Turunkan kaki dan angkat tangan… simple tips tapi berguna

Menurunkan kaki saat melaju maupun mengangkat tangan mungkin berguna untuk menghindarkan kita dari celaka…
Menurunkan kaki pada low speed biasa SF lakukan saat jalanan tak terlihat karena tergenang banjir… kita tidak bisa tahu apakah ada lubang atau batu berserakan di dasar genangan. Beberapa kali SF terhindar dari jatuh karena kaki dengan sigap menahan motor agar tidak jatuh…. saat berbelok di jalan tak rata (sambungan beton misalnya) atau jalan berpasir , SF juga terbiasa menurunkan kaki searah tikungan.

image

Continue reading “Turunkan kaki dan angkat tangan… simple tips tapi berguna”

Hampir tiap bulan korban tewas dijalur tengkorak. Justru terjadi pada warga sekitar yang hafal jalur

image

Sebulan lalu dikabarkan serang wanita warga sekitar meninggal di jl. Cakung-cilincing karena single accident terbanting dengan sendirinya karena jalan rusak. Beberapa hari lalu di jalan raya marunda jalur tengkorak kembali menelan korban. Seorang remaja terlindas truk hingga hancur bagian tubuh atasnya… berita terlindasnya pengendara motor oleh kontainer cukup sering terdengar dikawasan ini… dan sebagian besar adalah warga sekitar.
Continue reading “Hampir tiap bulan korban tewas dijalur tengkorak. Justru terjadi pada warga sekitar yang hafal jalur”

Makin kuat alasan pakai motor

Pakai motor masih bisa diprediksi sampai kantor… semacet-macetnya masih bisa lewat jalan tikus atau jalur offroad :mrgreen: beda saat naik mobil pribadi atau angkot… begitu macet berangkat kerja tiap semenit gelisah ngliatin jam tangan/Hp. Seperti kejadian Kamis 30 Mei’13 lalu… tak biasanya tiba-tiba Cacing macet total, tugu, simpang lima hingga plumpang (pasar uler) ikut kena dampaknya. SF yang terlanjur masuk Tugu langsung banting setir masuk perkampungan. Nyampai kantor (walang baru), parkiran mobil yang biasanya penuh hanya terlihat kosong… ada sih mobil. tapi milik pegawai yang ngekos daerah situ, yang rame jelas parkir motor. Absen Pagi yang biasanya SF kurang dari jam 7 saat itu jam 7.15. Bisa ditebak sampai ruangan kantor, rekan-rekan yang pakai mobil belum ada yang dateng… biasanya atasan SF yang sudah nyampai jam 6.30 sampai jam 08.00 baru sampai. Temen yang naik angkot lebih beruntung. Diujung plumpang/pasar uler mereka memilih turun dari angkot dan pindah ke Ojek…. yang dateng belakangan sudah kehabisan ojek jadi terpaksa jalan 3 kman. tapi masih beruntung nyampai kantor ngepress ga telat… Yang pakai mobil ya apes…

Di kantor SF, telat merupakan momok menakutkan. Semenit saja telat potongannya lumayan, apalagi yang jam-jaman 🙂
Sooo… makin mantab bagi SF memilih naik motor sedangkan mobil cukup buat weekend saja. sepagi-paginya berangkat kalau kena macet tetep saja telat. Sumber macet ga diketahui tiba-tiba meluas. kata penjaga kolong jembatan tol tempat penyebrangan pejalan kaki/motor dari jam 5 subuh sudah macet. wehhh sangarrr!
sepertinya perlu dikaji lebih serius untuk pindah ibukota, jika segala upaya menanggulangi kemacetan ga berhasil.

Jalur tengkorak… ga salah julukannya, terlalu sering makan korban

jalur tengkorak

Sekali lagi SF ulas mengenai Jalur Tengkorak Plumpang- Tugu-Cilincing-Marunda-BKT agar yang biasa lewat sini makin menigkatkan kewaspadaannya dan aparat terkait bisa mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki kondisinya.

Baru sekitar 3 Minggu SF pindah ke Harapan Indah Bekasi. Sementara tempat kerja tetap di Plumpang Jakarta Utara. Sebelumnya tempat tinggal SF di Condet.

Minggu pertama dikenalkan seorang teman kerja jalur BKT yang bebas macet. Selanjutnya ketagihan lewat sini. Ada rambu peringatan sebelum masuk jalur ini “Awas Hati-Hati Rawan Kecelakaan dan Tindak Kejahatan”. Makanya Jalur ini sepertinya belum dikhususkan untuk jalur sepeda lah sepi banget… sebelahnya sungai besar sebelahnya lagi alang-alang dan tambak. Menurut rekan yang tinggal didaerah ini sering sekali tempat ini jadi tempat pembuangan mayat. eh sehari berselang SF pulang lewat sana bener juga di jembatan kedua sebelah kiri jalan (dari arah marunda) ditutup polisi karena ditemukan mayat. saat penghalang dibuka karena ada mobil dari arah bekasi leat SF nekat nerobos… bener juga SF lihat mayat tertelungkup dengan tubuh hitam membengkak di pinggir Sungai… entah korban pembunuhan atau tenggelam.

