ekstrem

All posts tagged ekstrem

Keunikan vespa alias scooter memang menggoda banyak kalangan untuk memilikinya… dari pengangguran, PNS, TNI, Polisi, sampai menteripun tertarik… SF yang beberapa hari gabung di grup FB saja merasa mulai jatuh hati dengan si semok ini (tapi ga brani melihara 🙂 )
Acara JSR beberapa hari lalu ternyata meninggalkan noda disana sini… (baca disini )yang paling disorot oleh satu satu aliran scooterist adalah tindakan polisi yang menjalankan tugasnya menilang scooter gembel/ekstreem yang jelas jelas menyalahi aturan. Tindakan beberapa oknum scooteris yang cenderung emosional dalam bertutur dalam medsos ini memang kurang patut dibaca… makin menandakan betapa anarkis, kampungan dan kurang pantas dianggap sebagai masyarakat yang santun… mulai memaki, menghujat, sampai mengutuk dan mendoakan yang tidak baik kepada para polisi.

image

Continue Reading

Lagi bongkar-bongkar file lah kok nemu foto menarik di stan daihatsu saat IIMS 2014 kemaren. Foto sebuah grandmax (atau luxio ya..mboh ga jelas 🙂 ) disulap menjadi mobil caravan.

image

Caravan ini cukup lengkap isinya… tempat tidur untuk berdua, dapur, wastafel, dan beberapa meja mini. Pintu ada dua disamping dan dibelakang. Ada ruangan kecil di kiri belakang… entah apa fungsinya (kamar mandi mungkin? ) . Yang cukup menarik juga bagian atas caravan terdapat kursi malas disekitar atap juga dikelilingi pagar mini.
Kalau lihat mobil ini jadi ingat pilm-pilm barat…. road trip sambil mampir dibeberapa tempat.

image

Andai situasi Indonesia cukup lenggang, pengen juga punya mobil kaya gini… bisa liburan dengan ngirit  🙂 klo ga salah mobil ginian diluaran sono disewakan untuk liburan keluarga ….

image

Masalah performa mobilnya gimana? ijin kepolisian, dll kaga ada yang bisa ditanyain lebih lanjut.. lah sales mobilnya juga ga ngarti soal mobil ini… cuma pajangan untuk keperluan pameran katanya….

image

Saat pulang dari pemandian air panas ciater balik menuju Jakarta (Bekasi tepatnya), SF memutuskan untuk mampir dulu ke yogurt cisangkuy, di kota Bandung. SF mengaktifkan 2 perangkat GPS. Satu garmin bawaan ertiga, satu lagi waze di android untuk memonitor kemacetan. Karena garmin menganjurkan rute yang banyak melewati kemacetan (info dari waze), SF memilih rute yang disarankan waze. Kali ini SF sedikit dipermainkan oleh waze (aplikasi gps android).

image

Ternyata rutenya melewati gunung yang lumayan terjal dengan jalan yang sangat sempit. Bahkan beberapa melewati perkampungan yang tidak bisa dilewati 2 mobil berpapasan. Banyak tanjakan curam disertai dengan tikungan tajam, ada juga tanjakan curam yang cukup panjang bikin dag dig dug…. maklum ingat kata marketing pabrikan sebelah mobil FWD ga kuat nanjak. Kontur jalan banyak yang terkelupas aspalnya juga bikin dag dig dug…

image

image

Nyatanya semua tanjakan curam mampu dilahap ertiga dengan sangat mulus. Bahkan ertiga SF dengan mudah menempel avanza yang sebelumnya ga terlihat. Menurut ipar SF yang sebelumnya pernah bawa innova ke bromo (Jawa timur) tanjakan suka nagara(pagerwangi)- dago giri, Bandung ini sedikit lebih curam.

image

image

Gigi 1 dan 2 ertiga cukup handal melahap tanjakan, saat berakselerasi di awal tanjakan dengan kontur jalan berpasir hendaknya tidak langsung menghentak, namun pelan saja, saat mendapatkan grip yang baik baru pedal gas ditambah perlahan.

Sepertinya pihak marketing pabrikan sebelah kudu cari bahan black campaign lain untuk menjatuhkan pamor mobil berpenggerak roda depan.
Ini sedikit cuplikan videonya

Saat menanjak mobil ditumpangi 3 dewasa, 2 anak, serta barang bawaan penuh di baris ketiga, AC double blower menyala. Terlihat divideo mobil tidak mengalami perlambatan / loss power

image

Ilustrasi dari google

Cuma melongo menyaksikan acara Neo Geo People semalem… sang pembawa acara cewek ingin menuju kota terpencil di pedalaman komboja namun tidak melalui jalan yang lazim melainkan jalan pintas menembus pegunungan menggunakan 2 motor bebek honda prima (nama indonesianya)
Continue Reading

sumber : otomotifnet.com

Masih saja SF terheran dengan kreatifitas modifikator Indonesia… motor 1 silinder bisa dibikin 2 silinder bahkan sampai 3 silinder. bukan hanya sport… honda blade pun ada yang mengaplikasi 2 silinder.

