Nikmatnya inden motor online yamaha nmax non abs

Sekedar sharing inden online yamaha Nmax non ABS.
Tinggal duduk manis,  nyalain komputer untuk inden online…  Ga perlu keburu karena anda punya waktu 12 jam untuk inden Nmax non ABS ga seperti inden R25 yang kudu berebut. Setelah inden anda akan diberi waktu 24 jam untuk melunasi tanda jadi sebesar 1 juta. 
Ga pake tawar harga (no upping price) ,  ga pake galau menanti ketidakjelasan,   ga pake kecewa karena dipersulit saat ingin beli cash..  Tinggal duduk ngganteng di rumah motor sudah  diantar..  Bahkan bayar dirumah juga bisa…  🙂 

image

Akhirnya setelah gagal meminang PCX setahun silam karena ga jelas indennya,  gagal meminang Nmax ABS beberapa bulan lalu juga sama ga jelas indennya..  Kali ini dipermudah dapat Nmax non ABS dengan harga jauhhhh lebih murah…  🙂 janji Yamaha untuk mengantar Nmax non ABS paling lambat 1 bulan dari tanggal inden ditepati.  Inden tanggal 22 Juni tanggal 10 Juli barang sudah diantar.  Saking prioritasnya motor dari pabrik ga pake nginep di dealer…  :mrgreen:

Ngobrol dengan pengguna setia Pulsar…

image

Beberapa hari lalu pas nyuci maticnya bundafaiz ngobrol lama dengan rider pengguna skywave. Awalnya ngobrol soal suka dukanya skutik suzuki. Trus doi nanya mengenai motor yang dimiliki sF lainnya. Saat nyebut Tiger doi langsung bertanya… ga pengen nyoba pulsar bro’? SF pun cerita tiger dimiliki sejak lama thn 2005 saat pulsar belum masuk sini dan saat ini ga mungkin gantiin tiger dengan motor lain karena historical valuenya 🙂 
Rider ini trus ngaku kalau dia pengguna setia Pulsar . Nah…giliran SF yang  mengorek kesannya menggunakan Pulsar :P. Dia sudah
4 tahun menunggang PiBo, selama itu ga ada permasalahan berarti meski sudah turing beberapa kali antara lain ke Bengkulu dan Jogja, kliatannya puas banget pulsarian ini menunggang pulsar. Mesinnya juga masih awet tanpa kendala berarti. Selain mesinnya .. dua hal yang dapat diandalkan  pada Pulsar adalah  konsumsi bensinnya yang super irit dan kekuatan rangkanya! Pokoknya beda dibanding pabrikan Jepang, menurutnya jauh lebih kokoh motor bikinan India ini ( ini yang bikin berat kali ya ).
Masalah sparepart rider ini juga mengakui itu hal terlemah yang dimiliki bajaj.  Harapannya (yang juga diamini SF ) Bajaj segera bangun pabrik disini sehingga permasalahan ketersediaan sparepart dapat diatasi. Tips yang diberikan rider ini jika cari suatu parts di satu dealer ga ada jangan terpaku pada dealer itu, cari di dealer lain yang terdekat. jika beruntung bakal dapat kok barangnya.  Tapi kalau apes ya mau ga mau inden. Sayang sebelum SF mengorek keterangan lebih lanjut , rider ini pamit duluan karena skywavenya selesai dicuci….
motor dengan value of money bagus jika didukung jaringan distribusi memadai produsen Jepang pun bisa dibuat bertekuk lutut (segmen sport)

New Blade Mulai Didistribusikan, Jupiter pun Mulai Terancam

Senin kemarin sepulang kerja di daerah Semper Jakarta Utara, SF melihat truk angkutan motor sedang mengirimkan puluhan new blade, kemungkinan pengiriman ditujukan ke dealer/showroom. Sayang karena padatnya lalu lintas SF ga sempet memotretnya.

photo dari blognya mbah dukun 🙂

Fenomena blade memang ancaman serius bagi Yamaha, dengan kehadiran cakram belakang dan harga yang “lebih bersahabat”  membuat new blade jagoan baru di kelas bebek 110-115cc. Mau ga mau YMKI sebagai satunya pabrikan yang punya daya melawan AHM, segera menguatkan daya gedornya. caranya, turunin harga Jupiternya atau memberi value added yang lebih semisal ikutan cakram belakang, atau spedoo digital. Dengan kondisi sekarang meski kalah CC SF bakal milih new blade  karena cakram belakang dan technologi low frictionnya.