Seminggu kemudian saat pulang kerja di Jln Raya Marunda (sebelum masuk BKT) nampak macet sekali ternyata ada 2 pengendara motor berdarah-darah tak sadarkan diri sedang diangkut dengan pickup (entah dalam kondisi tewas atau masih hidup).

Selasa kemaren (saat artikel ini dibuat) saat berangkat kerja SF melihat seorang bapak tua berdarah-darah tak sadarkan diri sedang didekap seorang pria separuh baya. didepannya nampak Dump Truk diamankan Polisi. Sehari sebelumnya teman kerja hampir terlibat kecelakaan beruntun, dua motor didepannya sukses ndelosor gara-gara motor depan hilang grip gara-gara ban kempes kena paku di Jln raya Cacing.

Kira-kira beberapa bulan lalu SF sempat menyaksikan sesosok mayat yang ditutup koran yang ternyata korban pemotor yang dilindas truk di Plumpang. Entah dah beberapa kali SF juga mendengar cerita dari teman-teman yang menyaksikan korban tewas terlindas truk di Cakung-Cilincing (Cacing). Jalanan licin (berlumpur-berpasir) dan ga rata, didominasi kendaraan besar, serta karakter pengendara agresif sering menjadi pemicu kecelakaan dijalur tengkorak ini.

Warga sekitar sudah meminta kepada Pemkot agar dibuatkan jalur khusus motor untuk menghindari kecelakaan fatal (cek disini dan disini ) namun hingga saat ini belum ditindak lanjuti.

Mohon Maaf sekali lagi SF ga bisa mengabadikannya karena ga pernah bawa HP, melainkan Tablet yang berfungsi sebagai HP dan akses ke wordpress. Tablet ini selalu didalam tas dan tas ada didalam box. ribet klo harus bongkar pasang (ga niat jadi blogger nihh… 😛 ) . semoga ketiadaan foto kejadian langsung ga menghalangi pesan positifnya sampai ke pembaca Dimanapun berada agar selalu waspada dan hati-hati apalagi di jalur tengkorak. Mengalah belum tentu kalah tapi mungkin lebih bijak.  jangan lupa berdoa sebelum berkendara minimal basmallah bagi yg muslim.

Artikel ini juga jadi pengingat SF karena masih sering ceroboh, ga sabar dan sering kesusu… semoga selalu dilindungi Allah SWT sampai dapat menyaksikan Faiz dan Nafis tumbuh dewasa nanti.

 

Hati-hati berkendara di antara truk kontainer

sumber:foto.inilah.com

Ngeriiii…. kemaren SF melihat kejadian yang bikin jantung ikut berdegup kencang… sebuah motor mio yang dikendarai ABG tersenggol bodi (pipa-pipa besi) samping truk container untung sang pemuda bisa menguasai kendaraannya agar ga jatuh dan truk kontainer segera mengerem. Nampaknya ABG ini memang terburu-buru dan memaksa masuk di antara truk kontainer.
cacing
Jalanan Cakung Cilincing (sering disebut cacing)- Jakarta Utara akses utama bagi truk kontainer menuju Priok memang bahaya… sudah terlalu sering SF mendengar berita pengendara motor terlindas di tempat ini… rekan-rekan kerja juga sering menyaksikan kejadian terlindasnya pengendara motor didaerah ini. Penyebabnya selain kendaraan mayoritas yang melintas adalah truk kontainer kondisi jalan yang berpasir, berdebu serta beberapa bagian jalan yang rusak menambah kengerian wilayah ini, ga salah jika dapat julukan jalur tengkorak. Awal melewati rute tugu ke arah cacing SF heran kenapa banyak motor menghindar jalan ini dan memilih masuk ke jalanan kecil sebelum ujung tugu. ternyata penyebab diatas alasannya. Untuk menghindari jalur tengkorak bikin SF ikutan lewat jalur alternatif ini.
Seorang rekan bercerita hampir saja menjadi korban gara-gara terjatuh saat belok ke Jl Raya marunda untung truk kontainer disampingnya langsung mengerem mendadak. Pasir dan kerikil tipis jadi penyebab jatuhnya rekan SF ini.

Sedikit tips dari SF dan rekan-rekan yang sering melintas daerah ini. Jangan memaksa masuk disamping kontainer. Lebih baik menunggu dibelakang kontainer sampai ada ruang yang cukup untuk melewatinya. saat dikemacetan diantara kontainer jika ingin memotong / pindah jalur ga ada salahnya membunyikan klakson… disini nampaknya knalpot berisik berguna bikin sopir truk aware akan keberadaan pengendara bermotor. Rekan-rekan SF yang biasa lewat jalur ini sangat tidak menyarankan lewat jalur ini jika hujan karena jalanan jadi licin, menambah lagi resiko yang harus dihadapi pemotor.
Selanjutnya yang paling penting jangan lupa selalu berdoa sebelum berkendara.