club

All posts tagged club

Bagi yang suka turing bareng komunitas/club, coba cermati ini….

SF yakin anggota komunitas/club yang demen turing rata-rata taat aturan, tapi mungkin juga terselip anggota rombongan arogan/belagu. jadinya …ya rusak image keseluruhan rombongan. Berapa banyak orang kurang suka atau bahkan marah dengan attitude peserta turing rombongan .? Ga sedikit loh…  ini yang SF dapat saat ngobrol dengan rekan2 kantor yang banyak diantaranya rutin mengendarai mobil lintas kota/provinsi. Saat SF tanya responnya mengenai komunitas/klub yang turing rombongan… rata-rata punya kesan kurang baik. Arogan, mau menang sendiri, membahayakan orang lain…..

Bagaimana jika orang-orang yang ga trima ini lantas tak sengaja mengutuk dan mendoakan kurang baik karena refleks? 

Awas lu ya…moga2 dlosor, moga2 ketabrak, dongakno tibo, dll . Sebenernya  ga baik mendoakan orang lain celaka… tapi kalau reflek/kaget atau mangkel gimana?

SF sendiri pernah juga kelepasan saat disalip pengendara sport 250cc yang turing luar kota dengan posisi SPION DILIPAT!… 

” moga2 ada kejadian yang bikin ridernya sadar…” 

ga termasuk mendoakan yang ga baik kannnnn… :mrgreen:


Percaya Tuhan kan? Ya jangan bikin sebel orang lain di jalan, biar ga didoain jelek…. 
Dari sudut pandang pelaku turing, jelas ada pembelaan sendiri…  tapi coba deh lihat dari sudut pandang lain… contohnya posisikan diri kalian sebagai pengemudi mobil yang sedang bawa anak istri… sedang berkendara dijalur yang benar tiba2 disalip, dijejerin dan disuruh nepi…., atau gimana saat udah jenuh nunggu lampu merah, saat ijo mau jalan tiba-tiba di halangi oleh anggota turing …. gara gara rombongannya mau lewat.

Artikel ini bukan berarti SF anti Turing rombongan loh ya… (lah wong saya juga pelakunya) . Cuma barusan kejadian, SF kehilangan teman yang meninggal saat dia turing bareng komunitasnya… karena kejadian ini, SF dan beberapa rekan kantor berdiskusi, lantas keluarlah artikel ini… gara gara ada yg nyeletuk … -ga enak nulisnya-… intinya gitu dehhh…

4 April 2015 foto-foto ini diambil dikawasan Lembang Bandung. Beberapa kali SF menemui komunitas motor 250cc seliweran baik menuju atau meninggalkan lembang. Mayoritas grup riding yang mengendarai Ninja 250 dan tidak memakai Spion, alias melipat spion….

Apakah dibenak membernya grup riding = bebas spion?

DSC_0109 DSC_0111 DSC_0115

Ada juga oknum yang pakai spion… mending segera kluar dari komunitas tsb bro… daripada keracunan yang ga bener…

DSC_0108

Klo pengendara moge naked jelas lebih cocok berspion

DSC_0106

Modif ini jadi tren belasan tahun silam saat SF duduk dibangku SMA. Eh ternyata beberapa hari terakhir baca otomotifnet.com disuguhi kemunculan 2 klub motor ceper (eh tapi yang satu klo ga salah dah insap :mrgreen: )… masih ada ya ternyata penggemarnya. Share waktu SMA ada 3 temen konkow yang modif motornya hingga cepernya sepuntung rokok.. satu honda grand dan dua vega… yang ekstreem lagi 2 pemilik motor ceper berani turing Surabaya-Tretes… akibatnya rombongan cuma berani jalan 60kpj , dasar gemblung tenan 😆 saat lewat polisi tidur bikin pengguna jalan lain mringisss, bukan tegak lurus melewati polisi tidur tapi posisi mengiris sampai memakan jalur berlawanan.
image

Paduannya modif motor ceper : ban cacing !!! Simpen deh foto-fotonya… trus saat tua nanti coba diliat lagi koleksi foto motornya… Paling senyam senyum sendiri. Kok bisa ya… 🙂

image

Mungkin pembaca sudah baca artikel SF terdahulu mengenai pembenaran melipat spion. Sampai saat ini masih ada yang ngganjal dihati nih. Mengenai keberadaan komunitas motor baik di darat maupun didunia maya. Pertanyaan dasarnya cuma satu… perlukah komunitas tersebut mewajibkan anggotanya mentaati safety riding? Menurut opini pribadi SF… jelas perlu dan wajib! Komunitas saat menjadi besar dan ternama bakal diperhatikan rider maupun komunitas lainnya, jika komunitas itu berimage baik tentunya image baik juga melekat pada membernya. SF sendiri menyatakan kesalutan pada komunitas yang menekankan safety riding ini, bahkan sampai ada yang menyediakan media pelaporan online jika ada kelakuan membernya yang arogan atau melanggar aturan berlalu lintas. Sanksi bagi terlapor bisa dengan himbauan, teguran, kalau tetap membandel bisa sampai pemecatan (atau pemblokiran akun).
image

Komunitas besar jadi rujukan rider dengan kesamaan minat… jika diracuni hal-hal yang ga bener bisa bahaya…! Rider baru bakal menyerap info maupun tren dikomunitas itu. Nah jika melipat spion dianggap tren (atau sudah menjamur? ) , ban cacing dianggap gaul, pasang toa dan lampu strobo jadi berwibawa, turing kudu kenceng-kencengan …. lalu bagaimana image komunitas dan membernya yang beredar dimasyarakat? Nampak keren, gaul, berwibawa atau masyarakat malah menganggap alay, membahayakan dan arogan!?
Bagaimana komunitas motor yang baik menurut pembaca? Monggo di share jika berkenan….

image

image

Beberapa waktu lalu menyaksikan rombongan RX King (club atau komunitasnya ga jelas) lewat di Ujung Yos Sudarso sebelum perempatan PGC. Ditengah kemacetan itu raungan knalpot dari beberapa motor ini membahana makin menambah bising apalagi beberapa diantaranya sengaja bleyer-bleyer gas minta jalan pada pengendara motor lain. Pas lampu merah kebetulan SF berada beberapa meter dibelakang rombongan rx king ini. Nah yang bikin penasaran, beberapa detik saja dibelakang motor ini nafas sudah sesak dan mata terasa perih kena asap knalpotnya, bagaimana kalau turing berjam-jam bersama rombongan dan posisi pas dibelakang ya?? Opo ora klepak-klepek… ? Just curious….. monggo dishare jika punya pengalaman