filter

All posts tagged filter

Tiger sebenarnya sudah punya filter bensin yang menyatu pada kran bensin. Biar bensin lebih murni bebas air dan kotoran, SF putuskan untuk memasang filter tambahan .

Dulu SF dah pernah pasang ( cek artikel lawasnya disini ). 

Filter ini ternyata kurang ampuh

Tapi filter yang biasa digunakan di motor bebek tersebut kurang efektif menyaring kotoran dan air. Buktinya di penampungan karburator, masih terdapat air dan kotoran

SF putuskan untuk ganti yang lebih baik. Setelah konsultasi dengan owner formula motor dikawasan harapan indah, SF memilih filter yang dianjurkan. Filter ori punya Scorpio seharga 50rb. Modelnya menggantung, inlet dan outlet berada diatas.

Model seperti ini bikin air dan kotoran ngendap di bawah, ga ngikut ke karbu dah…. 

Untuk memperkuat sambungan bisa memakai klem khusus atau cable tie. Monggo dijajal

Filter udara bawaan Nmax tidak bisa dicuci dan kudu diganti saat menginjak 12 ribu km. Punya SF sendiri dah 17 rb lupa ga diganti :mrgreen: . Berbekal pengalaman pasang Ferrox di Ninja 250, SF putuskan juga ganti filter udara Nmax dengan Ferrox.

Segera pesen ke om Kobayogas, harganya 390rb… mahal ya? Ntar dulu… klo hasilnya ga signifikan baru boleh komen mahalll….

Setelah barang nyampai langsung dipasang… guampang banget ga sampe 10 menit dah terpasang. Cuma modal obeng plus… tinggal copot 6 baut filter.

Kesannya gimana setelah terpasang? 

Seperti yang diduga sebelumnya… penggantian filter udara ini bikin motor terasa rilex. RPM cepat naik tanpa merasa motor “ngoyo”. Kesannya persis yang SF rasakan saat mengganti filter udara bawaan Ninja 250 dengan ferrox.  

Karakter Nmax yang terasa flat di putaran tengahnya beberapa saat tertolong oleh ferrox…delaynya lebih singkat untuk menuju RPM atas. 

SF yang keasyikan jajal ga terasa bikin pengendara Nmax di daerah kranji terpancing. SF berikan kesempatan dia menyalip dan langsung SF tempel… dalam posisi menanjak Nmax SF mampu semakin mendekat…. 

cukup dah… inget umur… 😆 kesimpulannya Nmax dengan pengendara beruang bisa mendekati Nmax  berpengendara “normal”.

Belum puas jajal perubahan performanya, langsung SF jajal bonceng berempat saat jemput Faiz… disini juga kerasa banget bedanya dibanding sebelumnya… motor lebih terasa rilex saat melaju dengan beban berat… akselerasi juga terasa lebih responsif…. 

Apa ga terlalu berlebihan nonjolin Ferrox ?  Mungkin kali ya…. :mrgreen:

 Lah wong Filter lawas Nmax SF dah parah kotornya…. kwkqkwkwq…. 

diganti filter OEM saja SF yakin performanya naik tapi mungkin ga sebaik ferrox… 

Jadi 390rb apakah cukup worthed ?   

Yuppp….!!! Performa meningkat (sepertinya BBM juga bisa ngirit) , dan barangnya bisa dipakai sampai bosen…..!! Tinggal cuci berkala kalau kotor.

Agak keheranan juga SF baca artikelnya motor.otomotifnet.com (baca disini) penggantian knalpot racing, open filter dan piggyback hanya menghasilkan kenaikan tenaga 2 dk. Nih screenshotnya

image

Tabloid sekelas otomotifnet tentunya ga sembarangan ambil data… tapi masalahnya dengan modif performa seharga 9jt masak tenaga  cuma naik 2 dk?

Continue Reading

Beruntung SF ga melego tiger… disaat bebek matic sport lainnya bahkan KLX 150 mogok menerjang banjir. Tiger SF nyatanya aman buat nerobos banjir… tapi dengan catatan… shock sudah ditinggiin :). Dalam seminggu  1-2 kali tiger terpaksa menerobos banjir selama beberapa bulan terakhir. Daerah yang parah terendam banjir diantaranya perkampungan belakang islamic centre (jalan tembusan ke cacing) , pasar koja dan walang baru jakarta utara. Banjir paling tinggi yang berani SF terjang setinggi kepala kick stater tiger.

image

Nah apesnya beberapa hari terakhir tiger dilanda brebet parah. SF pikir cuma masalah filter kotor saja. Begitu SF buka tutup filternya tiba-tiba air mengucur dari balik filter…! 😯

image

Pantes saja tiger jadi brebet larinya… air menggenang didalam filter dan membasahi busa filter racing tiger.
Mumpung hari libur SF cuci filternya…

image

Caranya cukup sederhana… bisa menggunakan bensin (not recomended bagi filter busa standar) atau kalau cara SF… rendam saja filter pada larutan detergen 15 menitan (klo ini aman bagi busa filter ori) , setelah itu  gosok pakai pake sikat gigi bekas, lalu disemprot pake air kran…. karena sudah sore dan matahari mulai tenggelam, filter SF taruh didepan outdoor ac. Ga sampai semalem kering tuh filter.
Brebet pada tiger akhirnya sirna…

