Untuk differensiasi, sebaiknya V twin yang dipilih honda.

image
Pic: www.moto-choice.com

Balik lagi bahas kelas 250cc bro… gara -gara santer berita honda bakal keluarkan sport 250cc 2 silinder. SF jadi gatal beropini. 2 silinder segaris sudah pasaran…, R25 dengan mesin powerfull, N250fi dengan desain moge, dan inazuma model touring. Bentar lagi Kawasaki bakal nyiapin sensasi baru motor 250cc 4 silinder! Kalau honda main 2 silinder segaris seperti kok terkesan ikut-ikutannya, telat dan sangat..sangat telat…pabrikan motor nomor 1 dunia kok follower. 🙂 
ga ada istimewanya gitu loh…. secara kelebihan mesin,desain dan kenyamanan ada di motor 250 yang sudah ada. Continue reading “Untuk differensiasi, sebaiknya V twin yang dipilih honda.”

Usul-Usil Next Tiger

Kabarnya kan 2013 bakal nongol new tiger nih. Ga ada salahnya berandai-andai dan berusul siapa tau didengerin AHM 🙂
image

Pertama : mesin CBR250… banyak yang mengharapkan ini. Mesin bertorsi besar dan berperforma lumayan.
Kedua : fitur helm in. Bagasi besar diposisikan di tangki depan sedangkan penyimpanan bahan bakar dipindah dibawah jok layaknya NC700.

image

Ketiga : rangka jelas ga bisa bertipe diamond… biar sinkron dengan sodaranya , bisa juga diteraliskan 🙂
Keempat : ini usulan agak nyeleneh dari SF opsi tanpa kopling tangan, biar pas buat perkotaan. Wagu dan aneh namun banyak juga yang berharap hal ini… motor powerful, stabil, namun tidak bikin capek untuk menembus kemacetan. Apalagi dikota besar yang penuh kemacetan sangat berpotensi, Jakarta misalnya. Toh ga semua orang butuh akselerasi spontan setiap saat, dan SF yakin meski bertransmisi ala bebek mesin CBR250 tetap mumpungi. Kalau fitur lain sih harapannya standar motor masa kini:dual discbrake,monoshock,digital spedo…
salah satu yang SF demen dari Honda adalah menciptakan motor yang fungsional.. sukses diterapkan pada matic dan bebek kenapa ga diterapkan di motor sportnya?

silahkan berkhayal di sini… siapa tau ada petinggi AHM nyasar dimari  :mrgreen:

Oalahhh.. SOHC dan DOHC lagi

image

Ada yang bersorak… ada yang trenyuh dan mules melihat hasil drag yang diberitakan TMC blog kemaren.
SF jadi ingin beropini… cermati dengan bijak pemilihan motor untuk harian. Masing- masing ada keunggulannya. Teorinya SOHC digdaya untuk akselerasi namun DOHC unggul soal speed (asumsi bore stroke sama). Namun perlu diingat untuk pemakaian harian apalagi di kota besar , mesin sangat jarang sekali dipakai dalam kondisi optimal (bahkan maksimal), adanya gas..rem..gas..rem.. terus malah seringkali motor ga bergerak di lampu merah atau dikemacetan. Apalagi bagi pekerja dengan jam ngantor tetap, rutinitas bermacet ria tentu ga bisa dihindari. Disini terlihat pemilihan SOHC lebih pas menurut SF… kenapa? alasan umum mungkin menjawab SOHC lebih unggul torsi dan akselerasinya. Bukan itu …alasan utama bagi SF yakni SOHC lebih irit..! Puntiran gas dikit tenaga motor dah keluar, jelas konsumsi bensin bisa irit. Sedangkan jika dipakai dalam jangka waktu lama (SF bukan tipe suka jual motor ganti baru,kecuali kepepet :mrgreen: ), SOHC bisa lebih unggul, jika ada kerusakan komponen ga sebanyak DOHC. So ongkos perbaikan bisa lebih murah kan…? Top speed SF ga butuh.. dah lewat masanya… so itu dalam sudut pandang saya sebagai rider yang sudah masuk usia om-om. :mrgreen: . Jika ada yang milih dohc karena rutenya luarkota yang butuh putaran atas, eksklusif, power tinggi,yo monggo… duit-duite dhewe kok… asal jangan alay dijalan,mentang-mentang powernya lebih unggul jadi pecicilan dan cari musuh.