Tapi komen salah seorang pengunjung yang be- ID Pak Tarno diartikel beberapa hari lalu mungkin bisa dijadikan pertimbangan jika ingin memodif tunggangannya jadi multi silinder

cb 3 silinder sih bisa dibikin, mekanik Indonesia gitu loh, tapi tinggal nunggu jebolnya aja,
masih inget ulasan tiger yg ibarat cuma glmax dioverbore/stroke ternyata gampang rusak di kopling, keteng, dll. apalagi digebuk piston 3 silinder makin runyam crankcasenya

 

Secara logika bener juga… ndak usah multi silinder deh motor oprekan agar bisa bertahan lama saja perlu modifikasi di semua sektor seperti contohnya Ninja 250 Turbo   . Turbo dipaksa nemplok ke Mesin standar jelasnya Kopling selip, yang ekstreem bahkan rantai keteng (kamrat) pun sampai putus. Ini soal ketahanan mesin… bagaimana dengan getaran serta kekuatan rangka? belum lagi kemampuan shock, pengereman , dll. Kalau ingin awet jelasnya semua sektor harus saling mendukung.

Bisa sih diakali agar tenaga ga sebanding dengan peningkatan kapasitas yang hampir 2 X atau 3 X lipatnya misalnya dengan menurunkan kompresi , dll tapi apa ga mubazir mesin gedhe tenaga Letoy…

Tapi entahlah SF sendiri bukan ahli mesin jadi mungkin saja Mekaniknya sudah punya cara untuk bikin mesin tahan lama … ada yang punya pengalaman atau pemikiran soal modif ekstreem yang satu ini? monggo di share…

NB: thanks sekali lagi buat Pak Tarno yang 2 kali ini komennya jadi sumber inspirasi 🙂

 


Yup… itu salah satu alasan banyak yang modifikasi ekstreem motornya. Kepuasan susah dicari tolak ukurnya… yang bisa tau adalah ownernya sendiri. Beberapa orang menganut anggapan semakin “beda”, atau semakin “berani” semakin puas….
sering kita membaca di tabloid, di blog, atau sumber lainnya modifikasi motor sampai menghabiskan biaya melebihi harga motor itu sendiri.
http://smartf41z.files.wordpress.com/2013/01/wpid-photogrid_13593443257291.jpg
Beberapa contoh disebut oleh Pak Tarno seorang komentator yang cukup rajin berkunjung dan berkomentar kritis di blog ini (thx to Pak Tarno) di artikel lalu

di Indonesia prinsipnya beda mas brooo.
yg penting puas, soal value for money sih gak peduli
coba lihat:
-cb dimodif mesin tiger yg harganya lebih mahal daripada tiger bekas
-vespa dibikin 2 silinder 4 tak yg harganya bisa buat beli 2 bebek seken
-gl dibikin 3 silinder yg duitnya bisa buat beli beberapa ekor gl max 2nd
-pulsar dimodif touring yg bisa-bisa harga boxnya seharga motornya
-scorpio dibikin trail modif sana-sini sampe biayanya 3x lipat motornya
-ninja 250 modif bodi ducati superbike yg totalnya bisa buat beli avanza.
-bebek dimodif kenceng habis puluhan jt, padahal duitnya bisa buat beli ninja 2 tak yg udah kenceng tanpa modif.
itulan INDONESIA, yg penting puas kalo gak ada yg nyamain

Klo namanya hobi ya gimana lagi… saya sendiri punya hobi yang menghabiskan duit juga. buat apa punya motor 3 dirumah? padahal satu saja cukup buat aktivitas sehari-hari. Buat apa punya 3 aquascape dirumah? padahal 1 saja cukup untuk menghias rumah. Jawabnya hoby menghasilkan kepuasan… klo dipikir juga merupakan kebutuhan. tapi ya kudu logis… misalnya saya sendiri mending milih ER6 dibanding Ninja250 dimodif seharga ER6, milih Inazuma dibanding tiger dimodif seharga inazuma

tapi ga semua modif ekstreem cuma buat kepuasan… ada juga yang digunakan sebagai sarana pengakuan dan promosi. bisa saja modif ratusan juta dilakukan, diikutkan kontes kalau menang lumayan motor modif tersebut bisa dijadikan ajang angkat pamor(promosi) rumah modifikasi/ toko variasi. Buat motor harian ? emannnn….

