar wajahnya

3. Berdasarkan bulu

– longhair . Bulu panjang

– shorthair . Bulu pendek. 

Ada jenis persia silangan yang juga banyak diminati oleh pecinta kucing. Yakni persia himalayan. Cirinya mirip dengan persia namun bulunya khas. Gelap di muka, telinga dan kaki. Badannya berwarna lebih terang. Jenis wajah dibedakan 2 jenis… dollface (agak pesek) , dan ultraface (sangat pesek menyerupai peaknose)

Kiri : peaknose eksotis, Kanan : himalayan dollface. Keduanya jantan

Lantas bagaimana memilih persia yang cocok bagi anda… ?

1. Anda telaten dan rela menyisihkan waktu dan biaya lebih buat perawatan kucing, dan ingin punya kucing yang bisa dipamerkan? Pilih longhair… biasanya yang jenis peaknose bulunya lebih lebat dibanding lainnya. Kucing ini kudu rutin dimandikan dan disisiri bulunya. Jamur dan kutu sangat rentan menyerangnya. Suhu ruangan disarankan yang dingin untuk memicu tumbuhnya bulu yang lebat. Kebersihan ruangan juga mutlak diperlukan…jangan sampai kucing ini berkeliaran dengan bebasnya di tanah. Sayang bulunya….

2. Kucing flatnose bulunya mungkin ga seheboh peaknose longhair tapi banyak juga yang lebih memfavoritkan jenis ini. Perawatannya ga seribet peaknose. Lebih tahan penyakit juga . SF dulu pernah punya flatnose berusia 8 tahunan… sayang hilang digondol orang. Bagi sebagian orang wajah persia flatnose lebih berkarakter(gagah) dibanding peaknose yang cenderung aneh/lucu. 

3. Persia peaknose. Wajahnya lucu dan menggemaskan… pesek dan rata…! Ga nampak gagah seperri flatnose. Ini termasuk jenis persia yang paling mahal dibanding medium dan flatnose. Itu juga yang bikin pecinta kucing berfikir 2 kali sebelum meminangnya. Sifatnya cenderung kalem.. cocok diuyel uyel… kelemahan kucing ini adalah jarak hidung dan mata terlalu dekat, sehingga seringkali belekan. owner kudu sering membersihkan area matanya. Menurut beberapa rekan pecinta kucing, jenis ini butuh perhatian lebih karena rentan penyakit. Jenis longhair jika perawatanya bagus hasilnya akan menggiurkan… bulu panjang dan lembut. Ditambah sifat kucing yang kalem cocok dipeluk peluk. Yang bikin heran, persia peaknose eksotis (bulu pendek) justru harganya lebih mahal dibanding longhair. Rekan SF yang demen peaknose eksotis mengatakan jika jenis ini perawatannya lebih mudah . Ga perlu terlalu sering nyalon. Wajahnya dan badannya nampak lebih lucu dibanding longhair karena bulu mengembang ga jatuh kebawah seperti longhair…jadi nampak membulat.

4. Persia himalayan. Sifat dan penampakan fisik mirip persia umumnya. Namun sifatnya cenderung lebih aktif… asyik diajak bermain main. Bulu berwarna krem dengan warna gelap dibeberapa bagian yang bikin jenis ini nampak eksklusif… unik. 

5. Sebagai gambaran harga 2016… persia medium :dibawah 500rb, persia flatnose : 1 jtan, persia peaknose longhair : 1,5-2jt, persia peaknose  eksotis diatas 2 jt. Ini SF ga ngomongin yang keturunan murni (pedigree) yang ada sertifikat segala macem… karena bisa 5jt diatas… bagi SF sih ga worthed beli gituan kalau cuma niat dipelihara. Harga diatas bervariasi…. bisa lebih murah jika adopsi dari dari owner langsung, atau bisa jadi jauh lebih mahal jika beli di petshop besar.

Banyak yang beranggapan persia kucing yang paling mahal… nope anda salah besar.. ! maincoon bisa 2-3 kali lipat dibanding harga persia, british lebih mahal lagi… puluhan juta….! 

Apapun pilihannya… memilih kucing bukan seperti memilih barang… kalau ga cocok bisa dikembalikan atau dijual lagi… SF dan keluarga milih kucing layaknya mengadopsi keluarga/anak… kalau sudah dipilih ya dirawat dan disayangi….!