image

SF pun dalam kondisi “tertentu” bisa juga kok milih DOHC… itu sebabnya kenapa SF milih Ninja 250. Ninja 250 milik SF ga dipakai kendaran harian…!buat hobi semata. Makenya juga ga terlalu beringas… eman-eman kalau rontok 😆
DOHC mungkin bisa jadi pilihan juga dengan catatan harganya ga lebih mahal,sukucadangnya murah, awet dan irit, riding positionnya nyaman, tapi apa mungkin? (Biarlah dijawab oleh teralis… )
So jangan dibutakan oleh SOHC,DOHC,jumlah silinder , dll… prioritaskan kebutuhan anda … pilih motor mana yang paling memenuhi prioritas…

image

skenario manis jika next tiger bermesin CBR 250

image

Baca artikel P2R mengenai CBR 250 kemungkinan ganti mesin multi silinder, jadi teringat artikel SF terdahulu mengenai pantesnya new tiger bermesin CBR 250
Sayang juga mesin CBR yang seumur jagung dilengserkan (ga juga sih masih dipake crf :mrgreen: ) kan mending dioptimalkan AHM, asal cocok dealnya sama Thailand 🙂
Sekilas flashback…dulu awal kemunculan tiger memiliki image motor premium, kubikasi terbesar dikelasnya, modelnya serupa mini moge… nah sekarang pada tau nasibnya gimana… Andaikata new tiger nantinya bermesin 250cc ,dohc, injeksi SF rasa bakal banyak berbicara  dan cukup bikin ngiler biker enthusiat. (Asal harganya cucok :). ) pantes dah jadi kakaknya Teralis.
Honda teralis bermesin CBR 150, next tiger bermesin CBR 250. PERFECTO !!!!!

Klo keren plus tehnologi, bisa jadi pasar sport tersedot Honda teralis

image

Coba lihat 3 motor sport terlaris saat ini . Yamaha diwakili Vixion dan byson yang jelas differensiasinya, vixion high tech high power ditujukan untuk biker yang ingin kotor kencang dan irit serta lincah, sedangkan byson dengan tampilannya aduhai cocok untuk biker yang ingin tampil gagah dan modis. Sedangkan Honda diwakili oleh NMP yang mempunyai kelebihan nanggung… model relatif lebih cakep Byson dan performa juga masih dibawah Vixion. Nah…. apa yang bikin galau bin bingung? Si Teralis bro!!!! Body digadang-gadang cakep (jelas lebih cakep dari sodaranya, NMP), dan performa kudunya juga diatas duo Yamaha…. motor ini jelas jadi sapu jagad nantinya! Ditujukan bagi pecinta motor keren, modis, kencang dan bertehnologi canggih! Trus apane yang bikin bingung dan galau?
image
Sumber: iwanbaran.com
image

Harganya wani pirooo?!  Apakah dibentrokkan dengan pesaingnya atau mengambil segmen diatasnya ?! Melihat kebiasaan honda jual motor berfitur lebih dengan harga dibawah pesaing (seperti yang dilakukan pada bebek dan matik) apakah juga diterapkan pada teralis? Kalau ya… kemungkinan pasar byson dan vixion terebut, tapi ga enaknya pasar NMP juga kesedot… atau malah gantiin tiger yang sudah uzur?! Tapi kok katanya si Jepang pengganti tiger sedang disiapkan untuk tahun depan?! mbuh kah… :mrgreen:
Yang jelas kalo honda sudah putus asa dan sakit hati ga bisa menggoyahkan dominasi sport yamaha, segalanya bisa terjadi…

