empuk

All posts tagged empuk

­I

Sudah tau kan kerasnya shock nmax? Beberapa waktu lalu ngobrol dengan rekan SF sekantor. Dia sudah lumayan lama beli Nmax. Awalnya memang dia mengaku sok Nmax memang terlalu keras. Karena itu dia memutuskan untuk mengurangi tekanan angin pada ban belakangnya. Katanya lumayan mengurangi efek kerasnya shock. Saat SF tanya berapa konsumsi bensinnya “1:35” katanya.

Agak kaget juga dia saat menunjukkan foto foto bahwa konsumsi Nmax SF Continue Reading

Dari tampilan fisik dan ergonomi yang ditawarkan antara Nmax dan Aerox terlihat jelas strategi yamaha ingin nyemplung di dua segmen dengan 1 basis mesin. Daya tarik Nmax ada di desain elegan dan ergonomi yang ga bikin lelah  (kaki bisa selonjoran, posisi Handle Bar lebih tinggi). Sedang Aerox pada desain yang sangat sporty… perbedaan performa makin menguatkan Aerox diposisikan menempati segmen skutik sporty.


Ada beberapa hal yang mengganjal mengenai Aerox…. sebenernya bikin iri juga bagi biker pengguna Nmax. Hasil review blogger besar rata rata sepakat Shock bawaan Aerox lebih empuk dan nyaman dibanding Nmax… bahkan ada yang bilang bahkan jok ikutan lebih nyaman Aerox dibanding Nmax….lah piyeeee? Insinyure yamaha bikin SF mumet…

NMAX yang kudune model turing kenyamanannya diatas Aerox malah kebalikan…. Nmax shocknya super kueras bikin perut ketusuk tusuk saat lewat jalan bumpy. Ini dah dikomplain biker dalam bahkan sampai luar negeri …. awalnya Pihak yamaha ngeles… Nmax shocknya dibikin keras karena taglinenya sport matic….  berarti kalau Aerox lebih sporty shocknya dibikin mati aja sekalian yakkkk :p

Untung SF orangnya gampang move on… 🙂 ga perlu kirim karangan bunga ke pabrikan yamaha… daripada kudu ganti shock versi empuk di dealer yamaha harganya ratusan ribu, mending modif sendiri… cuma 50 rb dah sangat nyaman. Per doang ganti punya shogun. (Baca disini )

Tebakan SF, yamaha sengaja jor joran fitur Aerox dengan tujuan mengganggu pasar Vario series. Nmax yang sudah mulai mapan distagnankan dulu karena ga ada pesaingnya…. coba lihat saja kalau honda melokalkan skutik bongsor macam PCX atau Forzanya… pasti Nmax langsung berbenah. Fitur yang ada di Aerox kemungkinan di pakai Nmax juga. Misalnya Stop start system, Smart Key, dan colokan charger. Konyol juga kalau yamaha mempertahankan Shock Nmax yang keras… wajib diganti yang nyaman. 

Nmax wajib dibikin nyaman

Honda paling sekarang dah mesam mesem karena dah punya list kelemahan Nmax dan bocoran fitur Nmax masa depan dari Aerox…. gimana kalau honda keluarin matic gambot yang sudah punya fitur penangkal Nmax di masa depan. Bayangin Skutik selonjoran nyaman, spion keren nempel di jidad, lebih irit, keren, dll  trus harganya ga beda jauh dengan Nmax …. produsen bersaing konsumen makin diuntungkan… 🙂

Nmax mempunyai handling yang sangat bagus… dalam kondisi standar dulu pernah manasin R15 ditikungan flyover pulo gebang. Pernah juga SF gasrukkan dek bawah keaspal saking terlalu asiknya rebahan. Ini ridernya PSK loh (Pria diatas Seratus Kilo ) :mrgreen:


Semenjak ganti shock empuk SF mikir-mikir lagi berbuat khilaf seperti itu.. terakhir SF jajal di tikungan panjang  flyover ngurah rai (kearah walikota jaktim) SF paksa Nmax nikung kecepatan 90kpj . Ternyata manuver Nmax menjadi liar… bodi belakang goyang inul mengayun mentul mentul karena jalan yang sedikit bumpy pas sambungan jembatan. Sempat SF rasakan juga ban belakang sedikit bergeser… segera SF counter dan mengurangi kecepatan sambil dag dig dug… dulu pake orinya ga kaya gini padahal…. kapok dahhh… he3…. jalan nyantai saja menikmati nyamannya shok belakang modifan per shogun yang empuk mentul-mentul. 

image

Mungkin cukup berlebihan jika statement motor terbaik SF sematkan pada Nmax jika dalam kondisi standar. Semua tahu shock Nmax terlalu keras meski SF sendiri tergolong rider beruang… baru krasa empuk kalau bonceng sekeluarga :mrgreen: karena itu prioritas utama adalah membakar Nmax ganti shock atau pernya… SF rekomendasikan ganti per shogun daripada beli ori versi empuk. Murah cuma 50rban hasilnya luar biasa. Yuk mulai share pengalaman SF riding motor ini selama 5000km… Continue Reading

image

Sewaktu Per shogun dan Nmax SF bandingkan dengan cara menekan per dengan telapak tangan, terasa sekali per shogun lebih empuk. Namun bagaimana kesannya saat terpasang pada Nmax? Continue Reading

