Kurang waspada potong jalan, tabrakan tak dapat dihindari

Intermezzo dulu… Seorang rekan pulang dari medan membawa oleh oleh durian medan. Bukan SF namanya kalau hanya puas makan sebiji… minimal 1 buah duren baru puas. 🙂 Pas istirahat siang SF bersama beberapa rekan menuju cafe raja durian di kawasan sunter. Tempat inilah langganan SF memuaskan dahaga akan duren. 5 kali menyambangi tempat ini tak pernah sekalipun SF kecewa akan duren yang ditawarkan…. lupakan duren montong karena SF hanya suka duren lokal yang aroma durennya jauh lebih terasa dibanding montong yang hanya manis dan mengenyangkan dengan aroma duren yang kurang. Bangga donk cinta buah lokal … 🙂

Continue reading “Kurang waspada potong jalan, tabrakan tak dapat dihindari”

CBR 250 Ngelitik Akibat Salah Pilih Cover Radiator

image

Kisah ini diceritakan rekan SF pengguna CBR 250. Ga biasanya CBR 250 terasa ngelitik untuk perjalanan lumayan jauh. Padahal sebelumnya kejadian ini ga pernah terjadi. Mas Hendra sang owner CBR 250 ini curiga ini akibat Cover Radiator yang dia pasang. Cover ini menghalangi udara berhembus mendinginkan radiator. Sehingga bikin suhu mesin CBR naik dan bikin ngelitik.

image
Menang model tapi bikin sumuk

SF dulunya pernah juga salah pilih cover radiator. Kipas radiator lebih sering nyala dibanding sebelum terpasang… GPL SF segera mencopot kembali cover radiator ini. Cover radiator berfungsi melindungi radiator dari kerikil/kotoran yang “mencelat” dari roda depan. Dalam kecepatan tinggi ini bisa bikin radiator bocor. Cover radiator yang bagus seharusnya dapat melindungi radiator namun tidak menghambat hembusan angin menuju radiator…

image
Simple dan murah tapi fungsional

Model kawat nyamuk sepertinya menawarkan perlindungan tanpa mengurangi efektifitas radiator

Posted from WordPress for Android

Beberapa kelemahan fairing custom abal-abal

Beberapa waktu lalu sewaktu ganti oli Tiger, SF sempet berbincang dengan pengguna Vixion dikawasan Harapan Indah. Awalnya si owner vixion ini melihat-lihat berbagai fairing yang dipajang. Sekilas pengamatan rider ini kurang begitu antusias dengan barang yang dipajang lalu kembali menunggu di kursi yang disediakan. Untuk mengisi waktu luang SF sempatkan berbincang. Continue reading “Beberapa kelemahan fairing custom abal-abal”

Strategi memukul pemimpin pasar

Yamaha beberapa tahun lalu hampir saja menjungkirkan tahta Honda di Indonesia melalui produk matic dan sportnya… ga salah juga sih Honda hanya jalan ditempat saat itu. Belum main di matic, jajaran motor lainnya cuma gonta-ganti striping doank. Yamaha masuk menawarkan sesuatu yang baru bebek sport diwakili MX, matic ada.mio, dan sport tentunya ada vixion .  Akhirnya upaya yamaha berhasil menguasai pasar matic dan sport tanah air. Bebek masih aman digenggaman honda, nah beruntung saat itu bebek masih jadi spesies yang terlaris. Continue reading “Strategi memukul pemimpin pasar”