Wow … gara-gara mesin multi cylinder rela mengabaikan kelebihan CBR 250

image

Lihat saja kelebihan CBR 250 : Model eksklusif dan lebih fresh (Ninja lebih racy- relatif suka yang mana), Speedo digital, kaki lebih gambot, injeksi mutahir, Behel belakang,rem ABS, jaringan bengkel resmi berkali-kali lipat, serta partsnya lebih murah dibanding Ninja 250. Semua kelebihan itu menenggelamkan Ninja 250. Pantaslah doi mengantongi Best of the Best Sport, Best of the Best 250 CC, serta Bike of The Year 2012 dari tabloid otomotif. Namun dari penjualan bagaimana? Ini anehnya, Ninja 250 masih berkuasa meskipun tipis. Apakah karena mesin 2 silindernya? SF rasa demikian. Sebagai orang yang sebelumnya ga pernah tertarik produk kawasaki, otomatis saat itu SF menunggu kehadiran CBR 250 yang diharapkan multi cylinder. Setelah mengetahui jika CBR cuma 1 silinder, langsung deh meminang kawasaki. Kubur dalam-dalam harapan Honda bakal mengeluarkan tiger 2 silinder. Lah wong kasta tertinggi motor sportnya (CBR) saja 1 silinder, ndak mungkin tiger 2 silinder. :mrgreen:

Kasus yang dialami SF mungkin sama seperti para pembeli Ninja 2 tak. Yakni beli produk yang tiada saingannya dipasaran. Bedanya ninja 150 satu-satunya berjenis mesin 2 tak kecepatan iblis, sedangkan N250 satu-satunya yang 2 silinder.
Emang sebesar itu pengaruhnya twin cylinder hingga bisa membuat konsumen Ninja mengabaikan segala kelebihan CBR ? Motor multi cylinder memiliki sesuatu yang ga bisa ditandingi motor 1 silinder, kerapatan suaranya serta kehalusan mesinnya menyiratkan sensasi moge. Apalagi dimensi ruang bakar N250 yang sanggup meraih 13 rb rpm dalam kondisi standar bahkan lewat 15 rb rpm saat TCI ganti unlimiter. ( meski bukan power yang bikin SF jatuh cinta 🙂  )
Mungkin beda cerita jika SF berada di negara maju, dimana moge twin cylinder sudah umum keberadaannya dengan harga yang lebih terjangkau, tapi di Indonesia lain. Butuh duit dan pengorbanan yang ga sedikit bagi biker untuk bisa menikmati moge multi cylinder (PPnBMnya gedhe cuyyy). Nah motor yang sensasinya paling mendekati moge ya Ninja 250 ini. Bagi yang ngincer best value bike ya monggo milih CBR, bagi yang pengen nyoba motor unordinary  ya milih multy cylinder. Nah bagaimana jika CBR ini 2 silinder ? Logisnya SF bisa jadi milih CBR.
Whrrroommm… !! 

Jika next teralis keren dan kenceng, bakal banyak korbannya

image

Awalnya misi si teralis adalah merebut tahta vixion. Namun dengan design yang “katanya” keren dan mesin yang juga “katanya” menganut DOHC, yang patut was-was bukan hanya vixion. Kelas 150cc lain seperti Byson, NMP serta CBR 150 juga patut waswas. Menurut analisa SF yang sedikit nglantur, konsumen Vixion suka vixion karena kelebihannya, bobot ringan, technologi tinggi yang minim perawatan, irit, power yang lumayan, model lumayan. Hmmm coba dikira-kira kelebihan apa yang diserang siteralis… technologi lebih tinggi dan minim perawatan, disinyalir juga ringan karena rangka teralis ( contoh kasus minerva 250 bobotnya selisih lebih dari 25 kg dibanding yang lain), power jangan tanya lagi DOHC bro! Trus kalo si teralis dikasih RDB, speedo digital, serta model yang lebih fresh apa ga ambyar kekuatan yamaha di sport. Sedangkan pengaruh di byson gimana? Orang milih byson karena modelnya, lah kalo model si teralis cakep ditambah lagi mesin beringas dan injeksi, klo harganya ga jauh apa ga mending ambil teralis nih. Trus pengaruh di kubu honda juga besar juga loh. Konsumen yang setia honda dulunya ga ada pilihan lain selain NMP atau tiger. NMP desain dan power nanggung, sedangkan tiger gitu-gitu saja, tiba-tiba disodori teralis apa ga klepek-klepek. Terakhir CBR… jelas kan orang pengen beli CBR karena desain, technologi dan injeksi. Kalau kesemuanya itu ada di teralis, konsumen yang  belum mampu beli CBR mending nunggu si teralis. Namun pengaruh ke CBR mungkin ga bakal kerasa dibanding efek pada motor lain yang SF sebut diatas, karena konsumennya segmented. modelnya pun beda fairing vs naked, dan satu lagi CBR punya nilai prestige lebih! Penghambat larisnya teralis nantinya ada di teralis sendiri yakni apakah bisa irit, murah, dan reliable…..??? These are the big questions
Judul artikelnya saja  jika… berarti belum pasti kan? Menurut informasi yang entah sengaja atau tidak ditiupkan ke kalangan blogger tentang menceritakan kelebihan teralis jelas ada efeknya. Konsumen pada menunggu kepastian! Jadi silahkan bingung milih antara vixion upgrade, teralis, atau P200NS. Sukurlah SF ga ada rencana beli sport lagi jadi ga ikutan bingung.  😆

