ferrox

All posts tagged ferrox

Seperti yang diduga sebelumnya, Ferrox yang berpengaruh terhadap performa motor pastinya juga mempengaruhi konsumsi BBM…

Senin kmaren SF sengaja mereset trip meter dan MID AVG (konsumsi bensin rata-rata) pada Nmax. Kenapa Senin… biasanya di hari Senin ini trafic lebih padat. Pas untuk tau konsumsi Nmax tanpa dibuat buat

Terbukti memang benar trafic lebih padat… namun ga terlalu banyak bedanya dengan hari-hari normal. Perjalanan kalibata harapan indah ditempuh dalam 69 menit untuk 26km. Dari parkiran kantor 17.05 sampai rumah 18.14

Cukup lumayan konsumsi bensinnya… 1:40,1 menggunakan BBM V-Power. 

Ternyata penggunaan filter aftermarket ga bikin boros kannn….

Vpower atau pertamax plus bikin Nmax makin ngacir… jeda antara puntiran gas dan laju motor makin terpangkas. Apalagi pakai filter. Afternarket…Motor jadi enteng larinya… tapi kalau rider gampang tergoda… tiap ketemu jalan lowong pengennya muntir gas… jadinya ya borosss…. 🙂

20130405_184140

Awalnya SF ga begitu tertarik dengan filter ini. Namun gejala drop tenaga sibolot putaran tengah (RPM 8-10rb) makin terasa semenjak ganti knalpot yang “dicekik” agar suaranya kalem. Ya sudahdeh nyoba filter ferrox ini. Sedikit berbeda dengan filter lainnya yang berbahan busa atau kertas. Ferrox ini berbahan serat logam anti karat berupa anyaman yang berukuran pori-pori 45mikron. Penggunaannya dijamin bertahan seumur hidup.

SF memilih menggunakan model replacement filter untuk menggantikan filter udara si bolot. Alasannya harga cukup murah dan mudah dipasang. Biasanya parts ninja selisih harganya bisa 2 X lipat motor sport 150cc lah ini harganya cuma selisih 50rb (untuk Vixion 300rb, Ninja 250 350rb). Cara pasangnya cukup mudah. Kebetulan kemaren saat SF mengeluarkan motor akan jemput bunda, eh orang JNE nganter barang ini.  Sibolot di masukkan ke teras lagi, buka kompartemen penutup box filter di bawah jok sebelah kanan dengan kunci L, ada beberapa baut yang menutup slot saringan udara buka dengan obeng belimbing. Keluarkan filter ori dari slotnya dan tuker dengan ferrox.Untuk panduan lebih lengkap disertai gambar bisa dilihat harleysnote.

Cukup gampang dikerjakan sendiri daripada buang duit ke bengkel… cuma butuh waktu 5 menit. Bundapun ga ngrasa  SF telat 5 menit jemputnya gara-gara pasang filter ini. 🙂

Trus efeknya gimana?

sesuai harapan, motor lebih responsif mengikuti putaran gas. Sebelumnya terdengar bunyi ngeden dari mesin maupun knalpot, eh sekarang ga terasa lagi. Mesin terdengar lebih rilex,  otomatis deru mesin dan knalpot terdengar lebih halus. Kenaikan tenaga cukup terasa di semua RPM. Namun  gejala drop Si bolot tetep terasa di putaran tengahnya. Sepertinya tetep perlu ke bengkel untuk setting ulang. Ntar ah sekalian nunggu jadwal ganti oli dan nunggu pesenan knalpot SF yang diretur kapan hari balik dari pengrajin knalpot.

Toh performa sekarang sudah lebih dari cukup untuk menyalip mobil/ truk yang menuhin badan jalan di BKT. 🙂

eh ya… karena bentuk filternya berupa anyaman tipis tentunya kurang bisa menyimpan debu yang tertangkap dalam waktu lama. Untuk itu SF sarankan untuk lebih sering membersihkan filter ini. toh caranya gampang… pakai air sabun dan sikat saja.

Eh ya … selain replacement filter ferrox juga mengeluarkan model open filter untuk peningkatan tenaga makin maksimal… tapi harganya lumayan sekitar 600rban… Selain itu repot pasangnya dan rentan kemasukan ciparatan air saat hujan/ nyuci motor.

sumber gambar : http://harleysnote.wordpress.com/2013/04/09/ferrox-air-filter-ninja-250-fi/