Mpusss Mainan Cat Condo Berdua…. Seru dan Lucu

Beberapa waktu lalu SF share bagaimana cara membuat Cat Condo…  cat condo adalah sarana istirahat, bermain sekaligus tempat cakaran si mpuss…  (tutorialnya pembuatannya klik disini )

Sejak ada cat condo ini mpus berdua makin betah dikamar… bahkan  si Popeng (persia item) lupa kalau dirinya abis sakit dan digundul abis sama dokter…. tetep aja kejar-kejaran sama michel di cat condo. Ini video keseruannya

DIY : Cat Condo , mainan baru buat si Mpus

Niat beli cat condo kok harganya ratusan hingga jutaan rupiah… sayang lah mending buat mancing …. kwkwkkw… cat condo berfungsi sebagai tempat mainan kucing, tempat tidur , hingga tempat mencakar…. yang terakhir ini bikin sebel… gara2 kebiasaan kucing mencakar, sofa jadi hancur.

Memanfaatkan bahan-bahan yang ada SF segera memutar otak… 

Mending langsung saja dah SF rinci…. 🙂


Bahan yang dibutuhkan

1. 3 papan kayu segi empat . 1 potongan berukuran 40x50cm sebagai alas, dan 2 potong kayu 40x25cm. SF sendiri memakai kayu partikel bekas meja belajar yang telah roboh karena lapuk kakinya

2. Pipa paralon 1 Meter ukuran 2,5″ . Kalau yang ini SF pakai bekas packaging joran pancing yang dulu SF beli secara online.

3. Tutup/dop pipa paralon 6 biji ukuran 2,5″

4. Karpet

5. Skrup yang tidak melebihi tebal kayu

6. Tali serabut kelapa 50M (beli di toko online)

Peralatan yang dibutuhkan :

1. Bor kalau ada untuk memudahkan kerjaan (SF sendiri ga punya)

2. Obeng plus

3. Lem tembak

4. Gergaji

5. Karpet/handuk/keset

Selanjutnya langkah pengerjaannya….Lets go!

1. Potong pipa paralon dengan ukuran 40 dan 60 cm.

2. Lubangi tutup paralon seukuran diameter skrup sebanyak 4 lubang (atas bawah kanan kiri) … karena SF ga punya bor terpaksa memakai paku yang dipanaskan… gara2 ini butuh waktu lama.
3. Tutup permukaan kayu dengan karpet/handuk yang permukaannya harus lembut agar kucing betah duduk diatasnya. SF sendiri pakai keset merk indomart 2 biji…. kwkwkw. Untuk merekatkannya bisa memakai lem fox atau lem tembak

4. Posisikan 2 tutup paralon pada papan kayu yang besar (50x40cm) menghadap atas yang nantinya  berfungsi sebagai tatakan/dudukan tiang. Setelah posisinya pas, skrup masing masing tutup paralon dengan 4 buah skrup. 

5. Pasang tutup paralon pada 2 papan kayu kecil (40x25cm) pas ditengah tengah kayu menghadap bawah. Papan ini nanti berfungsi sebagai pijakan kucing (lantai 2 dan 3)

6. Agar kayu dasar ga langsung menyentuh lantai , SF pakai 2 buah tutup paralon yang masing2 SF belah dua, lantas diskrup di bagian bawah kayu dasar

6. Balutkan tali serabut kelapa dengan cara diulirkan rapat pada pipa paralon. Tembakkan lem pada awal tali, lalu ulangi tembakan lem setiap beberapa ulir. Sisakan beberapa cm di pangkal dan ujung pipa paralon karena bagian ini yang nantinya masuk kedalam tutup paralon.

7. Pasang pipa paralon pada tutup paralon.

8. Finishingnya , balutkan sisa tali serabut kelapa pada tutup paralon.

9. Sisa tali serabut SF gunakan sebagai bola mainan kucing

Done…

Lumayan nih bisa makan waktu seharian ngerjainnya… 

Model dan ukuran monggo disesuaikan… kalau ada papan lebih lebar bisa dibuat macam2 model… monggo saja googling cat condo… banyak modelnya

Insiden Ertiga….Body repair warna mutiara lebih mahal dibanding metalik/solid.