SF tergolong paling jarang servis tiger.  Ya kalau ada masalah saja baru ke bengkel. Biasanya rutin bersihkan filter dan ganti oli setiap 1000-1500 km.
Tapi karena kesibukan, kali ini terpaksa tiger diserviskan di bengkel umum. Sehabis servis, mekanik menggeber-geber tiger kemudian gigi dimasukkan dan beberapa kali kopling disentak hingga ban depan sedikit terangkat… mbuhhh opo maksute…. hentakan kedua tiba-tiba bunyi DAKKK! Gak lama kemudian bunyi grokk..grokk…grokkk… kencang sekali… waduh mendengar ini montir langsung matiin motornya.
image

Dihidupkan lagi suara kasar kembali terdengar.. sumbernya dari rumah kopling. Terpaksa kopling dibongkar dan hasilnya…?!
Rotor saringan oli rontokkk! Hancur berkeping-keping
image

image

SF sendiri sadar kalau motor ini motor tua tapi yang kurang berkenan kenapa ngetes motornya kudu digeber-geber dan kopling dihentak-hentakkan?
Entah karena pemilik bengkelnya merasa ga enak atau sungkan dia cuma narif rotor filter oli hanya separuh harga. Berhubung SF sendiri orang ekonomi jadinya paham parts motor ada.nilai bukunya dan untuk usia 9 thn ga mungkin SF minta ganti rotor baru 🙂

healahh.. pengen servis motor biar tambah enak kok malah ga karuan jadinya…. mbughh kah

Posted from WordPress for Android

Minggu ketiga serangan alga masih menjadi momok… pasukan pembasmi alga seperti otto, amano lokal, keong turbo/tanduk nampak kewalahan jadi terpaksa SF menceburkan diri mengambil alga rambut secara manual. Hasilnya tumbuhan baru cuba sebagian ikut terangkat bareng alga rambut.

image

Minggu ketiga

Continue Reading

image

Honda tiger dari sononya sudah dibekali filter bensin yang menyatu dengan kran bensinnya. Namun ga ada salahnya ditambahi sendiri agar bensin yang masuk ke ruang bakar makin bersih. Entah karena filter original sudah berkurang daya saringnya setiap SF membersihkan filter tambahan ini selalu ada kotoran berupa lumpur lembut atau kadang kala bercampur air didalamnya. Untung ada filter tambahan ini. Kalau tidak kotoran tersebut bisa ngendon di karburator yang mengakibatkan motor ngadat karena spuyer buntu, atau bahkan kotoran tersebut bisa bablas ke ruang bakar.
Cara bikin filter tambahan sangat amat mudah… potong slang bensin diantara tangki dan karburator dan pasang filter bensin diantaranya. Kalau kuatir bocor, bekas slang dipotong yang nancep di filter tambahan tersebut bisa diklem… berhubung SF ga punya klem nganggur bisa diganti pake cable tie.
Murah kok paling 10 rban dah dapat filter bensin. Motor yang sudah pakai filter bensin eksternal bisa juga ditambah filter tambahan ini. Cuma perhatikan sambungan antar slang dan filter jangan sampai bocor.
Pengalaman SF, filter bensin punya umur pakai. Terbukti setelah pakai beberapa tahun, kemaren tiba-tiba filter bensin bocor. Klo pas bocor kaya gini terpaksa filter tambahan dilepas dan slang bensin kembali dibypass dari tangki langsung ke karbu. Karena itu ga salah juga mengganti slang bensin sedikit lebih panjang. SF beli slang bensin plus filter bensin cuma habis 15rb. Setelah dibeli pasang sendiri ga butuh waktu lama diparkiran motorpun jadi…

image

image

Berikut hasil modif Plug N Play pada ninja 250 ( mesin full ori), tenaga dihitung dari roda belakang pada gigi ke 4.
1. Knalpot Yoshimura Full System+DYNOJET+BMC Filter 32.2 HP 20.26 NM
2. Knalpot Sportisi Full Street Version+DYNOJET+DIAL A JET S31.8 HP 20.50 NM
3. Knalpot R9 NEW MUGELLO EXHAUST+DYNOJET  31.5 HP 18.69 NM
4. Knalpot Yoshimura Full System+DYNOJET  30.7 HP 20.97 NM
5. Knalpot NOBI Header Gandhoel+DYNOJET 30.2 HP 18.67 NM
6. Knalpot Yoshimura SLIP ON+DYNOJET  28.8 HP 18.48 NM
7. Knalpot KR-TUNED Header Two Bros+DYNOJET+BMC Filter 28.7 HP 19.05 NM
Sumber : http://cyber-ninja250r.darkbb.com/t759p120-dynotest-result-for-all-brand-setting-here
Yang dimaksud dynojet adalah ukuran pilot dan mainjet sudah disesuaikan (merk jet kitnya dynojet).
Hasil dyno diatas ga bisa sepenuhnya dijadikan patokan kualitas parts, karena mekaniknya beda-beda. Misalnya knalpot yoshimura hasilnya ga mesti lebih baik dari knalpot lokal. Fakta yang ada disini knalpot slip on meski sebagus apapun merknya tetap tidak bisa nambah power terlalu banyak.

