Perkabelan, salah satu yang bikin motor lawas rewel

image

image

Perkabelan pada motor tua sangat rentan rusak, selain karena umurnya yang bisa bikin kabel getas, gesekan bertahun-tahun pada parts bodi motor serta kendornya soket-soket seringkali menyebabkan motor ngambek. Dari permasalahan sepele seperti klakson/lampu/sein mati hingga parah sampai menyebabkan motor mogok, bahkan SF pernah menyaksikan sendiri Honda tiger hampir terbakar. Untungnya rider sigap dan segera membuka jok belakang sumber kepulan asap berasal. Untuk itu berikut SF bagikan beberapa tips yang mungkin membantu merawat perkabelan motor tua untuk mencegah timbulnya masalah :
1. Perhatikan kondisi soket secara rutin, pastikan antar satu kabel dan kabel lain terkoneksi secara kuat
2. Hindari memasang perangkat elektronik yang tidak perlu
3. Jangan biarkan ada sambungan kabel/ soket yang telanjang, lindungi dengan isolasi
4. Saat hujan sangat rentan bikin mogok motor lawas. Perhatikan sambungan kabel yang mungkin terpapar air hujan. Bisa dari jatuhnya air hujan langsung, maupun dari cipratan roda depan atau belakang. (Tiger SF pernah sampe leleh soket kiprok gara2 ini), cop busi segera ganti jika karet pelindungnya getas.
5. Ada satu tip lagi yang saya dapet dari bengkel, kabel berisi arus  yang menghubungkan spul ke kiprok rentan rusak karena panas yang berlebihan, untuk itu jika rusak ganti dengan kabel yang hambatannya lebih kecil ( kabel lebih besar lebih  luas penampang tembaganya) klo motor2 baru sih sudah oke harusnya.
6. Satu lagi tips berlaku untuk motor lawas atau motor baru. Untuk motor yang memakai peralatan elektronik berdaya besar seperti lampu H4 55 watt atau klakson stebel/hella jangan gunakan kabel bawaan pabrik karena arusnya terlalu besar sehingga bisa bikin kabel overheat. Pake saja relay yang arusnya mengambil langsung dari aki.
Semoga bermanfaat. Silahkan jika pengunjung ingin sharing atau melengkapi 🙂

Musim hujan persiapkan kondisi motor

image

Siapa sih pengen kehujanan saat diperjalanan apalagi di Jakarta, sudah banjir, macet lagi! Agar perjalanan lancar hendaknya selalu perhatikan kondisi motor terutama kondisi kelistrikannya. Sambungan kabel hendaknya tertutup rapat dan tidak terkena hujan. Perhatikan juga karet cop busi apakah masih layak pakai. Kalo perlu diberi pengaman biar air hujan ga masuk di celah cop busi caranya bisa dengan ikat karet yang menutup sambungan kabel pengapian dan cop busi dengan cable tie. Perangkat elektronik dan pengapian semacam kiprok, cdi, relay dan koil letakkan ditempat tertutup. Filter udara juga wajib terpasang pada motor kalo ingin mesin awet. Efek water hammer sangat besar bisa bikin seher jebol.
Sedikit berbagi pengalaman. Senin kemaren saat pulang kerja menembus hujan lebat tiba-tiba kelistrikan mati total. Lampu, klakson, sein ga mau nyala. Masih untung motor ga mogok. Terpaksa melanjutkan perjalanan tanpa penerangan :mrgreen: sory ya pak Pol :). Nyampai rumah langsung ane cek ternyata soket kiprok leleh. Ane curiga gara-gara kena cipratan air hujan. Sebenernya letak kiprok sudah aman ada dibawah jok. Namun ane lupa ada bagian spakbor belakang yang lubang sehingga cipratan air dari roda belakang bisa nembus sampai dalam. Karena esok hari motor keburu dipakai terpaksa diakali seadanya asal soketnya nancep. 🙂 baru kemaren sempet ke bengkel deket kantor buat gantiin soket yang leleh.
image