Motor Baru bermasalah tunggu perbaikan untuk lebih yakinnya


Banyak kasus menimpa motor baru yang baru launching. Dulu awal vixion hadir ECU/pompa bensin bermasalah jika sering dijemur dibawah terik matahari pada masa berikutnya kelemahan ini diperbaiki Yamaha. Vario 125 yang awal produksinya didera penyakit ngorok sekarang sudah dihilangkan ngoroknya oleh Honda. Smash punya mertua dirumah gen awal juga bermasalah susah pindah gigi dan kamrat bunyi kasar gen selanjutnya kelemahan ini diperbaiki. Produk duo sport terbaru nampaknya ga lepas dari masalah ini New Vixion pernah SF lihat ga lurus antara spakbor dan ban belakang (pernah diulas pertamax7 ), juragan bonsai juga pernah mengulas soal kasarnya mesin New Vixion. CB150R ga kalah banyak problemnya mayoritas suara mesin kasar, hingga body yang terserang karat. klo ini buanyak juga dibahas juga oleh pertamax7.
Motor baru memang menjalani berbagai proses sebelum diluncurkan termasuk pengetesan langsung di lapangan… namun perlu diingat pengetesan tersebut dilakukan pada unit terbatas. nah saat produksi dilakukan terhadap puluhan ribu unit yang ga hanya menyangkut Honda atau Yamaha atau merk motor lain namun juga menyangkut vendor-vendor pihak ketiga yang memproduksi berbagai parts. tentunya saat dilempar dipasar resiko motor mengalami problem berkali lipat diawal produksi… saat banyak komplain dari para penggunanya harusnya Produsen motor segera bertindak cepat.. pelajari berbagai kasus yang menimpa lalu diperbaiki sumber masalahnya. Produsen besar harusnya sangat berterima kasih pada blogger karena banyak menyuarakan suara konsumen tentang kelemahan suatu produk.
Bagi SF memang beresiko beli motor baru yang belum teruji lama dilapangan, ga ada salahnya juga pasang strategi wait N See, selang beberapa lama suatu produk mulai teruji ketangguhannya atau telah dilakukan perbaikan oleh produsen baru deh pinang motor idaman itu. kalau sudah kebelet yo monggo saja segera pinang motor idaman… toh ada garansi dari atpmnya.
wpid-DSCF1907.JPG
Kasus yang berkebalikan dengan teori diatas malah menimpa honda Tiger. Honda tiger gen awal malah terbukti lebih tangguh dan lebih powerfull dibanding tiger generasi selanjutnya. kabarnya tiger gen awal partsnya masih banyak yang import. tiger selanjutnya??? buanyak masalah namun sepertinya ga disegera direspon Honda seperti mesin ngelitik, tangki bocor, kamprat cepat kendor, rumah gir belakang gampang rusak, kopling selip, dll.
wpid-PhotoGrid_1362031915022.jpg
Terbersit juga sedikit keraguan jika Yamaha memproduksi sport 2 silinder di Indonesia, atau Kawasaki ikutan melokalkan Ninja 250 apakah kualitas bisa setara dengan produk Thailand? petinggi kawasaki pun sempet ragu akan hal ini terutama menyoal quality control pihak ketiga (vendor)

Yamaha Mestinya Ketar-Ketir Dengan Keberanian Honda

Bebek dah diamankan Honda, Matic apalagi… nah sekarang ini satu-satunya segmen yang dikuasai Yamaha terancam direbut juga sama Honda… ga tanggung-tanggung 2 produk baru siap masuk pasar CB150R yang lagi anget-angetnya, dan K18 sport pahe honda. SF sangat mengapresiasi keberanian AHM produksi motor dengan spek yang ga lazim di kelas sport 150 cc, DOHC,Injeksi,Power tembus 17 PS, dan 6 speed ,sampai sektor lampu saja dimanjakan pakai 50 Watt! coba bandingkan sport 150cc lainnya. bahkan Tiger yang harganya lebih mahal beberapa juta fiturnya jauh dibanding CB150R.

foto dari TMCblog.com

Cuma sayang CB150R kakinya kurus , tapi malah bikin PDnya AHM… sport langsing bakal jadi tren kata mereka 🙂
Spek CB150R cukup membuktikan jika AHM serius segala jurus bakal di keluarkan.
Pertanyaannya apakah YIMM bakal pasrah atau makin meningkatkan tempo pertempuran terhadap AHM seperti beberapa tahun terakhir? melihat fakta… R15 ga berani masuk sini, fino terlambat masuk dan gagal total penjualannya, Fazer 250 cuma angin lalu. Upgrade scorpio yang nanggung. seakan YIMM ga berusaha memanjakan konsumen loyalnya…. flagship itu perlu loh bisa bikin butterfly effect 🙂
Untung segera diobati dengan kehadiran sigagah byson dan update Vixion . tapi apa itu cukup? menurut SF belum…dyondra.wordpress.com
YIMM masih perlu memperhatikan gerak-gerik Honda K18 yang berpotensi juga obrak-abrik pasar sport di Indonesia. belum lagi rencana 2013 sport paling jadulnya Honda Tiger juga bakal dirombak (kata bule Jepang yang sempet dikorek IWB, bakal pakai DOHC juga? generasi CBR250 kah ? ).
So… mbuhhh bingung.. enaknya gimana yamaha ini. Dari harga produknya rata-rata diatas pesaingnya,fitur juga kalah, power dan speed yang diagung-agungkan kalah sama irit dan fungsional ala Honda, flagship ga punya… Daya gedor YIMM bakal meningkat jika bisa memperbaiki beberapa item tersebut… kecuali sudah pasrah. YIMM…..! ditunggu terobosannya nih….!