image
image
FYI Ninja 250 standar, tenaga terukur 26,28 dk/10.800 rpm dan torsi 17,76 Nm/9.800 rpm (hasil test otomotif)
Untuk penggantian knalpot saja tanpa diikuti penggantian spuyer dapat dilihat disini:
1. Nassert Beet 28,75 dk / 11.100 rpm 19,13 nm / 10.200 rpm
2. Two Brother 26,43 dk / 12.500 rpm 17,73 nm / 6.500 rpm
3. Jardine RT5 28,82 dk / 11.600 rpm 19,01 nm / 10.100 rpm
4. Leovince SBK 28,28 dk / 11.300 rpm 18,67 nm / 6.600 rpm
5. SRD 28,46 dk / 12.600 rpm 18.,33 nm / 10.000 rpm
Sumber : motorplus.otomotifnet.com
Sedangkan dibawah ini adalah hasil kenaikan tenaga dari penggunakan CDI racing/ TCI yang dipasang pada motor standar
1. TCI Andrion IM 8 peningkatan power 1,6 dk dan torsi sebesar1,09Nm
2. CDI cheetah power peningkatan power 1,2 dk dan 0,35 Nm buat torsinya
3. TCI peningkatan power sebesar1,2dk dan torsi0,84Nm
Sumber : otomotifnet.com

Hasil pengetesan knalpot lain monggo diintip diblognya mas Taufik

Ada lagi satu cara paling efektif meningkatkan power dengan cara plug N Play pada ninja, yakni ganti ukuran karburator yang lebih gedhe (bisa 31 s/d 33 mm), nah klo ini jangan ditanya lagi! dengan didukungan parts lain yang tepat,power yang didapat bisa melebihi 35 hp! Bensin jelas makin mancur 😆
Bagi yang berniat upgrade Ninjanya silahkan pakai referensi diatas, tapi yang perlu diingat kesuksesan settingan ga hanya berdasarkan sparepart yang digunakan namun juga kelihaian mekaniknya dalam menyeting. Untuk lebih baiknya setelah terpasang semua partsnya langsung distel diatas mesin dyno biar didapat power yang paling maksimal.
Masih kurang puas dan pengen raih 50 hp dengan mesin standar 🙂 , bisa kok, liat saja caranya disini

Saran SF, untuk modifikasi ninja jangan hanya berpatokan pada tenaga maksimal, tapi perhatikan juga torsinya dan RPM pencapaiannya. Dengan torsi gedhe pada RPM rendah kelemahan akselerasi ninja dapat tertutupi, tenaga puncakpun lebih gampang diraih. Lah wong sebenernya power ninja standard aja udah lebih dari cukup. 🙂
Klo udah full modif, ngetes speednya jangan dijalanan yah, di sirkuit aja sepuasnya dan sejebolnya, jadi pengendara lain aman dari sabetan ninja :mrgreen: Setor pengereman dan kaki kaki juga perhatikan. Motor kenceng tapi rem ga mumpuni dan ban standar sama saja setor nyawa!

image

Ninja punya SF sih cukup orisinal aja kecuali knalpot yang sudah stereo double pipe plus DB killer biar adem ditelinga. Untuk tenaganya ga beda jauh sama standar paling tarikan nambah dikit, lah wong spuyer ga ikut diganti. Takut boros! He3…

Beginilah nasib kontraktor, alias kaum pengontrak rumah, ada saja kendala dirumah baru. Kali ini SF terkendala air yang sudah sebulan ini keruh. Saat kuras bak mandi sekalian saja SF bikin saringan air seadanya. Tolah-toleh ada kotak bekas ice cream dan busa filter aquarium. Langsung deh berkreasi. Kotak bekas ice cream dilubangi bagian bawahnya pakai pisau dapur, cukup separuh bagian bawah saja. Setelah itu busa filter diletakkan dalam kotak tersebut. Selanjutnya cantolin dibawah kran air dengan cara diiket ke paku biar ga jatuh (berhubung cari tali plastik ga ada, ane pake kabel cacat 🙂 ). Kalo penempatan kotak filternya ga bisa tepat dibawah kran, gampang kok, tinggal tambahin slang air yang fleksibel biar bisa dibelokkan.
image
Lumayan setelah pasang filter gaperlu sering-sering kuras bak mandi. Kalau filternya kotor tinggal ganti saja busa filter aquariumnya, murah kok 2rb bisa 4 kali pakai.