Alasan pihak soal kerasnya shock Nmax bisa dibaca diblognya TMC (baca disini ) . Intinya konsep Nmax adalah sport matic jadi shock memang dibikin tidak terlalu lembut. Nah coba bandingkan sama Ninja 250 milik SF sangat jauh … ninja adalah motor lebih sporti , lebih kencang yang harusnya butuh kestabilan lebih tinggi… nyatanya shocknya jauuhhh lebih nyaman dibanding Nmax….

berarti statement yamaha…… ? (mboghhh terusno dhewe… )

kembali di judul… diblognya macantua terlihat penampakan Nmax baru sedang dites…

Continue Reading

Awalnya mau bahas shocknya honda prima karena SF pikir istimewa. Tapi SF teringat sama tunggangan SF jaman SMA yakni GL Max yang juga punya shockbreaker istimewa , jadi SF bahas dua-duanya.

Keluarga SF memang kurang demen dengan motor 2 tak, alasannya boros dan kurang awet. otomatis dari dulu ortu SF selalu beli motor honda. nah.. Astrea Prima dan GL Max adalah beberapa motor yang pernah mampir di garasi rumah SF.

235265_43470e1e-4b1d-11e4-b258-bca74908a8c2

shock breaker belakang astrea prima termasuk istimewa karena punya setelan kekerasan yang bisa diatur dengan tangan kosong, sering buat sendiri tinggal diempukin, sering boncengan dan kenceng-kencengan tinggal dikerasin.

berbeda dengan Astrea Prima, GL max/pro punya shock depan yang tergolong istimewa karena menggunakan tekanan udara. jadi kalau ingin mengeraskan shock tinggal tambah angin saja, kalau ingin empuk tinggal dibocorin saja anginnya dari pentil diujung shock breaker. tapi kudu imbang ya tekanan udara di kanan kirinya…

IMG-20140330-00313

Fitur seperti diatas kini hilang dari motor modern. kebanyakan shocknya non- adjustable, meski ada beberapa yang memakai shock belakang adjustable dengan memakai kunci shock.

image

Wuinggg- wuing… tiba-tiba ada rider pulsar berhenti didepan rumah Ortu. Eh ternyata ada sodara berkunjung. Entah kenapa mas bro ini ga bawa mobilnya namun memakai pulsar yang biasa dibawa adiknya. Setelah bukain pagar , salaman, langsung nodong .. kuncinya mas .., he3…  kunci diputer speedo langsung nyala orange khas pulsar dan lampu saklar pada nyala putih-putih. Ini yang ga ada di motor Jepang 🙂  stater dinyalakan terdengar desingan dan stasioner mesin cukup halus. Ga pake lama langsung diperkosa motor ini .. keluar perumahan dengan santunnya tapi begitu kluar perumahan langsung deh disiksa abis-abisan 🙂  ga sampai top speed sih lah wong trek sangat-sangat pendek. Cukup untuk merasakan putaran rpm maksimal pibo ini. Bingung mo bandingkan sama tiger karena tiger SF lingkar roda sudah 17″. Rasanya akselerasi tiger SF rasanya sedikit lebih kencang . Tapi untuk putaran atas Pulsar 180 ini cukup menggigit. Sensasi untuk rebahan cukup mantab dan stabil.
image
image

Dan satu yang bikin sedikit terheran. Kemampuan pengereman pulsar ini cukup baik. Bahkan setara dengan pengereman tiger SF yang telah menggunakan cakram depan lebar. Overall pulsar sangat worthed dimiliki, namun bagi yang ingin meminangnya pertimbangkan konsekwensi susahnya mencari suku cadang.
Satu hal yang bikin Mupeng setelah riding pulsar ini. Bukannya pulsarnya loh… 🙂  tapi setelah interview dengan pemilik pulsar yang menyatakan ingin meminang new Ninja 250 ……  :mrgreen:

image

Saat mengunjungi klien seorang ibu berusia senja pengusaha kontraktor dibilangan Jakarta Utara, sempet terkesima dengan 2 PCX plus sebuah motor yang agak asing penampakannya yang ternyata setelah didekati adalah yamaha lexam. Setelah ngobrol masalah kerjaan iseng-iseng deh ane ngobrol soal motor. Awalnya SF kita motor-motor itu milik anaknya, eh ternyata satu PCX adalah milik ibu ini. Meski kondisi ekonomi yang mapan (ada sebuah fortuner dan sebuah sedan di garasinya) ternyata ibu ini kemana-mana sering memakai PCXnya. Saat SF tanya kenapa pilih PCX?, ibu ini menjawab “ini motor paling nyaman dikendarai…pokoknya mantab deh… pas banget dengan postur saya yang agak tambun. Boleh kan ibu-ibu hobi motor….. !? ” wooww… good taste 😀
image

salute….! Ibu yang seumuran 50 tahunan masih punya minat dengan motor.
SF sedikit becanda “motornya hampir sama kaya punya saya bu 125 cc juga”  :mrgreen: saat mengantarkan kami (SF plus rekan) kepintu depan, Ibu itupun tersenyum menyaksikan kami berdua boncengan menyiksa si mungil spin. Mungkin dalam batin berujar, dosa apa si spin menerima azab seperti itu. Dipaksa melayani seekor beruang dan seorang temannya 😆