Dulu CBX twister dan Fazer diharapkan masuk Indo, sekarang gimana?

Beberapa kali SF manas-manasi atpm buat hadirkan motor premium naked di Indonesia, kira-kira pertengahan 2011 lalu saat ga ada isu kehadiran P200ns, gw250 serta KTM duke. Alasan SF  simple… banyak rider menanti kehadiran motor naked premium ber cc besar ! CBX twister 250 dan Fazer 250 saat itu menjadi pilihan yang sangat logis memenuhi hasrat biker enthusiat. Nah sekarang gimana? Tampaknya 2 motor itu makin susah diharapkan tajinya. Lah wong produk kompetitor yang bakal masuk di 2012 specnya luar biasa semua . P200ns menawarkan fresh desain ala moge : naked, deltabox,powerfull dan irit.
image
Sedangkan KTM duke menawarkan desain supermoto yang dipadu dengan desain street bike jalanan, mesinnya bertechnologi balap, injeksi, dengan 200 cc tenaganya setara CBR 250, up side down, ban super kekar.
image

Terakhir GW 250, jangan tanya lagi ! Desain segaris dengan B-king, 2 silinder plus twin exhaust, torsi gahar, injeksi, tarikan bawahnya sanggup mempermalukan Ninja 250 dan CBR.

image

Tampaknya 3 motor inilah yang bikin CBX twister dan fazer tampak seperti motor biasa. Liat saja spek CBX250 generasi terakhir sebelum pensiun digantikan CB300
Engine : 249 cc, Single Cylinder four-stroke 4-valve DOHC, 6 speed
Max Power : 24 bhp @ 8000rpm
Max Torque : 2.48 Kgm @ 6000rpm

image

Sedangkan Fazer 250 berikut ini :
Engine : 249 cc SOHC, 5 speed
Max power : 21 horsepower @ 7500 RPM
Max torque : 2.10 kgf.m pada 6500 RPM
image

Power motor 250 ini bahkan ga jauh sama motor 200 cc keluaran india.

Itu dari sisi mesinnya, nah bagaimana dengan desainnya? CBX yang di gadang-gadang masuk Indonesia berdesain CB300 dan Fazer dengan facelift barunya pun terlihat tak istimewa dibanding kompetitor naked lainnya.
Trus gimana donk….? Honda sih adem ayem, mesin CBX twister mungkin masih bisa sedikit dioprek agar tenaganya meningkat dengan technologi injeksi terbaru, atau mo lebih ringan lagi upayanya, bisa pake mesin CBR 250 dengan penyesuaian. Desain bodi dan rangkanya nembak sajah sama mogenya (NC700S misalnya 😆 ) jadilah All new tiger 250.
image

Nah yang pusing pasti Yamaha. spek fazernya ga bisa diharapkan lagi. Stock mesin dikelas 250 juga minim, ada juga sih alternatif lain itupun jika yamaha bernyali pake mesin twin milik v-star seperti yang kemukakan bro gianluigimario. Sekalian saja main di blue ocean v-twin memakai model motor cruiser layaknya harley 🙂

image atau bahkan pake mesinnya YZF R4 250 cc 2 silinder yang sejauh ini SF kurang jelas apakah sudah ada model ini wong dari dulu taunya cuma isu saja.