CB150R ternyata cukup ganas !

Artikel IWB beberapa waktu lalu yang menyebutkan kecepatan CB150R melampaui 140kpj sepertinya sangat mungkin tercapai, pasalnya saat diuji oleh detikoto motor ini bisa meraih 120kpj dengan trek terbatas, kondisi hujan dan baru dipakai gigi 5 ! ulasan lain oleh kompas juga dapat dibaca disini.

gambar dari detikoto.com

bayangkan jika sudah masuk gigi 6 disinyalir makin melayang (soale bannya kurang kekar 🙂 ) jangan bandingkan sama tiger loh ya… bener bisa raih 120 kpj di gigi 5 tapi masuk gigi 6 ogah nambah :mrgreen:
Kalau CB150R SF yakin bisa nambah mengingat powernya justru keluar diputaran atas (17PS di 10.000RPM ! ) . untuk pecinta motor ngacir dengan budget terbatas sepertinya CB150R layak diperhitungkan. tapi ingat kompresi tinggi 11:1 jangan dipaksa nenggak premium terus-terusan loh. Kalau dah gini ya jangan harap motor irit (mau irit ya bebek to 🙂 ) secara power dan torsi keluar di RPM lebih tinggi dibanding motor pada umumnya jadi untuk mendapat tenaga yang diharapkan kudu puntir gas lebih dalam.

Spesifikasi

Panjang X lebar X tinggi : 2.008 x 719 x 1.061 mm
Jarak Sumbu Roda : 1.288 mm
Jarak terendah ke tanah : 148 mm
Berat kosong : 129 kg
Tipe rangka : Diamond Steel (Truss Frame)
Tipe suspensi depan : Teleskopik
Tipe suspensi belakang : Lengan Ayun dengan Suspensi Tunggal (Sistem Suspensi Prol-Link)
Ukuran ban depan : 80/90 17M/C 44P (Tubeless)
Ukuran ban belakang : 100/80 17M/C 52P (Tubeless)
Rem depan : Cakram Hidrolik, dengan Piston Ganda
Rem belakang : Cakram Hidrolik, dengan Piston Tunggal
Kapasitas tangki bahan bakar : 12 liter
Tipe mesin : 4-Langkah, DOHC, 4-Katup, Silinder Tunggal
Diameter x langkah : 63,5 x 47,2 mm
Volume langkah : 149,48 cm
Perbandingan Kompresi : 11.0 : 1
Daya Maksimum : 12,5 kW (17,0 PS)/ 10.000 rpm
Torsi Maksimum : 13,1 Nm (1,34 kgf.m)/ 8.000 rpm
Kapasitas Minyak Pelumas Mesin : 1,0 Liter pada Penggantian Periodik
Kopling Otomatis : –
Gigi Transmsi : 6-Kecepatan
Pola Pengoperan Gigi : 1 N 2 3 4 5 6
Starter : Pedal & Elektrik
Aki : MF 12 V 5 Ah
Busi : –
Sistem Pengapian : Full Transistorized

Alangkah baiknya CBR series dilokalkan

image

Keberanian AHM memunculkan sport CB150R patut diapresiasi, tumben-tumbennya AHM berani ambil langkah seperti ini. Padahal DOHC untuk motor termasuk eksklusif 🙂 , ga salah jika penginden sudah mencapai ribuan orang dalam waktu singkat.
image

