Perlunya Piranti Cadangan Kelas Berat Saat Mancing. Anda ga Pernah Tau Kapan Saatnya Frenzy

Wajah wajah bahagia ketemu frenzy di saat saat terakhir

Pengalaman mancing seminggu lalu ke selat sunda hampir saja boncos. Dari malam sampai siang hari cukup minim ikan yang berhasil landed. Meski ada beberapa kaci-kaci, kuwe dan beberapa kuniran. Tapi ga biasanya seperti ini. Padahal kondisi arus cakep… Jarang-jarang di selat sunda (P. Tunda) timah J8 bisa nancep. SF sendiri hanya strike baracuda, dan 2 ekor kuniran.

Setelah semalaman sepi strike di sekitaran Rig. Kami putuskan pindah spot karangan. Sampai dispot arah barat rig kami putuskan makan dulu. Cumi umpan dan ikan-ikan kecil kami goreng sebagai lauk makan siang. Mungkin ikan dibawah sono ngiler juga liat para pemancing makan lahap. Ngumpul deh mereka dibawah kapal kami. 🙂

Sehabis makan tak disangka terjadi Frenzy bertubi tubi, gerombolan kakap merah dan wakung sawo bergantian naik ke kapal. SF saat itu memakai piranti light dengan Reel kelas 3000an,dengan senar PE1,5 . Karena ga ingin menyianyiakan momen ini, SF langsung berganti piranti berat. Joran Custom PE5 dipadukan Reel Overhead Penn Fathom 20 dengan line PE4, menggusur piranti ringan sebelumnya. Lupakan sensasi strike dengan light tackle. Kulkas lagi kehabisan ikan soalnya. 🙂 Ga salah kali ini… Piranti kelas berat ini ga memberi ampun ikan. Sukses mengerek ikan ukuran lumayan bertubi-tubi tanpa perlawanan… ! Yup tanpa perlawanan… SF reel in saja terus tanpa Pompa joran… Puteeerrr reel dengan beringas. Bayangkan saja, teman sebelah pakai reel spinning kelas 6000 baru naikin seekor ikan , piranti SF sudah 3 kali menaikkan ikan dengan ukuran sama. Baru kali ini SF narik ikan berkali-kali secara nonstop di laut kedalaman 50meteran… Dan baru kali ini juga SF sampai kecapekan menaikkan ikan.

Penn Fathom 20LWLH piranti saat frenzy

Sayangnya frenzy cuma terjadi sekitar setengah jam. Setelah itu hanya ikan-ikan kecil jenis kuniran yang landed. Tak percuma penantian dari malam sampai siang ini terbayar pada setengah jam terakhir waktu mancing.

Tak ada salahnya bawa piranti ekstra saat memancing dilaut. Piranti ringan untuk menikmati sensasi perlawanan ikan saat strike karena inilah tujuan penghobi mancing. Dan piranti kelas berat untuk moment frenzy yang sayang disia-siakan, kalau ini istilahnya ngomzet… Biar dapat ikan banyak yang memudahkan SIM buat acara mancing selanjutnya. Bini juga pastinya seneng kalau suami bawa ikan banyak… Uang belanjanya utuh beberapa hari…. 😆

Hasilnya memang ga seberapa banyak. Tapi masih terbilang sukses dihari itu. Kapal lain kabarnya hasilnya kurang memuaskan.

Trip Mancing Pulau Tunda 4-5 Agustus 2018, Spot ini Masih Potensial Strike Ikan Besar

Alhamdulillah trip kali ini tergolong Along (istilah pemancing jika hasilnya lumayan). peserta yang gokil juga menambah semaraknya mancing kali ini. Kapten kapal yang kami Pake namanya AB (EOnya resek… nama kapten minta dirahasiakan di artikel, liat aja videonya nanti yak…  😆 ), dia memang ga punya rumpon… tapi justru itu …ikan non rumpon bisa tumbuh besar. ga seperti ikan rumpon yang rutin dikuras.

berangkat dari karangantu Sabtu jam 5 Sore… Continue reading “Trip Mancing Pulau Tunda 4-5 Agustus 2018, Spot ini Masih Potensial Strike Ikan Besar”

Binuangeun, Pantas jadi salah satu spot idaman Indonesia Barat.

perolehan tergolong sepi namun ikan2 eksotis dan mahal…. bonusnya babon Bracuda 18kg.

Binuangen, sangat pantas menjadi destinasi favorit pemancing di Indonesia bagian barat. lokasinya berada di tenggara Ujung Kulon. Ikan yang bervariasi dan ukurannya cukup besar menjadi salah satu alasan tempat ini banyak diidamkan pemancing. begitu juga kedalamannya. spot 40 hingga diatas 100 meter juga ada. ikan pelagis dan ikan karang juga masih berlimpah.