Gimana nih yamaha? Masak ga punya jagoan di kelas premium? Takut ga untung ya? Upppssss……

Pulsar sudah kena kritik, honda sering, kawasaki pernah, suzuki juga ga jarang dan sekarang giliran yamaha lagi 🙂  demi kebaikan bersama kok. Yamaha imagenya terangkat, konsumenpun dimanjakan dengan makin banyaknya pilihan 🙂

Suzuki perlu ngrecoki pertempuran vixion dan next sport honda

Sebagai produsen motor terbesar ketiga, tampaknya Suzuki juga perlu bertarung di kancah sport 150cc. Jurusnya apaan? Bikin motor sport kenceng berbasis satria FU. Mesin sudah ada  cetakannya, bodi tinggal niru moge suzuki yang sudah ada (misal GSR atau GSX sekalian). Bisa bikin naked atau fairing, atau dua-duanya (mungkin ga ya?) :mrgreen: naked dimusuhin sama next tralis dan vixion sedangkan yang fairing musuhnya cbr 150.
image image
Ga usah deh mikir motor irit dan fungsional yang penting kenceng duluan, susah kalo mau adu irit musuh vixion dan honda. Dengan begitu pasarnya juga ga langsung bentrok dengan dua raksasa itu. Cost of product terutama fixed cost jelas bisa ditekan mengingat sarana untuk memproduksi mesinnya sudah ada, mungkin tambah injeksi bisa jadi pertimbangan dan sedikit upgrade agar tenaganya naik dibanding FU (mengantisipasi dropnya tenaga karena bobot naik) , rangka tinggal jiplak FXR dan bodi tinggal diperbarui desainnya.
image
Masak kalah sama home modifikator berdana cekak yang sanggup bikin jiplakan moge.
Masalahnya seberapa besar nyali Suzuki?! Sayang loh kalo momentum ini ga dimanfaatkan mengingat Suzuki punya mesin lokal 150 cc yang paling powerful, tinggal diferensiasi produknya saja.
Sport 125 ccnya sudah mulai ditinggalkan loh.

Motor-motor eksotis 250 cc 4 silinder

Sangat disayangkan motor sport 4 silinder 250cc 4 tak sudah ga diproduksi oleh pabrikan2 terkenal, Rata-rata tenaga yang dihasilkan motor 4 silinder ini diatas 40 hp dan kecepatan bisa mencapai 190-200kph. Berikut adalah daftar beberapa motor eksotis 250cc 4 silinder

Honda CBR 250 RR

Ada 5 generasi yakni generasi/ model 1986,87,88-89, 90-93 dan terakhir 94-99. CBR 250 menggunakan mesin 250cc- inline four-16 katup, pendingin air. Untuk 4 generasi awal tenaganya 45 PS namun pada generasi terakhir disunat menjadi 40 ps karena regulasi. dry weight 142kg

Yamaha FZR 250

Ada 2 generasi. Generasi pertama tahun 86-88 dinamakan FZR generasi selanjutnya sampai th 94 dinamakan FZR250R. Mesin yang dipakai 249cc, 4 Silinder DOHC dengan Yamaha’s exhaust power valve technology – EXUP (EXhaust Ultimate Power). tenaga 45 PS. Dry weight 140-146kg

Kawasaki  ZXR 250

Ada 2 generasi ZX 250A th 1988-1991, dan ZX 250C th 1992-2004. Mesin yang dipakai 249CC Inline four-DOHC-Liquid cooled. Tenaga 45 HP, dan setelah 1993 menjadi 39Hp karena regulasi. Dry weight 141kg.

Suzuki GSX R-250

Diproduksi tahun 1987-1990, menggunakan mesin 248cc- inline-four, DOHC, Liquid cooled, tenaga yang dicapai 45Hp. Dry weight 138kg

Karena regulasi negara-negara maju yang umumnya membatasi untuk motor beginner class  mempunyai power maksimal 33 hp mengakibatkan produsen mematikan motor2 eksotik ini. Selain itu konsumen juga bakal mikir 2 X untuk membeli motor sport 250cc yang harganya mendekati moge 600 CC. CC kecil bukan berarti murah loh. yang jelas motor2 era 90 terkenal edan!!! bayangin aja motor sekarang 250 cc paling tenaganya 33Hp dan berat kosongnya 150Kg-an. jauhhhh sama motor2 diatas meski 4 silinder berat kosongnya cuma 140kg. Udah ringan kenceng lagi! tapi kalo rontok pasti puyeng bongkar mesinnya, bayangin aja 1 silindernya cuma berkapasitas 62cc, belum lagi DOHC,  partsnya imut tapi woakehhh….