Beberapa hari lalu Ertiga SF dapat musibah saat dipakai nyonya jemput Faiz. Korban tabrak lari bocah SMP yang lawan jalur di kawasan Harapan Indah. Sesaat setelah tertabrak Bundafaiz berniat menolong bocah itu… Eh bocah yang terlihat kesakitan itu segera berdirikan motornya dan langsung tancap gas. Bunda saat itu belum ngeh jika efeknya lumayan… Sesampai POM bensin baru ngeh jika bodi ertiga itu penyok dan baret. Mudguard juga ilang…

Niat awal sih mau SF bawa ke Beres sekalian servis… Tapi teringat pernah nanya Beres saat bemper nyerempet trotoar dulu, proses body repairnya bisa semingguan…

Iseng iseng mampir ke bengkel cat dikawasan harapan indah, ternyata ongkosnya lumayan…. Hal ini karena warna ertiga yang putih mutiara…. Sebagai perbandingan , untuk perbaikan warna solid biayanya sekitar 500rb, untuk cat putih mutiara ini bengkelnya minta 700rb…. Tapi pengerjaannya ga seberapa lama hanya 2 hari kerja. Kebetulan juga toko asesori deket bengkel ini jual mudguard ertiga tapi sayangnya kudu beli 1 set (4 piece) terpaksa dah SF rogoh kocek 200rb.

Saat SF minta jaminan jika warnanya bakal sama / ga belang, bengkel rupanya ga berani jamin…. Pasti belang katanya? Loh kok !!???? ( Ngajak berantem nih bengkel 👿 )

Ternyata alasannya cat mobil SF sudah pudar/menguning (maklum 2 tahun lebih parkir dibawah terik matahari :mrgreen: ). Bengkel berani menjamin cat bisa padu jika mobil dipoles sekalian, biar seperti baru. Jiahhh nambah lagi dah ongkos poles seluruh bodi 200rb.

Hmmmm gara-gara bocah SMP jadi kudu rogoh kocek agak dalem….

Eh ya dapet info dari bengkel cat. Plat ertiga sama tebelnya dengan mobil MPV lainnya misal xeniavanza, mobilio, dll bahkan sama dengan innova juga. (0,9mm ) kecuali bagian tertentu yang 1mm (misal pas siku). Ini SF denger langsung dari montir yang ngerjain langsung loh ya.

Waspada, minyak rem berbahaya terhadap parts motor

Beberapa waktu lalu SF melakukan perawatan rem depan tiger dengan mengganti kampas rem depan sekalian kuras Rem yang SF lakukan sendiri. Mungkin kurang hati-hati , minyak remnya nyiprat kemana-mana. Setelah servis ringan itu motor kembali mangkrak beberapa minggu. Lebih enak Nmax buat keseharian 🙂

image

Continue reading “Waspada, minyak rem berbahaya terhadap parts motor”

Marka jalan licin, hati-hati saat cornering

SF bukan jago cornering sih… tapi klo pas ada lokasi yang tepat diberani beraniin aj… 🙂 jln disamping kantor polisi harapan indah adalah salah satu favorit SF untuk sedikit rebahan.

image
Cat jalan semacam ini yang bikin terpeleset

Continue reading “Marka jalan licin, hati-hati saat cornering”

Pertimbangan kembali memilih ertiga putih

image

SF bukan orang yang ngerti mobil…. meski beberapa orang sekitar termasuk family menyarankan agar SF tidak memilih ertiga warna putih dengan alasan perawatannya susah….. tapi namanya saja jodoh gimana lagi…. waktu hunting dapetnya warna itu kok 🙂 … toh warna putih keuntungannya bisa menolak panas, dan lebih termonitor oleh pengendara lain saat malam hari.
Nah kendalanya ternyata ….
Warna putih ertiga berbeda dengan warna putih yang lain…. cat putih pada ertiga berjenis white pearl alias putih mutiara…. warnanya memang terlihat elegan ga mencolok…
Proses pengecatan warna white pearl beda dengan warna putih solid / metalik… pengecatan warna white pearl perlu tambahan 1 kali proses yakni penambahan warna pearl alias mutiaranya….
jadi urutannya : cat dasar-cat putih-lapisan pearl-pernis. Simak penjelasan ahlinya :

image

Continue reading “Pertimbangan kembali memilih ertiga putih”

