data penjualan sport

All posts tagged data penjualan sport

image

Mungkin sudah beberapa kali SF sentil di beberapa artikel kenapa bajaj dengan varian pulsarnya susah mengalahkan pabrikan motor Jepang, hal ini tak lepas dari jaringan aftersalesnya yang masih lemah. Namun disamping itu adalagi sebenarnya yang bikin Bajaj susah diterima di Indonesia. Prinsip!… yup…. Bajaj maunya cuma bikin motor batangan alias sport. Tipenya pun sama semua alias monoton sport naked. Mulai P135 hingga 220, bahkan yang terbaru P200NS. Pasarnya sempit banget loh. Jika dilihat dari omzetnya sport di Indonesia hanya menguasai 13% market share. Total omzet itu diperebutkan oleh Yamaha 47,09% , Honda 33,50% dan kawasaki 18,18% dan sport lainnya 1.23% (sumber edorusyanto), sayang pada data ini ga diikutsertakan penjualan bajaj karena ga tergabung AISI. FYI sebagai gambaran saja, penjualan seluruh varian sport bajaj di 2011 sedikit lebih banyak dari penjualan sport yang paling ga lakunya honda alias tiger. Nah apa jadinya jika Pulsar tetep ngeyel jualan sport thok? Untungnya dikit! Meski nantinya bakal bangun pabrik disini tetep saja berat memporakporandakan vixion dkk.

Musuh Bajaj bukanlah Honda atau Yamaha, namun dirinya sendiri! Jualan dikit, untung dikit, akibatnya bagian keuntungan untuk peningkatan layanan purnajual juga sedikit.

Culture motor di India dan Indonesia ga bisa disamakan. Disono sport yang paling laku, nah disini sport paling ga laku. ApalagiĀ  pabrikan Jepang memposisikan sport sebagai flagship mereka, ga bakal diam melihat Bajaj merusak pasar. Strategi promosi bajaj yang menggiring pengguna bebek atau skutik agar beralih ke sport juga tampaknya percuma. Banyak kelebihan bebek/skutik dibanding sport. Jika terus ngeyel cuma mau bikin sport ya konsekwensi ga bisa berkembang pesat.