eceran

All posts tagged eceran


Sekedar intermezo dengan beberapa rekan kerja bahas masalah kenaikan BBM mobil pribadi Rp. 6500. Kemaren sempat dibahas oleh rekan Blogger (baca disini) pengusaha yang memanfaatkan motor batangan untuk kulak bensin dan dijual lagi ke pemilik mobil pribadi. Nah kali ini terbersit pikiran nakal (sekedar guyonan) saat berbincang dengan rekan-rekan. Modusnya pakai angkot sebagai medianya. angkot diisi bensin full, balik ke pangkalan untuk dikuras trus ke pom bensin terdekat lainnya untuk kulak bensin lagi. di pool di pangkalan trus dijual deh ke pengguna mobil pribadi atau ke puerusahaan… ga perlu narik angkot tapi jualan bensin deh.
Kontroling Pemerintah gimana? bikin koneksi online di seluruh jaringan POM bensin trus bikin sofware khusus untuk monitoring angkot atau motor yang mau isi bensin? catat nopol dan jarak tempuhnya. Keluar ekstra berapa duit investasinya? dan pasti bikin antian makin panjang saja….
atau khusus angkot dikasih syarat khusus… saat isi bensin minimal ada penumpangnya beberapa orang?…
Atau… biarin saja deh toh ga semua angkot melakukan ini….

atau praktek kaya gini dibiarkan saja. Toh ga semua angkot kaya gini… ribet!… pasti bakal ribet kebijakan duo harga BBM ini .

sumber: www.antarasumut.com

Bagi SF sih ndak ngefek lah wong si taruna sendiri sehari-harinya dikurungi dirumah. keluarnya juga seminggu sekali. Rencana memang si tarubi ini kegunaan utamanya buat mudik ke Surabaya. Lain halnya bagi-rekan-rekan SF yang tiap hari pake mobil. Alasan utama mereka memakai mobil untuk transportasi sehari-hari adalah untuk kenyamanan perjalanan jarak jauh dan bisa masuk tol sehingga bisa menyingkat waktu tempuh. Saat premium seharga Rp. 4500/ liter saja terasa berat bagi mereka apalagi jika naik Rp. 6500/liter makin berat saja ongkos transport sehari-hari. Mau ganti motor ga semua orang mampu menempuh jarak berpuluh-puluh km di Jakarta. Naik angkot banyak yang kurang merasa nyaman, waktu tempuh juga akan bertambah. Jadilah dijalani saja kebijakan yang ada meskipun kantong sedikit menipis… Banyak masyarakat umum beranggapan mampu beli mobil harusnya mampu beli pertamax… eitsss… tunggu dulu. bisa jadi pemilik mobil (terutama mobil entry level) ga lebih banyak duitnya dibanding pengguna motor lah wong mereka dibebani cicilan mobil tiap bulannya ๐Ÿ™‚ jadi kenaikan premium untuk mobil Rp. 2000/ liter bikin beberapa golongan pemakai mobil sedikit pusing rebudgeting lagi dana yang ada.

sumber : liputanbisnis.com

gambar dari google (lupa sourcenya ๐Ÿ™‚ )

komentar dari salah seorang rekan SF “sebenernya gapapa sih harga bensin mobil pribadi naik jadi Rp.6500/liter asalkan oktan sedikit naik. jadi Pemerintah dan masyarakat pengguna mobil pribadi sama-sama diuntungkan. subsidi BBM berkurang mobilpun lebih awet. Konsumsi bensin mobil juga sedikit irit jika oktan dinaikkan”

Sepertinya banyak yang legowo jika pencabutan bensin subsidi diikuti naiknya oktan. tapi jika kebijakannya dua harga Rp 4500 untuk motor dan angkot sedangkan Rp 6500 untuk mobil pribadi dengan nilai oktan sama (88) akan banyak penyelewengan yang terjadi.
Yang sedikit SF kuatirkan nantinya pengusaha bensin eceran bakal menghilang dimuka bumi, padahal keberadaan mereka sangat dibutuhkan. SF saja sering ngisi disini karena bebas antri. ga kaya pertamina yang kacau manajemen antrinya. Jika meski mereka masih di ijinkan beroperasi kuatirnya selalu kehabisan stok karena diborong pengguna mobil pribadi.

Kita tunggu saja perubahan apa yang terjadi pasca 1 Mei besok… Apakah pengguna mobil berkurang?, pengguna motor bertambah didiringi naiknya pangsa motor di Indonesia?, pengusaha bensin eceran tidak beroperasi atau ikutan menaikkan harga…. ????? mbughh kahhh dienteni ae…

image

image

Teringat beberapa tahun silam baca salah satu artikel (lagi2 lupa sumbernya :mrgreen:ย  ) mengenai tips mengisi bensin. Langsung saja berikut beberapa hal yang saya ingat.
1. Saat yang tepat untuk isi bensin adalah sepagi mungkin. Karena suhu daratan masih dingin. Semakin dingin suhu, kuantitas bensin yang masuk ke tangki semakin banyak karena bensin masih padat. Masuk akal , karena jika suhu panas volume bensin bakal mengembang/memuai. Selain itu enaknya isi bensin pagi ga begitu antri.
2. Haram isi bensin saat pom tersebut sedang mengisi ulang penampungan bensin. Jadi jika hendak mengisi bensin ternyata ada truk bensin yang lagi memuntahkan isinya, mending cari pom lain saja. Saat penampungan sedang diisi, efeknya seperti diaduk. Kotoran dan air pada dasar penampungan bisa terangkat. Tentunya kita ga ingin kotoran atau air masuk dalam kendaraan kita.
3. Beli bensin mending dalam satuan rupiah saja, selain memudahkan pakai uang pas juga menghindari kecurangan petugas pom.
4. Isi bensin ditempat angkot/metromini sering mengisi bensin. Biasanya para sopir angkot/metromini hafal mana saja POM bensin yang “Bagus”.
5. Demi keamanan dilarang merokok saat mengisi bensin (tentu saja ๐Ÿ˜†ย  ), memakai hape, foto2, kalau ga males turun dari kendaraan (ini yg ga pernah ane lakukan,kecuali saat Ninjaย  isi bensin di shell).
6. Sedapat mungkin hindari beli bensin eceran, kalau terpaksa isi sedikit saja asal cukup untuk ke POM bensin resmi. Kecuali kalau yakin
Monggo kalo mau menambahkan atau mengkomentari

image