Roffrack, kalau ga terpakai mending dicopot

image

Roofrack sangat dibutuhkan saat perjalanan jauh lintas kota dalam kondisi full loaded. Ruang kabin dioptimalkan untuk kenyamanan penumpang sehingga barang perlu di letakkan di atap mobil.
Namun saat rack atas tidak dibutuhkan, lebih baik dilepas saja dengan alasan sebagai berikut.
1. Pemasangan rak atas sedikit mengganggu aerodinamis serta menimbulkan bunyi mendesis dari angin yang menerpa roffrack saat mobil melaju pada kecepatan diatas 100kpj
2. Crossbar sebagai dudukan roofrack yang modelnya menjepit bagian atas pintu mobil berpotensi merusak cat maupun seal /karet pintu jika dipakai dalam jangka waktu lama. Alhamdulillah selepas mudik kemaren setelah SF lepas crossbar+roofrack tidak ada tanda kerusakan bodi maupun seal karet pintu. Mungkin karena sebelumnya SF lindungi pengait/dudukan crossbar dengan karet sehingga aman tidak menggores cat ( baca disini )

image

3. Crossbar+roofrack lumayan menambah beban mobil serta merubah titik berat mobil sehingga sedikit mempengaruhi kestabilan mobil
4. Baut-baut serta beberapa komponen crossbar/roofrack yang terbuat dari besi, rawan terkena karat jika terpapar sinar matahari dan hujan dalam jangka waktu lama.. sehingga bisa mempengaruhi keindahan mobil. Mending dipakai saat dibutuhkan saja.

image

Untuk melepas crossbar dan roffrack ini perlu 2 orang berpostur agak tinggi (1 sisi per orang) , prosesnya sangat amat mudah dan cepat…. ga sampai 5 menit. Buka semua pintu mobil , buka kunci crossbar, kendorkan salah satu sisi pengait (depan belakang) dengan switch yang tersedia. Setelah satu sisi terlepas, sisi lainnya tinggal tarik saja hingga pengaitnya lepas dari atap mobil.

image

Tahun depan dipakai lagi deh 🙂

Pasang roofrack sendiri, tips trik agar tidak merusak bodi mobil

image

Lebaran hampir tiba, saatnya mobil dipersiapkan untuk mudik. Salah satunya adalah menambah rak atas agar ruang kabin makin lapang.
Untuk mobil yang tidak punya rail bar diatas, harus beli cross bar yang akan dipasang melintang diatas mobil sebagai dudukan rak.
Dudukan crosbarr yang mencengkeram bodi inilah yang dikhawatirkan menggores bodi mobil. Untuk itu diperlukan trik untuk melindungi bodi mobil. Caranya gampang pakai doubletape spons saja. Tinggal dilapis deh dudukan crosbarnya dengan double tape.

image

Selanjutnya SF share tips untuk memasang rak pada mobil.
1. Pelajari dulu bagian atas mobil, dimana crossbar nanti di tempatkan. Setelah itu ukur pakai meteran.
2. Ada baiknya rak di satukan dulu dengan crossbar sebelum dipasang diatas mobil berdasarkan jarak yang yang telah diukur sebelumnya. Kalau ga mau besi crossbar lecet bisa kembali memakai double tape. Atau pake karet ban juga bisa..

image

3. Pelajari dulu bagaimana cara kerja dudukan crosbarr. Dimasing masing ujung crossbar terdapat plat bergerigi yang nantinya saling menarik antara sisi kanan dan kiri sehingga mampu mencengkeram kuat bodi mobil diatas pintu. Untuk menarik kedua plat ini dilakukan dengan mekanisme jungkitan. Jungkitannya berada di atas plat bergerigi. Sebelumnya buka dulu penjungkitnya dengan anak kunci yang telah disediakan. Nah didalam mekanisme penjungkit ini ada switch yang bisa digeser ke sisi dalam dan sisi luar. Posisikan switch ke posisi luar untuk menarik plat, dan kedalam untuk mengendorkan plat.

image

4. Pasang rak diatas mobil. Nah kalau ini harus dilakukan oleh dua orang. Keduanya bersama sama memompa jungkitan penarik plat agar plat memendek dan mencengkeram bodi mobil. Saat memompa tekan plat pencengkeram agar plat ga mudah kendor. SF sengaja memposisikan rak agak kedepan agar mobil SF yang berpenggerak rodak depan ini terjaga traksinya.

Beginilah hasilnya…

image

Kata ipar SF penampilan mobil jadi aneh… klo SF mah cuek… yang penting fungsional.