Konsekwensinya AHM tentu sadar, posisi CBR terancam! bagaimana tidak …. CB150R dan CBR150 memakai mesin sama namun harganya terpaut 10 jt an rupiah…
Saat ini AHM sanggup produksi mesin 150cc DOHC yang notabene dipakai CBR untuk ditemplokin ke naked bike CB150R (meski belum ketahuan kualitasnya) . Kenapa ga sekalian produksi CBR 150 di Indonesia? Common part jelas banyak kesamaan. Paling tidak area mesin, spakbor dan bohlamnya :mrgreen:  belum lagi pernik kecil lainnya … kampas rem,kabel rem,gas,dll . otomatis dari segi biaya sangat amat mungin ditekan karena beban fixed costnya jauh berkurang. Taruhlah CBR nanti dijual 3-5 juta sedikit lebih mahal dibanding CB150R, yakin deh bakal laris manis. Eh tapi efeknya bisa berimbas pada CBR250 juga… yo wes lohh sekalian bikin CB250R alias tiger 250 dan korbanin saja CBR 250 toh penjualannya makin mengenaskan 🙂
image

CB150R dan CBR150 …masa beda letak huruf “R” saja selisih harga 10 jta-an 😆

Kegalauan ditentukan oleh harga

Mengacu pada artikel sebelumnya pertimbangan milih new vixion atau CB150R. Galau milih vixion karena ga ada kick stater dan galau milih CB150R karena kurang kekar. Lantas ada satu blogger berkomentar (nzahry.wordpress.com) Masih nunggu harga mas.. penentu pilihan nich kayaknya…

image

Ada benernya pendapat sobat kita ini… dengan harga seminimal mungkin agar lebih rendah dari pesaing tentu jadi bahan pertimbangan tersendiri, taruhlah selisih 1 jt… bisa buat modifikasi yang lumayan. Bagi rider yang galau milih 2 motor ini, angka segitu bisa jadi penentu 🙂 , apalagi bagi rider yang dananya mepet tapi pengen tampil gagah, sangat menentukan tuh duit sejuta. 🙂

image

Perang harga memang dilematis, disatu sisi menekan biaya produksi bikin pabrikan melakukan penyunatan fitur dan penurunan kualitas. Disisi lain jika ga bisa menekan harga jual, disikat produk sebelah yang bisa bikin lebih murah.
Jangan sampai fitur lebih minim tapi harganya lebih mahal dibanding pesaingnya yang punya fitur lebih.
Bisa bubar…..  :mrgreen: 
image

Andai suruh milih new vixion atau cb150r saya pasti bingung

2 produk ini punya keunggulan dan kelemahan masing-masing. Jikalau SF sendiri suruh milih pasti dilanda kebingungan. Milih vixion karena mesin terbukti torque,irit,ban lebar tapi galau karena kickstater dihilangkan.

image

Pilih cb150r karena powerful,body fresh tapi galau karena ban cungkring dan desain tutup tangki yang bikin traumatis (tiger SF pernah rembes air dari bagian ini).

image

Kenapa SF galau kickstater dihilangkan? Nih alasan kuatnya… di Jakarta rawan muacet… iya kalau macet cuma hitungan menit …kalau hitungan jam gimana. Apalagi pas macet parah motor menganut AHO lampu menyala terus, aki bisa kekurangan supply. Seperti saat terjebak macet 2 jam kemaren.Tiger SF tiba-tiba mesin mati pas macet parah… aki ga kuat ngangkat stater (padahal aki baru), alhasil kick stater dipakai.
Lantas kenapa SF menyoal kecilnya ban cb150r, jelas semakin kecil semakin ga PD panic brake dan bermanuver, dan bikin motor tampak kebanting dengan tubuh rider yang gedhe kaya SF ini. 🙂  mau upgrade suayang banget masa velg dan ban baru dah di lengserkan.

Kenapa ya YIMM ga plek pakai spek vixion lama, tinggak di retuned ulang, dan kenapa lagi cb150 ga pakai velg dan ban lebar milik cbr150? Tampaknya 2 seteru ini berusaha menekan biaya sekecil mungkin hingga harga jual juga rendah.

karena bingung ga bisa milih ya sudah… tiger butut tetep dipiara 🙂  kick stater ada, ban juga dah gambot . He3…

image