tambil beda sebenernya juga salah satu bentuk kebutuhan akan “pengakuan” . Dengan tampil beda orang akan menganggap kreatif, istimewa,eksklusif, bergengsi,dll sehingga pelakunya akan mengharapkan penghormatan dari yang lain. Tapi begitu ada modif yang menyamai jadinya sang pelaku akan menganggap motornya sudah tidak istimewa lagi. ga ada yang salah sih dari hal itu… sedikit banyak kita juga seperti itu. Saya pernah pakai batik yang saya dapat dari kantor… waktu jumatan pas didepan saya ada yang pakai batik dengan motif sama persis…jadinya agak gimana gitu. 🙂
tapi soal motor, selain fashion, modif yang SF tekankan adalah manfaat/fungsional jadi ya ndak peduli meski ada modif yang nyamai…wong saya sudah dapatkan hasil/tujuan modif yang saya lakukan

image

Beberapa kali SF menyaksikan hal sedikit aneh pada motor modifan… anehnya modif yang nyeleneh tersebut dilakukan oleh orang cukup berumur yang seharusnya pertimbangannya lebih matang. SF punya sedikit praduga, kenapa bisa begitu? Jawabnya karena baru keturutan sekarang! Ada dua tiger nyeleneh disekitaran kantor SF. satu tiger growong tangkinya, satu lagi terserang cacingan. Jika dilakukan oleh abg alay mungkin wajar lah ini dilakukan oleh pria berumur… disinyalir duku saat muda kesemsem banget dengan yang namanya tiger, tapi karena harganya yang luar biasa baru sekarang bisa meminang bekasnya dengan harga terjun bebas. Setelah keturutan baru dah dimodif seperti keinginan semasa ABG….

image

Masalah buat lo… !!!???? klo tiger growong sehingga menyiutkan kapasitas bahan bakar sih urusan lo… bensin cepet abis ya silahkan sering antri bensin. Lah kalau pake ban cacingan pas hujan jalan kaya cacing, ada lubang zig zag menghindari trus kalau jatuh nyeret orang lain ya jelas masalah buat gue !!
Grow up man!

KAWASAKI-Z250-03
SF dari semula adalah penggila sport Naked CC besar. sebelum meminang sibolot telah lama SF menanti Tiger 250 yang dari beberapa tahun lalu heboh beritanya, karena tak kunjung muncul SF jadi berharap kehadiran Fazer 250. eh sama juga isue itu hanya hoax belaka. bahkan sejak kemunculan N250 SF masih berharap Kawasaki bakal mengeluarkan versi nakednya. karena sudah ga tahan nunggu akhirnya SF pinang si bolot awal 2011… eh sekarang malah jatuh cinta sama motor fairing (meski sempat terbersit nelanjangi bolot, tapi malah diomeli istri 😛 ).
Nah berhubung sekarang versi naked Ninja 250 telah muncul bolehlah SF sekedar berfantasi liar meski ga sampai daya membelinya.
Pertama : Knalpot diganti… ga perlu yang mahal. cukup knalpot lokal yang ber DB killer saja
wpid-capture_41.png
Kedua : Visor mini Z250 diganti yang jenong/ tinggi
visor Z800
Ketiga : Raiser setang biar ga pegel, inilah enaknya motor naked non setang jepit. mudah mengubah ergonomi sesuka kita. beberapa rider yang suka sedikit extrem bisa menurunkan shock depan, jadi motor makin nungging.
Keempat : Ban lebar 150/70
Kelima: Cakram depan lebar
Keenam : kalau ada budget lebih ganti Arm, velg dan ban moge minim ukuran 180 lah.
Eh ya yang terakhir memperbaiki tampilan std Z250 yang sedikit mengganggu yakni pindah plat nomor dibawah headlamp,posisi miring. Dudukan bisa memanfaatkan baut spakbor atau baut segitiga komstir bawah. Selanjutnya fairing tengah cukup pakai sempak saja , alias kathok klowornya ditanggalkan :mrgreen: opo kamsute? Lepas engine guard tengah, sisakan cover engine bawah dan airscoop. Kalau bisa loh ya… SF prediksi sedikit butuh upaya, karena tank radiator terekspose,bisa diakali dengan rangka jadi-jadian atau deltabox buatan… biar mengentalkan nakednya gitu loh 🙂

Tulung ya yang jago sotoshop direalisasikan… Saya sendiri ga sempet (padahal ga bisa 😛 )

modif Z800

Sementara ini ngelus-ngelus si bolot yang belum berani SF tunggangi sampai paling tidak sebulan kedepan karena SF masih penyembuhan pasca operasi