Continue reading “Binuangeun, Pantas jadi salah satu spot idaman Indonesia Barat.”

Beberapa Pantangan Memancing dilaut, Konon Apes Jika dilanggar

Not me… SF bukan penganutnya. Namun banyak nelayan yang percaya jika hal ini dilanggar maka hasil pancingan akan sepi. Di Pantai Tanjung Pakis Karawang misalnya… kapten senior disana kurang berkenan jika tamu membawa bekal seperti ini:

1. Pisang

2. Telor

3. Kacang

4. Pete/Jengkol

Jika membawanya saat trip mancing dipercaya bikin apes…. Continue reading “Beberapa Pantangan Memancing dilaut, Konon Apes Jika dilanggar”

Aturan saat mancing bersama, perlu disepakati agar semua angler legowo

Ikan dibagi rata biar sama2 senang

Bagi SF mancing itu adalah hobi sekaligus rekreasi melepas penat dari kondisi ibukota yang makin lama makin ruwet. Ikan segar yang didapat menjadi oleh-oleh yang dinantikan oleh keluarga dirumah.

Namun ada satu waktu ketika SF ga membawa satu pun ikan kerumah… apa pasal…..?

Habis dibawa angler lain…. !

Asal adil dan merata

Baru kali ini trip bareng tapi ga kebagian ikan. Kejadian ini sampai bikin angler senior angkat kaki dari grup mancing… nah pasca insiden itu SF diminta untuk membuat rumusan aturan mancing bersama oleh ketua salah satu grup mancing yang SF ikuti . Okay SF segera kumpulin bahan- bahan dari beberapa forum mancing , lantas membuat rumusan aturan, monggo disimak semoga saja bermanfaat bagi EO yang berencana ngadain open trip mancing :

 

Draft aturan open trip :

1. Kebersamaan diutamakan di grup. Saat trip akan berlangsung. Akan ada yang diminta bantuannya untuk logistik, reservasi, koordinasi dengan kapten kapal, dll

2. Mengingat pemesanan kapal/ reservasi lokasi mancing memerlukan pembayaran dimuka, maka setiap peserta yang mendaftar trip diharuskan untuk setor tanda jadi minimal sebesar 50% untuk booking 1 seat.

3.Tanda jadi 50% bisa dikembalikan kepada peserta yang membatalkan keikutsertaannya jika :
a. Dapat mencari penggantinya
b. Jumlah peserta memenuhi seat yang tersedia

4. Patungan untuk sewa kapal hanya bersifat perkiraan. Jika kelebihan akan dikembalikan ke peserta, jika kurang akan dibebankan sama rata.

5. Jika peserta trip laut lebih dari 1 kapal ,maka pembagian kelompok peserta akan disusun sebelum trip berlangsung. Hal ini untuk memudahkan pembagian logistik,transportasi, pengangkutan logistik ke atas kapal

6. Peserta diharapkan membawa alat keselamatan sendiri. Karena kapal tidak selalu menyiapkan pelampung

7. Peserta diharapkan membawa peralatan dan perlengkapan mancing sendiri seperti : Leader, kail, kili2, dan timah pemberat.

8. keselamatan diri dan kehilangan barang saat trip adalah resiko masing-masing peserta. Diharapkan para peserta selalu memperhatikan
Barang bawaaannya masing-masing dan mengingatkan peserta lain jika ada barang tertinggal

9. Ikan hasil mancing akan dibagi kepada peserta mancing secara acak dan rata

10. Peserta diharapkan untuk menjaga kebersihan laut dan melepas kembali ikan yang dilindungi

Demikian, agar tiap anggota dapat memaklumi dan melaksanakannya.

Salam strike

Beberapa poin diatas bisa disesuaikan dengan kondisi. Misal :

poin 4 dapat disesuaikan jika peserta mancing tergabung dalam satu komunitas….  Kelebihan biaya disimpan sebagai kas grup/komunitas, kekurangan biaya akan diambil dari kas komunitas jika mencukupi.

Poin 7. Peralatan mancing ditanggung oleh panitia seperti leader, kail, peniti, dan pemberat. Peserta hanya perlu bawa joran, real dan senar utama.

Poin 9. Pemancing dapat memilih 1 ikan hasil tangkapannya sendiri, sisanya dibagi rata dam acak.  Ada yang berpendapat  menyantap ikan hasil tangkapan sendiri akan melipatgandakan kenikmatannya. Ya monggo asal adil

Nah itu draft aturan mancing yang sebagian SF dapat dari berbagai grup/komuntas mancing… monggo disepakati bersama agar mancing tetap menyenangkan.

 

Jika diluar jadi senior, atasan,sopir, pembantu… tapi kalau sudah di dunia mancing kita sama sama angler! Apalagi kalau patungannya sama… satu senang semua senang satu boncos semua boncos

 

Salam strike !