cb

All posts tagged cb

sumber : otomotifnet.com

Masih saja SF terheran dengan kreatifitas modifikator Indonesia… motor 1 silinder bisa dibikin 2 silinder bahkan sampai 3 silinder. bukan hanya sport… honda blade pun ada yang mengaplikasi 2 silinder.

Tapi komen salah seorang pengunjung yang be- ID Pak Tarno diartikel beberapa hari lalu mungkin bisa dijadikan pertimbangan jika ingin memodif tunggangannya jadi multi silinder

cb 3 silinder sih bisa dibikin, mekanik Indonesia gitu loh, tapi tinggal nunggu jebolnya aja,
masih inget ulasan tiger yg ibarat cuma glmax dioverbore/stroke ternyata gampang rusak di kopling, keteng, dll. apalagi digebuk piston 3 silinder makin runyam crankcasenya

 

Secara logika bener juga… ndak usah multi silinder deh motor oprekan agar bisa bertahan lama saja perlu modifikasi di semua sektor seperti contohnya Ninja 250 Turbo ย  . Turbo dipaksa nemplok ke Mesin standar jelasnya Kopling selip, yang ekstreem bahkan rantai keteng (kamrat) pun sampai putus. Ini soal ketahanan mesin… bagaimana dengan getaran serta kekuatan rangka? belum lagi kemampuan shock, pengereman , dll. Kalau ingin awet jelasnya semua sektor harus saling mendukung.

Bisa sih diakali agar tenaga ga sebanding dengan peningkatan kapasitas yang hampir 2 X atau 3 X lipatnya misalnya dengan menurunkan kompresi , dll tapi apa ga mubazir mesin gedhe tenaga Letoy…

Tapi entahlah SF sendiri bukan ahli mesin jadi mungkin saja Mekaniknya sudah punya cara untuk bikin mesin tahan lama … ada yang punya pengalaman atau pemikiran soal modif ekstreem yang satu ini? monggo di share…

NB: thanks sekali lagi buat Pak Tarno yang 2 kali ini komennya jadi sumber inspirasi ๐Ÿ™‚

 

image

Keturutan juga nyicip ganaznya akselerasi GL100 yang beberapa kali bikin mata SF melirik saat pulang kerja itu. Kebetulan SF ganti kampas rem disini sekalian dikoreklah spesifikasi GL 100 yang ternyata milik empunya bengkel.ย  Berikut spek kaki dan mesin yang berhasil SF korek.
Kaki-kaki : velg jari-jari aluminium dengan ukuran ban depan 100/80-17 merk Swallow Xworm sedang belakang ukuran 120/80-17 BT45,dual cakram

image

Mesin : 200cc kebanyakan memakai parts tiger, leher knalpot gemuk memakai leher scorpio, karburator menggunakan milik Ninja 2 tak. Yang sedikit ekstreem elektrik stater bikin dhewe dengan menggunakan dinamo stater tiger. Yang bikin takjub penempatannya didepan blok silinder. Blok mesin kiri custom sendiri… (ongkos garapnya saja abis 600rban). Alasannya biar ga ganggu saat stel tensioner rantai keteng (ga pake automatic tapi sodokan baut ๐Ÿ™‚ )

image

Test ride…..
Tanpa diminta sang empunya motor langsung ngambil kunci dan menghidupkan motor ini. “Monggo mas dijajal ” orang jawa juga empunyaย  ๐Ÿ™‚ . Sebelum jalan dibleyer-bleyer dikit , ternyata lebih reponsif dibanding tiger milik SF Suaranya pun lebih manteb. Begitu dinaiki…nyaman banget ternyata.. lah joknya saja tebel je.. ๐Ÿ™‚
Ga lama langsung dijajal… masuk gigi satu. ediannn!!!!ย  tenaga beringas sangat, pindah gigi dua hentakan masih sangat terasa, gigi tiga pun tenaga masih menghentak… namun sepertinya tenaga atas kurang panjang alias cepet kehabisan nafas. Dah …eksploitasi cukup gigi tiga saja lah wong trek depan bengkel ini sempit dan ramai . Jujur buat tarikan awal tiger SF ketinggalan dengan GL100 ini tapi sepertinya top speed masih unggul milik SF. Sang empunya juga mengakui nafasnya kurang panjang karena karbunya ga pas setingannya… sepertinya kalau ditemplokin PE28 bakan lebih manteb lagi. Byuhhhh… sayang mah motor antik hasil restorasi mending buat jalan santai saja, buat kebut2an bikin cepet rontok terutama parts-partsnya yangย  berumur…:-)

Saat SF tanya mau dijual lagi mas GLnya …”ndak mas sayang… ” jawabnya. “Klo mau CB temen saya saja minta 22 jt .”.”hahh !! ” “speknya blok silinder dan jeroan milik honda phantom,kruk as milik CRM (klo ga salah denger) masih di stroke up juga, electric stater, dual cakram,kopling hidrolis, body mulus abis” katanya…ย 

image

Kepuasan modif menurut SF didapat dari hasil garapan sendiri, bukan beli jadi hasil modif / karya orang lain. Meski toh pengerjaan modifnya dilakukan dan dapat masukan dari rumah modif, afdolnya owner sendiri yang menentukan arah modifnya. Sehubungan dengan artikel kemaren mengenai scorpio modif yang dijual 120 jt. Ga ada salahnya jika kita-berandai-andai… jika bangun motor retro /cafe racer seharga itu, basis motor apa yang anda pakai?
Motor classic = mesin classic? Kalau nekad pakai basis motor lawas tentu budgetnya berkurang, kecuali motor lawas berbasis moge loh ya. Contohnya banyak bersliweran dijalanan, kebanyakan yang SF temui berbasis CB. Ga enaknya tentu perawatan mesin lebih menguras tenaga dan biaya… ujung-ujungnya jeroan CB malah diganti GL atau Tiger :mrgreen:

So pilihan mending pakai basis motor modern sekalian, semisal : Tiger (eh tiger masuk kategori modern ga ya :mrgreen: ), Scorpio,Thunder, dll. Tentunya seperti vixion yang berangka deltabox kurang cocok, susah bikin match dengan tema retro ๐Ÿ™‚ kecuali saking kreatifnya hingga bikin vixion serasa retro :mrgreen:
Tapi ada 2 basis mesin yang SF demen jika bangun motor retro. Basis motor apa itu? Ninja 250 dan Inazuma 250 ! ๐Ÿ™‚ย  alasannya simple, mesin multi silinder! Jadi model cafe racer/ retro yang disasar bukan lagi kelas capung tapi retro moge.
Nah bodypart yang ga kepakai bisa dijual lagi buat nambah biaya modip ๐Ÿ™‚

image

Berandai-andai saja kok.. kenapa harus nanggung ๐Ÿ˜† toh kalau beneran ada duit segitu ga bakal dilakukan

Polling dibuka sejak 28 juli lalu dan hasilnya bisa ditebak, dari 130 responden jika punya duit 50jt lebih memilih beli ninja sebanyak 102 responden atau 78.46% sedangkan sisanya 28 responden atau 21.54% milih moge bekas

Alasan bagi yang milih ninja sama seperti alasan SF, sparepartsnya mudah didapat apalagi yang fast moving, pajaknya relatif lebih murah, dan belum siap mental piara moge bekas yang suku cadangnya susah dicari dan mahal. Riding style moge juga kurang bersahabat buat jalanan di Indonesia. Toh sensasi naik Ninja 250 udah hampir seperti mengendarai moge kok, cuma powernya aja ga seganas moge apalagi yang 4 silinder. Karena alasan inilah SF sengaja ga memberikan option CBR 250, lah orang Amrik malah komen naik CBR serasa naik scooter :mgreen: !

Sedangkan yang milih moge bekas karena sensasi power dan dentuman mesinnya sebanding dengan perjuangannya. Suzuki Bandit dan Honda CB hornet jadi primadona di kelas ini karena ukurannya yang ga seberapa gambot dan mesinnya yang sudah mengadopsi 4 silinder..

Mungkin jika survey dilakukan di komunitas moge bakal beda hasilnya ya.ย  Apapun pilihannya ada pro dan kons nya!